Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Sosialisasi Efek Samping Vaksin terhadap Pengetahuan Penerima Vaksin di Puskesmas Kewapante Yosephina Maria Hawa Keytimu; Yosefina Nelista; Maria Claudia Djiona; Theresia Didang Parera; Fransiska Funan
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, September 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i3.598

Abstract

Vaksin merupakan produk biologis yang dapat meningkatkan imunitas spesifik untuk penyakit tertentu.Vaksin juga merupakan salah satu intervensi terbaik yang dikembangkan untuk memberantas COVID-19, menyelamatkan jutaan nyawa setiap tahunnya. Vaksinasi covid dilakukan dengan menjangkau seluruh lapisan masyarakat dari usia 12 tahun sampai dengan 60 tahun yang menyasar masyarakat sehat tanpa penyakit penyerta. Ada sebagian masyarakat yang ragu-ragu bahkan menghindari vaksinasi karena mendapat informasi terkait efek samping yang membahayakan keselamatan mereka.Pengetahuan yang kurang up to date tentang efek samping pemberian vaksinasi ini perlu disosialisasikan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat.Bentuk sosialisasi yang dilakukan pada saat itu yakni ceramah, diskusi dan Tanya jawab menggunakan media laptop dan LCD serta leaflet terkait efek samping vaksin. Jumlah peserta yang mengikuti sosialisasi sebanyak 50 orang, peserta di bagi dalam 5 kelompok yang masing-masing anggota berjumlah 10 orang. Hasil sosialisasi ini mesyarakat yang didominasi usia-usia muda sangat antusias mendengarkan dan banyak memberikan pertanyaan tentang efek samping pemberian vaksin. Langkah evaluasi program dan keberlanjutan program setelah kegiatan PKM selesai dilaksanakan pada setiap bulan dengan melibatkan petugas kesehatan di puskesmas.
Penerapan Model Peers Modeling Motivation Terhadap Motivasi dan Perilaku Makan Sayur pada Anak Usia Pra Sekolah Nelista, Yosefina; Nona Fembi, Pembronia; Elfi, Teresia
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46815/jk.v12i1.121

Abstract

Consuming vegetables and fruit is one of the requirements in fulfilling a balanced nutritional menu. Vegetables are very important to be consumed, especially for school-age children. If a child has good eating habits, that is by applying healthy and balanced nutrition from an early age, these habits will have an impact until adult age. One of the efforts that can be done to make children want to consume vegetables is by applying peer modeling motivation. Modeling or imitating behavior is matching or imitating the behavior of others who are considered exemplary and can involve certain symbols. The purpose of this study is to analyze the effect of applying the peer modeling motivation model on the motivation and behavior of eating vegetables in preschool age children. The type of research used was a quasi-experimental research design with one group pretest posttest design. The population in this study were 34 preschool age children. The sampling technique used in this study was purposive sampling technique based on inclusion and exclusion criteria. The sample size in this study was 25 children who did not want to eat vegetables. The results of the Wilcoxon test show that there is an effect of applying the peer modeling motivation model on the motivation and behavior of eating vegetables in preschoolers (p=0.000, p<α, α=0.05). It can be concluded that the application of the peers modeling motivation model can increase the motivation and behavior of eating vegetables in preschoolers.
STUDI KASUS ASUHAN KEPERAWATAN ANAK PADA BAYI BBLR DENGAN PENERAPAN METODE KANTONG PLASTIK UNTUK MENINGKATKAN SUHU TUBUH DI RUANG PERINATOLOGI Lastri, Maria Nona; Nelista, Yosefina
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 16 No 1 (2025): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v16i1.2536

