Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Keris Siamang Tunggal Alih Wahana Film Upin & Ipin: Representasi Identitas Budaya dan Nilai Pendidikan dalam Teater Pendidikan Basri, Syaiful Qadar; Yanuartuti, Setyo
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Sendratasik
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article explores the educational theater adaptation of the film Upin & Ipin: Keris Siamang Tunggal by students of the Sendratasik Education Study Program at Universitas Negeri Surabaya. Using a qualitative-descriptive method, the study analyzes how this adaptation communicates cultural identity and educational values to a student audience. The theatrical adaptation, developed as a final project for the "Teater Pendidikan course," highlights local wisdom, multiculturalism, and character education. By examining the process and performance during the implementation of Phase D in the course, this paper illustrates how educational theater serves as a medium of learning, value transformation, and identity reinforcement in performing arts education.
PENGUATAN KOMPETENSI DOSEN DALAM PEMBUATAN PROPOSAL PENGABDIAN MASYARAKAT KOLABORASI NASIONAL ANTAR PERGURUAN TINGGI Sabri, Indar; Yanuartuti, Setyo; Djatiprambudi, Djuli; Basri, Syaiful Qadar; Sani, Muhammad Budi Zaki; Suwarjiya, Suwarjiya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38578

Abstract

Kegiatan Penguatan Kompetensi Dosen Dalam Pembuatan Proposal Pengabdian Kepada Masyarakat Kolaborasi Nasional Antar Perguruan Tinggi (Kolaborasi Universitas Negeri Surabaya Dengan Universitas Lambung Mangkurat Dan Universitas PGRI Banjarmasin, Kalimantan Selatan) merupakan solusi dari kurang Pengoptimalan serta Penguatan Kompetensi Dosen Dalam Pembuatan Proposal Pengabdian Kepada Masyarakat Kolaborasi Nasional Antar Perguruan Tinggi. Tujuan PKM yaitu: (1) Melaksanakan Pelatihan Dosen Dalam Pembuatan Proposal Pengabdian Kepada Masyarakat Kolaborasi Nasional Antar Perguruan Tinggi, (2) Merancang Terwujudnya Proposal Kolaborasi Universitas Negeri Surabaya Dengan Universitas Lambung Mangkurat dan Proposal Kolaborasi Universitas Negeri Surabaya dengan Universitas PGRI Kalimantan. Kegiatan pelatihan dan pendampingan dilakukan dengan metode workshop, pendampingan, dan project. Hasil dari pelatihana adalah mahasiswa dan dosen mitra menhasilkan Proposal Pengabdian kepada masyarakat (PKM) kolaborasi Nasioanl antar Perguruan tinggi yang siap untuk diajakukan di https://bima.kemdikbud.go.id. Dari kegiatan tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut. Kegiatan berjalan baik dan lancar sesuai dengan jadwal yang direncanakan, Kegiatan pendampingan secara umum berlangsung secara efektif, Pendampingan menghasilkan 10 Proposal Pengabdian kepada masyarakat kolaborasi Nasional antar perguruan tinggi yang siap untuk di laksanakan pada tahun 2025.Saran dari kegiatan yang telah dilaksanakan adalah masih perlunya kegiatan yang serupa kepada mahasiswa dan dosen mitra lainnya sebagai upaya pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat yang berdasarkan pada kolaborasi seni budaya dengan kemasan yang lebih menarik dan efektif.
Pelatihan Penerapan Pembelajaran Mendalam dalam Penyusunan Perangkat Ajar Seni Budaya bagi Guru SMP Se-Kota Blitar Sabri, Indar; Yanuartuti, Setyo; Djatiprambudi, Djuli; Yuwana, Setya; Handayaningrum, Warih; Basri, Syaiful Qadar; Muhammad, Anbie Haldini
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21317

Abstract

Pendahuluan: Guru seni budaya di Kota Blitar masih menghadapi keterbatasan dalam menerapkan pembelajaran mendalam (deep learning) yang berorientasi pada keterlibatan aktif siswa dan higher order thinking skills (HOTS). Berdasarkan asesmen diagnostik awal, hanya 3 dari 26 guru (11,53%) yang memiliki pemahaman yang sesuai dengan konsep pembelajaran mendalam. Selain itu, keterbatasan infrastruktur teknologi di beberapa sekolah mitra dan rendahnya kemampuan menyusun perangkat pembelajaran inovatif turut menjadi hambatan utama. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru seni budaya MGMP Kota Blitar dalam merancang perangkat pembelajaran berbasis pembelajaran mendalam melalui pelatihan tiga hari dan pendampingan reflektif. Metode: Blended Learning dan pendampingan reflektif berbasis model coaching for reflective teaching. Hasil: Setelah pelatihan, sebanyak 46,15% berhasil menyusun perangkat pembelajaran yang berorientasi pada pembelajaran mendalam, berpusat pada siswa, HOTS, asesment autentik, dan ruang refleksi belajar. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman awal guru serta mendorong sebagian peserta menyusun perangkat pembelajaran yang lebih inovatif dan berorientasi pada keterlibatan aktif siswa.