Articles
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT DAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONTERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA POKOK BAHASAN PERSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL
Toar, Meiline R.;
Pangemanan, Altje S.;
Wenas, John R.
JSME (Jurnal Sains, Matematika & Edukasi) Vol 5, No 2 (2017): Jurusan Matematika
Publisher : Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Meiline Rifka Toar. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apakah terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang menerima pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Eksperimen ini dilaksanakan pada 2 kelompok siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Langowa tahun ajaran 2016/2017 yang masing-masing kelas terdiri dari 22 siswa dengan menggunakan rancangan Posttest Only Control Group Design. Hasil analisi statistic uji t menunjukkan thitung = 4.429 > tTabel = 2.018, dimana Ho ditolak dan menerima H1, bahwa rata-rata skor hasil belajar matemtika siswa yng menerima pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih dari siswa yang belajar dengan model STAD.  Kata Kunci: Kooperatif Teams Games Tournament dan Student Team Achievement Division, hasil belajar, persamaan linear satu variabel.
HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII di SMP NEGERI 2 TOMOHON
Taroreh, Septy S.;
Rembet, Treesja;
Wenas, John R.
JSME (Jurnal Sains, Matematika & Edukasi) Vol 5, No 3 (2017): Jurusan Matematika
Publisher : Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (514.749 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan apakah ada hubungan nyata dan signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa di SMP Negeri 2 Tomohon khusunya kelas VIII tahun ajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dan metode penelitian survei yang berisfat korelasional. Berdasarkan hasil analisis dan penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa dimana rxy 0.715 > rTabel 0.220 dan thitung > nilai tTabel atau 9.26 > 1.664. Besarnya hubungan minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa SMP Negeri 2 Tomohon kelas VIII adalah 56.40% sedangkan 43.60% adalah faktor lain. Kesimpulannya bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa SMP Negeri 2 Tomohon kelas VIII. Dengan demikian dari hasil penelitian ini kiranya dapat memberikan manfaat dalam peningkatan pendidikan sekolah khususnya minat belajar siswa dan hasil belajar matematika siswa. Kata Kunci: Minat Belajar, Hasil Belajar Matematika
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT DAN STAD PADA MATERI KUBUS DAN BALOK
Bawembang, Mila Ch.;
Wenas, John R.;
Regar, Vivian R.
JSME (Jurnal Sains, Matematika & Edukasi) Vol 5, No 2 (2017): Jurusan Matematika
Publisher : Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (357.422 KB)
Pembelajaran kooperatif mendorong siswa bekerja sama sebagai sebuah tim untuk menyelesaikan sebuah masalah, pembelajaran kooperatif terdiri dari beberapa tipe antara lain Teams Games Tournaments (TGT) dan Student Team Achievement Division (STAD). Penelitiaan ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar siswa pada pokok bahasan kubus dan balok antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan STAD pada siswa kelas VIII SMP Kristen Kakaskasen. Analisis data menggunakan uji-t. Diperoleh pada taraf signifikan dan hasil . Siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada pelajaran matematika kubus dan balok dikelas VIII A 80,95% siswa memperoleh nilai diatas 70 sesuai dengan KKM atau 17 siswa dari 21 siswa tuntas hasil belajar dan rata-rata hasil belajar adalah 80,90 dibandingkan dengan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD di kelas VIII B 66,67% siswa memperoleh nilai diatas 70 atau 14 siswa dari 21 siswa tuntas hasil belajar dan rata-rata hasil belajar adalah 76,62. Kata Kunci: Kubus dan balok, Pembelajaran kooperatif tipe TGT, Hasil Belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARANKOOPERATIF TIPE SCRAMBLE TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI PERSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL
Bailang, Indrianti;
Emor, Jorie;
Wenas, John R.
