Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KESULITAN BELAJAR SISWA DAN UPAYA-UPAYA UNTUK MENGATASINYA (STUDI KASUS DI SMAN 6 KENDARI) Rizky, Ayu; Muharam, La Ode; Aspin, Aspin
Jurnal Ilmiah Bening : Belajar Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bening.v2i2.10641

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui penyebab siswa mengalami kesulitan belajar dan 2) untuk mengetahui upaya-upaya kepala sekolah, guru mata pelajaran dan guru BK dalam mengatasi kesulitan belajar siswa SMAN 6 Kendari. Jenis penelitian ini adalah peneliitian kualitatif. Subyek penelitian sebanyak 4 orang yakni kepala sekolah, 2 guru mata pelajaran dan 1 guru BK. Teknik pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara terstruktur. Hasil penelitian 1). Faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa di SMA Negeri 6 Kendari terdiri dari faktor fisik, psikologis, lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat, penguasaan materi sebelumnya dan media massa. 2) Dalam mengatasi kesulitan belajar, kepala sekolah melakukan supervisi terhadap guru mata pelajaran. Upaya guru mata pelajaran yakni memberikan remedial, menambah waktu belajar, menjelaskan pentingnya materi pelajaran, memotivasi, merubah sikap siswa terhadap pelajaran dan membentuk tutor teman sebaya. Upaya guru BK adalah memberikan layanan dalam mengembangkan diri, sikap dan kebiasaan belajar serta mengembangkan keterampilan belajar.            Kata Kunci: Kesulitan Belajar, Cara Mengatasi Kesulitan Belajar
Peningkatan Literasi Internet dan Etika Digital melalui Sosialisasi dan Diskusi Interaktif di SMA Muhammadiyah 1 Pontianak, Kalimantan Barat Rizky, Ayu; Nuruniyah, Nuruniyah; Arfan, Iskandar; Marlenywati, Marlenywati; Ananda Putri, De'a
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2515

Abstract

Latar Belakang: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 1 Pontianak sebagai respons terhadap masih rendahnya literasi digital dan penggunaan internet yang belum sepenuhnya bijak di kalangan siswa. Tujuan Studi: Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai manfaat dan risiko penggunaan internet, etika digital, serta penerapan penggunaan internet yang bertanggung jawab. Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi literasi digital dengan metode ceramah interaktif, diskusi, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test terhadap siswa peserta kegiatan. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap manfaat dan risiko penggunaan internet dari 60% sebelum kegiatan menjadi 80% setelah kegiatan. Selain itu, lebih dari 90% siswa menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai etika digital, dan 75% siswa mulai menerapkan perilaku penggunaan internet secara bijak dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menunjukkan bahwa program literasi digital yang dilaksanakan secara partisipatif dan interaktif mampu memberikan dampak positif yang terukur bagi siswa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat dalam upaya meningkatkan literasi digital di lingkungan sekolah menengah.
Integrated Behavioral Practices among Mothers of Stunted Children in a River Basin Community Marlenywati, Marlenywati; Budiastutik, Indah; Trisnawati, Elly; Rizky, Ayu; Ningsih, Winda Mulia
MEDICA (International Medical Scientific Journal) Vol. 8 No. 3 (2026): MEDICA (International Medical Scientific Journal)
Publisher : Borneo Scientific Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/medica.v8i3.949

Abstract

Stunting remains a significant public health challenge, particularly in vulnerable communities such as urban riverine settlements. This study aimed to evaluate changes in key behavioral practices following the implementation of an integrated behavioral intervention among mothers of stunted children under five in the Kapuas River Basin community of Pontianak. This study employed a one-group pretest–posttest quasi-experimental design involving 30 mothers of stunted children. The intervention consisted of modules on household hygiene practices, responsive caregiving, and active feeding practices, delivered through direct facilitation by trained health workers at Posyandu (integrated health service posts). Data were analyzed using paired sample t-tests to assess differences before and after the intervention. The findings demonstrated significant improvements across all three behavioral domains. Household hygiene practices improved with a moderate effect size, indicating better hygiene behaviors at the household level. The greatest improvement was observed in responsive caregiving, with a large effect size reflecting enhanced caregiver child interactions following the intervention. Active feeding practices also showed improvement, although with a small-to-moderate effect size, suggesting that changes in feeding behavior may require more intensive and sustained support. In conclusion, community-based integrated behavioral interventions are effective in improving caregiving and hygiene practices associated with stunting risk pathways in urban riverine communities. These findings highlight the importance of context-specific behavioral strategies as part of comprehensive, community-based stunting prevention efforts in high-risk environments.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU MELALUI DIGITALISASI PENCATATAN, PELAPORAN, DAN EDUKASI DI DESA SUNGAI MALAYA Rizky, Ayu; Mayarestya, Nita Putriasti; Arfan, Iskandar
Jurnal Abdi Negeriku Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v5i1.84024

Abstract

Program pemberdayaan kader Posyandu melalui digitalisasi pencatatan, pelaporan, dan edukasi di Desa Sungai Malaya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi data kesehatan balita. Posyandu berperan penting dalam upaya promotif dan preventif kesehatan balita, namun banyak kader yang masih mengandalkan pencatatan manual yang rentan terhadap kesalahan. Tujuan utama dari pengabdian ini adalah untuk melatih kader dalam menggunakan aplikasi digital seperti Microsoft Excel dan Sehat Indonesiaku (ASIK) untuk pencatatan yang lebih efisien. Program ini melibatkan pendampingan langsung dan pelatihan berbasis teknologi untuk meningkatkan keterampilan kader dalam memanfaatkan alat digital. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan kader dalam pengelolaan data kesehatan balita dan pembuatan materi edukasi berbasis digital. Penggunaan aplikasi digital tidak hanya mempercepat proses administrasi, tetapi juga mempermudah pelaporan yang lebih tepat waktu dan akurat. Hasil ini penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Posyandu, mendukung program pemerintah dalam menanggulangi stunting, dan mempercepat transformasi digital di tingkat desa.