Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Gerakan Sains Hijau: Pengenalan dan Edukasi Percobaan Sederhana berbasis Lingkungan untuk Siswa Sekolah dasar Pratika, Vindhy Dian Indah; Permatasari, Faudina; Al Aza, Nuzula
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.589

Abstract

Kegiatan Gerakan Sains Hijau merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mengenalkan konsep dan prinsip green chemistry kepada guru dan siswa, memberikan pengalaman belajar yang aktif, mendorong tumbuhnya literasi sains dan kesadaran lingkungan sejak usia dini.Yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah masih terbatasnya pelaksanaan praktikum IPA di sekolah dasar akibat minimnya sarana laboratorium dan kurangnya pelatihan bagi guru untuk menerapkan pembelajaran berbasis lingkungan. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif-kolaboratif, dengan tahap kegiatan mulai dari identifikasi dan observasi awal di sekolah mitra, pelatihan dan edukasi konsep green chemistry untuk guru,implementasi praktikum sederhana dan refleksi hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Gerakan Sains Hijau memberikan dampak dalam menumbuhkan budaya ilmiah yang kontekstual, kreatif, dan ramah lingkungan di sekolah dasar.  Siswa menyatakan pembelajaran menjadi lebih menarik dan mudah dipahami. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan karakter peduli lingkungan melalui pembiasaan ilmiah dan refleksi bersama. Secara keseluruhan,  Kegiatan ini diharapkan menjadi model pengabdian masyarakat yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di berbagai sekolah untuk memperkuat pendidikan sains berbasis lingkungan di Indonesia.
TRAINING PENGGUNAAN “MENDELEY REFERENCE MANAGER” SEBAGAI ALAT MANAJEMEN REFERENSI Utami, Rachma Bhakti; Amalia, Yessy Yuliana; Permatasari, Faudina; Maskur, Maskur
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v11i1.5320

Abstract

Kemajuan teknologi saat ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas, termasuk peneliti maupun mahasiswa. Salah satu kemajuan teknologi yang dapat dimanfaatkan khususnya dalam membantu membuat daftar pustaka adalah “Mendeley Reference Manager”. Mendeley merupakan salah satu dari beberapa alat manajemen referensi yang direkomendasikan baik jurnal nasional maupun jurnal bereputasi internasional. Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan training penggunaan “Mendeley Reference Manager” untuk memudahkan pengguna dalam membuat daftar pustaka otomatis. Metode pengabdian dilaksanakan melalui ceramah online, instruksi tentang penggunaan Mendeley reference manager, praktik penulisan sitasi dalam artikel ilmiah, dan tanya jawab. Peserta dalam pengabdian kepada masyarakat ini berjumlah 18 orang dengan berbagai latar belakang. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah para peserta dapat melakukan install “Mendeley Reference Manager” , membuat collection, membuat group kolaborasi hingga menyusun daftar pustaka otomatis. Kedepannya diharapkan para pengguna khususnya penelit dan mahasiswa dapat membuat daftar pustaka otomatis, dengan lebih baik, efektif, efisien dan meminimalisir kesalahan.
INNOVATIVE APPROACHES TO GEOGRAPHY LEARNING: A QUALITATIVE STUDY ON THE DEVELOPMENT OF GEO-CAPABILITIES Fitriana, Evi; Permatasari, Faudina
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 13, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v13i2.32334

