Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Nasionalisme Organisasi Mahasiswa Islam dalam Menangkal Radikalisme di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta Hadziq, Abdulloh
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.046 KB) | DOI: 10.25299/al-thariqah.2019.vol4(1).2791

Abstract

Persoalan yang cukup krusial di berbagai kampus adalah merebaknya paham-paham radikal yang mulai menyasar mahasiswa di kampus. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran dan strategi organisasi Islam kampus dalam membendung arus paham radikal di kalangan mahasiswa IAIN Surakarta. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomologi. Sasaran penelitian yang dipilih adalah organisai mahasiswa Islam kampus seperti PMII, HMI, IMM, dan KAMMI. Tekhnik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi dan FGD. Adapun Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data fenomenologi, yang digunakan Moustakas. Hasil penelitian ini menyatakan bahwasanya peran dan strategi organisasi mahasiswa Islam kampus yang dilakukan dalam menangkal radikalisme adalah : Pertama, Kurikulum Kaderisasi Responsif Radikalisme dengan cara memasukkan materi tentang nilai-nilai ke-Indonesiaan dan kebangsaan, mentradisikan dialog dalam setiap kegiatan. Kedua, Internalisasi nilai-nilai Islam ramah dengan cara mengkampanyekan moderasi Islam, memaksimalkan peran figure organisasi sebagai tauladan baik figure senior dalam kampus atau diluar kampus. Ketiga, Kemitraan dengan Perguruan Tinggi, berafiliasi dengan kegiatan organisasi intra yang ada di dalam kampus. Kata Kunci: Nasionalisme, Organisasi Mahasiswa Islam, Radikalisme
Nasionalisme Organisasi Mahasiswa Islam dalam Menangkal Radikalisme di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta Abdulloh Hadziq
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.046 KB) | DOI: 10.25299/al-thariqah.2019.vol4(1).2791

Abstract

Persoalan yang cukup krusial di berbagai kampus adalah merebaknya paham-paham radikal yang mulai menyasar mahasiswa di kampus. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran dan strategi organisasi Islam kampus dalam membendung arus paham radikal di kalangan mahasiswa IAIN Surakarta. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomologi. Sasaran penelitian yang dipilih adalah organisai mahasiswa Islam kampus seperti PMII, HMI, IMM, dan KAMMI. Tekhnik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi dan FGD. Adapun Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data fenomenologi, yang digunakan Moustakas. Hasil penelitian ini menyatakan bahwasanya peran dan strategi organisasi mahasiswa Islam kampus yang dilakukan dalam menangkal radikalisme adalah : Pertama, Kurikulum Kaderisasi Responsif Radikalisme dengan cara memasukkan materi tentang nilai-nilai ke-Indonesiaan dan kebangsaan, mentradisikan dialog dalam setiap kegiatan. Kedua, Internalisasi nilai-nilai Islam ramah dengan cara mengkampanyekan moderasi Islam, memaksimalkan peran figure organisasi sebagai tauladan baik figure senior dalam kampus atau diluar kampus. Ketiga, Kemitraan dengan Perguruan Tinggi, berafiliasi dengan kegiatan organisasi intra yang ada di dalam kampus. Kata Kunci: Nasionalisme, Organisasi Mahasiswa Islam, Radikalisme
Improving the Quality of Pesantren through Quality Management Santri at the Pesantren Al-Iman Bulus Abdulloh Hadziq; Umi Kultsum
Santri: Journal of Pesantren and Fiqh Sosial Vol 2 No 1 (2021): June 2021
Publisher : The Institute of Research and Service Community IPMAFA Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/santri.v2i1.283