Abstract

Latar belakang Berat Badan Lahir Rendah merupakan kondisi berat badan yang lahir di bawah 2.500 gr tanpa melihat usia kehamilan. BBLR menjadi penyebab utama kematian pada neonatus. BBLR sangat rentang terkena hipotermi. Dampak dari hipotermi yang akan terjadi pada bayi baru lahir apabila tidak segera ditangani yaitu, hipoglikemi asidosis metabolik. Salah satu cara untuk mencegah kehilangan panas tubuh pada BBLR dengan menggunakan kantong plastik yang merupakan salah satu metode dengan biaya murah, teknologi rendah untuk wilayah dengan keterbatasan sumber daya.Tujuan menggambarkan asuhan keperawatan anak pada bayi BBLR dengan penerapan metode kantong plastik untuk meningkatkan suhu tubuh bayi BBLR. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus dengan jumlah sampel sebanyak 2 pasien. Hasil Penelitian ditemukan bahwa penerapan metode kantong plastic efektif untuk meningkatkan suhu tubuh pada bayi BBLR. Setelah diberikan asuhan keperawatan selama 3x24 jam menunjukkan bahwa adanya peningkatan suhu tubuh. Kesimpulan suhu tubuh bayi meningkat setelah diberikan kantong plastic selama 3 hari.
STUDI KASUS ASUHAN KEPERAWATAN ANAK DENGUE HEMORRHAGIC FEVER (DHF) DENGAN INTERVENSI PEMBERIAN JUS JAMBU BIJI UNTUK MENINGKATKAN TROMBOSIT DI RUANG MELATI Budhe, Katharina Asrinda; Nelista, Yosefina
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 16 No 1 (2025): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v16i1.2537

Abstract

Latar belakang Penyakit demam berdarah dengue, atau DHF, infeksi virus yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti, yang biasanya ditandai dengan gejala seperti mendadak demam tinggi (39–40°C), nyeri retro-bulbar, nyeri otot, nyeri sendi, malaise, mual, ruam, limfadenopati, dan trombositopenia. Penyakit DHF memiliki proses yang sangat cepat dan sering menjadi fatal karena banyak pasien yang meninggal akibat penanganan terlambat. Perdarahan dapat terjadi akibat adanya gangguan fungsi trombosit. Untuk mengatasi masalah trombositopenia dengan banyak cara salah satunya terapi non-farmakologi pemberian jus jambu biji. Salah satu alternatif yang dapat mempercepat penyembuhan penyakit DHF adalah jambu biji, merupakan salah satu terapi dengan biaya murah, dan mudah untuk didapatkan. Tujuan menggambarkan asuhan keperawatan anak pada DHF dengan penerapan terapi pemberian jus jambu biji untuk meningkatkan trombosit. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus dengan jumlah sampel sebanyak 3 pasien. Hasil Penelitian ditemukan bahwa penerapan terapi pemberian jus jambu biji pada anak DHF. Setelah diberikan asuhan keperawatan selama 3x24 jam menunjukkan bahwa adanya peningkatan trombosit. Kesimpulan trombosit pada kedua anak meningkat setelah diberikan jus jambu biji selama 3 hari sedangkan pada anak ketiga hanya dipantau hasil laboratoriumnya sehingga trombositnya meningkat namun belum mencapai normal.
ASUHAN KEPERAWATAN TERAPI UAP MINYAK KAYU PUTIH DALAM MENURUNKAN BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF PADA ANAK DENGAN BRONKOPNEUMONIA Faustina, Margaretha; Nelista, Yosefina
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 16 No 1 (2025): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v16i1.2538

Abstract

Latar Belakang Penyakit infeksi saluran pernapasan merupakan salah satu masalah kesehatan yang utama di dunia. Adapun salah satu penyakit infeksi saluran pernapasan pada balita yang menjadi penyebab kematian tertinggi dikalangan anak-anak ialah bronkopneumonia. Tujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan pemberian terapi uap minyak kayu putih dalam menurunkan bersihan jalan nafas tidak efektif pada anak dengan bronkopneumonia. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus dengan jumlah sampel sebnayak 2 pasien. Hasil pengkajian Pada kasus ditemukan data bahwa kedua klien mengalami keluhan utama sesuai dengan teori yaitu klien batuk produktif, dispnea, pernafasan cepat dan bunyi pernafasan ronchi, diagnosa yang ditemukan pada kedua klien yaitu bersihan jalan napas tidak efektif, Perencanaan yang digunakan dalam kasus pada kedua klien disesuaikan dengan masalah keperawatan yang ditegakkan berdasarkan kondisi klien, Tindakan keperawatan disesuaikan dengan rencana tindakan yang telah penulis susun. Tindakan keperawatan yang dilakukan pada klien 1 dan klien 2 sesuai dengan rencana keperawatan yang telah direncanakan berdasarkan teori yang ada dan disesuai dengan kebutuhan anak. Kesimpulan terapi uap minyak kayu putih dapat menurunkan bersihan jalan nafas tidak efektif pada anak dengan bronkopneumonia.
Pengaruh Media Short Education Movie (SEM) Terhadap Perilaku Makan Buah dan Sayur Pada Anak Usia Sekolah Nelista, Yosefina; Fembi, Pembronia Nona
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 1 (2024): Februari 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i1.1158

