Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Alat Pendeteksi Kesegaran Daging Berdasarkan Sensor Bau dan Warna Junaldi junaldi; Zulharbi zulharbi; Wiwin Lovita
Elektron : Jurnal Ilmiah Volume 11 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : Teknik Elektro Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.359 KB) | DOI: 10.30630/eji.11.1.93

Abstract

Pada penelitian ini dirancang sebuah sistem yang dapat mengidentifikasi tingkat kesegaran daging secara cepat dan presisi. Sistem ini diimplementasikan ke dalam Arduino uno, ditampilkan melalui LCD dari hasil identifikasi serta menimbulkan bunyi dari buzzer sebagai penanda sensor teridentifikasi dengan menggunakan sensor bau dan sensor warna sebagai alat pendeteksi kesegaran yang menggantikan indera penciuman dan penglihatan pada manusia dalam menentukan tingkat kesegaran daging. Input yang digunakan adalah berupa nilai tegangan dari sensor bau yaitu sensor TGS2602 beserta nilai Red, Green dan Blue yang didapatkan dari sensor warna TCS3200. Terdapat 3 buah kondisi kesegaran daging yang diuji yaitu daging segar, daging setengah segar dan daging busuk. Penggunaan sensor bau dan sensor warna pada sistem telah berhasil mendapatkan error dan rata-rata yang khusus untuk setiap tingkat kesegaran daging yang diuji. Dari hasil pengujian terhadap tiga buah sampel yang mewakili tingkat kesegaran daging. Tingkat kesegaran daging ditentukan melalui waktu penyimpanan daging diluar ruang pada suhu kamar. hasil rata-rata tegangan pada daging segar adalah < 1.586volt, daging setengah segar adalah > 1.586volt < 1.86volt dan daging busuk < 2.50volt. Error terjadi pada identifikasi daging segar dan setengah segar yang mempunyai pola yang tidak terlalu berbeda,. Bagaimanapun daging ini tidaklah layak untuk dikomsumsi.
Sistem Pengukuran Suhu Tubuh Menggunakan AMG8833 Dan Kinect Sebagai Pencegahan Penularan Covid-19 Wiwin Lovita; Aulia; Junaldi
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 6 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.358 KB) | DOI: 10.29207/resti.v6i1.3687

Abstract

The purpose of this study is to create an effective and safe body temperature measurement system to prevent the transmission of covid-19 using the AMG8833 and Kinect. The method of sending data uses the Internet of Thing (IoT) and face tracking with 3D form as face identification using a kinect type xbox 360 using an arduino uno and a buzzer connected to the AMG8833. AMG8833 has an infrared detector which is arranged in an 8x8 array and reads body temperature non-contact by detecting infrared energy from the body. kinect recognizes facial features based on the distance of the kinect position coordinates on the face. AMG8833 and kinect as input, Arduino uno as AMG8833 data processing and buzzer gives a sound signal if the temperature is above 37.10 0C. Body temperature measurement data was carried out 3 times, namely at a distance of 5,10 and 15cm. Measurement data from this body temperature measuring instrument are compared with a thermogun average error value of 0.11% with a difference between the maximum and minimum average body temperatures of 0.04%. It is hoped that body temperature measurements can be as a precaution against the spread of covid-19.
Pemanfaatan Teknologi AI untuk Meningkatkan Kualitas dan Responsivitas Pelayanan Publik di Era Digital Suriadi, Hari; Muliyono, Muliyono; lovita, Wiwin
Jurnal Media Ilmu Volume 3 No. 2 Desember 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmi.v3i2.6069

