Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : JURNAL SIMETRIK

RANCANG BANGUN PROTOTIPE ALAT MONITORING TEGANGAN, ARUS, DAYA, DAN SUHU PADA TRANSFORMATOR DISTRIBUSI DENGAN BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) Siti Fatmalia Tuanany; Mbitu, Elisabeth Tansiana; Jamlaay, Marselin
JURNAL SIMETRIK Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v14i1.1822

Abstract

Transformator memiliki peran yang sangat penting dalam penyaluran energi listrik hal ini dikarenakan transformator berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan tegangan. Oleh karena itu perlu dilakukan pemeliharaan berupa pemantauan dan pengukuran pada transformator distribusi hal ini dilakukan untuk menjaga kinerja transformator. Namun, pada kondisi tertentu gangguan pada transformator terlambat untuk dideteksi dikarenakan posisi transformator kadang sulit dijangkau. Berdasarkan keterbatasan tersebut maka diperlukan adanya monitoring pada transformator dari jarak jauh untuk meningkatkan efisiensi serta dapat mengetahui kondisi transformator secara real-time. Tujuan dari penelitian ini untuk merancang dan membangun sebuah prototipe alat yang dapat memonitoring tegangan, arus, daya , dan suhu pada transformator distribusi secara real-time dengan memanfaatkan IOT. Metode penelitian ini adalah metode eksperimental dengan tahapan penelitian yaitu studi literatur dan observasi, perancangan prototipe, pengumpulan alat dan bahan, pembuatan alat dan program, dan pengujian prototipe. Prototipe alat monitoring juga dilengkapi dengan sensor suhu yang akan memberikan notifikasi bahaya apabila suhu melebihi 400C. Nilai pembacaan alat monitoring akan ditampilkan pada LCD alat dan aplikasi Blynk pada smartphone. Hasil pengujian menunjukan bahwa prototipe alat monitoring yang dibuat dapat bekerja dengan baik. Perbandingan dengan alat ukur digital memperlihatkan nilai perbedaan pengukuran tegangan sebesar 0.02%,  pengukuran arus sebesar 0.04% dan pengukuran daya yaitu 0.03%.
PEMANFAATAN SOLAR CELL SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK TERBARUKAN UNTUK KONTROL ALAT PENGASAPAN IKAN OTOMATIS Latuconsina, Rina; Laisina, Luwis H.; Jamlaay, Marselin; Wahyudi, Indra
JURNAL SIMETRIK Vol. 14 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v14i2.2797

