Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

EFEKTIVITAS MODEL JOYFUL LEARNING DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMP DENGAN MEMPERHATIKAN DOMAIN SOAL Yuniarti, Ratih Dwi; Situmorang, Risya Pramana; Krave, Agna Sulis
JIPVA (Jurnal Pendidikan IPA Veteran) Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Science Education Programme Study, IKIP Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/jipva.v2i1.540

Abstract

This study aims to determine the difference in understanding of the concept and effectiveness of the use of Joyful learning model by taking into account the Noting Domain Problem. This research is a quantitative research using quasi experimental design. The research sample is class VIII D using joyful learning model, and class VIII E using conventional model, which is chosen by purposive sampling. Technique that use for collecting understanding data is using written test, observation, and documentation. Hypothesis test using independent sample t test. The results showed that the use of Joyful learning model with attention to domain problems experienced show a significant increase and more effective than the conventional model of concept understanding. Joyful learning model effective approve of 0,04 < 0,05 (significant level 0.05) concluded that Joyful learning model is more effective than conventional learning model.
Penerapan Pembelajaran Aktif Berbasis Tugas Proyek untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII B SMP Kristen 2 Salatiga Tahun Pelajaran 2016/2017 Active Learning Application Based on Project Assignment in Improving Science Learning Results of Stu Muhammad Kharis Kurniawan; Natalia Rosa Keliat; Agna S. Krave; Daud Ronal Hutagaol
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 10, No 1 (2017): BIOEDUKASI: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bioedukasi-uns.v10i1.10140

Abstract

ABSTRACT                 The purpose of this study is to find out the active learning application based on project assignment in improving science learning results of students in VII B class of SMP Kristen 2 Salatiga and to find out the improvement of the science learning results of students in VII B class of SMP Kristen 2 Salatiga throuh applying the active learning based on the project assignment. This study was done in SMP Kristen 2 Salatiga by using 21 students in this school as the subjects. The method applied in this study is the descriptive analysis method with the data collection instruments such as questionnaires, pbservation sheets and interview. The results of this study show that the active learning model based on the project assignment could improve students’ cognitive, psychomotor and affective learning results. Based on the students’ cognitive learning results, the students’ percentage fulfilling the minimum criteria (KKM) in cycle 1 is 66.67% and it improves into 90.47% in cycle 2. Based on the students’ psychomotor learning results, the students’ percentage fulfilling the minimum criteria (KKM) with a good criterion (≥ 25) in cycle 1 is 76.19% and it improves into 100% in cycle 2. Based on the students’ affective learning results, the students’ percentage fulfilling the minimum criteria (KKM) with a good criterion (≥ 25) in cycle 1 is 80.95% and it improves into 100% in cycle 2.Keywords : Active Learning Based on Project Assignment, Learning Results
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS DISCOVERY LEARNING PADA MATERI JARINGAN TUMBUHAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA KELAS XI IPA SMA Desi Ariana; Risya Pramana Situmorang; Agna Sulis Krave
Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol 11, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (941.173 KB) | DOI: 10.26418/jpmipa.v11i1.31381