Abstract

Abstrak: Pendidikan geografi saat ini menghadapi berbagai tantangan, di antaranya keterbatasan akses terhadap teknologi, kurangnya pelatihan guru, serta dominasi metode pengajaran tradisional yang kurang mendukung pengembangan kemampuan geografi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan sekaligus mengeksplorasi potensi pengembangan geo-capabilities di kalangan guru geografi di Jawa Timur dalam konteks keterbatasan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melibatkan 20 guru geografi dari berbagai sekolah sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan dokumentasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa geo-capabilities mencakup kemampuan mengintegrasikan pengetahuan geografi dengan teknologi digital, yang dapat meningkatkan keterampilan analisis data spasial, pemikiran kritis, dan pemecahan masalah. Faktor-faktor pendukung utama meliputi pelatihan profesional berkelanjutan, ketersediaan sumber daya digital, dukungan administrasi sekolah, serta jaringan kolaboratif antar guru. Meskipun dihadapkan pada sejumlah kendala, studi ini merekomendasikan pentingnya pelatihan teknis yang berkelanjutan, integrasi teknologi ke dalam kurikulum, dan penguatan kolaborasi guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran geografi dan menyiapkan siswa menghadapi tantangan abad ke-21.  Abstract:  Geography education currently faces various challenges, including limited access to technology, inadequate teacher training, and the dominance of traditional teaching methods that hinder the optimal development of geographical competencies. This study aims to identify the challenges and explore the potential for developing geo-capabilities among geography teachers in East Java under such limitations. A qualitative case study approach was employed, involving 20 geography teachers from different schools as participants. Data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and document analysis. The findings reveal that geo-capabilities encompass the ability to integrate geographical knowledge with digital technologies, which enhances spatial data analysis, critical thinking, and problem-solving skills. Key supporting factors include continuous professional development, availability of digital resources, administrative support from schools, and collaborative teacher networks. Despite existing constraints, this study recommends the implementation of ongoing technical training, curriculum integration of digital tools, and strengthened teacher collaboration to improve geography learning outcomes and better prepare students to meet 21st-century challenges.
Assessing Scientific Literacy of College Students with TOSLS (Test of Scientific Literacy Skills) Fitriana, Evi; Permatasari, Faudina
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 6 No. 1 (2024): Geographical Coverage: Indonesia, Malaysia, Turkey, Iraq, and Nigeria
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v6i1.5414

Abstract

This study aims to identify the scientific literacy skills of students at Malang State University based on gender, year of study, and study program. The research method uses quantitative description. The sampling technique uses purposive random sampling. The population of the study is S1 students at Universitas Negeri Malang who are pursuing education programs. The sample consists of 208 students, divided into 62 males and 146 females. The data collected includes the results of scientific literacy tests using the TOSLS (Test of Scientific Literacy Skills) instrument and demographic data from the respondents obtained through questionnaires. The test instrument is divided into nine indicators of scientific literacy, including the ability to identify scientific concepts, evaluate the validity of sources, and interpret graphs. Data analysis was conducted using the KR20 reliability test, Shapiro-Wilk normality test, and non-parametric analysis such as Mann-Whitney and Kruskal-Wallis. The results of the study showed that the average level of success in questions was 73.37%, based on gender, with details of male respondents with a score of 74.38% and female respondents with a score of 72.36%. The level of scientific literacy of students based on the year of study in working on questions decreased from the first year to the third year (first year = 37%; second year = 46%; third year = 17%). There was a difference in the level of success in completing questions statistically based on the study program, which showed significance (H = 47.93; p <0.05). Geography education students' scores in solving test questions were second worst compared to students studying Biology, Physics, and Chemistry, so they had to do more science-based activities in each lecture activity.
GREEN CHEMISTRY PRACTICAL GUIDE INTEGRATING THE CONCEPTS OF SCIENCE LITERACY AND ENVIRONMENTAL AWARENESS Pratika, Vindhy Dian; Permatasari, Faudina; Gintano, Pharaye
JURNAL PENA SAINS Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Pena Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jps.v12i2.32004

Abstract

Science education at the elementary school level has an important role in forming the basis of scientific knowledge while fostering character values, including environmental awareness. The background of this research is based on the need for science learning that not only emphasizes cognitive aspects, but also forms an environmentally conscious character from an early age. This research aims to develop a practical guide and see the feasibility of the guide with the theme of Green Chemistry that integrates the concept of scientific literacy and environmental awareness, which is intended for fifth grade elementary school students. The research method used is research and development (RD) with the 4D development model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The results of the study indicate that the development of a Green Chemistry practical guide that integrates scientific literacy and environmental awareness is declared very feasible to be developed. The results of the development of the practical guide from the validation results of material experts showed that 87% were declared very feasible, the results of the validation results of media experts produced a feasibility percentage of 84% in the very feasible category, and the results of the practicality of the readability by students of the practical guide showed an average result of 82.40% which stated very feasible. Thus, this practical guide can be used by teachers and students as a source of independent learning that can increase environmental awareness.