Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENURUNAN INSOMNIA PADA LANSIA DENGAN TERAPI ZIKIR Yanti, Lussyefrida; Andari, Fatsiwi Nunik; Novriadi, Dedy; Ferasinta, Ferasinta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Insomnia adalah suatu kondisi yang ditandai dengan gangguan dalam kuantitas, kualitas, atau waktu tidur seseorang. Gangguan tidur dapat memengaruhi perkembangan fisik, emosional, kognitif, dan sosial orang dewasa. Insomnia pada lansia sering terjadi bersamaan dengan penyakit lain yaitu penyakit fisik (hipertiroidisme, gout), penyakit jiwa (depresi, kecemasan) yang membuatnya tidak dapat tidur dengan normal. Lanjut usia atau yang biasa disebut dengan lansia adalah individu yang berada pada tahap akhir siklus kehidupan dengan usia 60 tahun ke atas. Proses penuaan yang terjadi pada lansia melibatkan perubahan kumulatif di dalam tubuh dimana jaringan dan sel tubuh mengalami penurunan kemampuannya untuk berfungsi. Lansia memiliki kapasitas regeneratif yang terbatas dan rentan terhadap berbagai macam penyakit atau sindroma. Salah satu terapi non- farmakologi  yang  dapat  diterapkan  untuk  menurunkan  insomnia  pada lansia  adalah  dengan  terapi  dzikir.  Terapi dzikir merupakan penanganan non-farmakologi yang dapat bermanfaat bagi lansia. Hal ini dikarenakan mekanisme dari terapi dzikir dapat membuat jiwa merasa nyaman dan tenteram  serta tidak memiliki efek samping sehingga insomnia pada lansia dapat diatasi. Kata Kunci : Lansia, insomnia, terapi dzikir
Mental Health Transformation in the Generation Z Era: Mentoring and Prevention of Early Marriage in Adolescents: Transformasi Kesehatan Mental Era Generasi Z: Pendampingan dan Pencegahan Pernikahan Dini pada Remaja Sartika, Andry; Rozani, Leni; Ferasinta, Ferasinta; Novitasari, Selvia
Journal of Community Empowerment for Multidisciplinary (JCEMTY) Vol. 3 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : KHD Production

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53713/jcemty.v3i1.345

Abstract

Early marriage is one of the social problems in Indonesia both in rural and urban areas that is very serious and must be a concern from various parties because of the various risks that may occur. There are 16 million births that occur in mothers at the age of 15-19 years Women between the ages of 10-14 years have a fairly high-risk level, which is 5 times the risk of dying during pregnancy or childbirth. Indonesia ranks 37th in the world in terms of early marriage and ranks 2nd in ASEAN. Community service activities in the form of health counseling to adolescents are carried out using the lecture method and also distributing leaflets to each student. Counseling activities related to the topic and lecture method used can continue to be carried out to be able to increase the understanding and knowledge of adolescents related to the impact of marriage carried out at an early age. The results of the counseling showed an increase in students' understanding of the disease of early marriage, including the impacts and consequences it causes. The enthusiasm from the school and students was very good. Suggestions were given so that the school better controls and assists students to prevent underestimation of the disease, and students are expected to be more socially friendly and sensitive to the environment.