Abstract

This study aims to develop a module based on discovery learning in improving scientific literacy skills in the 11th grade of science class in senior high school. This study refers to the modified Borg and Gall model into 7 steps, (1) preliminary study; (2) planning; (3) preparation of modules; (4) expert judgment; (5) revisions; (6) limited trials; (7) revision II. The research samples are in XI MIPA 2 and XI MIPA class at 3 SMAN 1 Bringin. The technique of collecting data using written tests, questionnaires, and observations. Hypothesis testing to measure the increase in cognitive learning outcomes of students using an independent t-test on n-gain students. Assessments from material experts, subject matter teachers, colleagues, and high school students show that the modules that have been developing suitable for use in the learning process with an achievement level of 86%, 95%, 88%, and 90% respectively. The results of the t-test showed an increase in students' literacy skills (p <0.05) of 0.71 (high category). It can be concluded, the modules that have been developing become worthy to use in the learning process and effective in enhancing the scientific literacy skills of senior high school students in XI class.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul berdasarkan discovery learning dalam meningkatkan keterampilan literasi sains di kelas XI MIPA di Sekolah Menengah Atas. Studi ini mengacu pada model Borg dan Gall yang dimodifikasi menjadi 7 langkah, (1) studi pendahuluan; (2) perencanaan; (3) persiapan modul; (4) penilaian ahli; (5) revisi; (6) uji coba terbatas; (7) revisi II. Sampel penelitian adalah kelas XI MIPA 2 dan XI MIPA di 3 SMAN 1 Bringin. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis, angket, dan observasi. Pengujian hipotesis untuk mengukur peningkatan hasil belajar kognitif siswa menggunakan uji-t independen pada siswa n-gain. Penilaian dari ahli materi, guru materi pelajaran, kolega, dan siswa sekolah menengah menunjukkan bahwa modul yang telah dikembangkan cocok untuk digunakan dalam proses pembelajaran dengan tingkat pencapaian masing-masing 86%, 95%, 88%, dan 90%. Hasil uji-t menunjukkan peningkatan keterampilan baca tulis siswa (p <0,05) dari 0,71 (kategori tinggi). Dapat disimpulkan, modul yang telah dikembangkan menjadi layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran dan efektif dalam meningkatkan keterampilan literasi ilmiah siswa SMA di kelas XI.Kata Kunci: discovery learning, modul, uji jaringan tumbuhan
Using a Participatory Learning and Action Approach to Improve Young Papuans and Moluccans’ Knowledge of Herbal Drinks to Increase Immunity During the COVID-19 Pandemic Rully Adi Nugroho; Sri Kasmiyati; Elizabeth Betty Elok Kristiani; Vincentia Irene Meitiniarti; Agna Sulis Krave
Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): November 2021
Publisher : Asosiasi Dosen Pengembang Masyarajat (ADPEMAS) Forum Komunikasi Dosen Peneliti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/engagement.v5i2.788

Abstract

The introduction of coronavirus disease (COVID-19) into the human population represents a tremendous medical and economical crisis. The immune system plays a central role in protecting against this novel virus. This activity aimed to empower young generation using participatory learning and action approach to improve their knowledge about medicinal plants that grow in Indonesia and whose anti-inflammatory, antioxidant, immunomodulatory, and antiviral properties. Organoleptic test results showed that Kunyit Asam (consisted of turmeric and ginger) and Tealang (consisted of butterfly pea and lemongrass) were highly favored by panelists. Our results provide valuable information on the medicinal plants used as an immunity booster within the studied community.
MENGEMBANGKAN KAMPUS HIJAU: KONDISI PADUK PENGELOLAAN LIMBAH DI UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA Nugroho*, Rully A.; Meitiniarti, V Irene.; Krave, Agna S.; ,, Djohan; Sukmana, Andreas Binar Aji.; Cahyaningrum, D C.; Hastuti, S P.; Kristiani, Elizabeth Betty Elok.; Keliat, Natalia R.; Kasmiyati, S; ,, Sucahyo; Rahardja, P M.; Putri, A C.
INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI Vol 7 No 2 (2024): INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v7i2.584

Abstract

Saat ini, gerakan kampus hijau dan berkelanjutan mulai menjadi tren baru di berbagai universitas dalam dan luar negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kondisi paduk berdasarkan kriteria limbah (WS) dari UI GreenMetric di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Penelitian ini menggunakan kuesioner UI GreenMetric dan wawancara terhadap kepala-kepala direktorat dan laboratorium yang bertanggungjawab terhadap pengelolaan limbah di UKSW, termasuk pihak ketiga yang ditugasi untuk mengelola limbah. Hasil studi menunjukkan bahwa UKSW memiliki program kampus hijau untuk mewujudkan kampus yang ramah lingkungan, UKSW telah mengimplementasikan 3R yang terintegrasi dengan pengelolaan lingkungan kampus dalam rangka mewujudkan lingkungan kampus yang lebih hijau dan berkelanjutan. UKSW direkomendasikan agar ke depan dapat mengimplementasikan strategi-strategi ekonomi sirkuler dalam pengelolaan limbah sehingga dapat mencapai tujuan pengelolaan dan fungsi lingkungan kampus berkelanjutan.
HUBUNGAN KETERAMPILAN LABORATORIUM DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PROSES PEMBELAJARAN MATERI JARINGAN TUMBUHAN Kristianawati, Anastasia; Priyayi, Desy Fajar; Krave, Agna Sulis
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 5, No 2 (2021): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v5i2.4389