Abstract

Improving the quality of Islamic boarding schools (pesantren) is strongly influenced by the quality of students (santri). Therefore, the quality management of santri must be managed properly. The purpose of this study is to determine the quality improvement of pesantren through good quality management of santri at the Pesantren Al-Iman Bulus, Gebang, Purworejo. This type of research is qualitative research with a descriptive approach. Sources of data were obtained from boarding school advisers, asatidz (Islamic teachers) council, and santri through in-depth interviews, observation, and documentation. The data analysis used in this study is an interactive analysis of Miles and Huberman. The results of this study indicate that improving the quality of pesantren is carried out through improving the quality management of santri. Improved management includes placing new students at the levels according to their abilities, improving the process by providing education in the form of learning activities from elementary to Ma'had Aly, increasing results (output) by being equipped with religious abilities and skills so that graduates can compete with graduates from other educational institutions, and increasing benefits (outcomes) by providing socialization and motivation to continue their education to a higher level. In addition, there are innovations to equip graduates so that they can provide benefits for their social life.
PEMBELAJARAN AGAMA DAN LINGKUNGAN DALAM KULTUR SEKOLAH ALAM: POTENSI MEMBUMIKAN KESADARAN LINGKUNGAN SEJAK DINI DI SEKOLAH Abdulloh Hadziq
Jurnal Tatsqif Vol. 14 No. 1 (2016): PERANAN LINGKUNGAN DALAM PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.51 KB) | DOI: 10.20414/jtq.v14i1.19

Abstract

This study attempts to identify how the concept of the integration between religion and nature environment of learning process in PAUD Sekolah Alam Ungaran (SAUNG) Semarang is, and its impact for realizing student behavior in protecting nature eternity. Applying field research as a qualitative study, researcher used observation, interviews, and documentation as the method of collecting data. Data analysis of the study is descriptive by using data from manager, teacher, student and parents. Meanwhile, this study also used phenomenology as the approach for finding the essence of school culture. This paper Founds that PAUD SAUNG Semarang integrated its learning process through sunnah kauniyah in nature and social life combined with Islamic precepts or the integration between dalil kauniyah and dalil naqliyah. On the other side, PAUD SAUNG Semarang used integrative method using Contextual Teaching and Learning (CTL) as the learning model. It also supported by unique classroom design, the curriculum (combination of Islam precepts and nature environment) and outdoor activity in learning process. So, it can improve student’s awareness to love their nature
Persepsi Siswa dan Guru tentang Pembelajaran PAI di Era New Normal: Intensitas dan Keberhasilan Belajar Sunarto; Abdulloh Hadziq
At-Tarbawi: Jurnal Kajian Kependidikan Islam Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/attarbawi.v8i1.6942

Abstract

In the new normal era, Islamic Religious Education (PAI) learning has undergone significant changes that have an impact on student learning success. This study aims to determine the relationship between students' and teachers' perceptions of Islamic Education learning in the new normal era with students' learning intensity and its impact on students' learning success. The research method used is quantitative with multiple linear regression analysis. The results showed a t-test that had been carried out by getting a significant value of student perceptions (sig = 0.000) and teacher perceptions (sig = 0.002). SE (effective contribution) value of students (19.90) and teachers (27.9) about PAI learning in Era new normal with learning success. The t test that has been carried out gets a significant of 0.000. SE value (effective contribution X2: learning intensity (17.4) (49.4) impact on student learning success. The simultaneous F test that has been carried out is significant at 0.000. The value of the relationship obtained by perception and learning intensity with student learning success (28.3%). The conclusion from the research results is that there is a significant relationship between X2 and Y. 
Diagnostic Assessment of Islamic Education Learning in Merdeka Curriculum: A Systematic Review Abdulloh Hadziq
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol. 11 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/almisbah.v11i1.8392

Abstract

Assessment is one of the important aspects of learning, not least in Islamic religious learning. Learning is both cognitive and non-cognitive. Assessment activities act as a measuring tool that races at each level of learner competence to improve learning outcomes and achieve learning objectives. Moreover, with the existence of the Merdeka Curriculum which emphasizes the interests, talents, and excellence of competencies possessed by students. Therefore, this study aims to determine the accuracy of diagnostic assessments in Islamic religious learning used in the Merdeka Curriculum. This research is a systematic literature review using the Google Scholar database and Semantic Scholar Search. Based on the findings, identifying the appropriate assessment carried out in the use of the Merdeka Curriculum in Islamic learning is a diagnostic assessment. In its application, the assessment has many results of consideration in measuring and improving the competence of students, so that there will be many solutions in directing students according to their ability level, especially in memorization and understanding. However, the implementation in the field still has several obstacles. This is the basis for the importance of further research to be carried out.
Mengenal Tuhan (Pola Pembinaan Keagamaan eks Wanita Tuna Susilo) Hadziq, Abdulloh
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 3, No 2 (2019): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v3i2.6455

