Kuntoro, Ike Anggraika
Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia, Kampus Baru UI Depok Jawa Barat – 16424

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal Psikogenesis

Penerapan Token Economy dan Teknik Prompting untuk Meningkatkan Keterampilan Berpakaian pada Remaja dengan Disabilitas Intelektual Taraf Sedang Amanda Anggriani Kinasih; Ike Anggraika
Jurnal Online Psikogenesis Vol 7, No 2 (2019): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v7i2.761

Abstract

Anak dengan disabilitas intelektual memiliki masalah dengan fungsi adaptif, salah satunya ialah kemampuan bina diri. Salah satu kemampuan bina diri yang penting untuk dikuasai oleh anak adalah berpakaian secara mandiri, terutama bila anak sudah menginjak usia remaja, agar anak tidak lagi bergantung pada orang dewasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpakaian pada anak dengan disabilitas intelektual melalui program modifikasi perilaku. Keterampilan berpakaian diukur dengan durasi yang dibutuhkan anak untuk selesai mengenakan pakaian dengan tepat. Desain penelitian ini menggunakan single case experimental A-B design. Partisipan dari penelitian ini ialah seorang anak perempuan berusia 14 tahun 11 bulan dengan disabilitas intelektual level moderate. Teknik yang digunakan dalam program modifikasi perilaku ini ialah token economy serta prompting. Intervensi mencakup 3 sesi baseline, 15 sesi intervensi, serta 3 sesi follow-up. Data  dianalisis dengan membandingkan durasi yang dibutuhkan anak untuk berpakaian secara tepat sebelum dan setelah intervensi dilakukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat penurunan durasi berpakaian yang signifikan, yakni hampir 6 kali lebih cepat yaitu dari total 65 menit (tahap baseline) hingga total 11 menit (tahap follow-up) untuk 5 jenis pakaian. Hal tersebut menandakan bahwa anak lebih terampil dalam mengenakan pakaian tanpa bantuan dari orangtua.
Efektivitas Teknik Prompting dan Positive Reinforcement untuk Meningkatkan Frekuensi Kontak Mata pada Anak Prasekolah dengan Autisme Anita Carolina Hendarko; Ike Anggraika
Jurnal Online Psikogenesis Vol 6, No 2 (2018): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v6i2.700

Abstract

Anak-anak dengan autisme menunjukkan defisit dalam keterampilan komunikasi dan interaksi sosial, salah satunya adalah kurangnya kontak mata. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan frekuensi kontak mata pada anak usia pra sekolah dengan autisme dengan menggunakan teknik prompting dan positive reinforcement. Penelitian ini menggunakan single case experimental A-B design. Partisipan adalah seorang anak perempuan berusia 4 tahun dengan diagnosa ASD level moderate. Teknik pengumpulan data melalui observasi frekuensi kontak mata setelah subjek dipanggil namanya. Analisis data dilihat dengan membandingkan frekuensi kontak mata sebelum dan sesudah intervensi dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan frekuensi kontak mata yang signifikan pada partisipan, dari 5% sebelum intervensi menjadi 75% setelah intervensi berakhir dan bertahan menjadi 80% saat follow-up. Untuk penelitian selanjutnya, perlu dipertimbangkan beberapa hal, yaitu pemilihan aktivitas dan reinforcement dan keterlibatan orangtua merupakan faktor pendukung program pelatihan pada anak.