Septiyanto, Ari
LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH METODE LATIHAN IMAGERY DAN KONSENTRASI TERHADAP KETEPATAN FLOATING SERVICE ATLET BOLA VOLI DIY Septiyanto, Ari; Suharjana, Suharjana
Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2016, TH. XXXV, NO. 3
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.358 KB) | DOI: 10.21831/cp.v35i3.8249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan pengaruh antara metode latihan imagery internal dan imagery external terhadap ketepatan floating service bagi atlet yunior putra Yogyakarta, (2) perbedaan pengaruh konsentrasi tinggi dan rendah terhadap ketepatan floating service bagi atlet yunior putra Yogyakarta, dan (3) interaksi kedua metode latihan dan konsentrasi terhadap ketepatan floating service bagi atlet yunior putra Yogyakarta. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 2. Populasi penelitian ini adalah atlet klub bola voli yunior putra Yogyakarta yang berjumlah 40 atlet. Sampel penelitian ini 36 atlet yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen mengukur konsentrasi dengan menggunakan Grid Concentration Test, untuk ketepatan servis bola voli menggunakan AAHPER Service Accuraccy. Teknik analisis data yang digunakan adalah ANOVA dua jalur pada taraf signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada perbedaan pengaruh antara metode latihan internal imagery dan external imagery terhadap hasil floating service bagi atlet klub bola voli yunior putra Yogyakarta, terbukti dari nilai p = 0,041 < 0,05, metode latihan internal imagery lebih tinggi (baik) dibandingkan dengan metode latihan external imagery, (2) Ada perbedaan hasil floating service antara atlet yang memiliki konsentrasi tinggi dan konsentrasi rendah bagi atlet klub bola voli yunior putra Yogyakarta, terbukti dari nilai p = 0,000 < 0.05, atlet dengan konsentrasi tinggi lebih tinggi (baik) dibandingkan dengan konsentrasi rendah terhadap hasil floating service, dan (3) Ada interaksi antara metode latihan (internal imagery dan external imagery) dan konsentrasi (rendah dan tinggi) terhadap hasil floating service bagi atlet klub bola voli yunior putra Yogyakarta, terbukti dari nilai p = 0,041 < 0,05.
Pembaharuan norma penilaian keterampilan bermain sepakbola usia 10 - 12 tahun dalam pembalajaran Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar Santoso, Nurhadi; Septiyanto, Ari; Pamungkas, Galih; Dewanti, Galih; Setyaningrum, Ratna Kumala
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol. 21 No. 2 (2025)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v21i2.89986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperbaharui norma keterampilan sepakbola usia 10 – 12 tahun untuk dapat digunakan dalam penilaian keterampilan bermain sepakbola dalam pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK) baik peserta didik putera maupun puteri di sekolah dasar. Jenis penelitian ini penelitian deskriptif kuantitatif. Norma penilaian keterampilan sepakbola dari Daral Fauzi untuk dapat digunakan dalam penilaian keterampilan bermain sepakbola dalam pembelajaran PJOK usia 10 - 12 tahun. Subjek penelitian ini terdiri dari peserta didik putera berjumlah 64 dan peserta didik puteri berjumlah 40. Instrumen keterampilan sepakbola dari Daral Fausi ada 6 item tes, yaitu: 1) tes dribbling, 2) tes short passed, 3) tes throw in, 4) tes running with the ball, 5) tes heading the ball, dan 6) tes shooting at the goal. Teknik pengumpulan data menggunakan metode survei dengan tes dan pengukuran keterampilan bermain sepakbola. Teknik analisis data, yaitu 1) korelasi prodact moment untuk mengetahui validitas (korelasi item tes dengan total skor tes) dan reliabilitas item tes (test-retest), 2) pengkatogorian di masing-masing item tes mengunakan data yang telah diubah ke T-skor dan data aslinya, serta pengkategorian keterampilan keseluruhan dengan data total T-Skor. Hasil penelitian dihasilkan norma penilaian keterampilan bermain sepakbola untuk setiap item tes dan gabungan seluruh item tes baik untuk peseta didik putera maupun puteri. Norma penilaian keterampilan bermain sepakbola dalam pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar untuk peserta didik putra dan putri usia 10 - 12 tahun. Validitas dan reliabilitas setiap item tes baik peserta didik putera dan puteri.   Abstract: This study aims to update the norms of football skills for 10-12 year olds to be used in assessing football playing skills in physical education, sports and health (PJOK) learning for both male and female students in elementary schools. This type of research is quantitative descriptive research. The norms for assessing football skills from Daral Fauzi can be used in assessing football playing skills in PJOK learning for 10-12 year olds. The subjects of this study consisted of 64 male students and 40 female students. The football skills instrument from Daral Fausi has 6 test items, namely: 1) dribbling test, 2) short passed test, 3) throw-in test, 4) running with the ball test, 5) heading the ball test, and 6) shooting at the goal test. The data collection technique uses a survey method with tests and measurements of football playing skills. Data analysis techniques, namely 1) product moment correlation to determine the validity (correlation of test items with total test scores) and reliability of test items (test-retest), 2) categorization in each test item using data that has been converted to T-scores and the original data, as well as categorization of overall skills with total T-Score data. The results of the study produced norms for assessing soccer playing skills for each test item and a combination of all test items for both male and female students. Norms for assessing soccer playing skills in physical education learning in elementary schools for male and female students aged 10-12 years. Validity and reliability of each test item for both male and female students.