Abstract

Krisis energi global memotivasi pemanfaatan energi terbarukan, khususnya energi matahari, untuk berbagai aplikasi teknologi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan alat pengasapan ikan otomatis berbasis solar cell sebagai sumber energi utama. Sistem ini dirancang untuk mengontrol proses pengasapan dengan motor listrik berkecepatan rendah, memungkinkan pengasapan yang konsisten dan efisien. Metode penelitian meliputi desain sistem solar cell, pengembangan kontrol otomatis, serta uji coba efisiensi energi dan kualitas hasil pengasapan. Pengujian dilakukan dengan mengasapkan beberapa sampel ikan dan menganalisis rasa, aroma, tekstur, serta daya tahan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ini mampu menghasilkan daya listrik stabil pada berbagai kondisi cuaca, dengan konsumsi energi yang efisien. Sistem kontrol otomatis terbukti meningkatkan kualitas pengasapan, menghasilkan ikan dengan rasa, aroma, dan tekstur yang merata, serta daya tahan hingga 8–10 hari. Penggunaan solar cell menekan biaya operasional hingga 30–50% dibandingkan dengan listrik konvensional, meskipun membutuhkan investasi awal yang signifikan. Dengan efisiensi tinggi dan kemudahan operasional, alat ini cocok untuk diterapkan pada skala rumah tangga maupun usaha kecil, memberikan kontribusi pada keberlanjutan energi dan peningkatan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menjadi langkah awal dalam pengembangan teknologi energi terbarukan untuk aplikasi pengolahan pangan.
PROTOTYPE e-LAYANAN ADMINISTRASI PERSURATAN NEGERI HATIVE BESAR GUNA MENDUKUNG PROGRAM DESA DIGITAL Dahoklory, Melda; Tupan, Hendrik Kenedy; Jamlaay, Marselin; Parera, Josseano Amakora; Alyona, Caryl; Lalaun, Albertus
JURNAL SIMETRIK Vol. 14 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negeri Hative Besar merupakan salah satu Negeri Adat yang terletak di kecamatan Teluk Ambon pulau Ambon, Kabupaten Kota Ambon. Kepala Pemerintahan Negeri Adat umum dipanggil “Bapa Raja” (selanjutnya untuk mempersingkat penulisan disebut Raja). Dalam hal menjalankan tata kelola pemerintahan di Negeri Hative Besar, Raja dibantu pegawai pemerintahan lainnya menjalankan tugas pada Kantor Pemerintahan Negeri Hative Besar beralamat pada jalan Dr. J. Leimena, kecamatan Teluk Ambon pulau Ambon, Kabupaten Kota Ambon. Dalam pelaksanaannya kantor Pemerintahan Negeri Hative Besar melakukan pelayanan kependudukan. Berdasarkan data statistik kependudukan Negeri Hative Besar memiliki jumlah kepala keluarga sebanyak 1241 KK, dengan jumlah jiwa sebanyak 4827 Orang (Data Kependudukan Negeri Hative Besar Tahun 2023). Dalam proses pelayanan administrasi pada kantor Pemerintahan Negeri Hative Besar ditangani oleh tenaga operator administrasi. Hal-hal yang ditangani antara lain pelaporan data ke kementerian, layanan administrasi data penduduk dalam hal registrasi dan pembaruan data, serta pembuatan surat keterangan. tata kelola data pada Pemerintahan Negeri Hative Besar dapat dikatakan belum maksimal. Hal ini dikarenakan proses-proses yang masih dilakukan secara manual/ konvensional, misalnya perhitungan dan demografi data kependudukan yang dilakukan secara manual, pembuatan surat keterangan yang dikeluarkan pemerintah negeri, maupun proses input data kependudukan yang ditangani oleh tenaga administrasi/ operator teknologi informasi. Selain itu informasi yang disampaikan pada papan informasi yang berada pada lokasi gedung pemerintahan hative besar dirasa kurang efisien. Informasi yang disampaikan dalam bentu hardcopy setiap informasi dan tidak up-to-date. Pada penelitian ini akan dirancang dan dibangun sebuah sistem informasi yang dapat menangani proses pengajuan Surat keterangan desa dan sebuah papan informasi berbasis digital. Proses rancang bangun ini akan menggunakan metode pengembangan sistem waterfall model. Tujuan penelitian yang diusulkan adalah mengembangkan aplikasi layanan pengajuan surat keterangan dan pengembangan papan informasi digital sebagai layanan informasi publik.
RANCANG BANGUN PROTOTIPE ALAT MONITORING TEGANGAN, ARUS, DAYA, DAN SUHU PADA TRANSFORMATOR DISTRIBUSI DENGAN BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) Siti Fatmalia Tuanany; Mbitu, Elisabeth Tansiana; Jamlaay, Marselin
JURNAL SIMETRIK Vol 14 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v14i1.1822

Abstract

Transformator memiliki peran yang sangat penting dalam penyaluran energi listrik hal ini dikarenakan transformator berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan tegangan. Oleh karena itu perlu dilakukan pemeliharaan berupa pemantauan dan pengukuran pada transformator distribusi hal ini dilakukan untuk menjaga kinerja transformator. Namun, pada kondisi tertentu gangguan pada transformator terlambat untuk dideteksi dikarenakan posisi transformator kadang sulit dijangkau. Berdasarkan keterbatasan tersebut maka diperlukan adanya monitoring pada transformator dari jarak jauh untuk meningkatkan efisiensi serta dapat mengetahui kondisi transformator secara real-time. Tujuan dari penelitian ini untuk merancang dan membangun sebuah prototipe alat yang dapat memonitoring tegangan, arus, daya , dan suhu pada transformator distribusi secara real-time dengan memanfaatkan IOT. Metode penelitian ini adalah metode eksperimental dengan tahapan penelitian yaitu studi literatur dan observasi, perancangan prototipe, pengumpulan alat dan bahan, pembuatan alat dan program, dan pengujian prototipe. Prototipe alat monitoring juga dilengkapi dengan sensor suhu yang akan memberikan notifikasi bahaya apabila suhu melebihi 400C. Nilai pembacaan alat monitoring akan ditampilkan pada LCD alat dan aplikasi Blynk pada smartphone. Hasil pengujian menunjukan bahwa prototipe alat monitoring yang dibuat dapat bekerja dengan baik. Perbandingan dengan alat ukur digital memperlihatkan nilai perbedaan pengukuran tegangan sebesar 0.02%,  pengukuran arus sebesar 0.04% dan pengukuran daya yaitu 0.03%.
PEMANFAATAN SOLAR CELL SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK TERBARUKAN UNTUK KONTROL ALAT PENGASAPAN IKAN OTOMATIS Latuconsina, Rina; Laisina, Luwis H.; Jamlaay, Marselin; Wahyudi, Indra
JURNAL SIMETRIK Vol 14 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v14i2.2797