Abstract

Membiasakan anak usia sekolah untuk mengonsumsi makanan dengan menu gizi seimbang menjadi suatu hal yang penting. Pada usia tersebut anak membutuhkan asupan gizi yang adekuat khususnya buah dan sayur untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan sesuai usia. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh media short education moview terhadap perilaku makan buah dan sayur pada anak usia sekolah. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu quasy experiment dengan desain penelitian one group pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak usia sekolah kelas 4-6 sebanyak 45 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Food Frequncy Questionnaire. Uji statistik yang digunakan yaitu uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai mean pretest sebesar 1,49 dan mean posttest sebesar 2,56 artinya terjadi peningkatan perilaku makan buah dan sayur sebelum dan setelah diberikan media short education movie. Hasil uji statistik diperoleh nilai signifikan (p value) sebesar 0.000 < 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media short education moview terhadap perilaku makan buah dan sayur pada anak usia sekolah. Diharapkan pihak sekolah bisa menggunakan media short education moview sebagai media edukasi kepada siswa dan memotivasi siswa untuk mengkonsumsi buah dan sayur.
Studi Kasus Penerapan Teknik Distraksi Untuk Mengurangi Kecemasan Saat Dilakukan Tindakan Nebulizer Pada Anak Dengan Bronkopneumoni Ona, Elfrida Damanita; Nelista, Yosefina
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 1 (2024): Februari 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i1.1159

Abstract

Bronkopneumonia merupakan salah satu penyakit yang menyerang saluran pernapasan dengan manifestasi klinis bervariasi mulai dari batuk, pilek yang disertai dengan panas dan sesak nafas. Masalah keperawatan pada anak dengan bronkopneumonia adalah bersihan jalan napas tidak efektif. Pengobatan yang dapat dilakukan dengan terapi inhalasi bronkodilator, namun ada hambatan yang ditemukan dalam pemberian terapi adalah anak merasa tidak nyaman dan menangis ketika mendapatkan terapi inhalasi menggunakan nebulizer, sehingga mengganggu proses pemberian terapi. Studi kasus ini bertujuan mengetahui penerapan teknik distraksi untuk mengurangi kecemasan saat dilakukan tindakan nebulizer pada anak dengan bronkopneumoni. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam studi ini adalah dua orang balita penderita bronkopneumoni dengan keluhan utama kecemasan saat dilakukan tindakan terapi nebulizer di ruang Melati RSUD dr. T.C. Hillers Maumere. Teknik pengambilan partisipan purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah format pengkajian asuhan keperawatan anak dan kuesioner tingkat kecemasan Facial Image Scale. Implementasi teknik distraksi dilakukan 3 kali selama 5-10 menit. Data skala kecemasan ditelaah secara deskriptif dengan menganalisis perubahan skala kecemasan sebelum dan sesudah implementasi. Hasil studi menunjukkan bahwa setelah dilakukan implementasi teknik distraksi mampu menurunkan skala kecemasan sebanyak 3 skala. Kesimpulan teknik distraksi dapat menurunkan kecemasan anak.
Studi Kasus Penerapan Aroma Terapi (Lavender) Untuk Mengatasi Kualitas Tidur Pada Anak Bronkopneumoni Tay, Maria Florensia; Nelista, Yosefina
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 1 (2024): Februari 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i1.1160

