Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL DI KOTA MAKASSAR (Studi Kasus Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar) Sudirman, Muh.; Wahyudi Gani, Andika; Asis, Nurul Asmi
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 1 (Maret 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aims to determine (1) The implementation of the law for children who are victims of sexual violence in the Makassar City Women's Empowerment and Child Protection Service (2) The obstacles to the Women's Empowerment and Child Protection Service in efforts to legally protect children who are victims of sexual violence. To achieve this goal, researchers used data collection techniques through interviews. The research data that has been collected and obtained is then analyzed qualitatively to determine the implementation of legal protection and the obstacles faced by the Makassar City Women's Empowerment and Child Protection Service. The results of the research show that (1) Implementation of the application of the law by the Women's Empowerment and Child Protection Service shows that significant efforts have been made in providing protection and justice for children who are victims (2) The obstacles faced by the Makassar City Women's Empowerment and Child Protection Service have several obstacles. such as from the victims themselves, obstacles in the field and also the lack of socialization or education from law enforcement officials.Keybords: Legal Protection, Sexual Violence, Children, DP3A Abstak: Penelitian in bertujuan untuk mengetahui (1) Implementasi penerapan hukum bagi anak yang menjadi korban kekerasan seksual di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar (2) Kendala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam upaya perlindungan hukum pada anak korban kekerasan seksual. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan Teknik pengumpulan data melalui wawancara. Dari data penelitian yang telah dikumpulkan dan diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif untuk mengetahui Implementasi perlindungan hukum dan Kendala yang dihadapi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Implementasi Penerapan hukum oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menunjukkan bahwa upaya yang signifikan dalam memberikan perlindungan dan keadilan bagi anak yang menjadi korban (2) Kendala yang dihadapi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota makassar memiliki beberapa kendala seperti dari korbannya sendiri,kendala di lapangan dan juga kurangnya sosialisasi atau edukasi dari apparat penegak hukum.Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Kekerasan Seksual, Anak, DP3A
KONSEP AMANAH DALAM PERSPEKTIF FIKIH SIYASAH: IMPLIKASINYA TERHADAP PERILAKU PEJABAT EKSEKUTIF Haras Rasyid, Muh.; Sudirman, Muh.; Herawaty, Andi
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 20, Nomor 1 (April 2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v20i1.71128

Abstract

Tema sentral dari tulisan ini adalah konsep amanah. Dengan kajian pendekatan sosial politik dan agama, dihubungkan pembahasannya dengan menekankan pada persoalan prilaku para oknum yang memangku jabatan dalam pemerintahan formal. Tujuannya adalah untuk mengetahui dan mendalami bagaimana seorang pejabat mempraktikan konsep atau prinsip amanah dalam melaksanakan tugasnya. Sebab dalam mencermati prilaku pejabat khususnya di Indonesia saat ini,  sudah bukan rahasia lagi tidak sedikit pejabat dan yang bermitra dengannya terjerat oleh pelanggaran hukum, utamanya tindak pidana korupsi atau KKN. Konsep amanah dalam Islam, sangat dianjurkan bahkan wajib untuk diterapkan oleh siapapun pejabat atau pemimpin pada setiap tingkatan. Karena konsep ini asasnya adalah anugrah Allah swt. yang diamanahkan kepada manusia untuk dijalankan  sebagai pedoman yang sangat  esensi dalam mengarahkan hati, pikiran dan perbuatan para pejabat agar  berprilaku baik dan tidak ada niat untuk melakukan tindakan tercela, baik dilihat dari sudut pandang hukum negara maupun dari segi agama, sehingga mendorong terwujudnya “baldatun tayyibatu wa rabbun gafur”
PERAN MAHASISWA PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI PESERTA DIDIK DI SMP MAHA PUTRA TELLO Putri, Marsanda; Kasmawati, Andi; Sudirman, Muh.
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 2 (Juli 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Untuk mengetahui kesiapan mahasiswa dalam meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik SMP Maha Putra Tello (2) Untuk mengetahui strategi yang digunakan mahasiswa program kampus mengajar dalam meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik SMP Maha Putra Tello. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Untuk memperoleh data terkait dengan tujuan penelitian ini, maka digunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sumber informan peneliti adalah Kepala Sekolah, Guru, Peserta didik dan Mahasiswa program Kampus Mengajar di SMP Maha Putra Tello. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kesiapan mahasiswa dalam Program Kampus Mengajar untuk meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik SMP Maha Putra Tello  sangat bergantung pada pemahaman mereka terhadap konsep literasi dan numerasi, berdasarkan kesiapan mental, akademik, serta pembekalan yang komprehensif. (2) Strategi yang digunakan mahasiswa Program Kampus Mengajar dalam meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik SMP Maha Putra Tello difokuskan pada pemanfaatan teknologi dan media digital, pembelajaran kontekstual yang menarik, serta pendampingan khusus yang berpusat pada kebutuhan individu peserta didik.
PKM Pelatihan Pembagian Warisan Bagi Anggota Perkumpulan Islam Paramartha-Qudusiyah Makassar Mustaring, Mustaring; Sudirman, Muh.; Rivai, Andi Muhammad; Risal, Andi Akram Nur; Rivai, Andi Tenri Ola
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (September 2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/teknovokasi.v3i3.10544

