Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : POSITRON

Optimalisasi Desain Parameter Lapangan Untuk Data Resistivitas Pseudo 3D . Makhrani
POSITRON Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4838.549 KB) | DOI: 10.26418/positron.v3i1.5416

Abstract

Penelitian yang berjudul Optimalisasi Desain Parameter Lapangan Untuk Data Resistivitas Pseudo 3D dilakukan dengan tujuan memprediksi model geologi dan mengestimasi parameter-parameter geofisika, menentukan sensitivitas dari konfigurasi Wenner-Schlumberger dan Wenner dalam mendeteksi anomali, membuat Pseudo 3D dari profil 2D serta meningkatkan kemampuan dalam memilih parameter survei  yang optimal  berdasarkan perbandingan kekuatan signal yang diharapkan dan kharakteristik dari bising (noise). Proses pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode geolistrik konfigurasi Wenner-Schlumberger dan konfigurasi Wenner. Pengolahan data geolistrik resistivitas dalam penelitian ini diawali dengan pengolahan data sintetik hasil forward modeling. Data ini dapat dijadikan sebagai data masukan pada perangkat lunak Surfer 9 untuk menggambarkan profil 2D. Seluruh hasil inversi dalam bentuk profil 2D akan digabungkan sehingga menjadi profil pseudo 3D, proses ini akan dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Matlab R2008a. Kedua konfigurasi yang digunakan dalam penelitian ini masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan dalam hal sensitivitas, baik konfigurasi Wenner-Schlumberger maupun konfigurasi Wenner. Meskipun kedua konfigurasi mendeteksi anomali yang dibuat, namun konfigurasi Wenner-Schlumberger lebih menonjolkan anomali, baik pada data sintetik maupun pada hasil pengukuran. Selain itu, pembuatan pseudo 3D dari profil 2D dapat membantu dalam menginterpretasi data pada lintasan yang saling berpotongan.
Delineasi Model Tentatif Sistem Geothermal dan Interpretasi Komprehensif Berdasarkan Analisis Geofisika, Geokimia dan Geologi . Makhrani
POSITRON Vol 3, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5311.801 KB) | DOI: 10.26418/positron.v3i2.5417

Abstract

Telah didelineasi model tentatif sistem geothermal berdasarkan interpretasi komprehensif dari analisis geofisika, geokimia dan geologi yang dapat memperlihatkan lebih jauh tentang sistem geothermal di daerah penelitian. Analisis geofisika dilakukan untuk zonasi bawah permukaan (overburden, claycap dan reservoar) dan penentuan fasa fluida reservoar. Pola aliran hidrotermal bawah permukaan ditentukan dari analisis geofisika dan geokimia, didukung oleh analisis geologi. Dari analisis dan interpretasi komprehensif diperoleh model tentatif sistem geothermal daerah penelitian, dimana diketahui bahwa pola aliran hidrotermal bergerak dari zona up-flow di daerah penelitian (zona dengan tipe air SO4) mengarah pada aliran outflow ke daerah “WNS” dan “ARP” (zona dengan tipe air HCO3 dan Cl) yang jauhnya ± 1400 meter. Pada daerah penelitian bagian Utara dan Timur terdapat lapisan reservoar (resistivitas 20-75 Ωm) dengan kedalaman ≤ 1350 m di bawah permukaan. Di atas lapisan reservoar terdapat lapisan claycap (resistivitas ≤ 10 Ωm) dan zona overburden (resistivitas antara 10 – 20 Ωm). Fasa fluida yang mendominasi sistem reservoar geothermal daerah penelitian adalah fasa cair dengan kapasitas > 90%, dengan temperatur reservoar termasuk dalam kategori suhu tinggi yaitu > 225 oC.