Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Analisis Praktek Bagi Hasil Dalam Peningkatan Kesejahteraan Petani Karet di Desa Siantona Kecamatan Lembah Sorik Merapi Kabupaten Mandailing Natal Zulpan, Zulpan; Angraini, Tuti; Syarvina, Wahyu
Journal of Computer Science and Information System(JCoInS) Vol 5, No 3: JCOINS | 2024
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jcoins.v5i3.6151

Abstract

Cooperation in agriculture one of them Mukhabarah is a contract of cooperation in agriculture or plantation between landowners and tenants, where landowners will hand over a piece of land to tenants who are willing to provide seeds and manage the land, the results of which will be divided in accordance with the agreement. This study itself aims to find answers to the main issues of how the mechanism of implementation of the plantation management cooperation agreement that applies in the community Sorik Marapi Valley subdistrict Mandailing Natal and how the review of Islamic law on the practice of community plantation management cooperation in the village of siantona sorik Valley subdistrict Marapi Mandailing Natal reviewed according to the concept of mukhabarah. To achieve the objectives of the study, the authors used descriptive method of analysis through primary data obtained from field research (field research) and secondary data obtained from library research (library research). The results showed that the practice of the community in the District of Lembah Sorik Marapi Mandailing Natal Regency is a system of cooperation there is injustice where the people of Siantona Village is still using Customs since ancient times but in practice it is not fully in accordance with the concept taught by Islam, because of the division of results between the parties that cause the imbalance of division between owners and managers, which resulted in the position of managers to be stronger than the landowners themselves. Although in the community this is considered fair and is common in the community, but in terms of Islamic law it is not allowed. Therefore, it is considered necessary to negotiate between parties who work together to make an agreement that is balanced, fair and also in accordance with what is allowed in Islam.
Identification of Bioethanol Quality for Motorcycle Fuel Angraini, Tuti; Aidha, Zas Ressy; Anton; Kurniadi, Dedi; Prabowo, Cipto
International Journal of Advanced Science Computing and Engineering Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : SOTVI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/ijasce.5.3.173

Abstract

The availability of crude oil as a raw material for vehicle fuel is dwindling and limited in nature. One of the renewable energies worth developing is bioethanol, which is one of the alternative fuels that can be used as a biofuel and can be processed from plants containing starch and glucose. In this research, the entire bioethanol identification system in a sugar cane drip distillation apparatus was examined. The distillation process using MQ3 and MQ135 sensors resulted in an alcohol percentage of 42% and 46%. The maximum temperature measured by a thermocouple during distillation was 88°C, while the minimum temperature recorded was 87°C. This study utilized a backpropagation artificial neural network method to identify the detected bioethanol. The architecture of the artificial neural network included 2 input nodes, 4 neuron nodes, and 2 output nodes. The training and testing results showed that the formed backpropagation was able to identify and differentiate the detection of bioethanol according to the given inputs with a success rate of 88.86% for detected bioethanol and 94.86% for undetected bioethanol..
Implementasi Fuzzy Logic Untuk Monitoring Kekuatan Genggaman Tangan Pasien Pasca Stroke Aliya, Azra; Kurniadi, Dedi; Angraini, Tuti
Elektron : Jurnal Ilmiah Vol 16 No 2 (2024)
Publisher : Teknik Elektro Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/eji.16.2.503