Abstract

Revolusi teknologi digital telah menghadirkan transformasi fundamental dalam pelayanan publik, dengan artificial intelligence (AI) sebagai katalisator utama perubahan. Kajian ini mengeksplorasi implementasi AI dalam konteks pelayanan publik, menganalisis dampak, tantangan, dan strategi optimalisasi melalui pendekatan systematic literature review (SLR). Studi ini menggunakan metode analisis konten dan tematik terhadap publikasi ilmiah, laporan pemerintah, dan dokumen kebijakan teknologi dalam rentang waktu 2014-2024. Hasil kajian mengungkapkan delapan area kunci implementasi AI dalam pelayanan publik, meliputi chatbot cerdas, otomasi pemrosesan dokumen, analisis prediktif, sistem pengenalan biometrik, manajemen keluhan, integrasi smart city, pelayanan kesehatan, dan personalisasi layanan. Implementasi AI telah menghasilkan peningkatan signifikan dalam efisiensi administratif, dengan beberapa institusi mencatat pengurangan waktu layanan dan peningkatan kepuasan masyarakat. Kajian ini juga mengidentifikasi kompleksitas tantangan implementasi AI, termasuk keterbatasan infrastruktur teknologi, keamanan data, kesenjangan kompetensi sumber daya manusia, dan kerangka regulasi yang belum komprehensif. Strategi optimalisasi yang diusulkan mencakup investasi berkelanjutan, pengembangan kapasitas SDM, manajemen perubahan, kerangka kebijakan adaptif, dan pembangunan kultur inovasi digital. Temuan menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital pelayanan publik melalui AI membutuhkan pendekatan holistik yang memperhatikan aspek teknologi, sosial, dan etika.
Pemanfaatan SmartPhone Untuk Pengisian Formulir Self Essessment Pada Mahasiswi Keperawatan Sebagai Pencegahan Penularan Covid-19 Lovita, Wiwin; Muliyono, Muliyono; Transyah, Chichi Hafifa
Menara Pengabdian Vol 5, No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Juni 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v5i1.6721

Abstract

Di era modern seperti sekarang ini hampir semua orang memiliki smartphone-nya sendiri. Dengan adanya smartphone dapat memudahkan seseorang dalam melakukan aktivitas karena memiliki fitur aplikasi yang mudah diakses  sehingga waktu yang digunakan semakin cepat dan mudah. Tujuan pengabdian ini melakukan pengisian formulir self essessment kepada mahasiswi keperawatan STIKes YPAK Padang sebagai pencegahan penularan Covid-19. Pengisian formulir dilakukan dengan cara Scan QR-Code melalui smartphone dan melakukan pengisian data self essessment yang terdiri dari nama, tanggal pengisian, serta pertanyaan mengenai apa yang dilakukan 14 hari terakhir. Dari setiap pertanyaan tersebut diberikan nilai skor dan didapatkan hasil resiko covid-19 jika 0 = Resiko Kecil, 1-4 = Resiko Sedang dan 5 = Resiko Besar. Dari hasil pantauan pengisian formulir self essessment yang dilakukan sebanyak 11 orang mahasiswi keperawatan STIKes YPAK Padang beresiko Sedang dengan skor tertinggi hanya 3. Pengisian formulir self essessment ini diharapkan dapat dilakukan sebagai pencegahan penularan covid-19.
Analisis Laju Perpindahan Panas Pada Berbagai Material Dinding Bangunan Berli, Ade Usra; Kesuma, Dytchia Septi; Dwiharzandis, Aggrivina; Lovita, Wiwin; Leni, Desmarita
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i1.7579

Abstract

Efisiensi energi termal merupakan faktor kunci dalam perancangan bangunan di wilayah tropis, di mana suhu udara cenderung tinggi sepanjang tahun. Penelitian ini menganalisis karakteristik perpindahan panas pada tiga material dinding bangunan yang umum digunakan di Indonesia, yaitu beton, bata merah dan kayu, dengan memanfaatkan data suhu udara harian Kota Padang pada bulan Agustus 2025 yang dihimpun dari BMKG. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan mengolah data suhu minimum, maksimum, dan rata-rata harian untuk menghitung laju aliran energi panas melalui mekanisme konduksi pada masing-masing material.Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa suhu rata-rata bulanan mencapai 26,9 °C dengan standar deviasi 0,999 °C, menggambarkan kondisi termal yang relatif stabil di kawasan tropis lembap. Perhitungan laju aliran energi panas mengindikasikan bahwa beton memiliki nilai tertinggi sebesar 0,0249 kWh/m² per hari, diikuti oleh bata merah sebesar 0,0187 kWh/m², sementara kayu menunjukkan nilai terendah yaitu 0,0037 kWh/m². Total energi panas bulanan memperkuat pola yang sama, di mana beton mencapai 0,748 kWh/m², bata merah 0,561 kWh/m², dan kayu 0,112 kWh/m². Temuan ini menunjukkan bahwa beton merupakan penghantar panas yang paling besar, sedangkan kayu memiliki kemampuan isolasi panas paling baik di antara material yang dikaji.Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan gambaran komparatif mengenai kinerja termal material dinding di iklim tropis dan dapat menjadi dasar dalam pemilihan material bangunan yang lebih efisien secara energi. Hasil studi ini diharapkan mendukung upaya peningkatan kenyamanan termal sekaligus optimalisasi penggunaan energi pada bangunan di kawasan tropis. Kata kunci: perpindahan panas, material bangunan, efisiensi termal, data BMKG, iklim tropis.