Muhammad, Anbie Haldini
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KIPRAH DAN DAYA TARIK BAMBANG SP SEBAGAI MAESTRO KARAWITAN JAWATIMURAN Muhammad, Anbie Haldini; Simatupang, G.R. Lono Lastoro; Mulyana, Aton Rustandi
Sorai: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 13 No. 1 (2020)
Publisher : Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sorai.v13i1.3178

Abstract

Bambang Sukmo Pribadi or known as Bambang SP is a developer-maestro of karawitan Jawatimuran. The record of maestro was found in International Gamelan Festival 2018, Surakarta. A maestro title is not something easy to earn, however it’s also need to be known particularly in which extent Bambang SP’s attraction as a maestro in karawitan Jawatimuran. Bambang SP has a few covered record as a maestro and the discourse of karawitan Jawatimuran also not widely known especially in karawitan Jawatimuran community. The aim of this study is to explore constellation paradigm between Bambang SP and karawitan Jawatimuran. This paper is describing how Bambang SP’s creativity expands karawitan Jawatimuran. This practice holds conclusion of the use of karawitan Jawatimuran’s idiom at any expanding works as Bambang SP’s innovation. In the other hand, Bambang SP doesn’t leave the existence of traditional art in karawitan Jawatimuran. This attractiveness indirectly followed by his fellows as well as next generations.
Pelatihan Penerapan Pembelajaran Mendalam dalam Penyusunan Perangkat Ajar Seni Budaya bagi Guru SMP Se-Kota Blitar Sabri, Indar; Yanuartuti, Setyo; Djatiprambudi, Djuli; Yuwana, Setya; Handayaningrum, Warih; Basri, Syaiful Qadar; Muhammad, Anbie Haldini
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21317

Abstract

Pendahuluan: Guru seni budaya di Kota Blitar masih menghadapi keterbatasan dalam menerapkan pembelajaran mendalam (deep learning) yang berorientasi pada keterlibatan aktif siswa dan higher order thinking skills (HOTS). Berdasarkan asesmen diagnostik awal, hanya 3 dari 26 guru (11,53%) yang memiliki pemahaman yang sesuai dengan konsep pembelajaran mendalam. Selain itu, keterbatasan infrastruktur teknologi di beberapa sekolah mitra dan rendahnya kemampuan menyusun perangkat pembelajaran inovatif turut menjadi hambatan utama. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru seni budaya MGMP Kota Blitar dalam merancang perangkat pembelajaran berbasis pembelajaran mendalam melalui pelatihan tiga hari dan pendampingan reflektif. Metode: Blended Learning dan pendampingan reflektif berbasis model coaching for reflective teaching. Hasil: Setelah pelatihan, sebanyak 46,15% berhasil menyusun perangkat pembelajaran yang berorientasi pada pembelajaran mendalam, berpusat pada siswa, HOTS, asesment autentik, dan ruang refleksi belajar. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman awal guru serta mendorong sebagian peserta menyusun perangkat pembelajaran yang lebih inovatif dan berorientasi pada keterlibatan aktif siswa.