Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL DI KOTA MAKASSAR (Studi Kasus Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar) Sudirman, Muh.; Wahyudi Gani, Andika; Asis, Nurul Asmi
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 1 (Maret 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aims to determine (1) The implementation of the law for children who are victims of sexual violence in the Makassar City Women's Empowerment and Child Protection Service (2) The obstacles to the Women's Empowerment and Child Protection Service in efforts to legally protect children who are victims of sexual violence. To achieve this goal, researchers used data collection techniques through interviews. The research data that has been collected and obtained is then analyzed qualitatively to determine the implementation of legal protection and the obstacles faced by the Makassar City Women's Empowerment and Child Protection Service. The results of the research show that (1) Implementation of the application of the law by the Women's Empowerment and Child Protection Service shows that significant efforts have been made in providing protection and justice for children who are victims (2) The obstacles faced by the Makassar City Women's Empowerment and Child Protection Service have several obstacles. such as from the victims themselves, obstacles in the field and also the lack of socialization or education from law enforcement officials.Keybords: Legal Protection, Sexual Violence, Children, DP3A Abstak: Penelitian in bertujuan untuk mengetahui (1) Implementasi penerapan hukum bagi anak yang menjadi korban kekerasan seksual di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar (2) Kendala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam upaya perlindungan hukum pada anak korban kekerasan seksual. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan Teknik pengumpulan data melalui wawancara. Dari data penelitian yang telah dikumpulkan dan diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif untuk mengetahui Implementasi perlindungan hukum dan Kendala yang dihadapi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Implementasi Penerapan hukum oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menunjukkan bahwa upaya yang signifikan dalam memberikan perlindungan dan keadilan bagi anak yang menjadi korban (2) Kendala yang dihadapi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota makassar memiliki beberapa kendala seperti dari korbannya sendiri,kendala di lapangan dan juga kurangnya sosialisasi atau edukasi dari apparat penegak hukum.Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Kekerasan Seksual, Anak, DP3A
KONSEP AMANAH DALAM PERSPEKTIF FIKIH SIYASAH: IMPLIKASINYA TERHADAP PERILAKU PEJABAT EKSEKUTIF Haras Rasyid, Muh.; Sudirman, Muh.; Herawaty, Andi
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 20, Nomor 1 (April 2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v20i1.71128

Abstract

Tema sentral dari tulisan ini adalah konsep amanah. Dengan kajian pendekatan sosial politik dan agama, dihubungkan pembahasannya dengan menekankan pada persoalan prilaku para oknum yang memangku jabatan dalam pemerintahan formal. Tujuannya adalah untuk mengetahui dan mendalami bagaimana seorang pejabat mempraktikan konsep atau prinsip amanah dalam melaksanakan tugasnya. Sebab dalam mencermati prilaku pejabat khususnya di Indonesia saat ini,  sudah bukan rahasia lagi tidak sedikit pejabat dan yang bermitra dengannya terjerat oleh pelanggaran hukum, utamanya tindak pidana korupsi atau KKN. Konsep amanah dalam Islam, sangat dianjurkan bahkan wajib untuk diterapkan oleh siapapun pejabat atau pemimpin pada setiap tingkatan. Karena konsep ini asasnya adalah anugrah Allah swt. yang diamanahkan kepada manusia untuk dijalankan  sebagai pedoman yang sangat  esensi dalam mengarahkan hati, pikiran dan perbuatan para pejabat agar  berprilaku baik dan tidak ada niat untuk melakukan tindakan tercela, baik dilihat dari sudut pandang hukum negara maupun dari segi agama, sehingga mendorong terwujudnya “baldatun tayyibatu wa rabbun gafur”
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF UNTUK MENINGKATKAN MINAT PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SMA MANDIRI MAKASSAR Fadilah, Nur Aisyag Alya; Agus, Andi Aco; Sudirman, Muh.
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 2 (Juli 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis media pembelajaran inovatif yang paling efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep Pendidikan Pancasila serta mendeskripsikan pengaruh penggunaan media tersebut terhadap aktivitas belajar peserta didik. Fokus penelitian ini terletak pada efektivitas media pembelajaran inovatif, khususnya video animasi interaktif, dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas X pada materi Pendidikan Pancasila sebagai dasar negara. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di SMA Negeri Mandiri Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran inovatif memiliki kontribusi signifikan dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan kontekstual. Penggunaan media seperti video animasi interaktif, permainan edukatif, serta visualisasi materi mampu membantu siswa memahami konsep-konsep abstrak secara lebih konkret dan menyenangkan. Penerapan media tersebut juga mendorong peningkatan motivasi, partisipasi aktif, dan keterlibatan emosional siswa selama proses pembelajaran. Selain itu, keberhasilan penggunaan media pembelajaran sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor penting seperti kesesuaian materi dengan media yang digunakan, keterlibatan aktif peserta didik, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung di lingkungan sekolah. Dengan demikian, media pembelajaran inovatif, terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan aktivitas belajar peserta didik dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila, sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran secara keseluruhan.
PERAN MAHASISWA PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI PESERTA DIDIK DI SMP MAHA PUTRA TELLO Putri, Marsanda; Kasmawati, Andi; Sudirman, Muh.
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 2 (Juli 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Untuk mengetahui kesiapan mahasiswa dalam meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik SMP Maha Putra Tello (2) Untuk mengetahui strategi yang digunakan mahasiswa program kampus mengajar dalam meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik SMP Maha Putra Tello. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Untuk memperoleh data terkait dengan tujuan penelitian ini, maka digunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sumber informan peneliti adalah Kepala Sekolah, Guru, Peserta didik dan Mahasiswa program Kampus Mengajar di SMP Maha Putra Tello. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kesiapan mahasiswa dalam Program Kampus Mengajar untuk meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik SMP Maha Putra Tello  sangat bergantung pada pemahaman mereka terhadap konsep literasi dan numerasi, berdasarkan kesiapan mental, akademik, serta pembekalan yang komprehensif. (2) Strategi yang digunakan mahasiswa Program Kampus Mengajar dalam meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik SMP Maha Putra Tello difokuskan pada pemanfaatan teknologi dan media digital, pembelajaran kontekstual yang menarik, serta pendampingan khusus yang berpusat pada kebutuhan individu peserta didik.
Pendekatan Rehabilitatif terhadap Narapidana Perempuan Lanjut Usia di Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa: Implikasi bagi Kebijakan Pemasyarakatan Lumba Rego, Geby; Sudirman, Muh.; Wahyudi Gani, Andika
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 4 (Desember 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v12i4.75539