Abstract

Bronkopneumonia adalah salah satu jenis pneumonia yang mengakibatkan peradangan di parenkim paru yang meluas sampai bronkeoli disebabkan oleh bakteri, virus, parasit, jamur atau benda asing yang menyebabkan gejala seperti hipertermi, gelisah, sesak napas, diare, muntah, serta batuk kering dan biasanya terjadi pada anak-anak. Masalah yang sering dirasakan adalah gangguan tidur yang dapat dikurangi melalui implementasi pemberian aromaterapi lavender. Studi kasus ini bertujuan untuk menganalisis penerapan implementasi pemberian aromaterapi lavender terhadap peningkatan kualitas tidur pada anak yang mengalami gangguan tidur. Penelitian merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam studi ini adalah dua orang anak penderita bronkopneumoni dengan keluhan utama gangguan pola tidur. Lokasi studi kasus adalah di ruang Melati RSUD dr. T.C Hillers Maumere. Data penelitian ini diambil menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrument pengumpulan data menggunakan format pengkajian asuhan keperawatan anak dan kuesioner Pittsburgh sleep qualiy indeks PSQI dengan penilaian nyeri dari NRS dan metode PQRST. Implementasi pemberian aroma terapi lavender dilakukan selama 3 kali selama 1-5 menit dan dilakukan evaluasi sebelum dan sesudah implementasi. Hasil studi menunjukkan bahwa setelah dilakukan implementasi pemberian aromaterapi lavender selama 3 kali yang berdurasi 1-5 menit mampu meningkatkan kualitas tidur anak.
Nursing Intervention to Reduce Pediatric Pain in Needle Procedures in Emergency Department: A Systematic Review of Randomized Controlled Trial Ode Irman; Anggia Riske Wijayanti; Yosefina Nelista
Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health Vol. 3 No. 2 (2023): Proceeding of The International Conference of Inovation, Science, Technology, E
Publisher : Program Studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/icistech.v3i2.64

Abstract

Introduction: Needle procedures are common actions that are often encountered in emergencies. Emergency Departement (ED) with high workloads sometimes needle procedures are performed by force, thus causing uncontrolled pain, long-term negative psychological disorder, impairing physical evaluation and clinical outcome. The purpose of this review is to identify nursing intervention to reduce pediatric pain in needle procedures in ED. Methods: The literature search used the PubMed database with the keywords: nursing intervention, pain, needle procedures or injection and emergency department. Article criteria: 1) full text, 2) published in the 2016-2020 period, 3) employing Randomized Controlled Trial (RCT) research design, and 4) respondents aged 3-13 years old. Analysis of the quality of articles using the Critical Appraisal Skills Programme (CASP) and Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-analyses (PRISMA). Result: 171 articles identified. Based on criteria and quality assessment of articles as many as 6 articles reviewed with focus intervention: virtual reality, parental presence, buzzy aplication, ditto aplication, humanoid robot and listening music. Conclusion: Nurses can use these interventions in the nursing care to reduce pediatric pain during needle procedures in ED.
Nursing Intervention to Reduce Pediatric Pain in Needle Procedures in Emergency Department: A Systematic Review of Randomized Controlled Trial Ode Irman; Anggia Riske Wijayanti; Yosefina Nelista
Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health Vol. 3 No. 2 (2023): Proceeding of The International Conference of Inovation, Science, Technology, E
Publisher : Program Studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/icistech.v3i2.64

Abstract

Introduction: Needle procedures are common actions that are often encountered in emergencies. Emergency Departement (ED) with high workloads sometimes needle procedures are performed by force, thus causing uncontrolled pain, long-term negative psychological disorder, impairing physical evaluation and clinical outcome. The purpose of this review is to identify nursing intervention to reduce pediatric pain in needle procedures in ED. Methods: The literature search used the PubMed database with the keywords: nursing intervention, pain, needle procedures or injection and emergency department. Article criteria: 1) full text, 2) published in the 2016-2020 period, 3) employing Randomized Controlled Trial (RCT) research design, and 4) respondents aged 3-13 years old. Analysis of the quality of articles using the Critical Appraisal Skills Programme (CASP) and Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-analyses (PRISMA). Result: 171 articles identified. Based on criteria and quality assessment of articles as many as 6 articles reviewed with focus intervention: virtual reality, parental presence, buzzy aplication, ditto aplication, humanoid robot and listening music. Conclusion: Nurses can use these interventions in the nursing care to reduce pediatric pain during needle procedures in ED.