JSME (Jurnal Sains, Matematika & Edukasi) Vol 5, No 2 (2017): Jurusan Matematika
Publisher : Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (373.241 KB)
Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 3 Rainis pada pembelajaran PLSV, melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe scramble. Dari hasil penelitian, tindakan yang dilakukan pada siklus 1 belum berhasil karena hanya mencapai 62% dari ketuntasan secara klasikal yaitu 65%, kemudian tindakan dilanjutkan pada siklus 2, dan pada siklus 2 tindakan yang dilakukan telah berhasil dengan ketuntasan belajar 76%. Disimpulkan bahwa dengan pembelajaran kooperatif tipe scramble dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Persamaan Linear Satu Variabel. Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif, Scramble, hasil balajar matematika
PENGGUNAAN PEMBELAJARAN AKTIF TIPE GIVING QUESTION AND GETTING ANSWERS DARI HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL
Taghulihi, Fricilia B.;
Wenas, John R.;
Manurung, Ontang
JSME (Jurnal Sains, Matematika & Edukasi) Vol 5, No 3 (2017): Jurusan Matematika
Publisher : Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (357.422 KB)
Suatu proses pembelajaran sangat diperlukan model atau strategi pembelajaran yang dapat memberikan kesempatan kepada siswa berpartisipsi aktif dalam kegiatan belajar mengajar, sehingga siswa tidak mengalami kesulitan untuk mempelajari materi yang diajarkan serta nantinya dapat meningkatkan pencapaian hasil belajar. Pembelajaran matematika di SMP Negeri 2 Siau Timur belum menerapkan pembelajaran yang aktif dan inovatif, sehingga dilakukan penelitian dengan menerapkan pembelajaran aktif tipe giving question and getting answers untuk mendapatkan hasil belajar yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah menggunakan pembelajaran aktif tipe giving question and getting answers pada persamaan linear satu variabel lebih tinggi dari KKM. Penelitian ini mengunakan Metode Penelitian Eksperimen terhadap siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Siau Timur. Sampel yang diambil adalah kelas VII A yang terdiri dari 37 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan posttest. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa siswa yang dikenai model pembelajaran Problem Based Learning memiliki rata-rata nilai hasil sebesar 79,32 dengan persentase ketuntasan kelas 89,18%. Disimpulkan bahwa pembelajaran aktif tipe giving question and getting answers memiliki pengaruh dalam peningkatan hasil belajar matematika siswa pada pokok bahasan fungsi komposisi dan fungsi invers. Kata Kunci: Giving Question And Getting Answers, Hasil Belajar, Persamaan Linear Satu Variabel
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW UNTUK MENUNTASKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI OPERASI CAMPURAN BILANGAN BULAT
Kainde, Royke;
Wenas, John R.;
Damai, I Wayan
JSME (Jurnal Sains, Matematika & Edukasi) Vol 5, No 1 (2017): Jurusan Matematika
Publisher : Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Berdasarkan pengamatan dan pengalaman penulis dapat digambarkan bahwa daya serap yang dicapai siswa kelas VI SDN 11 Manado pada materi operasi campuran bilangan bulat belum mencapai hasil yang diharapkan. Tujuan Penelitian ini adalah meningkatkan dan menuntaskan hasil belajar siswa kelas VIb SD Negeri 11 Manado pada materi operasi campuran bilangan bulat. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model pembelajaran jigsaw. Subyek penelitian adalah siswa kelas Vib dengan jumlah siswa 25 orang. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mencapai ketuntasan kelompok maupun individu. Kemampuan siswa kelas VIb SD Negeri 11 Manado mencapai kriteria mampu 83,8 % dan ketuntasan belajar secara klasikal dicapai pada angka 92 %. Kesimpulan penelitian tindakan kelas ini adalah hasil belajar siswa kelas VIb SD Negeri 11 Manado pada materi operasi campuran bilangan bulat dengan menerapkan model pembelajaran jigsaw mencapai ketuntasan belajar baik secara kelompok maupun individu. .Kata Kunci: Model Pembelajaran Jigsaw, Hasil Belajar. Bilangan Bulat
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION PADA MATERI SPLDV (Studi PTK pada Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 3 Melonguane)
Laluas, Reivana;
Tuerah, Philoteus E. A.;
Wenas, John R.
JSME (Jurnal Sains, Matematika & Edukasi) Vol 5, No 1 (2017): Jurusan Matematika
Publisher : Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (310.427 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk menigkatkan hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran tipe Student Teams Achievement Division pada Materi sistem persamaan linear dua variabel. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 3 Melonguane. Objek dalam penelitian adalah hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Melonguane di Talaud pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Hasil Penelitian ketuntasan siklus I adalah 64% dengan jumlah 1820 dan rata-rata hasil belajar 72,8, karena pada siklus I hasil belajar siswa yang tuntas belum mencapai 75% maka penelitian dilanjutkan ke siklus II. Hasil penelitian ketuntasan yang diperoleh pada siklus II adalah 88% dengan jumlah 2075 dengan nilai rata- rata adalah 83 maka pada siklus II ini hasil belajar siswa yang tuntas sehingga mengalami peningkatan dari siklus yang sebelumnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Student Teams Achievement Division pada materi sistem persamaan linear dua variabel mengalami peningkatan.Kata Kunci: Student Teams Achievement Division, Hasil Belajar Matemetika, Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
INTEGRATION OF GEOGEBRA-BASED DIRECT LEARNING MODELS: IMPLEMENTATION IN MATHEMATICS LEARNING
Sumarauw, Stefani Jully;
Wenas, John R.;
Sumarauw, Sylvia J. A.
Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistik
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46306/lb.v5i2.699
Teachers need to integrate applications/media into mathematics learning to improve the quality of mathematics learning. Initial observation results show that teachers in the learning process only use direct learning models without involving learning media that can attract students' interest in learning. This results in low student learning outcomes in Tangent Lines to Circles material. One application that can be used as a mathematics learning medium is the GeoGebra application. This research aims to describe the learning outcomes of class VIII students at SMP N 1 Eris on Tangent Lines to Circles material taught using the direct learning model with the GeoGebra application, which is better than the learning outcomes of students taught using the direct learning model without the GeoGebra application. The research subjects were class VIIIA as an experimental class (a class that used a direct learning model with the GeoGebra application) consisting of 20 students and class VIIIB as a control class (a class that used a direct learning model) composed of 20 students. The instrument used in this research is a test in the form of essay questions to measure student learning outcomes. The data collection technique is to give a pretest and posttest in the form of descriptive questions consisting of 5 questions. Based on the research results, it can be concluded that learning using the direct learning model with the GeoGebra application on circle tangent material in class VIII students at SMP Negeri 1 Eris is better than learning using the direct learning model without the GeoGebra application
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika dengan Model Problem Based Learning untuk Mengajarkan Materi Peluang
Rumondor, Joury M.;
Wenas, John R.;
Sulangi, Victor R.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 2: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/marisekola.v5i2.2757
Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan Perangkat Pembelajaran Matematika Dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Mengajarkan Materi Peluang, yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Kategori dari jenis penelitian ini sebagai penelitian pengembangan. Sampel pada penelitian ini diambil adalah siswa kelas VIII SMP N 1 Tumpaan. Banyaknya siswa yang diteliti adalah 28 siswa. Dalam penelitian ini yang dikembangkan adalah RPP, LKS, dan THB dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada materi peluang. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini menggunakan model 4-D. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa produk yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Perangkat pembelajaran layak digunakan berdasarkan penilaian perangkat pembelajaran oleh validator dengan skor rata-rata 3,5 dengan kriteria valid. Hasil kepraktisan perangkat pembelajaran diperoleh dari angket respon siswa yang menunjukan skor sebesar 36 yang termasuk pada kriteria praktis. Keefektifan perangkat pembelajaran diperoleh dari tes hasil belajar siswa yang menunjukan ketuntasan belajar siswa di atas 70 sehingga dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran tersebut efektif digunakan dalam pembelajaran
Perbandingan Hasil Belajar Siswa Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel diajar Menggunakan Model Problem Based Learning dan Konvensional
Walangitan, Cindy C.;
Pulukadang, Rosiah J.;
Wenas, John R.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 2: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/marisekola.v5i2.4982
Proses pembelajaran adalah proses interaksi antara siswa dengan guru didalam kelas, proses belajar juga sebagai penentu kualitas hasil belajar siswa. Dalam proses belajar mengajar di dalam kelas masih bersifat teacher center dan bukan bersifat student center, sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan penelitian ekperimen yang bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar dari kelas eksperimen yaitu kelas yang diajarkan dengan model Problem Based Learning (PBL) dan kelas yang diajarkan menggunakan model konvensional. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Langowan dengan subjek penelitian yaitu kelas X MIPA 3 dan X MIPA 4 kedua kelas ini homogen dengan jumlah masing-masing kelas sebanyak 30 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif menggunakan metode Quasi Eksperiment (eksperimen semu). Data yang digunakan untuk melihat pencapaian kompetensi didapat dari tes akhir (posttest). Dari hasil penelitian diperoleh rata-rata hasil belajar siswa yang diajar dengan model Problem Based Learning (PBL) adalah 88,669, sedangkan rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan konvensional adalah 69,933 Berdasarkan data hasil pengujian hipotesis penelitian diperoleh nilai thitung > ttabel (2,155>1,672), maka diambil kesimpulannya yaitu hasil belajar siswa kelas X pada materi SPLTV yang diajar menggunakan model pembelajaran PBL lebih tinggi dari hasil belajar yang diajarkan dengan model Konvensional.