Abstract

Krisis energi global memotivasi pemanfaatan energi terbarukan, khususnya energi matahari, untuk berbagai aplikasi teknologi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan alat pengasapan ikan otomatis berbasis solar cell sebagai sumber energi utama. Sistem ini dirancang untuk mengontrol proses pengasapan dengan motor listrik berkecepatan rendah, memungkinkan pengasapan yang konsisten dan efisien. Metode penelitian meliputi desain sistem solar cell, pengembangan kontrol otomatis, serta uji coba efisiensi energi dan kualitas hasil pengasapan. Pengujian dilakukan dengan mengasapkan beberapa sampel ikan dan menganalisis rasa, aroma, tekstur, serta daya tahan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ini mampu menghasilkan daya listrik stabil pada berbagai kondisi cuaca, dengan konsumsi energi yang efisien. Sistem kontrol otomatis terbukti meningkatkan kualitas pengasapan, menghasilkan ikan dengan rasa, aroma, dan tekstur yang merata, serta daya tahan hingga 8–10 hari. Penggunaan solar cell menekan biaya operasional hingga 30–50% dibandingkan dengan listrik konvensional, meskipun membutuhkan investasi awal yang signifikan. Dengan efisiensi tinggi dan kemudahan operasional, alat ini cocok untuk diterapkan pada skala rumah tangga maupun usaha kecil, memberikan kontribusi pada keberlanjutan energi dan peningkatan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menjadi langkah awal dalam pengembangan teknologi energi terbarukan untuk aplikasi pengolahan pangan.
PROTOTYPE e-LAYANAN ADMINISTRASI PERSURATAN NEGERI HATIVE BESAR GUNA MENDUKUNG PROGRAM DESA DIGITAL Dahoklory, Melda; Tupan, Hendrik Kenedy; Jamlaay, Marselin; Parera, Josseano Amakora; Alyona, Caryl; Lalaun, Albertus
JURNAL SIMETRIK Vol 14 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negeri Hative Besar merupakan salah satu Negeri Adat yang terletak di kecamatan Teluk Ambon pulau Ambon, Kabupaten Kota Ambon. Kepala Pemerintahan Negeri Adat umum dipanggil “Bapa Raja” (selanjutnya untuk mempersingkat penulisan disebut Raja). Dalam hal menjalankan tata kelola pemerintahan di Negeri Hative Besar, Raja dibantu pegawai pemerintahan lainnya menjalankan tugas pada Kantor Pemerintahan Negeri Hative Besar beralamat pada jalan Dr. J. Leimena, kecamatan Teluk Ambon pulau Ambon, Kabupaten Kota Ambon. Dalam pelaksanaannya kantor Pemerintahan Negeri Hative Besar melakukan pelayanan kependudukan. Berdasarkan data statistik kependudukan Negeri Hative Besar memiliki jumlah kepala keluarga sebanyak 1241 KK, dengan jumlah jiwa sebanyak 4827 Orang (Data Kependudukan Negeri Hative Besar Tahun 2023). Dalam proses pelayanan administrasi pada kantor Pemerintahan Negeri Hative Besar ditangani oleh tenaga operator administrasi. Hal-hal yang ditangani antara lain pelaporan data ke kementerian, layanan administrasi data penduduk dalam hal registrasi dan pembaruan data, serta pembuatan surat keterangan. tata kelola data pada Pemerintahan Negeri Hative Besar dapat dikatakan belum maksimal. Hal ini dikarenakan proses-proses yang masih dilakukan secara manual/ konvensional, misalnya perhitungan dan demografi data kependudukan yang dilakukan secara manual, pembuatan surat keterangan yang dikeluarkan pemerintah negeri, maupun proses input data kependudukan yang ditangani oleh tenaga administrasi/ operator teknologi informasi. Selain itu informasi yang disampaikan pada papan informasi yang berada pada lokasi gedung pemerintahan hative besar dirasa kurang efisien. Informasi yang disampaikan dalam bentu hardcopy setiap informasi dan tidak up-to-date. Pada penelitian ini akan dirancang dan dibangun sebuah sistem informasi yang dapat menangani proses pengajuan Surat keterangan desa dan sebuah papan informasi berbasis digital. Proses rancang bangun ini akan menggunakan metode pengembangan sistem waterfall model. Tujuan penelitian yang diusulkan adalah mengembangkan aplikasi layanan pengajuan surat keterangan dan pengembangan papan informasi digital sebagai layanan informasi publik.
Desain Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off Grid Dusun I Negeri Hutumuri: Studi kasus di Negeri Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon Matakena, Chelsya; Parera, Lory Marcus; Jamlaay, Marselin
JURNAL SIMETRIK Vol 15 No 2 (2025): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v15i2.3390

