Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PRA PERANCANGAN FLASH TANK HHP BOILER POWER PLANT II (STUDI KASUS PT.PERTAMINA RU V BALIKPAPAN) Warsa, I Ketut; Megawati, Eka; Kumalasari, Prapti Ira; Monde, Junety
Jurnal Chemurgy Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Chemurgy-Desember 2019 (Article in Press)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/cmg.v3i2.3239

Abstract

Energi adalah salah satu komponen yang sangat berpengaruh terhadap profit suatu kilang. Mengingat besarnya biaya energi, maka perlu adanya pengelolaan energi. Diharapkan energi dapat dimanfaatkan secara efisien, sehingga  akan  menurunkan biaya energi dan menaikkan profit kilang. Salah satu pengelolaan energi sebagai konservasi energi yaitu memanfaatkan energi vapor (uap) yang dikandung oleh continuous blowdown yang dipisahkan oleh suatu alat yaitu berupa flash tank yang bertekanan 3,5 bar. Vapor (uap) yang terbentuk nantinya sebagai  heat input HHP Boiler terutama sebagai pemanas deaerator. Flash tank yang ada selama ini hanya bersifat individu dan vapor (uap) yang dihasilkan langsung dibuang ke udara bebas. Dalam perancangan flash tank, jenis data yang digunakan dalam penelitian adalah data teknik dan ekonomi. Dari hasil basis perhitungan untuk continuous blowdown sebagai feed  6,124 lb/sec, diperoleh jumlah massa vapor (uap) 1,719 lb/sec, sehingga tinggi  flash tank 5,38 ft (1,64 m), diameter dalam 2,69 ft (0,82 m) dan berdasarkan standar ASME dan API-ASME dan Materialnya adalah ASTM A 516 Gr.70, maka diperoleh ketebalan  dinding 0,25 inc, serta dari keekonomian, dengan adanya  flash tank dapat menghemat energi sebesar 7.297.979,325 Btu/jam  atau setara  $ 8.193,210/tahun dan dari evaluasi ekonomi berdasarkan NPV,IRR, PBP, IP dan BEP yang mana flash tank dinilai layak untuk dibangun. Kata Kunci : Analisis Perancangan, Konservasi Energi, Blowdown HHP Boiler, Nilai Ekonomi
Analisis Unjuk Kerja Pompa P-01 di Unit SWD PLANT (STUDI KASUS di PT.PERTAMINA REFINERY UNIT V BALIKPAPAN) I Ketut Warsa; Eka Megawati; Debora Ariyani
Jurnal Chemurgy Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Chemurgy-Desember 2018
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.757 KB) | DOI: 10.30872/cmg.v2i2.2235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar efisiensi berdasarkan data operasi terhadap performance test pompa sentrifugal tersebut. Pompa P-01 berjenis sentrifugal berfungsi mensuplai air laut ke bagian evaporator heat rejection, inter condenser dan pendingin kondensat pada sistem SWD Plant. Selama ini flow mengalami penurunan dengan indikasi pada FCV-101. Diperkirakan pompa tersebut sudah mengalami penurunan unjuk kerja (efisiensi). Berdasarkan hasil perhitungan dari data operasi didapat efisiensi sebesar 75,2% versus hasil performance test 83,0% (penurunan sebesar 7,8%). Hal tersebut disebabkan oleh adanya pembesaran clearence pada casing wearing ring dengan impeller wearing ring yangditandai penurunan kapasitas dari 2352 m3/jam menjadi 2190 m3/jam.Kata Kunci : SWD Plant, Pompa P-01, Unjuk Kerja
PRA PERANCANGAN FLASH TANK HHP BOILER POWER PLANT II (STUDI KASUS PT.PERTAMINA RU V BALIKPAPAN) I Ketut Warsa; Eka Megawati; Prapti Ira Kumalasari; Junety Monde
Jurnal Chemurgy Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Chemurgy-Desember 2019
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.907 KB) | DOI: 10.30872/cmg.v3i2.3712

