Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Sekolah di Sekolah Dasar Sulistiyarini, Endang; Hartinah, Sitti; Purwanto, Burhan Eko
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1514

Abstract

Salah satu cara mewujudkan tenaga pendidikan yang profesional adalah dengan dukungan dari pihak yang mempunyai peran penting dalam hal ini adalah Kepala Sekolah. Tujuan penelitian adalah (1) Untuk mengetahui peran kepemimpinan Kepala Sekolah di SDN Bumijawa 01, (2) Untuk mengetahui seberapa besar peran LEMOS (leader, Edukator, Motivator, Supervisi) kepala sekolah terhadap peningkatan Mutu Sekolah SDN Bumijawa 01 dan (3) Untuk mengetahui faktor pendukung dan tantangan dalam meningkatkan Mutu Sekolah. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran secara mendalam tentang implementasi leadership yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan kendala serta solusi menyelesaikannya di SDN Bumijawa 01 sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan mutu sekolah, baik mutu dalam bidang akademik maupun bidang nonakademik. Penelitian kualitatif ini berakar pada latar alamiah sebagai keutuhan, dan mengandalkan manusia sebagai alat penelitian.Jenis penelitian menggunakan jenis fenomenologi. Desain dalam penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejauhmana peran Kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan Mutu sekolahannya. Teknik penelitian meliputi, prapenelitian, menyusun instrumen dan melaksanakan pengumpulan data, menganalisis data dan mengecek keabsahan data. Teknik pengumpulan datanya Wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Peran kepala sekolah memiliki kontribusi besar dalam menentukan keberhasilan sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Mutu pendidikan sendiri tidak lepas dari kerjasama semua pihak, oleh sebab itu kemampuan kepala sekolah dalam memotivasi dan melakukan inovasi di semua bidang pendidikan baik dalam kegiatan intra maupun ekstra sekolah menjadi bagian yang di prioritaskan, Kepala sekolah harus bertanggung jawab atas penyelenggaraan kegiatan pendidikan, administrasi pendidikan, pembinaan tenaga kependidikan lainnya, dan pendayagunaan serta pemiliharaan sarana dan prasarana. Mutu sekolah adalah kemampuan lembaga pendidikan dalam mendayagunakan sumber-sumber pendidikan untuk meningkatkan kemampuan belajar secara optimal. Dalam konteks pendidikan, pengertian kualitas atau mutu mengacu pada proses pendidikan dan hasil pendidikan. Kualitas sekolah merupakan kemampuan sekolah dalam mengembangkan ide dinamis yang meliputi input, process, output dan outcame. Beban kerja Kepala Sekolah untuk melaksanakan tugas pokok manajerial, pengembangan kewirausahaan, dan supervisi kepada Guru dan tenaga kependidikan. Kepala sekolah berperan sebagai EMASLIM (Educator/pendidik, Manajer /pengelola
Partikel pun dalam Novel Rentang Kisah Karya Gita Savitri Devi: Kajian Aspek Gramatikal dan Semantis Nurjanah, Naili; Purwanto, Burhan Eko; Nirmala, Afsun Aulia
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v3i1.4089

Abstract

This research examines the grammatical and semantic aspects of particles in the novel of Rentang Kisah by Gita Savitri Devi. The purpose of this research is to describe the grammatical and semantic aspects of the particles pun in the novel Rentang Kisah by Gita Savitri Devi. The approach in this research uses a qualitative approach. The researchers obtained 30 sentences that contain particles pun in the novel Rentang Kisah by Gita Savitri Devi. The research result, namely: grammatical aspects of 19 findings include, (1) conjunction 15 data (50%), and (2) parallelism 4 data (13.33%). Semantic aspects as many as 11 findings include, (1) the relationship between the additive in terms of time 4 data (13.33%), (2) the additive relationship that is not related to time 2 data (6.67%), and (3) the contention relationship 5 data (16.67%).
The Effect of Cooperative Learning Model with Student Team Achievemen Division (STAD) Type on Motivation and Learning Outcomes Rosyadi, Imron; Purwanto, Burhan Eko; Mulyono, Tri
Journal of English Language and Education Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i1.637