Abstract

This research aims to design an Off-Grid Solar Power Plant (PLTS) in Dusun I Negeri Hutumuri, to overcome the limited electricity supply from PLN, which often experiences periodic blackouts. Off-Grid PLTS was chosen as an alternative solution because it uses abundant solar energy in the region, is environmentally friendly, and does not depend on conventional power grids. This research begins with an analysis of the daily load requirements in Dusun I Negeri Hutumuri, which include household needs, public facilities such as schools and health centers, with total energy consumption reaching 605.064 kWh. In the design of this Off-Grid PLTS system, the main components used include solar modules, batteries, and inverters. The peak capacity required for this solar system is 172 kWp with a total energy of 168,073 Wh. Based on the calculation results, this system uses 210 solar modules connected in a series-parallel configuration, as well as five inverters with a capacity of 20 kW each. Keywords: PLTS Off-Grid, DOD, MPPT
Penggunaan Kapasitor Bank untuk Perbaikan Profil Tegangan Pada Penyulang Makariki Area Masohi Muzakkir, Dita Arisandy; Haurissa, Marceau A F; Jamlaay, Marselin
JURNAL SIMETRIK Vol 15 No 2 (2025): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v15i2.3414

Abstract

In the implementation of electric power distribution, various issues are frequently encountered. The distribution of electric energy through the distribution network often faces problems such as voltage drops. Power delivery through the distribution network to the load is prone to several challenges, particularly voltage drop. The Makariki feeder is classified as a relatively long radial feeder, with a total line length from the ULPL Masohi substation to the terminal point in Beben, Moti, measuring 63.37 km. Therefore, an analysis is needed to determine the voltage profile both before and after the use of a capacitor bank on the Makariki feeder distribution network. The longer the distribution line, the greater the voltage drop it experiences. The single-line diagram of the Makariki feeder was modeled in ETAP based on the obtained data. The simulation results showed that the voltage drop in the Makariki feeder under installed load conditions was 6.30%, under peak load conditions was 4.25%, and under off-peak load conditions was 3.25%. Based on these results, it can be seen that the voltage drop under installed load conditions exceeds the SPLN NO. 72 standard of 1987, which sets a maximum of 5%. After corrective measures using capacitor banks were applied to the installed load condition, voltage drops were reduced to 3.60% in scenario 1, 1.55% in scenario 2, and 2.85% in scenario 3. Among the three scenarios, all improvements showed a reduction in voltage drop on the Makariki feeder voltage profile under installed load conditions. However, the voltage drop percentages differed across scenarios. Scenario 2 demonstrated the most effective reduction in voltage drop among the three. Keywords: Voltage Profile, Capacitor Bank, Makariki Feeder, Etap Software