Abstract

Perkembangan kurikulum di Indonesia menuntut adanya pengembangan potensi siswa melalui penerapan pendekatan ilmiah. Salah satu alternatif penerapan pendekatan ilmiah dalam pembelajaran biologi adalah melalui kegiatan pembelajaran di dalam laboratorium. Kegiatan laboratorium melibatkan penggunaan keterampilan laboratorium dan kemampuan berpikir kritis yang dimiliki oleh masing-masing siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterampilan laboratorium dengan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI SMA pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Penelitian dilakukan di salah satu SMA swasta Kota Salatiga dengan subyek penelitian adalah siswa kelas XI SMA sejumlah 47 siswa. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan tes. Wawancara untuk analisis pendahuluan proses pembelajaran biologi di sekolah. Observasi untuk keterampilan laboratorium siswa saat pelaksanaan praktikum. Tes evaluasi dalam bentuk esai untuk kemampuan berpikir kritis siswa setelah pembelajaran dilakukan. Data dianalisis secara deskriptif dan diuji melalui uji korelasi Spearman rho. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan adanya hubungan yang signifikan antara keterampilan laboratorium dengan kemampuan berpikir kritis siswa (nilai signifikansi 0,00 < 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,745 menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan arah hubungan yang positif. Hal ini berarti dengan keterampilan laboratorium siswa yang baik, maka baik pula kemampuan berpikir kritisnya atau sebaliknya dengan besaran hubungan yang dalam kategori kuat. The curriculum in Indonesia demands the whole students’ development through applying the scientific approach in the learning process. The scientific approach can be implemented by doing learning activities in the laboratory. Laboratory activities can enhance laboratory skills and critical thinking ability. This study aimed to determine the correlation of skills and the critical thinking ability of 11th-grade students in plants tissue learning processes. This study was conducted at a private high school in Salatiga City, with the research subjects were 47 students.Data collection techniques were interview, observation, and test techniques. Interview were used for preliminary analysis of the biology learning process in schools, observation for students' laboratory skills during practicum implementation and evaluation test in the form of an essay for students' critical thinking skills after learning was done.Data were analyzed descriptively and tested by the Spearman rho correlation test. Based on the results of the study it can be concluded that there was a significant relationship between students' laboratory skills and critical thinking skills (significance value 0.00 <0.05) with a correlation coefficient of 0.745 indicating a strong relationship with a positive direction. It meants that when the value of one variable increases, the value of the other variable increase in a similar trend or vice versa with a strong relationship.
PENDAMPINGAN PENINGKATAN NILAI EKONOMI KOMODITAS GULA TUMBU MENJADI PERMEN BAGI MASYARAKAT KABUPATEN KUDUS Elizabeth Betty Elok Kristiani; Agna Sulis Krave
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Abdikmas
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/abdikmas.v1i2.487