Abstract

This study aims to analyze the effect of the Student Teams-Achievement Divisions (STAD) cooperative learning model on students' motivation and learning outcomes in the topic of function limits in class XI IPS at SMA Negeri 1 Pangkah. The method used is quantitative with a true experimental design, involving 72 students from class XI IPS 4 as the experimental group and XI IPS 5 as the control group. Data were collected through pre-tests and post-tests to evaluate the differences in learning outcomes and motivation before and after the implementation of the STAD model. The results indicate a significant increase in students' motivation and learning outcomes following the application of the STAD model. Meaningful learning, effective discussion coordination, and motivation to collaborate are key factors for the success of this model. Teachers are also expected to present engaging lessons to enhance student enthusiasm and involvement in the learning process.
Learning Models to Improved Mathematical Communication Skills Purwanto, Burhan Eko; Jusmalisa, Icha; Sari, Indah Permata; Jatmiko, Agus; Pasetiyo, Andika Eko
Desimal: Jurnal Matematika Vol. 3 No. 1 (2020): Desimal: Jurnal Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/djm.v3i1.5650

Abstract

The problem faced by students in slow learning is in terms of communication. The use of Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) and Cooperative Think Pair Share (TPS) types is needed to help students communicate mathematically in expressing mathematical ideas. This study aims to determine whether or not there are differences in mathematical communication skills of students using the Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) learning model with students who use Think Pair Share (TPS) Cooperative learning models. This research uses a quantitative approach using the Quasi Experiment method. The research design is in the form of posttest only, non-equivalent group design. Testing data using the T test with Independent Samples T-Test. Based on the results of hypothesis testing obtained p-value> α 0.05. So it was concluded that there were indications of differences between Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) learning models with (TPS) Cooperative learning models and superior (AIR) learning models compared to Cooperative learning models of (TPS) Type in influencing students' mathematical communication skills.
Development of STEAM-Based Cooperative Learning Model to Increase Student Learning Motivation in Public Elementary Schools in Brebes District, Brebes Regency Hikmah, Siti Nur; Purwanto, Burhan Eko; Muljani, Sutji
Journal of English Language and Education Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i4.1200

Abstract

This study aims to develop and assess the effectiveness of two innovative educational models to enhance student learning motivation and achievement. The first focuses on designing a STEAM-based cooperative learning model to improve students' learning motivation in Public Elementary Schools in Brebes District, Brebes Regency. Through a Research and Development (RD) approach, the study identifies issues such as conventional teacher-centered methods, lack of STEAM integration, unstructured collaboration, and assessment misalignment. Findings indicate a significant improvement in students' motivation, shown by the increase in the experimental class mean score from 52.8000 to 75.0000, supported by statistical analysis (t = 61.562, sig = 2.446 ≥ 0.05), proving the model’s effectiveness. The second part of the study develops a website-based science learning parenting model for broken home students at SMPN 2 Tanjung Brebes. Using the ADD development model, the research addresses the high demand for interactive, accessible, and curriculum-aligned learning media. The website integrates tools like Google Sites, Drive, and Forms, and based on validation and student responses (94% “Very Positive”) as well as improved learning outcomes, the model is deemed effective and feasible for supporting science learning and increasing student involvement.
Percakapan Ferdy Sambo dengan Jaksa Penuntut Umum dalam Persidangan Peradilan (Sebuah Kajian Linguistik Forensik) dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Kelas X Fuada, Sania Fitra; Purwanto, Burhan Eko; Asriyani, Wahyu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.7738