Abstract

Stroke adalah penyakit serebrovaskular yang mengakibatkan kematian jaringan otak karena berkurangnya aliran darah dan oksigen. Kondisi ini dapat menyebabkan hemiparesis, kelemahan pada satu sisi tubuh, yang mempengaruhi mobilitas dan aktivitas sehari-hari pasien. Menurut data dari Riskesdas 2018, prevalensi stroke di Indonesia meningkat signifikan. Alat yang mampu mengukur kekuatan genggaman tangan secara efektif sangat diperlukan dalam pemantauan rehabilitasi pasien pasca stroke. Penelitian ini menggunakan sensor Load cell yang dikalibrasi dengan timbangan digital dan Dynamometer untuk memastikan akurasi pengukuran. Perbandingan ini bertujuan untuk mengevaluasi performa load cell dalam mengukur kekuatan genggaman tangan pasien pasca stroke. Setelah itu, data dianalisis menggunakan metode Fuzzy Mamdani dengan software Matlab dan Arduino. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode Fuzzy Mamdani berhasil dalam mengklasifikasikan risiko hemiparesis dengan akurasi dengan optimal.Hasil pengujian didapatkan bahwa error hasil kalibrasi dengan timbangan digital adalah 3%. Hasil kalibrasi dengan dynamometer mendapatkan error 2,08%.Dan Hasil perbandingan pengujian fuzzy mamdani dengan software Matlab dan Arduino mendapatkan error 0,041% dan akurasi 99,959%.
Penerapan Teknologi Pengasapan Ikan Secara Otomatis Pada Usaha Ikan Salai Di Kelurahan Lolong Belanti Alfitri, Nadia; Anton, Anton; Kurniadi, Dedi; Efrizon, Efrizon; Angraini, Tuti
JAPEPAM, Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): JAPEPAM
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/japepam.v2i1.15

Abstract

Metode pengeringan ikan menggunakan panas matahari memerlukan waktu yang lama. Bila cuaca mendung maka pengeringan akan membuthkan waktu lebih lama lagi, bahkan jika hujan pengeringan tidak dapat dilakukan. Untuk mempersingkat waktu, dibutuhkan sumber panas lain yang dapat diatur temperaturnya yaitu dengan cara pengasapan. Tujuan dari pembuatan alat ini menggantikan peran pengeringan secara alami dengan cara pengasapan menggunakan alat berbentuk oven dan mengoptimalkan waktu serta tidak memelukan lahan yang luas untuk proses pengeringan. Pembuatan alat menggunakan system otomatis dengan mengendalikan dan mempertahankan suhu di dalam oven. Pada alat ini dilakukan pengujian dengan 2 kondisi suhu, yaitu suhu rendah dengan range 40°C sampai 45°C dengan lama waktu pengasapan yaitu kurang lebih 4 sampai 5 jam, dan suhu tinggi yaitu 70°C sampai 75°C dengan lama waktu pengasapan yaitu kurang lebih 2 sampai 3 jam. Suhu dapat dipertahankan dengan cara menggerakkan katup bagian bawah oven secara otomatis berdasarkan suhu yang dibaca oleh sensor DHT22. Hasil yang didapat menjelaskan bahwa dengan suhu rendah dan suhu tinggi ikan yang dihasilkan sama-sama kering akan tetapi dengan suhu rendah daging ikan terasa lebih empuk dibandingkan pada suhu tinggi. Ikan pada suhu tinggi mampu bertahan atau tidak membusuk hingga 8 sampai 9 hari, sedangkan pada suhu rendah ikan bertahan hingga 7 hari.
Pemanfaatan Pompa Otomatis dengan Energi Sel Surya untuk Penyiraman Tanaman Sayuran milik Kelompok PKK Demplot Anton, Anton; Andrizal, Andrizal; Berlianti, Rahmi; Angraini, Tuti; Hakim, Putra Oktari
JAPEPAM, Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): JAPEPAM
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak tahun 2022, lahan kosong berukuran 500 meter persegi yang berada di kelurahan Lubuk Begalung, dimanfaatkan oleh ibuk-ibuk yang bergabung dalam kelompok PKK-Demplot untuk bercocok tanam sayuran. Lahan ini dipinjamkan oleh pemiliknya untuk dikelola oleh ibuk-ibuk “Demplot” di sekitar kelurahan dengan menanam sayuran seperti sayuran kangkung, terong, cabai dan daun bawang. Rutinitas yang setiap hari dilakuan pagi dan sore hari adalah proses penyiraman tanaman yang bergilir dikerjakan oleh ibu-ibuk. Sumber air yang dipakai untuk menyiram tanaman dengan lahan 500meter persegi dari sumur dangkal dalam 1,5m yang dibuat warga. Sumur ini berjarak 50meter dari lahan tanaman sayuran tersebut. Air ditimba dan ditampung di ember besar untuk dibawa ke masing bidang lahan yang ditanami sayuran. Pengambilan air dari sumur dilakukan bolak-balik sampai bidang kebun sayuran tersebut sukup tersiram dengan baik. Solusi untuk mengatasi masalah ini dengan memanfaat teknologi pompa otomatis menggunakan sel surya sebagai sumber listrik.
Pemanfaatan Pompa Otomatis dengan Energi Sel Surya untuk Penyiraman Tanaman Sayuran Milik Kelompok PKK Demplot Anton, Anton; Andrizal, Andrizal; Berlianti, Rahmi; Angraini, Tuti; Hakim, Putra Oktari
JAPEPAM, Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): JAPEPAM
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak tahun 2022, lahan kosong berukuran 500 meter persegi yang berada di kelurahan Lubuk Begalung, dimanfaatkan oleh ibu-ibu yang bergabung dalam kelompok PKK-Demplot untuk bercocok tanam sayuran. Lahan ini dipinjamkan oleh pemiliknya untuk dikelola oleh ibu-ibu “Demplot” di sekitar kelurahan dengan menanam sayuran seperti sayuran kangkung, terong, cabai dan daun bawang. Rutinitas yang setiap hari dilakuan pagi dan sore hari adalah proses penyiraman tanaman yang bergilir dikerjakan oleh ibu-ibu. Sumber air yang dipakai untuk menyiram tanaman dengan lahan 500meter persegi dari sumur dangkal dalam 1,5m yang dibuat warga. Sumur ini berjarak 50meter dari lahan tanaman sayuran tersebut. Air ditimba dan ditampung di ember besar untuk dibawa ke masing bidang lahan yang ditanami sayuran. Pengambilan air dari sumur dilakukan bolak-balik sampai bidang kebun sayuran tersebut sukup tersiram dengan baik. Solusi untuk mengatasi masalah ini dengan memanfaat teknologi pompa otomatis menggunakan sel surya sebagai sumber listrik.
Advanced in Islanding Detection and Fault Classification for Grid-Connected Distributed Generation using Deep Learning Neural Network Qatrunnada, Rusvaira; Novizon, Novizon; Hasanah, Mardini; Angraini, Tuti; Anton, Anton
PROtek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 12, No 1 (2025): Protek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/protk.v12i1.7573

