Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Peran guru pendidikan pancasila dan kewarganegaraan (PPKn) sebagai evaluator terhadap disiplin belajar siswa sekolah menengah pertama Aulia, Cyndy; Saleh, Syarbaini
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424638

Abstract

Pada penelitian ini membahas tentang evaluator dari guru PPKn untuk kedisiplinan belajar siswa pada sekolah menengah pertama yaitu SMP Negeri 3 Laut Tador yang berlokasi di Desa Impres Kabupaten Batu Bara. Yang dimana SMP tersebut sedikit kurang menerapkan bentuk kedisiplinan mereka. Seperti sering datang terlambat, keluar-keluar dari lokasi sekolah pada saat jam pelajaran, sering izin pulang kerumah dikarenakan jarak rumah dekat dari sekolah dengan alasan mengambil keperluan mereka yang tertinggal, serta atribut seragam yang dilihat kurang sesuai dengtan peraturan sekolahnya. Oleh karena itu Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sebagai evaluator dalam meningkatkan disiplin belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 3 Laut Tador, Desa Impres, Kabupaten Batu Bara. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PPKn memiliki peran penting dalam mengevaluasi dan meningkatkan disiplin belajar siswa melalui berbagai strategi, seperti memberikan umpan balik yang konstruktif, menerapkan aturan kelas dengan konsisten, dan membangun komunikasi yang efektif dengan siswa. Peran evaluatif guru PPKn terbukti mampu memotivasi siswa untuk lebih disiplin dalam belajar, sehingga berkontribusi pada peningkatan prestasi akademik mereka. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya peran guru sebagai evaluator dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung pengembangan disiplin belajar siswa.
Instilling democratic values in social science learning in junior high school Wati, Mila; Saleh, Syarbaini
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424655

Abstract

The importance of instilling democratic values in education cannot be ignored given the increasingly complex global challenges, such as political polarization, social conflicts, and injustice. Through social studies learning, students are not only taught about democratic theories, but also given the opportunity to practice participating in the democratic process, such as through election simulations or group discussions on social issues. Thus, the purpose of this study is to explore how democratic values can be integrated in social studies learning in grade VIII, as well as to evaluate the effectiveness of the approaches applied in the context of democracy education. The method used in this study is to use a descriptive qualitative research approach with informants from social science teachers, grade VIII students, principals, deputy principals and one of the homeroom teachers of grade VIII. The results of this study suggest that 1) Implementation of Group Discussion: in this case the teacher emphasizes the importance of group work to foster a sense of responsibility among students; 2) Educators use a variety of strategies to instill democratic values, including facilitating discussions that encourage students to express their opinions freely; 3) This involvement is related to their ability to practice democratic values, such as tolerance and respect for different viewpoints; 4) a supportive school environment, including the involvement of teachers and school leaders, plays an important role in the successful implementation of democratic values in the curriculum; 5) The effectiveness of the teaching used in integrating democratic values into the learning process; 6) Supporting and inhibiting factors: a) supporters, namely educators, students, facilities or infrastructure, and school culture; b) Obstacles are limited time and lack of motivation for students' learning.
METODE PENDIDIKAN ANAK DALAM ISLAM MENURUT ABDULLAH NASHIH ULWAN DALAM KITAB TARBIYATUL AWLAD FIL ISLAM Saleh, Syarbaini
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2018): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.718 KB) | DOI: 10.30829/taz.v7i2.388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pendidikan anak dalam Islam menurut Abdullah Nashih Ulwan dalam kitab Tarbiyatul Awlad Fil Islam dan untuk mengetahui relevansinya dengan konteks pendidikan saat ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi pustaka dengan menggunakan sumber pokok kitab Tarbiyatul Awlad Fil Islam karangan Abdullah Nasih Ulwan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode pendidikan anak menurut Abdullah Nasih Ulwan adalah melalui keteladanan, pembiasaan, pemberian nasehat, pengawasan dan pemberian hukuman. Sedangkan relevansinya terhadap pendidikan saat ini adalah kitab ini mendapat sambutan baik disertai pujian yang tulus dari para guru, ulama dan pendidik bahkan ada juga dari pakar-pakar, sastrawan dan para dai yang berkoresponden terhadap penulis. Selain itu setiap pembahasannya selalu didasarkan pada bukti atau dalil Alquran, Hadis maupun pendapat ulama. Kata Kunci: Metode, pendidikan, anak