Abstract

Bahasa Indonesia yang baik dan benar adalah bahasa Indonesia yang digunakan sesuai dengan situasi pembicaraan (yakni sesuai dengan lawan bicara, tempat pembicaraan, dan ragam pembicaraan) dan sesuai dengan kaidah yang berlaku dalam bahasa Indonesia (seperti: sesuai dengan kaidah ejaan, pungtuasi, istilah, dan tata bahasa). Keterbatasan pengetahuan dan pemahaman dalam penggunaan bahasa Indonesia yang tidak tepat dapat menyebabkan kesalahpahaman dalam berkomunikasi baik secara lisan maupun tulis. Hal tersebut membuat peneliti berinisiatif untuk mengkaji masalah tentang kejahatan berbahasa. Berdasarkan hal tersebut dilakukan penelitian mengenai konteks makna tuturan dan bentuk kejahatan berbahasa pada percakapan Ferdy Sambo dengan Jaksa Penuntut Umum di jejaring media sosial Youtube dan dapat mengetahui implikasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas X. Penelitian tersebut menjelaskan pengetahuan linguistik forensik, kejahatan berbahasa yang dapat dilakukan dengan begitu mudahnya di jejaring media sosial serta implikasinya dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian membuktikan, terdapat 15 data konteks makna tuturan dan bentuk kejahatan berbahasa pada percakapan Ferdy Sambo dengan Jaksa Penuntut Umum di jejaring media sosial Youtube. Selain itu, hasil dari penelitian ini juga dapat diimplikasikan terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas X pada Kurikulum Merdeka pada materi pembelajaran mengenai “Menyampaikan Pendapat Melalui Debat”.
Pengembangan Bahan Ajar Flipbook dalam Peningkatan Literasi Sains di SDN Kalisapu 04 Lestari, Karni; Purwanto, Burhan Eko; Nasucha , Muntoha
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar flipbook  dalam meningkatkan literasi sains, dan keefektifan bahan ajar flipbook meningkatkan literasi sains. Pengembangan ini dilakukan dengan menggunakan model ADDIE Analiysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Penelitian diawali dengan analisis kebutuhan, membuat desain bahan ajar flipbook, melakukan pengembangan, selanjutnya melakukan validasi oleh ahli, merevisi produk, setelah itu melakukan uji coba terbatas. Total rata-rata hasil validasi bahan ajar flipbook sangat layak. Keefektifan bahan ajar flipbook siswa dikatakan efektif. Hal ini ditunjukkan data peningkatan hasil perhitungan uji n-gain score menunjukkan nilai n-gain score kelas eksperimen, termasuk dalam kategori Cukup Efektif. Sedangkan hasil perhitungan uji n-gain score menunjukkan nilai n-gain score untuk kelas kontrol, termasuk dalam kategori kurang efektif. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, penggunaan bahan ajar flipbook cukup efektif untuk meningkatkan literasi sains peserta didik di SDN Kalisapu empat.
Pengembangan Modul Ajar Dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantu Geogebra Materi Persamaan Garis Lurus pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Bumijawa Sonia, Devi Rezha; Purwanto, Burhan Eko; Munadi, Munadi
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.839

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah Mengetahui analisis pengembangan modul ajar dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu Geogebra materi persamaan garis lurus,  Mengetahui desain modul ajar dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu Geogebra materi persamaan garis lurus, Mengetahui validitas model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media Geogebra pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri dua Bumijawa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development . Langkah-langkah dalam penelitian ini mengikuti langkah-langkah penelitian model ADDIE yang dikembangkan oleh Dick and Carry. Karena keterbatasan waktu penelitian, maka alur penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini hanya pada tiga tahapan, yaitu Analysisatau analisis, Design atau desain, Development dan evaluasi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri dua Bumijawa yang jumlah seratus enam puluh empat siswa. Kesimpulan penelitian adalah Analisis dalam pengembangan modul ajar dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu Geogebra terdiri dari lima tahapan antara lain: analisis Awal-Akhir, analisis siswa  atau Learner Analysis, analisis Konsep atau Concept Analysis, analisis Tugas atau Task Analysism dan Spesifikasi Tujuan Pembelajaran atau Specifying Instructional Objectives, Desain modul ajar dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu Geogebra yaitu: pembuatan instrumen penilaian modul ajar berupa angket kelayakan produk dan perancangan melalui beberapa tahapan yakni: deskripsi modul ajar sebelum dikembangkan dan hasil pengembangan modul ajar untuk memperbaiki pembelajaran. Validitas dalam pengembangan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu Geogebra  terdiri dari dua langkah yaitu Expert Jugdment atau penilaian ahli yang disertai revisi dan delopmental testing atau uji coba pengembangan menggunakan Validasi Ahli atau Expert Jugdment, Uji Validasi Isi Aiken, dan Permodelan Rasch untuk mengukur krakteristik butir pada uji coba angket respon siswa butir soal materi persamaan garis lurus. Berdasarkan rekapitulasi ketuntasan belajar diketahui bahwa dari enam kelas yaitu kelas VIII A, VIII B, VIII C, VIII D, VIII E, dan VIII F  yang berjumlah seratus enam puluh empat siswa, jumlah siswa yang tuntas sebanyak seratus empat puluh tiga atau, sedangkan siswa yang belum tuntas sebanyak dua puluh satu.  Jadi, dari data tersebut dapat disimpulkan terjadi peningkatan ketuntasan belajar siswa setelah pengembangan modul ajar dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media Geogebra
Pengembangan Model Mendongeng Berbantuan Alat Peraga Pembelajaran untukmeningkatkan Konsentrasi Peserta Didik di RA Siti Khodijah Slawi Dewi, Febby Cynthia; Purwanto, Burhan Eko; Mulyono, Tri
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.843

