Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EFEKTIVITAS TEKNIK MODELING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN GERAKAN SHALAT BAGI ANAK TUNAGRAHITA KATEGORI SEDANG Revi Maitati; Armaini
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 2 No. 1 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Novembe
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.851 KB)

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan tentang seorang anak tunagrahita kategori sedang yang mengalami kesulitan saat mempraktikkan gerakan shalat. Terlihat pada saat anak mempraktikkan gerakan shalat anak hanya melakukan dengan asal-asalan dan belum tepat melakukan setiap gerakan shalat. Penelitian ini bertujuan agar terbuktinya apakah teknik modeling efektif meningkatkan kemampuan gerakan shalat anak tunagrahita kategori sedang. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian subjek tunggal/ Single Subject Research (SSR), dengan desain A-B-A. Baseline (A1) merupakan kemampuan awal dalam melakukan gerakan shalat, intervensi (B) merupakan kondisi dimana diterapkannya teknik modeling kepada subjek yang diteliti, dan baseline (A2) merupakan kemampuan anak setelah diberhentikannya intervensi. Teknik analisis datanya menggunakan analisis visual grafik. Pengukuran variabelnya dengan menggunakan persentase dari jumlah butir instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan gerakan shalat, dimana pada baseline (A1) dan intervensi (B) Overlape yaitu 0% sedangkan baseline (A2) dan intervensi (B) Overlape yaitu 50%. Semakin kecil persentase Overlape, maka semakin baik pengaruh intervensi/perlakuan terhadap perubahan tingkah laku. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh menunjukkan bahwa teknik modeling efektif meningkatkan kemampuan gerakan shalat anak tunagrahita kategori sedang.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI METODE VISUAL, AUDITORI, KINESTETIK, TAKSTIL (VAKT) PADA ANAK DISLEKSIA Yovi Van Donal; Armaini; Elsa Efrina
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 2 No. 1 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Novembe
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.034 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak disleksia. Subjek dalam penelitian ini adalah anak disleksia kelas 3 SDLB di SLB YMIK Bayang. Penelitian dilaksanakan di SLB YMIK Bayang. Metode yang digunakan adalah SSR (penelitian subjek tunggal) dengan desainnya AB. Desain A merupakan kondisi dasar yaitu kondisi sebelum diberikan konsultasi dan desain B merupakan kondisi saat diberikan bantuan atau intervensi. Hasil dari analisis grafik visual dari penelitian ini menunjukkan menggunakan media visual, auditori, kinestetik, taksil (VAKT) memberikan pengaruh terhadap kemampuan membaca permulaan anak disleksia. Kemudian hasil penelitian ini juga terbukti pada perubahan terbukti dari variabel ke variabel. Perubahan level setiap antar kondisi A / B yaitu 29,19% - 25% = 4, 14% dan hasil persentase tumpang tindih pada intervensi (B) dan baseline (A) yang diperoleh 11,11%. Dari hasil penilaian ini dapat ditarik kesimpulan dari metode VAKT ini dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak kesulian membaca atau disleksia.
Penentuan Kadar Astaxanthin, Uji Antiinflamasi Dan Sitotoksik Terhadap Sel Kanker Payudara Ekstrak Aseton Spirulina Platensis Armaini; Syafrizayanti; Zara Aulia
Jurnal Kimia Unand Vol. 11 No. 1 (2022): May 2022
Publisher : Departemen Kimia Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jku.11.1.25-32.2022

Abstract

Spirulina platensis is a microalgae widely used in the health sector due to its micronutrients, biopigment such as astaxanthin. Astaxanthin is carotenoid belonging to strong antioxidant, which has anti-inflammatory and cytotoxic effects on MCF-7 breast cancer cells. This study aims to determine astaxanthin contents, to investigate the anti-inflammatory activity and cytotoxic potential of breast cancer cells MCF-7 treated with acetone extract from Spirulina platensis. Extraction is done by maceration method. Astaxanthin contents were determined using UV-Vis spectrophotometer set to 479 nm. The anti-inflammatory assays were performed using inhibition of protein denaturation method and cytotoxic assays were performed using the MTT method. From results of study, the extract contained 6,3008 mg/L astaxanthin. The IC50 values for anti-inflammatory and cytotoxic tests ​​were 363,399 mg/L and 66,68 mg/L, respectively. According to the result of the tests, acetone extract from Spirulina platensis showed anti-inflammatory activity and moderate cytotoxic activity against MCF-7 breast cancer cells.
Effects of Nutrition and Multiple Media Concentration on Growth and Yield Planting Plant Celery (Apium graveolens L.) with the Hydroponics Wick System Lestari, Dina; Armaini; Gusmawartati
Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Vol. 11 No. 3 (2020): Jurnal Hortikultura Indonesia
Publisher : Indonesian Society for Horticulture / Department of Agronomy and Horticulture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jhi.11.3.183-191