Abstract

This study aims to determine: (1) To find out how the implementation of the rehabilitative approach to elderly female prisoners at Class II A Sungguminasa Penitentiary. (2) To find out what are the challenges in implementing the rehabilitative approach for elderly female prisoners at Class II A Sungguminasa Penitentiary. This type of research is a case study research using a descriptive approach. Data collection techniques used include: observation, interviews, and documentation. The data obtained from the research results were processed using descriptive qualitative data analysis. The results of this study indicate that: (1) The implementation of the rehabilitative approach for elderly female prisoners is a psychosocial approach that aims to improve the psychological and social aspects of prisoners, the implementation includes screening and initial assessment, social rehabilitation services, and final assessment. Then regarding the guidance that has referred to the regulations for prisoner guidance in force in Indonesia, the guidance that applies in Correctional Institutions is personality and independence guidance. However, in the implementation of this guidance, it is adjusted to the conditions and abilities of the elderly prisoners themselves. (2) the challenges faced in the implementation of the rehabilitation program for the elderly, namely physical limitations are one of the main challenges faced in the rehabilitation program, many prisoners have difficulty following programs that require more intense physical activity or require extra energy. Limited infrastructure and facilities are also one of the challenges in rehabilitation, although they are adequate, but the limitations of overcrowding (excess residents) cause some facilities to not be fully adjusted to the needs of elderly prisoners.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL TIKTOK DALAM MENINGKATKAN WAWASAN KEBANGSAAN PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 3 TAKALAR Hidayanti, Nurul; Bakhtiar, Bakhtiar; Sudirman, Muh.
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 3 (September 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan media sosial Tiktok dalam meningkatkan wawasan kebangsaan peserta didik di SMP Negeri 3 Takalar. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui penggunaan media sosial Tiktok oleh peserta didik; (2) Mengetahui pemahaman peserta didik terhadap konten di media sosial Tiktok yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan; serta (3) Mengetahui dampak penggunaan media sosial Tiktok terhadap wawasan kebangsaan peserta didik.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peserta didik tergolong aktif dalam menggunakan media soail Tiktok ,dengan durasi penggunaan yang bervariasi.peserta didik tidak hanya memanfaatkan Tiktok sebagai media hiburan,tetapi  juga sebagai sumber informasi,edukasi dan komunikasi.(2) Peserta didik menunjukkan pemahaman yang cukup baik terhadap konten yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan di media sosial Tiktok, (3).Media sosial Tiktok memberikan dampak positif terhadap peningkatan wawasan kebangsaan peserta didik.konten-konten yang relevan mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air,kebanggaan sebagai warga negara indonesia,serta mendorong keterlibatan aktif dalam kegiatan yang mendukung penguatan nilai-nilai kebangsaan.
PKM Pelatihan Pembagian Warisan Bagi Anggota Perkumpulan Islam Paramartha-Qudusiyah Makassar Mustaring, Mustaring; Sudirman, Muh.; Rivai, Andi Muhammad; Risal, Andi Akram Nur; Rivai, Andi Tenri Ola
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (September 2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/teknovokasi.v3i3.10544

