Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS HASIL PENJUALAN BUKU "MENJADI MANUSIA BERKARAKTER" DENGAN TEKNIK PEMASARAN KONTEN DIGITAL MELALUI MEDIA SOSIAL Huda, Nurul; Nursiyam; Lestari, Yayu; Ulinnuha, Firda; Amiru Mu’min, Imron; Halimatusolehah, Salma; Alam, Surya
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 15 No. 3 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v15i3.11205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil penjualan buku "Menjadi Manusia Berkarakter" melalui teknik pemasaran konten digital di media sosial. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk mengevaluasi efektivitas strategi pemasaran dalam meningkatkan visibilitas dan penjualan buku. Hasil menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial secara optimal dapat meningkatkan interaksi dengan audiens dan memperluas jangkauan pasar. Temuan ini menekankan pentingnya strategi pemasaran konten yang kreatif dan relevan dalam menarik minat pembaca serta meningkatkan penjualan buku di era digital, Dalam era digital, media sosial telah menjadi platform utama untuk mempromosikan produk, termasuk buku, dengan memanfaatkan strategi konten yang relevan, menarik, dan interaktif.
ANALISIS HASIL PENJUALAN BUKU "MENJADI MANUSIA BERKARAKTER" DENGAN TEKNIK PEMASARAN KONTEN DIGITAL MELALUI MEDIA SOSIAL Huda, Nurul; Nursiyam; Lestari, Yayu; Ulinnuha, Firda; Amiru Mu’min, Imron; Halimatusolehah, Salma; Alam, surya
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 15 No. 3 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v15i3.11219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil penjualan buku "Menjadi Manusia Berkarakter" melalui teknik pemasaran konten digital di media sosial. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk mengevaluasi efektivitas strategi pemasaran dalam meningkatkan visibilitas dan penjualan buku. Hasil menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial secara optimal dapat meningkatkan interaksi dengan audiens dan memperluas jangkauan pasar. Temuan ini menekankan pentingnya strategi pemasaran konten yang kreatif dan relevan dalam menarik minat pembaca serta meningkatkan penjualan buku di era digital, Dalam era digital, media sosial telah menjadi platform utama untuk mempromosikan produk, termasuk buku, dengan memanfaatkan strategi konten yang relevan, menarik, dan interaktif.
PENYULUHAN BAHAYA RESISTENSI ANTIBIOTIK PADA SISWA SMK-98 AL-FAKHRIYAH DESA BANJARSARI CIAWI BOGOR: Educational Outreach on Antibiotic Resistance Risks Among Students at SMK-98 Al-Fakhriyah Vocational High School Banjarsari Village Ciawi Bogor Al Ghifari, Akhmad Abydzar; Fitri, Dewi Rahma; Vanency, Grace Juliana; Yulianti, Agnes Putri; Septiani, Cindy; Lestari, Yayu
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v3i2.193

Abstract

Tim Pengabdi Masyarakat Kelompok 1 ISTA mengimplementasikan edukasi resistensi antibiotik di SMK 98 AL-FAKHRIYAH Desa Banjarsari, Ciawi, Bogor melalui penyuluhan komprehensif. Program ini dirancang dengan pendekatan pedagogis terstruktur, mencakup pre-test, edukasi interaktif, dan post-test untuk meningkatkan literasi kesehatan siswa tentang penggunaan antibiotik yang rasional. Penyuluhan bertujuan untuk mengukur efektivitas intervensi edukasi, melibatkan 18 peserta yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 9 siswi perempuan. Materi mencakup definisi, jenis, dampak, penyebab, pengaruh, dan pencegahan resistensi antibiotik. Metode pelaksanaan menggunakan kuesioner 10 pertanyaan dengan skala Likert 5 poin (1 = Sangat Tidak Tahu hingga 5 = Sangat Tahu) yang digunakan sebelum dan sesudah penyuluhan. Keberhasilan program dinilai berdasarkan perbandingan skor pengetahuan peserta antara sebelum dan sesudah intervensi. Analisis efektivitas menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan pada seluruh aspek yang diujikan (p < 0,05). Perbedaan paling signifikan terlihat pada pertanyaan ke-2 (p = 0,000352), pertanyaan ke-4 (p = 0,000288), dan pertanyaan ke-3 (p = 0,000481). Hasil ini mengindikasikan keberhasilan penyuluhan dalam meningkatkan pemahaman peserta tentang penggunaan antibiotik yang rasional dan bahaya resistensi antibiotik. Program ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku positif dalam penggunaan antibiotik di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Pengaruh sistem informasi kemoterapi (SIKEMO) terhadap pengetahuan dan kepatuhan menjalani kemoterapi pada pasien kanker ginekologi Lestari, Yayu; Aniarti, Reni Purwo; Aprilina, Happy Dwi; Elsanti, Devita
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 20 No. 2 (2026): Volume 20 Nomor 2
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v20i2.2521