Abstract

Budidaya dengan sistem wick (sumbu) secara hidroponik menggunakan nutrisi dengan berbagai konsentrasi pada penggunaan beberapa media tanam diharapkan mampu mengoptimalkan pertumbuhan dan produksi tanaman seledri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media tanam pada pemberian berbagai konsentrasi nutrisi serta mendapatkan media tanam terbaik dan konsentrasi nutrisi yang tepat dengan sistem wick secara hidroponik. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kasa Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Riau, mulai Juni sampai Oktober 2019. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi, terdiri dari petak utama nutrisi: AB-MIX 1000 ppm, AB-MIX 1200 ppm, AB-MIX 1400 ppm, AB-MIX 1600 ppm, anak petak media tanam: arang sekam, cocopeat, serbuk gergaji, dilakukan sebanyak 3 ulangan. Peubah yang diamati terdiri dari: tinggi tanaman, jumlah tangkai daun utama, jumlah daun, berat segar konsumsi per tanaman dan berat akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media tanam serbuk gergaji dengan nutrisi 1000-1200 ppm memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman seledri terbaik, berpengaruh nyata pada tinggi tanaman dan jumlah tangkai daun utama. Pemberian nutrisi 1000-1200 ppm cendrung memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman terbaik sedangkan media tanam serbuk gergaji dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman seledri secara nyata pada semua peubah yang diamati. Kata kunci: hydroponik sistem wick, konsentrasi nutrisi, media tanam, seledri
Quality Enhancement of Probiotic Yogurt Parijoto Fruit (Medinilla speciosa) Fortification Physicochemical, Microbiological, Structural, and Sensory Evaluation Kusuma, Valentina Carladhea; Maula, Agnis Dianatul; Sumbaga, Nariswari Prabaswara; Dewi, Cecilia Shinta; Radiati, Lilik Eka; Armaini
Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : Faculty of Animal Science Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jitek.2026.021.01.7

Abstract

The increasing consumption of dairy products in Indonesia is often limited by the short shelf life and low stability of fresh milk. One strategy to improve the functional value of dairy products is by processing milk into probiotic yogurt and enriching it with natural bioactive ingredients. Parijoto fruit (Medinilla speciosa), an indigenous Indonesian plant rich in phenolic compounds, flavonoids, anthocyanins, and minerals, has strong potential as a functional additive in fermented dairy products. This study aimed to evaluate the effect of parijoto fruit puree on the physicochemical and microbiological characteristics of probiotic yogurt. The experiment used a Completely Randomized Design (CRD) with five levels of parijoto puree (0%, 5%, 10%, 15%, and 20%) and four replications. Observed parameters included pH, titratable acidity, moisture content, protein content, total lactic acid bacteria (LAB), color characteristics, as well as microstructure and mineral profile using FESEM-EDS analysis. Results showed that parijoto puree significantly affected pH, titratable acidity, color, and total LAB, but did not significantly influence moisture content. Increasing concentrations decreased pH and increased acidity due to organic acids in the fruit. Protein content tended to decline at higher concentrations, while LAB counts decreased, likely due to antimicrobial compounds such as flavonoids and tannins. Color intensity, especially redness, increased with higher concentrations because of anthocyanin pigments. Microstructural analysis indicated a more compact gel network at moderate concentrations, while mineral analysis confirmed the presence of essential elements such as Ca, K, P, Mg, and Na. In conclusion, parijoto fruit puree improves yogurt characteristics and has potential as a functional ingredient.