Abstract

Abstrak Gula tumbu, sebagai usaha home industry warga Desa Soco maupun Desa Samirejo, Kecamatan dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengahmemiliki kendala berupa rendahnya harga jual sehingga muncul kecenderungan modal tidak bekembang tetapi malah habis.Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi masyarakat pengusaha gula tumbu untuk dapat meningkatkan nilai ekonomi gula tumbu menjadi permen. Kegiatan berupa pengayaan teori, praktek bersama pendamping dan praktek mandiri, serta evaluasi pembuatan permen dari gula tumbu. Ada empat kelompok yang terlibat dalam pembinaan ini yaitu dua kelompok beranggotakan ibu rumah tangga, satu kelompok beranggotakan pemudi desa, dan satu kelompok lagi beranggotakan para muda yang berstatus mahasiswa.Masyarakat sangat antusias dalam mengikuti setiap tahapan kegiatan. Melalui praktek secara nyata, masyarakat dapat memahami lebih nyata baik teori, praktek, dan cara mengatasi kendala yang muncul dalam pembuatan permen dari gula tumbu. Kata kunci: Gula tumbu, permen, kabupaten kudus. Abstract Tumbu sugar is a home industry business for residents of Soco and Samirejo Village, Dawe District, Kudus Regency, Central Java. Due to the obstacle of the low selling price, however, their capitals tend to run out instead of developing. This program aims to assist the community of tumbu sugar entrepreneurs to be able to increase the economic value of tumbu sugar by turning it into candy. The activities included weretheoretical enrichment, assisted and independent practice, as well as evaluation of thecandy production from tumbu sugar. Four groups from the village took part in this coaching, namely two groups consisting of housewives, one group consisting of young women, and one group consisting of university students. The community participated in every stage of the activities enthusiastically. Through direct practice, the community could better understand the theories, implementation, and ways to overcome the obstacles faced during the production ofcandy from tumbu sugar. Key words: tumbu sugar, candy, Kudus Regency.
PEMBERDAYAAN SISWA SMA SALATIGA UNTUK MELESTARIKAN KEARIFAN LOKAL MELALUI INOVASI MINUMAN JAMU DAN HERBAL KEKINIAN Kristiani, Elizabeth Betty Elok; Cahyaningrum, Desti Christian; Keliat, Natalia Rosa; Kasmiyati, Sri; Priyayi, Desi Fajar; Nugroho, Rully Adi; Meitiniarti, Vincentia Irene; Krave, Agna Sulis
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Abdikmas
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa pendampingan siswa SMA Kota Salatiga. Kegiatan bertujuan untuk peningkatan pengetahuan dan minat generasi muda terhadap jamu melalui inovasi Minuman Jamu Herbal kekinian guna melestarikan kearifan lokal jamu. Siswa SMA di Kota Salatiga sebagai mitra kegiatan mewakili generasi muda. Kegiatan terdiri dari penggalian pengetahuan mitra tentang Minuman Jamu dan Herbal (MJH), sosialisasi tentang pemanfaatan MJH sebagai upaya meningkatkan imunitas tubuh, sosialisasi tentang mengembangkan peluang bisnis MJH; Pendampingan mitra dalam praktik inovasi produk MJH kekinian; dan (5) Evaluasi kegiatan. Sebelum pendampingan Sebagian besar siswa mitratidak terlalu paham dan berminat terhadap produk jamu. Pendampingan berhasil peningkatan pengetahuan dan minat generasi muda terhadap jamu. Siswa mitra sangat kreatif dan inovatif dalam menciptakan produk Minuman Jamu Herbal kekinian yang menarik generasi muda antara lain minuman segar masa kini, minuman krim, pudding, jelly, permen, minuman dalam bentuk serbuk, dan es krim
EFEK INTERAKSI DOSIS INOKULUM RAGI DAN WAKTU FERMENTASI TERHADAP KEPADATAN SEL VIABEL BAKTERI ASAM LAKTAT DAN KUALITAS PRODUK SILASE DARI LIMBAH AMPAS TEH (Camellia sinensis) Minarno, Veramita Angel; Nugroho, Rully Adi; Krave, Agna Sulis
Berita Biologi Vol 24 No 2 (2025): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/berita_biologi.2025.5566

Abstract

Industri minuman teh dalam kemasan menghasilkan limbah ampas teh dalam jumlah besar yang dapat mencemari lingkungan. Upaya pemanfaatannya sebagai pakan ternak terhambat oleh tingginya kandungan zat antinutrisi seperti tanin dan serat kasar. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh waktu fermentasi dan dosis inokulum ragi terhadap kepadatan bakteri asam laktat (BAL) serta kualitas silase dari limbah ampas teh. Ampas teh direndam dalam larutan abu gosok 15% (b/v) untuk proses detanisasi, kemudian diinokulasi dengan ragi dalam dosis 0%, 2%, 4%, dan 6% (b/b), dan diinkubasi secara anaerob pada suhu ruang selama 0, 14, dan 21 hari. Parameter yang diamati meliputi susut bobot, kadar air, pH, kepadatan BAL, kadar asam laktat, nilai Fleigh, kadar protein kasar, serat kasar, dan tanin. Hasil menunjukkan adanya interaksi signifikan antara waktu fermentasi dan dosis inokulum terhadap peningkatan kepadatan BAL, kadar asam laktat, nilai Fleigh, serta penurunan pH dan kadar tanin. Perlakuan terbaik diperoleh pada dosis ragi 6% dan waktu fermentasi 21 hari, dengan kepadatan BAL batang dan kokus masing-masing sebesar 3,90 × 10⁴ dan 3,93 × 10⁴ sel/g, kadar asam laktat 1,79%, pH 3,77, nilai Fleigh 136,28, dan tanin 0,64%. Meski kandungan serat kasar masih cukup tinggi (22,57%), dan protein kasar tertinggi tercapai pada dosis 4% (18,04%), hasil ini menunjukkan bahwa fermentasi dengan ragi efektif meningkatkan kualitas silase ampas teh sebagai pakan alternatif.