Abstract

Energi adalah salah satu komponen yang sangat berpengaruh terhadap profit suatu kilang. Mengingat besarnya biaya energi, maka perlu adanya pengelolaan energi. Diharapkan energi dapat dimanfaatkan secara efisien, sehingga akan menurunkan biaya energi dan menaikkan profit kilang. Salah satu pengelolaan energi sebagai konservasi energi yaitu memanfaatkan energi vapor (uap) yang dikandung oleh continuous blowdown yang dipisahkan oleh suatu alat yaitu berupa flash tank yang bertekanan 3,5 bar. Vapor (uap) yang terbentuk nantinya sebagai heat input HHP Boiler terutama sebagai pemanas deaerator. Flash tank yang ada selama ini hanya bersifat individu dan vapor (uap) yang dihasilkan langsung dibuang ke udara bebas. Dalam perancangan flash tank, jenis data yang digunakan dalam penelitian adalah data teknik dan ekonomi. Dari hasil basis perhitungan untuk continuous blowdown sebagai feed 6,124 lb/sec, diperoleh jumlah massa vapor (uap) 1,719 lb/sec, sehingga tinggi flash tank 5,38 ft (1,64 m), diameter dalam 2,69 ft (0,82 m) dan berdasarkan standar ASME dan API-ASME dan Materialnya adalah ASTM A 516 Gr.70, maka diperoleh ketebalan dinding 0,25 inc, serta dari keekonomian, dengan adanya flash tank dapat menghemat energi sebesar 7.297.979,325 Btu/jam atau setara $ 8.193,210/tahun dan dari evaluasi ekonomi berdasarkan NPV,IRR, PBP, IP dan BEP yang mana flash tank dinilai layak untuk dibangun.Kata Kunci : Analisis Perancangan, Konservasi Energi, Blowdown HHP Boiler, Nilai Ekonomi
Analisis Kandungan Biodiesel Hasil Reaksi Transesterifikasi Minyak Jelantah Berdasarkan Perbedaan Kosentrasi Katalis NaOH Menggunakan GC-MS Amirul Mukminin; Eka Megawati; I Ketut Warsa; Yuniarti Yuniarti; Wildan Azizul Umaro; Dian Islamiati
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol 8 No 1 (2022): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1768.979 KB) | DOI: 10.35326/pencerah.v8i1.1897

Abstract

Pada penelitian ini telah diteliti pengaruh % konsentrasi massa katalis NaOH terhadap produksi metil ester (biodiesel) melalui transterifikasi minyak goreng bekas (minyak jelantah) dan metanol. Hasil tertinggi ditemukan pada katalis NaOH 0,6% dengan rendemen 85%. Sedangkan untuk penggunaan katalis NaOH 0,4; 0,5; dan 0,7% massa katalis adalah masing-masing 65,5%, 67,8% dan 72%. Instrumen Gas Chromatography (GC) dan Mass Spectrocopy (MS) telah mampu mendeskripsikan secara kualitatif dan kuantitatif kandungan biodiesel sintetik. Analisis GC-MS telah mengidentifikasi 3 puncak yang memiliki nilai area lebih tinggi dari 14 puncak yang terdeteksi sebagai metil ester asam lemak. Hasil kromatogram deteksi GC-MS menunjukkan bahwa 3 puncak tertinggi adalah pada puncak ke 7 yaitu metil oleat, luas area 55,47 % dan waktu retensi 17,967 menit; puncak ke 4 adalah metil palmitat dengan luas 36,66% dan waktu retensi 16,127 menit; dan puncak ke 8 adalah metil stearat dengan luas 4,41% dan waktu retensi 18,101 menit. Sementara itu, puncak 2 adalah metil mersitat dengan luas area hanya 1,15%.
Optimasi volume katalis H2SO4 dan waktu proses esterifikasi pada tahapan proses biodisel Eka Megawati; Andra Hendrawan Pratama; I Ketut Warsa; Adittya Octavian P Putra; Norhan Effendi; Yuniarti Yuniarti
Jurnal Teknik Kimia Vol 28 No 1 (2022): Jurnal Teknik Kimia
Publisher : Chemical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jtk.v28i1.1066