Abstract

Rendahnya kesadaran dan pemahaman masyarakat Muslim terhadap Hukum Kewarisan Islam (Ilmu Faraidl) menyebabkan ketidakkonsistenan dalam pengamalan ajaran agama, khususnya terkait pembagian harta warisan dalam keluarga. Banyak jamaah yang hanya mengandalkan informasi parsial dan tidak sistematis, sehingga berpotensi menimbulkan perselisihan di kemudian hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan mengenai konsep dasar Hukum Waris Islam, golongan ahli waris, bagian masing-masing ahli waris, serta tata cara dan mekanisme pembagian harta warisan kepada anggota jamaah PIP-Q Sektor Makassar. Kegiatan dilaksanakan oleh tim dari Universitas Negeri Makassar melalui beberapa sesi ceramah, diskusi, tanya jawab, dan latihan kasus kewarisan yang terstruktur, baik secara luring maupun daring. Hasil pelatihan menunjukkan antusiasme peserta yang sangat tinggi, jumlah peserta yang melampaui target, serta peningkatan pemahaman yang tercermin dari hasil evaluasi dan kebutuhan peserta untuk membentuk kelompok kajian lanjutan. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran hukum dan pengamalan Hukum Kewarisan Islam secara lebih kaffah, sekaligus memperkuat keharmonisan keluarga melalui pembagian harta waris yang lebih adil dan sesuai syariat.
Tradisi Perkawinan Masyarakat Di Desa Karelayu Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto Dalam Perspektif Hukum Islam Sudirman, Muh.; Mustaring, Mustaring; Hambali, Dwi Januarti
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 1 (2023): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ash.v9i1.151

Abstract

This study aims to determine: 1) The implementation of community marriage traditions in Karelayu Village, Tamalatea District, Jeneponto Regency in the perspective of Islamic Law, 2) Community views regarding the implementation of marriage. The research method used in this study is qualitative research methods. Data collection techniques include: observation, interviews, and documentation. The data obtained from the results of the study were processed using data analysis in a qualitative descriptive manner. The results showed that: 1) The implementation of the community marriage tradition in Karelayu Village, Tamalatea District, Jeneponto Regency was in accordance with the prevailing Islamic religious recommendations. Starting at the Mange A'boya stage to A'matoang. 2) The marriage tradition is a hereditary inheritance that has a close correlation with religion and will not be displaced by changing times.
Analisis Sosio-Legal terhadap Praktik Perkawinan Usia Dini: Studi pada Masyarakat Pedesaan Sudirman, Muh.; Dahri, Irsyad; Nurwana, Nurwana
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 2 (2023): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the legal provisions of marriage in relation to early marriage practices, identify their causal factors, and examine community responses to such practices in Pallawa Village, Tellu Limpoe District, Bone Regency. The research employs a qualitative approach using a case study design. Data were collected through interviews and documentation involving village officials, community members, and individuals engaged in early marriage. The findings indicate that Article 7 paragraph (1) of Law Number 1 of 1974, as amended, stipulates that the minimum legal age for marriage for both males and females is 19 years. Nevertheless, early marriages continue to occur through marriage dispensation granted by the Religious Court. The primary contributing factors include promiscuity, economic pressure, premarital pregnancy, and personal desire. In general, community members express disapproval of early marriage because it contradicts legal regulations and is considered to have potential negative social, psychological, and educational impacts on couples. These findings highlight a gap between legal norms and social realities, suggesting the need for strengthened legal awareness, family guidance, and institutional intervention to reduce early marriage rates and promote compliance with marriage law provisions.
Kontestasi Nilai Dalam Tradisi Ma’ Balun Tomate Pada Rambu Solo’: Perspektif Perubahan Sosial Masyarakat Lokal Kasmawati, Andi; Sudirman, Muh.; Saputra, Aldy
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 2 (2023): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study analyzes the contestation of values within the Ma’ Balun Tomate tradition in the Rambu Solo’ ritual. It aims to identify forms of value transformation and the factors influencing them within community social dynamics. The research employs a descriptive qualitative approach using primary data from interviews with traditional leaders, religious figures, and local residents, as well as secondary data from documents and relevant literature. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, display, and conclusion drawing. The findings reveal shifts in religious, social, cultural, and aesthetic values reflected in the simplification of ritual stages, changes in symbolic meaning, and adjustments in traditional practices. The main influencing factors include transformations in religious understanding, external cultural influences, and economic considerations. The study concludes that tradition does not disappear but adapts through continuous negotiation of values within social life. Keywords: Value Contestation, Ma’ Balun Tomate, Rambu Solo’, Social Change. Abstrak: Penelitian ini menganalisis kontestasi nilai dalam tradisi Ma’ Balun Tomate pada ritual Rambu Solo’ di Desa Rea Tulak Langi’, Kecamatan Saluputti, Kabupaten Tana Toraja. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi bentuk perubahan nilai serta faktor yang memengaruhinya dalam dinamika sosial masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data primer dari wawancara tokoh adat, pemuka agama, dan masyarakat, serta data sekunder berupa dokumen dan literatur terkait. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan adanya pergeseran pada nilai religius, sosial, budaya, dan estetika yang tampak dalam penyederhanaan tahapan ritual, perubahan makna simbolik, dan penyesuaian praktik adat. Faktor utama meliputi transformasi pemahaman keagamaan, pengaruh budaya luar, dan pertimbangan ekonomi. Temuan menegaskan bahwa tradisi bertransformasi melalui proses negosiasi nilai dalam kehidupan sosial masyarakat. Kata kunci: Kontestasi Nilai, Ma’ Balun Tomate, Rambu Solo’, Perubahan Sosial.