Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal Transformation of Mandalika

PENGARUH PENAMBAHAN KULIT DURIAN PADA PENGOLAHAN LIMBAH PERKEBUNAN KARET DENGAN METODE KARBONISASI MENJADI BRIKET DI WILAYAH POLOKARTO Maria, Ernastin; Susilo, Joko; Hidayat, Adik Nur
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 2 No. 12 (2021): Desember
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v2i12.966

Abstract

Limbah Perkebunan karet yang melimpah di wilayah Polokarto belum dimanfaatkan secara optimal dan dibiarkan membusuk dilapangan oleh karena itu perlu adanya pengolahan misalnya menjadi biobriket dengan metode karbonisasi dengan campuran kulit durian. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan limbah perkebunan karet dengan penambahan kulit durian menjadi briket dengan metode karbonisasi dilakukan untuk mengurangi limbah perkebunan karet dan mengetahui seberapa besar nilai ekonomis yang dihasilkan. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan dalam penelitian ini maka diperoleh briket terbaik dengan komposisi perbandingan limbah perkebunan karet dan kulit durian 50% : 50% yang menghasikan kadar abu sebesar 13.2643%, lama durasi waktu mendidihkan air 13.14 menit dan tanpa menghasilkan asap pembakaran. Untuk perhitungan menggunakan metode break event point (BEP), dibutuhkan sebanyak 4522 Kg briket yang terjual dalam waktu sekitar 5.12 bulan. Dari perhitungan didapatkan nilai NPV sebesar Rp 37.872340 lebih besar dari nilai project cost dijalankan. Dari perhitungan IRR didapatkan hasil IRR sebasar 28%. Karena IRR > 15% maka usaha dinilai menguntungkan dan layak untuk dijalankan.
Pengaruh Penambahan Kulit Durian Pada Pengolahan Limbah Perkebunan Karet Dengan Metode Karbonisasi Menjadi Briket Di Wilayah Polokarto Maria, Ernastin
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 6 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v6i1.956

Abstract

Since the abundant rubber plantation waste in the Polokarto area has not been optimally utilized and is decomposing in the field, it is necessary to process it, for example, into biobriquettes using the carbonization method with a mixture of durian skin. The purpose of this research is to reduce rubber plantation waste by trying to incorporate durian skin into briquettes using the carbonization method and determining how much economic profit is obtained. According to the result obtained of this study's analysis, the best briquettes were made with a 50%:50% composition ratio of rubber plantation waste and durian skin, which produced an ash content of 13.2643%, a boiling time of 13.14 minutes, and no combustion smoke. It takes 4522 kg of briquettes to calculate using the break event point (BEP) method, and they are sold in about 5.12 months. According to the calculations, the NPV value is Rp. 37.872340, which is relatively high than the project cost value. The IRR result is 28 % based on the IRR calculation. The business is considered profitable and feasible to run because the IRR is greater than 15%.