Abstract

Minyak jelantah merupakan minyak hasil penggorengan yang merupakan bahan tidak terpakai lagi. Minyak jelantah merupakan salah satu limbah rumah tangga. Adanya pengolahan terhadap minyak jelantah menjadi biodisel diharapkan dapat mengurangi limbah rumah tangga dan menjadi salah satu sumber energi baru terbarukan. Langkah awal untuk mengolah minyak jelantah menjadi biodiesel adalah dengan proses esterifikasi dengan mengukur nilai asam lemak bebas atau Free Fatty Acid (FFA). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu optimum yang digunakan saat proses esterifikasi dan membandingkan volume penggunaan katalis Asam Sulfat (H2SO4) menggunakan metode Anova. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimen. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah waktu pengendapan yaitu 12 jam sampai dengan 25 jam dan volume katalis yang dibandingkan adalah 6 ml dan 8 ml untuk setiap 200 ml minyak jelantah. Berdasarkan hasil Analisa diperoleh bahwa kondisi optimum yang dapat digunakan pada proses pengendapan yaitu pada waktu 25 jam dengan pemakaian katalis sebanyak 8 ml. Kesimpulan dari Analisa anova adalah nilai F hitung (4,800) > F tabel (2,424), maka dapat diartikan bahwa nilai FFA dari variasi katalis 6 ml dan 8 ml memiliki perbedaan yang signifikan dengan taraf signifikansi 5%.
Pengaruh Waktu Reaksi Pembuatan Biodiesel dari Minyak Jelantah dengan Bantuan Katalis Bassa NaOH terhadap Sifat Fisika dan Kimia Produk Biodiesel Amirul Mukminin; Eka Megawati; Debora Ariyani; I Ketut Warsa; Junety Monde; Sapril Sapril
Journal on Education Vol 5 No 2 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i2.1250

Abstract

The effect of the transesterification reaction time of 0.6% mass % NaOH catalyst in the formation of methyl ester (biodiesel) made from used waste cooking oil as raw material 6 times usage and methanol 1: 5 mass has been studied at 60°C. The reaction times used were 30, 40, and 45 minutes. All samples resulting from the transesterification reaction have been studied for their chemical and physical properties. Parameters of chemical properties included in the Indonesian National Standard (SNI) for all samples were % FFA, pH, while the water content was above the SNI standard. The physical property parameters for all samples that meet SNI are only flash point, color and 90% distillation. While the density of all test samples was lower than the SNI which was set at 850-890 Kg/m3, the results obtained for reaction times of 30, 40 and 45 minutes were 828, 833 and 836 Kg/m3 respectively. The highest yield was owned by a reaction time of 40 minutes, namely 80%. As for the reaction time of 35 and 45 minutes respectively 79 and 65%.
Pengaruh Waktu Reaksi Pembuatan Biodiesel dari Minyak Jelantah dengan Bantuan Katalis Bassa NaOH terhadap Sifat Fisika dan Kimia Produk Biodiesel Amirul Mukminin; Eka Megawati; Debora Ariyani; I Ketut Warsa; Junety Monde; Sapril Sapril
Journal on Education Vol 5 No 2 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The effect of the transesterification reaction time of 0.6% mass % NaOH catalyst in the formation of methyl ester (biodiesel) made from used waste cooking oil as raw material 6 times usage and methanol 1: 5 mass has been studied at 60°C. The reaction times used were 30, 40, and 45 minutes. All samples resulting from the transesterification reaction have been studied for their chemical and physical properties. Parameters of chemical properties included in the Indonesian National Standard (SNI) for all samples were % FFA, pH, while the water content was above the SNI standard. The physical property parameters for all samples that meet SNI are only flash point, color and 90% distillation. While the density of all test samples was lower than the SNI which was set at 850-890 Kg/m3, the results obtained for reaction times of 30, 40 and 45 minutes were 828, 833 and 836 Kg/m3 respectively. The highest yield was owned by a reaction time of 40 minutes, namely 80%. As for the reaction time of 35 and 45 minutes respectively 79 and 65%.
Optimasi Flowrate dan Beban Generator Terhadap Efisiensi Turbin C60-8.883/535 di PLTU PT. XYZ Unit 3 Kapasitas 1x60 MW Eka Megawati; Marsela Gantri Pirri; I Ketut Warsa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komponen utama di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) adalah turbin uap. Turbin uap berperan penting dalam performa pada suatu pembangkit. Nilai efisiensi turbin uap dapat dimaksimalkan dengan cara menaikkan flowrate dan beban generator. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh flowrate dan beban generator terhadap efisiensi turbin uap dan mengetahui nilai optimal efisiensi turbin C60-8.883/535. Metode yang digunakan yaitu dengan perhitungan kualitas uap, entalpi, fraksi massa, daya turbin isentropik, daya turbin aktual dan efisiensi turbin. Perhitungan menggunaka trial and error dengan variasi pada nilai flowrate dan beban generator. Hasil dari perhitungan nilai efisiensi tertinggi sebesar 87,53 % yang diperoleh dari nilai flowrate 123,53t/h dan beban generator 33,09 MW. Berdasarkan perhitungan efisiensi turbin uap, maka dapat disimpulkan dengan menaikkan flowrate dan beban generator akan menaikkan nilai efisiensi pada turbin uap, dan nilai optimal turbin uap sebesar 87,53 %.
ANALISA HASIL LIMBAH PLASTIK BERDASARKAN DISTILASI Eka Megawati; Bustam Sulaiman; I Ketut Warsa
PETROGAS: Journal of Energy and Technology Vol 2, No 1 (2020): March
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi MIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58267/petrogas.v2i1.32