Abstract

Background: Gynecological cancer is a major cause of death in women, affecting the reproductive organs. Chemotherapy, a gynecological cancer treatment, can kill cancer cells but can cause physical and psychological side effects. Therefore, increasing knowledge capacity is necessary to encourage patient compliance with chemotherapy. One effort to improve knowledge and compliance with chemotherapy is through a telehealth intervention, the chemotherapy information system. Purpose: To determine the effect of the chemotherapy information system on knowledge and compliance with chemotherapy in gynecological cancer patients. Method: This quantitative study used a pre-experimental approach with a one-group pre-post-test. The study was conducted at Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Regional General Hospital in the Wijayakusuma Ward from December 2024 to January 2025. The sample size for this study was 33 gynecological cancer patients, selected using consecutive sampling. The research instruments used included a chemotherapy knowledge questionnaire and a modified MMAS-8 compliance questionnaire. The intervention was conducted for 3 weeks, with patients using the education and schedule reminder features in the chemotherapy information system application. The Wilcoxon signed-rank test was used for analysis. Results: The average knowledge score increased from 62.50 (pre-test) to 81.25 (post-test). The compliance rate also increased from 6.36 (pre-test) to 7.42 (post-test). Statistically, SIKEMO had a significant effect on knowledge and compliance with chemotherapy in gynecological cancer patients (p-value = 0.000). Conclusion: The chemotherapy information system intervention significantly increased knowledge and compliance with chemotherapy in gynecological cancer patients (p-value = 0.000). Effective use of the chemotherapy information system application provided patients with the necessary information to improve their understanding and adherence to the chemotherapy schedule. Suggestion: Future research could expand the analysis of chemotherapy information system participant characteristics to understand specific factors contributing to gynecological cancer management. Developing the chemotherapy information system application to be more compatible with various smartphone models and simplifying the download process through the application platform.   Keywords: Adherence; Chemotherapy; Chemotherapy Information System; Gynecological Cancer Patients; Knowledge.   Pendahuluan: Kanker ginekologi merupakan salah satu penyumbang kematian utama pada perempuan yang menyerang organ reproduksi. Kemoterapi sebagai salah satu pengobatan kanker ginekologi yang dapat digunakan membunuh sel kanker, tetapi menyebabkan efek samping secara fisik maupun psikologis. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas pengetahuan untuk mendorong kepatuhan pasien dalam menjalani kemoterapi. Upaya dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan menjalani kemoterapi salah satunya dengan intervensi tele-health berupa Sistem Informasi Kemoterapi (SIKEMO). Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh sistem informasi kemoterapi (SIKEMO) terhadap pengetahuan dan kepatuhan menjalani kemoterapi pada pasien kanker ginekologi. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan pre-eksperimental dengan one group pre-post-test. Penelitian dilakukan di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto di ruang Wijayakusuma, pada Desember 2024 - Januari 2025. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 33 pasien kanker ginekologi yang diambil menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi kuesioner pengetahuan kemoterapi dan kuesioner kepatuhan MMAS-8 yang telah dimodifikasi. Intervensi dilakukan selama 3 minggu, pasien menggunakan fitur edukasi dan pengingat jadwal pada aplikasi SIKEMO. Analisis yang digunakan adalah uji wilcoxon signed rank test. Hasil: Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 62.50 (Pre-test) menjadi 81.25 (Post-test). Tingkat kepatuhan juga mengalami peningkatan dari 6.36 (pre-test) menjadi 7.42 (Post-test). Secara statistik, terhadap pengaruh signifikan SIKEMO terhadap pengetahuan dan kepatuhan kemoterapi pasien kanker ginekologi dengan p-value = 0.000 (p<0.05). Simpulan: Intervensi SIKEMO berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan tingkat kepatuhan menjalani kemoterapi pasien kanker ginekologi (p-value= 0.000). Penggunaan aplikasi SIKEMO secara efektif mampu membekali pasien dengan informasi yang diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan kedisiplinan dalam mengikutijadwal prosedur kemoterapi. Saran: Penelitian selanjutnya, dapat memperluas analisis data karakteristik partisipan SIKEMO untuk memahami faktor-faktor spesifik yang berkontribusi pada penangan kanker ginekologi. Mengembangkan aplikasi SIKEMO agar lebih kompatibel dengan berbagai jenis smartphone dan mempermudah proses pengunduhan melalui platform aplikasi.   Kata Kunci: Kemoterapi; Kepatuhan; Pasien Kanker Ginekologi; Pengetahuan; Sistem Informasi Kemoterapi (SIKEMO).