Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

INVENTARISASI DAN POTENSI JAMUR MAKRO DI KAWASAN TAMAN NASIONAL UJUNG KULON BANTEN Noverita, Noverita; Ilmi, Fauziah
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol 13, No 1 (2020): Al-Kauniyah Jurnal Biologi
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.444 KB) | DOI: 10.15408/kauniyah.v13i1.12564

Abstract

AbstrakTaman Nasional Ujung Kulon (TNUK) adalah salah satu kawasan lindung terletak di Kabupaten Pandeglang, Banten. Di kawasan ini terletak Desa Ujung Jaya. Formasi hutan di kawasan ini sangat bervariasi, dengan keanekaragaman plasma nutfah yang cukup tinggi, sehingga sangat memungkinkan ditemukan jamur makro. Penelitian ini bertujuan mendapatkan data jenis-jenis jamur makro dan data potensi baik sebagai bahan pangan, bahan obat, dan sebagai mikoriza. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode jalur, yaitu dengan mengamati dan mencatat sampel di sepanjang jalur penelitian, yang meliputi kawasan hutan sekitar permukiman, kawasan mangrove, dan kawasan permukiman penduduk. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 98 spesies jamur makro di TNUK, dengan sebaran sebanyak 56 spesies di kawasan permukiman,  31 spesies di kawasan hutan, dan 32 spesies di kawasan mangrove. Jamur makro yang ditemukan didominasi phylum Basidiomycota 92 spesies, sementara phylum Ascomycota hanya 4 spesies dan sisanya 2 spesies dari kelompok jamur lendir (phylum Myxomycota). Sebanyak 28 spesies sebagai bahan pangan, 56 spesies sebagai bahan obat, dan 5 spesies sebagai mikoriza.Abstract Ujung Kulon National Park (TNUK) is a protected area located in Pandeglang Regency, Banten. Located in this area is Ujung Jaya village. Forest formations in this region is very varied, with a fairly high diversity of germplasm so that it is possible to find macro fungi. The purpose of this study was to obtain data on macro fungi and potential data as food ingredients, as medicinal ingredients, and as mycorrhizae. The method used in this study is the path method, which is by observing and recording samples along the research path, which includes forest areas around settlements, mangrove areas, and residential areas. From the results, 98 species of macro fungi were found in Ujung Kulon National Park, from which 56 species were found in residential areas, 31 species in forest areas and 32 species in the mangrove area. Macro fungi found were dominated by phylum Basidiomycota, as many as 92 species, the rest were Ascomycota phylum as many as 4 species and phylum Myxomycota (slime mold), as many as 2 species. A total of 28 species as food ingredients, 56 species as medicinal ingredients, and 5 species as mycorrhizae.
PERAN PENDAMPINGAN DALAM PROSES ADOPSI TEKNOLOGI PERTANIAN PADI ORGANIK DI DESA RAHAYU KABUPATEN TUBAN JAWA TIMUR Saribanon, Nonon; Ilmi, Fauziah; Rafsanzani, Muhammad Firdaus; Amarullah; Siregar, Zuhriansyah
Populis : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pjsh.v9i1.3662

Abstract

Tujuan dari adopsi teknologi pertanian organik adalah melihat adanya perubahan perilaku dan transformasi pengetahuan masyarakat terhadap kepedulian akan kualitas lingkungan di 2 kelompok tani Desa Rahayu, Kabupaten Tuban Jawa Timur. Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui observasi secara partisipatif dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan petani tidak lagi bergantung pada pupuk dan pestisida kimiawi, peningkatan kualitas kesuburan tanah dan keanekaragaman hayati lahan sawah. Dari sisi ekonomi berhasil melakukan peningkatan pendapatan petani pemilik lahan dan buruh tani, Dampak sosial berupa perubahan perilaku individu dan/ kelompok tani mengenai kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dengan pencegahan pencemaran, sistem sinergitas kelembagaan yang kuat antara kelompok tani, serta meningkatnya kohesivitas sosial yang lebih intensif. Sehingga terbentuk kesejahteraan warga melalui terbukanya lapangan kerja kepada petani gurem/buruh tani setempat.
INISIASI SISTEM PERTANIAN PADI ORGANIK MELALUI PENDEKATAN PARTISIPATIF PADA KELOMPOK TANI DI DESA RAHAYU, KABUPATEN TUBAN, JAWA TIMUR Saribanon, Nonon; Gustiani, Widya; Prabandari, Hanna; Putrawardana, Ulika Trijoga; Amarullah; Melati, Latifa Sukma; Zuhriansyah; Ilmi, Fauziah; Rafsanzani, Muhammad Firdaus
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2023): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v2i3.162

Abstract

Program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan ini dilaksanakan sebagai tindka lanjut dari proses identifikasi kondisi sosial ekonomi masyarakat secara sistematik, melalui pengumpulan informasi atau data mengenai masyarakat termasuk di dalamnya potensi penghidupan berkelanjutan dan masalah sosial yang ada pada lingkungan masyarakat di Desa Rahayu. PT Pertamina EP Sukowati Field melalui Program CSR (Corporate Social Responsibility) telah melaksanakan Program Pertanian Padi Organik di Desa Rahayu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Melalui implementasi sistem pertanian organik ini berhasil memangkas biaya operasional dalam pembelian pupuk kimia dan pestisida kimia, juga meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain itu, hasil pertanian organik ini memiliki biaya pemeliharaan yang lebih rendah dibandingkan sistem pertanian konvensional. Kualitas hasil produksi padi organik juga lebih menyehatkan karena tidak mengandung residu bahan kimia. Dalam penerapan sistem pertanian organik, kelembagaan petani juga diperkuat, termasuk di dalamnya proses peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengelola praktik pertanian organik.
PENGUATAN KELEMBAGAAN PENGELOLA AIR BERSIH DI DISTRIK KLASAFET KABUPATEN SORONG Saribanon, Nonon; Hariyanto; Putra, Njo Fransiscus Xaverius Anditya Ciptadi; Aziz, Panji B. Surata; Kurniawan, Arief; Setia, Tatang Mitra; Ilmi, Fauziah
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2023): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v2i3.165

Abstract

Masalah kesehatan dan ketersediaan air bersih merupakan masalah utama yang dialami oleh masyarakat yang berada pada distrik Klasafet, Sorong, Papua Barat Daya. Berdasarkan permasalahan ini, perusahaan membentuk program pengembangan masyarakat yakni Program Peningkatan Sarana Air Bersih Berbasis Pemberdayaan Masyarakat (PERI BERDAYA), yang diinisiasi oleh pihak stakeholder dan warga distrik secara musyawarah. Program ini berupa pengadaan sumur dan alat pengelolaan air bersih, yang tentunya perlu didukung oleh penguatan kelembagaan antar kelompok. Penguatan ini bertujuan agar tumbuh rasa tanggungjawab bersama, responsif dan adaptif terkait dengan kinerja sosial dan budaya yang membentuk masyarakat tersebut. Kajian dilaksanakan pada bulan Maret 2023 di distrik Klasafet, dengan menggunakan metode in-depth interview, observasi lapang, dan studi data perusahaan. Hal ini dilakukan untuk menganalisis strategi stakeholder dan keterlibatan anggota kelompok dalam menjalankan program. Hasil yang didapat adalah penguatan kelembagaan dilakukan dengan merumuskan strategi penguatan kelembagaan dari aspek organisasi, aspek sumberdaya, aspek pelayanan, dan aspek jaringan kerjasama atau kemitraan. Penguatan kelembagaan akan mendorong warga meningkatkan produktivitas, sehingga mampu meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan warga distrik Klasefet.