Abstract

Mengingat kandungan energi yang tinggi dari bahan bakar plastik, maka potensi pemanfaatannya sebagai salah satu sumber energi memililiki prospek yang cukup bagus di masa mendatang. Tujuan penelitian ini menganalisa Spesifik Grafity (SG) dan menganalisa Initial Boiling Point (IBP) dan Final Boiling Point (FBP) dari hasil distilasi. Peralatan yang digunakan adalah satu set instalasi pengolahan plastik yang dirakit secara manual dan limbah padat plastik. Sebelum reactor dipergunakan, sampah plastik dijemur terlebih dahulu pada panas matahari. Sampah plastik yang telah dikeringkan dan dipilah dari zat pengotor dan dipotong sampai kecil. Kemudian dimasukkan ke dalam tempat umpan reaktor. Setelah itu, pemanas reactor dioperasikan. Pembakaran plastic atau proses pirolisis dilakukan sebanyak dua kali dengan total massa limbah plastik 4000 gr dan menghasilkan 975 ml. Dari hasil uji SG sebanyak dia kali, diperoleh rata-rata SG dari hasil pirolisis adalah 0,75835 dengan Initial Boiling Point (IBP) 67oC. Hal tersebut dapat diartikan bahwa SG tersebut mendekati SG Kerosin dan hasil IBP berada pada 67 oC dengan FBP yang belum terdeteksi.
ANALISA POTENSI PENINGKATAN KINERJA HHP BOILER BERDASARKAN PRINSIP NERACA PANAS I Ketut Warsa; Yuniarti Yuniarti; Eka Megawati
PETROGAS: Journal of Energy and Technology Vol 3, No 1 (2021): March
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi MIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58267/petrogas.v3i1.52

Abstract

The boiler is in charge of generating steam. The steam produced can be used for several purposes, among others: as a working fluid to drive steam engines such as turbine engines and compressor piston engines, as a heating medium for heating liquids so that they are always at a set temperature, as an auxiliary medium for processing and so on. . In the context of energy conservation today, energy use is very much taken into account, because energy consumption is closely related to operating costs. In principle, the more energy consumed means higher operating costs. For energy savings, it is expected that fuel consumption in the operation of the HHP Boiler is as optimal as possible, so as to provide the appropriate heat. To find out the above, it is necessary to calculate the performance of the boiler. In this case the compilers use the Heat Loss method with dual fuel (fuel oil and fuel gas). From the evaluation results of the HHP Boiler with a heat balance, the efficiency is 89.53%.