Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Upaya Peningkatan Penjualan dan Laba Melalui Digital Marketing Pada UMKM Toko Asih Hijab Cantik (AHC) Erliana, Erliana; Fahmi, Darul
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i1.674

Abstract

Pengabdian pada masyarakat sebagai salah satu darma perguruan tinggi menepati posisi yang strategis dalam menimba dan mendidik masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kegiatan pemasaran yang memanfaatkan kecanggihan teknologi digital sering kali disebut dengan digital marketing. Pada era globalisasi saat ini, UMKM merupakan salah satu usaha yang digemari masyarakat karena UMKM adalah sebuah usaha yang dimiliki perorangan maupun badan usaha yang telah memenuhi kriteria sebagai usaha mikro. Adapun mitra dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu pada toko Asih Hijab Cantik (AHC), Toko Asih Hijab Cantik merupakan sebuah UMKM yang bergerak di bidang busana muslim , toko muslim ini termasuk salah satu toko muslim yang sudah memiliki konsumen tetap. Akan tetapi dalam kegiatan pemasarannya masih sangat minim dan cenderung masih tradisional. Berdasarkan analisis situasi tersebut baik dari hasil observasi maupun wawancara, maka didapatkan permasalahan sebagai berikut: 1) Kurangnya pemanfaatan media sosial, sehingga belum banyak orang yang mengetahui toko Asih Hijab Cantik tersebut; 2) Toko Asih Hijab Cantik belum terdaftar pada Google Maps sehingga banyak orang yang masih kebingungan dalam mencari lokasi mitra. Untuk Mengatasi Permasalahan di atas, maka penulis melakukan pengabdian masyarakat dalam upaya meningkatkan penjualan melalui strategi pemasaran digital marketing pada UMKM dengan program kerja upaya meningkatkan penjualan dan laba melalui digital marketing pada UMKM Asih Hijab Cantik berupa penjelasan tentang pentingnya peranan digital marketing bagi perkembangan bisnis UMKM, terutama dalam hal meningkatkan kegiatan promosi sehingga mendapatkan laba sesuai target serta praktek langsung disertai cara pembuatan akun di media digital. Dengan hasil karyawan sudah mampu melakukan promosi di media sosial dengan memanfaatkan digital marketing yaitu instagram.
PENTINGNYA LITERASI KEUANGAN BAGI PENGELOLAAN KEUANGAN PRIBADI PADA SEKOLAH INDONESIA KUALA LUMPUR Erliana, Erliana; Sicillia, Mita
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31521

Abstract

Keuangan merupakan kebutuhan dasar bagi setiap orang untuk menghindari masalah keuangan, sehingga literasi yang mengatur keuangan pribadi sangat diperlukan. Kesulitan keuangan bukan hanya akibat rendahnya pendapatan, tetapi juga dapat timbul dari kesalahan dalam pengelolaan keuangan (mis-management) seperti kesalahan penggunaan kredit dan kurangnya perencanaan keuangan. Literasi keuangan (financial literacy) yang semakin mendapatkan perhatian di banyak negara maju menunjukkan betapa pentingnya kesadaran akan keuangan. Di beberapa negara, literasi keuangan bahkan sudah menjadi program nasional. Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan masih rendah di negara-negara maju, terlebih lagi di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Kondisi ini merupakan masalah serius mengingat literasi keuangan memiliki pengaruh positif terhadap inklusi dan perilaku keuangan. Untuk meningkatkan literasi keuangan, diperlukan praktik langsung serta cara pembuatan akun di media digital. Hasilnya, karyawan mampu melakukan promosi di media sosial dengan memanfaatkan digital marketing melalui platform seperti Instagram.
Penguatan Kesiapan Kredit UMKM melalui Pengembangan Early Warning System Kesehatan Keuangan Erliana, Erliana; Napisah, Napisah; Fitriyana, Fina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli Vol. 5 No. 1 (2026): Agustus, Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
Publisher : Marcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/nauli.v5i1.359

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi, namun masih menghadapi permasalahan pengelolaan keuangan yang berdampak pada rendahnya kesiapan memperoleh akses pembiayaan formal. Kondisi tersebut juga ditemukan pada UMKM JAWARA Bojongsari Kota Depok, dimana sebagian pelaku usaha belum melakukan pencatatan transaksi secara sistematis, belum memisahkan keuangan usaha dan pribadi, serta belum memiliki alat ukur kesehatan keuangan usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesiapan kredit melalui pengembangan dan validasi Early Warning System (EWS) kesehatan keuangan UMKM berbasis rasio keuangan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan pendampingan melalui tahapan observasi, penyampaian materi, simulasi penggunaan instrumen EWS, pendampingan, dan evaluasi hasil. Kegiatan melibatkan 26 pelaku UMKM sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa instrumen EWS mampu membantu peserta melakukan identifikasi kondisi usaha secara lebih terstruktur. Rekapitulasi hasil menunjukkan sebanyak 23% peserta berada pada kategori sehat, 58% kategori cukup sehat, dan 19% kategori perlu pendampingan. Kegiatan ini juga mendorong peningkatan pemahaman pengelolaan keuangan dan kesiapan memperoleh akses pembiayaan secara lebih berkelanjutan.
Model Transformasi Digital dan Standarisasi Akuntansi pada UMKM untuk meningkatkan Daya Saing Berkelanjutan Septianto, Andry; Erliana, Erliana; Junaenah, Junaenah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli Vol. 5 No. 1 (2026): Agustus, Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
Publisher : Marcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/nauli.v5i1.380

Abstract

Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Thailand, khususnya pada mitra Saila Muslim Food, menghadapi tantangan krusial dalam menghadapi era ekonomi digital. Permasalahan utama meliputi rendahnya literasi keuangan, keterbatasan penguasaan teknologi e-payment, serta lemahnya kapasitas organisasi dalam menyusun laporan akuntansi standar yang diperlukan untuk meningkatkan daya saing usaha. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan model transformasi digital dan standarisasi akuntansi guna memperkuat tata kelola operasional dan transparansi keuangan mitra. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara hybrid (daring dan luring) pada tanggal 6 Juni 2026, yang melibatkan 25 peserta terdiri dari pelaku UMKM dan staf operasional. Intervensi program mencakup sosialisasi literasi keuangan, pelatihan sistem e-payment, pendampingan penyusunan laporan akuntansi standar (berbasis SAK EMKM/TFRS), serta edukasi mengenai pemasaran digital dan keamanan siber sebagai bagian dari strategi transformasi digital yang berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan teknis peserta. Sebanyak 25 peserta berhasil mengadopsi sistem digital dan berpartisipasi aktif dalam standarisasi keuangan bisnis mereka. Transformasi dari sistem pembukuan manual menuju sistem digital terbukti meningkatkan efisiensi operasional dan transparansi keuangan mitra secara berkelanjutan.