Abstract

Rendahnya kesadaran dan pemahaman masyarakat Muslim terhadap Hukum Kewarisan Islam (Ilmu Faraidl) menyebabkan ketidakkonsistenan dalam pengamalan ajaran agama, khususnya terkait pembagian harta warisan dalam keluarga. Banyak jamaah yang hanya mengandalkan informasi parsial dan tidak sistematis, sehingga berpotensi menimbulkan perselisihan di kemudian hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan mengenai konsep dasar Hukum Waris Islam, golongan ahli waris, bagian masing-masing ahli waris, serta tata cara dan mekanisme pembagian harta warisan kepada anggota jamaah PIP-Q Sektor Makassar. Kegiatan dilaksanakan oleh tim dari Universitas Negeri Makassar melalui beberapa sesi ceramah, diskusi, tanya jawab, dan latihan kasus kewarisan yang terstruktur, baik secara luring maupun daring. Hasil pelatihan menunjukkan antusiasme peserta yang sangat tinggi, jumlah peserta yang melampaui target, serta peningkatan pemahaman yang tercermin dari hasil evaluasi dan kebutuhan peserta untuk membentuk kelompok kajian lanjutan. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran hukum dan pengamalan Hukum Kewarisan Islam secara lebih kaffah, sekaligus memperkuat keharmonisan keluarga melalui pembagian harta waris yang lebih adil dan sesuai syariat.
ASPEK SOSIOLOGIS DALAM PENGEMBANGAN HUKUM ISLAM DI INDONESIA Aminullah, Amiruddin; Sudirman, Muh.
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 2 (2025): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ash.v11i2.1885

Abstract

Pengembangan hukum Islam khususnya di Indonesia, tidak dapat dipisahkan dari konteks sosial dan budaya masyarakat. Aspek sosiologis memainkan peran penting dalam memahami bagaimana hukum Islam diterapkan dan diterima dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis aspek sosiologis dalam pengembangan hukum Islam di Indonesia, termasuk pengaruh struktur sosial, nilai-nilai budaya dan dinamika masyarakat terhadap penafsiran dan penerapan hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek sosiologi memiliki dampak signifikan terhadap pengembangan hukum Islam dan dapat membantu meningkatkan pemahaman tetang bagaimana hukum Islam dapat diterapkan daalam konteks masyarakat yang beragam. Penelitian ini berimplikasi pada pengembangan hukum Islam yang lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan masyarakat
Tradisi Perkawinan Masyarakat Di Desa Karelayu Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto Dalam Perspektif Hukum Islam Sudirman, Muh.; Mustaring, Mustaring; Hambali, Dwi Januarti
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 1 (2023): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ash.v9i1.151

Abstract

This study aims to determine: 1) The implementation of community marriage traditions in Karelayu Village, Tamalatea District, Jeneponto Regency in the perspective of Islamic Law, 2) Community views regarding the implementation of marriage. The research method used in this study is qualitative research methods. Data collection techniques include: observation, interviews, and documentation. The data obtained from the results of the study were processed using data analysis in a qualitative descriptive manner. The results showed that: 1) The implementation of the community marriage tradition in Karelayu Village, Tamalatea District, Jeneponto Regency was in accordance with the prevailing Islamic religious recommendations. Starting at the Mange A'boya stage to A'matoang. 2) The marriage tradition is a hereditary inheritance that has a close correlation with religion and will not be displaced by changing times.
INTERNALISASI NILAI MORAL DALAM KELUARGA SEBAGAI BASIS PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK Supardin, Muhammad Fauzan; Sudirman, Muh.; Suyitno, Imam
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 12 No. 1 (2026): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ash.v12i1.1893

Abstract

Abstract: The formation of children's morals within the family environment is a crucial process involving the inculcation of noble values, ethics, and good behavior from an early age. The family serves as the primary foundation in developing a child's character and personality, establishing a moral basis that will guide them in social life. This study aims to analyze and describe how children's morals are formed within the family environment in Kareloe Village, Bontoramba District, Jeneponto Regency. This research employed a qualitative approach with a descriptive research type. The research location was Kareloe Village, Bontoramba District, Jeneponto Regency. The research subjects were families in Kareloe Village selected through purposive sampling. Data collection techniques used were observation, in-depth interviews, and documentation. The collected data were analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing.  Based on the research findings, it was discovered that the formation of children's morals in Kareloe Village is carried out through various methods, including: (1) examples from parents and other family members, (2) religious education and religious values, (3) habituation of good and polite behavior, (4) giving advice and reprimands, and (5) involving children in social and religious activities in the community. Nevertheless, challenges in children's moral formation were still found, such as the negative influence of social media and peer environment. The results of this study indicate that the family's role is highly dominant in the formation of children's morals in Kareloe Village. Cooperation among parents, the community, and educational institutions is expected to further strengthen the formation of children's morals to become individuals with good character and morality.