Abstract

AbastrakMasalah serius yang terjadi berkaitan dengan Wanita Tuna Susila (WTS) adalah semakin meningkatnya jumlah serta eksistensi Wanita Tuna Susila. Pembinaan keagamaan dilihat sebagai salah satu wadah atau media untuk memperbaiki dan mengembalikan kepribadian para wanita eks tuna susila sesuai dengan norma-norma dan ajaran syariat agama Islam yang berlaku. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptik dengan tekhnik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyebutkan pola pembinaan dapat dilakukan dengan menggunakan metode pembiasaan. Metode pembiasaan dilakukan dalam kegiatan yang bersifat lahiriyah dan juga batiniyah. Kegiatan yang bersifat lahiriyah dan batiniyah tersebut meliputi Konseling, pembinaan mental, sholat berjamaah, belajar al qur’an dan mengikuti kajian / pengajian.
PENGARUH BAHASA TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNISI ANAK Abdulloh Hadziq, M. Pd. I
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v3i3.2452

Abstract

AbstrakBahasa memegang peranan penting dalam kehidupan manusia, khusunya dalamkegiatan berkomunikasi. Demikian pula peran bahasa bagi anak, bahasa memberisumbangan yang signifikan dalam perkembangan anak menjadi dewasa. Piagetmemandang bahwa anak memainkan peran aktif didalam menyusunpengetahuannya mengenai realitas, anak tidak pasif menerima informasi. Sehinggadengan kemampuan kognitif ini, anak akan mampu berkomunikasi sesuai denganperkembangannya. Bahasa yang diwujudkan dalam sebuah kata-kata adalah bentukrepresentasi dari sebuah fakta, yang pada akhirnya mengklasifikasikan dalamkategori yang berbeda-beda dan memunculkan perbedaan budaya satu denganbudaya yang lain. Dengan demikian, bahasa mampu memfasilitasi potensi anakuntuk menalar dan berfikir sehingga pengetahuan anak akan berkembang.Kata Kunci: Bahasa, perkembangan kognisi, anakAbstractLanguage has an important role in human life, especially to communicate. And alsofor children, language gives significant contribution in their growth. Piaget saw thatthe children play important roles in constructing their knowledge about reality. Thechildren are not taking the information passively. So, with their cognitive ability thechildren can communicate appropriate to their development. The language in theform of words is representation of fact which eventully will classify differentcategories and initiate the differentiation among cultures. Thus, the language assistchildren’s potentials to comprehend and think so that their knowledge will bedeveloped.Keywords ; Language, Cognitive Development, Children
Comparative Study Balance of The Heart ibn Qayyum Al-Jawziyyah with Collective Unconsciousness the Collective Unconscious Carl Gustav Jung Hadziq, Abdulloh; Cem, Caroline; Sophie, Beguin; Sophie, Vandenhove
World Psychology Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Pariangan Batusangkar, West Sumatra, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55849/wp.v2i3.431

Abstract

The purpose of writing in this study is to describe the concepts presented by Ibn Qoyyum and Carl Jung about human perfection and tranquillity. the research is a qualitative study with a library research method. Ibn Qayyum explains that the health and safety of the soul is born if a person is able to balance the inner dimension and the physical dimension. while Carl Jung argues that a person's disconnection from collective unconsciousness can cause a person to spiritual dryness, existential dryness, and soul shock.
Sosiologi Tasawuf dalam Communo-Sufism Pemikiran Hadi Al-Alawy Hadziq, Abdulloh
Tafhim Al-'Ilmi Vol. 15 No. 01 (2023): Agustus 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37459/tafhim.v15i01.6843

Abstract

Penelitian ini mengambil kajian dari wacana tasawuf-sosiologi Abdul Kadir Riyadi dan tulisan Abdul Kadir Riyadi yang berjudul "Heterodoksi Tasawuf: Hadi al-Alawi dan Gagasan tentang Komuno-Sufisme" yang berisi tentang Tasawuf dan Komunisme oleh Hadi al-Alawy. Tasawuf-Sosiologi mencoba menemukan pola pengaruh dan peran tokoh atau ajaran tasawuf secara nyata terhadap masyarakat. Sedangkan Komuno-Sufisme adalah gagasan Hadi al-Alawy yang coba dibedah melalui pendekatan sosiologi tasawuf.Kata kunci: Sosiologi-tasawuf, Komunisme, Sufism