Abstract

Nowadays, the use of renewable energy is increasing, especially distributed power generation (DG) connected to the power grid. There are several problems when DG is connected to the grid. The principal obstacle pertains to the detachment of Distributed Generation (DG) from the grid, a phenomenon well known as islanding. Islanding detection is an important task that should be completed in no more than two seconds. Earlier studies have shown several approaches to islanding detection. The use of an Artificial Neural Network (ANN) based on the learning vector quantization (LVQ) technique is proposed in this paper for fault classification and islanding detection in grid-connected distributed generators. The method consists of discrete wavelet transform (DWT), which extracts some features from the fault signal. Then, LVQ is used to classify the disturbance and detect islanding events. Power, entropy, and total harmonic distortion (THD) are used to obtain the total harmonic value. All features become inputs for LVQ, and system disturbances, lightning, and islanding disturbances are used as LVQ outputs. There are 600 datasets consisting of 200 datasets for each fault as training data. To test the LVQ training results, 120 datasets consisting of 40 datasets for each disturbance are used. The training error is made at 0.1 percent to get good testing results. The test results from 120 datasets showed that the test data achieved 99.10% accuracy. In other words, the test results are very effective because there are only 0.9% errors, and there are 2 test data that do not match the actual situation.
PIM Maintenance and Repair Alat Rumah Tangga pada Kelompok PKK RT 01/ RW 05 Kelurahan Pisang Kecamatan Pauh Kota Padang Susanti, Roza; Aidha, Zas Ressy; Angraini, Tuti; Andrizal, Andrizal; Satria, Yovi
JAPEPAM, Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): JAPEPAM
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anggota Warga RT 01 RW 05 kelurahan Pisang dari mitra ini adalah warga masyarakat perempuan, perorangan, bersifat sukarela, tidak mewakili organisasi, golongan, partai politik, lembaga atau instansi, dan berfungsi sebagai perencana, pelaksana, pengendali Gerakan PKK. Mempelajari dan memahami perkembangan teknologi juga merupakan salah satu perlu bagi ibu-ibu. Peralatan-peralatan yang digunakan dalam operasional sebuah usaha bisnis tentunya memerlukan perbaikan dan perawatan atau maintenance and repaire. Pemeliharaan peralatan yang diadakan juga tentu saja untuk kepentingan keluarga. Maintenance adalah kegiatan yang diperlukan untuk mempertahankan ( retaining ) dan mengembalikan ( restoring ) mesin ataupun peralatan kerja ke kondisi yang terbaik sehingga dapat melakukan produksi dengan optimal. Pelatihan mencakup penyusunan modul, pengenalan dasar perbaikan, penjelasan visual, sesi tanya jawab, serta evaluasi hasil pelatihan. Di akhir kegiatan, dilakukan kesimpulan dampak pelatihan terhadap keterampilan peserta serta penyerahan dan demo alat sound system dengan kendali jarak. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat memperkaya pengetahuan ibu-ibu dan mengasah keterampilan mahasiswa dalam aplikasi teknologi yang digunakan pada kegiatan ini terutama perancangan dan pembuatan alat dan dapat meaplikasikannya perangkat elektronika lainnya yang merupakan salah satu tujuan dari prodi .
INOVASI OLAHAN WORTEL DALAM BENTUK PUDING UNTUK PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK-ANAK DI DESA BEKIUNG Angraini, Tuti; Harahap, Amanda Zachra; Bahari, Syahrial
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5195