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah Mengetahui analisis kebutuhan media pembelajaran mendongeng berbantuan alat peraga untuk meningkatkan konsentrasi anak di RA Siti Khodijah Slawi, Mengetahui hasil dari ahli media dan ahli materi terhadap validitas desain media pembelajaran mendongeng berbantuan alat peraga untuk meningkatkan konsentrasi anak di RA Siti Khodijah Slawi, Mengetahui validitas konstrak dari siswa RA Siti Khodijah melalui evluasi pembelajaran media pembelajaran mendongeng berbantuan alat peraga untuk meningkatkan konsentrasi anak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development . Research and Development adalah suatu proses atau langkah-langkah untuk mengembangkan suatu produk baru atau menyempurnakan produk yang telah ada, yang dapat dipertanggungjawabkan. Langkah-langkah dalam penelitian ini mengikuti langkah-langkah penelitian model ADDIE yang dikembangkan oleh Dick and Carry. Karena keterbatasan waktu penelitian, maka alur penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini hanya pada tiga tahapan, yaitu Analysis atau analisis,  Design atau desain, dan Development. Subyek penelitian ini adalah siswa yang berada RA Siti khadijah Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal. Sampel dalam penelitian ini menggunakan 80 responen. Kesimplan penelitian adalah Analisis kebutuhan media pembelajaran mendongeng berbantuan alat peraga terdiri dari dua aspek, antara lain: analisa kebutuhan guru dan analisa kebutuhan siswa, Hasil dari ahli media dan ahli materi terhadap validitas desain media pembelajaran mendongeng berbantuan alat peraga dari indikator materi dan media diantaranya desain media, yang terdiri dari aspek, desain, bentuk, ukuran, komposisi warna, bahan dan ketebalan. Dimensi mutu teknis dan dimensi pengguna, Dari rekapitulasi hasil belajar peserta didik yang terkumpul kemudian diolah menggunakan Rasch Model. Konstruksi validitas konstrak instrumen butir soal tanya jawab telah memenuhi analisis butir tes Dikomos pemodelan Rasch dengan menggunakan paket eRm berbasis program R adalah validitas isi , validitas substantif , dan validitas struktural Hasil uji coba produk pembelajaran mendongeng berbantuan alat peraga  untuk meningkatkan konsentrasi anak di RA Siti Khodijah Slawi ketuntasan belajar siswa sebanyak sembilan belas siswa dan siswa yang belum tuntas sebanyak satu siswa 
Pengaruh Tingkat Pendidikan Orangtua, Fasilitas Belajar, dan Minat Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa SD Kholidin, Kholidin; Purwanto, Burhan Eko; Mulyono, Tri
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1352

Abstract

Hasil belajar dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya yaitu tingkat pendidikan orang tua siswa, fasilitas belajar di sekolah siswa, dan minat belajar siswa. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh tingkat pendidikan orang tua, fasilitas belajar, dan minat belajar terhadap hasil belajar Siswa SD Negeri Se-Kecamatan Pangkah. Penelitian yang dilaksanakan merupakan jenis penelitian deskriptif dan asosiatif berbentuk hubungan kausal. Tempat penelitian di SD se-Kecamatan Pangkah. Waktu penelitian pada bulan Juni dua ribu dua puluh empat. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VI SD se-Kecamatan Pangkah. Sampel penelitian ini ada enam puluh enam orang. Hasil penelitian adalah Variabel tingkat pendidikan orang tua berpengaruh terhadap hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian, sebaiknya kita sebagai penerus lebih meningkatkan pendidikan agar kelak dapat memberikan pendidikan yang lebih baik kepada penerus. Bagi sekolah agar melengkapi semua fasilitas belajar. Sementara itu untuk meningkatkan minat siswa dalam pembelajaran dengan cara merubah pola belajar dan metode pengajaran yang digunakan oleh guru.