VONNA, AZIZAH
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE IMPACT OF ADVERSE DRUG REACTION OCCURRENCE TO DRUG ADHERENCE LEVEL: A CROSS-SECTIONAL STUDY IN PATIENTS WITH TUBERCULOSIS Bakri, Tedy Kurniawan; Akmal, Raihanul; Vonna, Azizah; Sari, Fitrah
JURNAL FARMASI GALENIKA Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Farmasi Galenika Vol 8 No 2
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/jfg.v8i2.194

Abstract

Tuberculosis is well-known as an ancient disease that remains a global challenge until this era. The main goals of the treatment are to eradicate the colonization of acid-resistant basil and to prevent the occurrence of drug resistance. However, the accomplishment of this multi-drugs therapy is not always achieved due to several obstacles, one of is patient adherence to the treatment. Patient adherence is a considerable determinator that influenced by a number factors including the adverse drug reaction (ADR) which appeared to the patients. This study aimed to examine the correlation between adverse drug reaction and patients’ adherence to the anti-tuberculosis category 1 regimen during the intensive phase. This observational analytic study used cross sectional method and involved 35 subjects. Drug adherence level was measured using Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8) questionnaire, the characteristics of ADR were collected using check list sheet of ADR, and the probability of ADR was analyzed using Naranjo Algorithm. The results showed that the majority of patients in this study were adherence to anti tuberculosis drugs (62,8%) and experienced ADR (74,3%). Bivariate analysis using chi-square statistical test showed there was significant correlation between adverse drug reaction and adherence to anti-tuberculosis drugs during the intensive phase treatment (P-value = 0,02288).
Hubungan Pengetahuan Dan Laporan Ibu Terkait Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi Pada Bayi 0-24 Bulan Di Puskesmas Batoh Banda Aceh Bakri, Tedy Kurniawan; Fitria, Nanda; Desiyana, Lydia Septa; Vonna, Azizah; Sari, Fitrah
JURNAL FARMASI GALENIKA Vol 8 No 3 (2021): Jurnal Farmasi Galenika Vol 8 No 3
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/jfg.v8i3.195

Abstract

Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) merupakan semua kejadian medis yang tidak diinginkan terjadi dalam satu bulan setelah imunisasi dan belum tentu memiliki hubungan kausalitas dengan vaksin. Data laporan KIPI dicatat apabila ibu dari anak yang mengalami KIPI melapor ke pelayanan kesehatan. Salah satu hal yang mempengaruhi penanganan dan sikap ibu terkait KIPI pada anak adalah pengetahuan ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui reaksi KIPI yang dialami oleh bayi 0-24 bulan, mengetahui proporsi tingkat pengetahuan ibu yang melaporkan KIPI atau tidak melaporkan KIPI serta hubungan antara pengetahuan ibu dan laporan ibu terkait KIPI pada anak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan metode cross-sectional. Dilakukan wawancara terhadap 68 responden yang diperoleh berdasarkan teknik quota sampling. Data pengetahuan ibu diperoleh dengan menggunakan kuesioner pengetahuan ibu dan data terkait KIPI diperoleh dari formulir KIPI yang diterbitkan oleh Menteri Kesehatan RI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua reaksi KIPI termasuk dalam reaksi KIPI ringan diantaranya demam (85,2%), bengkak (29,4%) dan kemerahan di lokasi penyuntikan (22%), diare (4,4%), muntah (4,4%), alergi (1,4%), sesak napas (1,4%), dan abses (1,4%). Ibu yang tidak melaporkan KIPI sebanyak 86,7% didominasi oleh ibu dengan tingkat pengetahuan cukup yaitu 47%, sedangkan ibu yang melaporkan KIPI sebanyak 13,2% didominasi oleh ibu dengan tingkat pengetahuan baik yaitu 5,8%. Berdasarkan hasil analisis menggunakan Fisher’s Exact sebagai uji alternatif menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan laporan ibu terkait KIPI pada anak (p-value = 0,231).