Abstract

Abstract: Stunting remains a chronic nutritional problem that affects children’s physical growth, cognitive development, and overall quality of life in the future. This condition is commonly found among toddlers in rural areas due to limited nutritional knowledge and the lack of diverse nutritious foods that are easily accepted by children. A community service program in Bekiung Village was implemented under the theme “Application of Carrot Pudding Innovation to Prevent Stunting in Children” as a practical solution to address this issue. The methods involved socialization on stunting prevention, education on balanced nutrition, and demonstration of carrot pudding preparation, which is rich in beta-carotene, vitamins, minerals, and fiber. The main target was mothers with toddlers and young children, aiming to provide an alternative healthy snack that is simple, affordable, and appealing. The results revealed increased awareness among participants regarding the importance of adequate nutrition, as well as their ability to practice carrot pudding making as a supplementary food. This local food innovation has proven effective in enhancing children’s acceptance of vegetables through more attractive forms of preparation. Therefore, carrot pudding application can serve as a relevant, low-cost, and sustainable preventive strategy to support stunting reduction efforts in Bekiung Village.Keyword: Bekiung Village, Child Nutrition, Food Innovation, Carrot Pudding, Stunting Abstrak: Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas hidup anak di masa depan. Kondisi ini banyak dijumpai pada balita di pedesaan akibat rendahnya pengetahuan gizi dan terbatasnya variasi makanan bergizi yang mudah diterima anak. Program pengabdian kepada masyarakat di Desa Bekiung dilaksanakan melalui kegiatan “Penerapan Inovasi Olahan Wortel dalam Bentuk Puding” sebagai solusi praktis untuk pencegahan stunting. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi mengenai bahaya stunting, edukasi gizi seimbang, serta demonstrasi pembuatan puding wortel yang kaya beta-karoten, vitamin, mineral, dan serat. Sasaran utama kegiatan ini adalah ibu-ibu yang memiliki balita dan anak-anak, dengan tujuan memberikan alternatif camilan sehat yang mudah, cepat, dan ekonomis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pemenuhan gizi serta kemampuan mempraktikkan pembuatan puding wortel sebagai makanan tambahan. Inovasi pangan lokal ini terbukti mampu meningkatkan daya terima anak terhadap sayuran melalui bentuk olahan yang lebih menarik. Dengan demikian, penerapan puding wortel dapat dijadikan strategi preventif yang relevan, murah, dan berkelanjutan untuk mendukung upaya pencegahan stunting pada anak di Desa Bekiung. Kata Kunci: Desa Bekiung, Gizi Anak, Inovasi Pangan, Puding Wortel, Stunting