Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGEMBANGAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF DI DESA WISATA TENJOLAYA Fitrianty, Rattikah; Kemala, Zia; Permana, Aa
Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55264/jumabis.v9i2.190

Abstract

Desa wisata adalah peluang besar untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat desa melalui peningkatan perekonomian masyarakat setempat, pelestarian budaya dan alam, membangun citra positif desa, dan meningkatkan kualitas hidup. Pengelolaan desa wisata yang sukses membutuhkan kolaborasi yang kuat antara Ketua Desa Wisata, Ketua Pokdarwis, dan Kepala Desa. Desa Tenjolaya menjadi Desa Wisata yang memiliki keunikan dan keunggulan karena menjadi berorientasi pada aspek kehidupan pedesaan, edukasi panganan lokal, dan agro edukasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui observasi, keterlibatan aktif masyarakat dalam wawancara, dan studi literatur. Analisis dilakukan dengan reduksi data (data reduction); penyajian data (data display); dan penarikan kesimpulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperkuat memahami pengembangan pariwisaya dan ekonomi kreatif Desa Tenjolaya melalui pelestarian, sinergi pemangku kepentingan, serta daya tarik wisata. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mengidentifikasi dan merumuskan potensi lokal yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan dalam konteks pengembangan desa wisata berbasis masyarakat.
Evaluasi Implementasi Standar Operasional Prosedur Berbasis Community-Based Tourism dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pengunjungdi Desa Wisata Lebak Muncang Kemala, Zia; Rasid, Kurnia Abdul
Manajemen dan Pariwisata Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Yapari (STIEPAR YAPARI) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32659/jmp.v5i1.612

Abstract

Community-based tourism village development requires consistent and high-quality service standards to enhance visitor satisfaction and ensure destination sustainability. Desa Wisata Lebak Muncang is one of the tourism villages experiencing an increase in visitor numbers, thus requiring a standardized service system. This study aims to analyze the implementation of Standard Operating Procedures (SOP) in visitor services and to evaluate the gap between established standards and actual practices in the field. This research employs a descriptive qualitative approach with data collection techniques including interviews, observations, and documentation studies. Data analysis is conducted using the interactive model of Miles and Huberman, as well as the Service Quality (SERVQUAL) approach, which consists of five main dimensions: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. The results indicate that SOP implementation has covered aspects such as homestay services, tour guiding, security, and service coordination. However, the implementation has not been optimal due to significant gaps between standards and practice, particularly in the dimensions of reliability and responsiveness. The main challenges include low levels of SOP compliance, limited human resource competencies, and suboptimal evaluation and monitoring systems. This study contributes by proposing a Community-Based Tourism (CBT)-based SOP strengthening model that emphasizes community capacity building, strengthened monitoring systems, and the integration of local values into service standards.