Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran BPJS Ketenagakerjaan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani Desa Gumeng Sari, Cynthia Permata; Haningati, Gumilang Chandra Shasmita; Rahma, Adalia Safira; Maynurohmah, Anggit; Kuncoroyakti, Damar Aji; Gavena, Kezia Mutiara; Tanjaya, Lucian; Fadil, Muhammad Ilham Nur; Arkan, Muhammad Rafi; Oktavia, Ovi Dewi; Suryokusumo, Rexxy; Pramono, Sirat; Noreen, Talitha Dzakiyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 7 (2024): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i7.1363

Abstract

Petani memegang peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun seringkali menghadapi berbagai tantangan, termasuk risiko kecelakaan kerja dan kurangnya jaminan untuk masa tua. Artikel ini membahas peran BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan kesejahteraan petani melalui program jaminan sosial, seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT). Melalui program ini, BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan finansial bagi petani, baik terkait kecelakaan saat bekerja maupun tabungan untuk masa pensiun. Kegiatan ini menggunakan metode sosialisasi serta pendampingan yang dilakukan oleh KKN UNS Kelompok 86 di Desa Gumeng, melibatkan 5 perwakilan dari 8 kelompok tani Desa Gumeng. Selain itu, pendampingan pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan juga dilakukan secara langsung. Hasil penelitian mengidentifikasi beberapa kendala, seperti kurangnya pemahaman, keterbatasan akses, dan ketidakpastian penghasilan petani. Studi kasus di Desa Gumeng menunjukkan bahwa kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan KKN UNS mampu meningkatkan kesadaran petani terkait manfaat program ini.
Strategi Pengembangan Desa Mandiri melalui BUMDes dalam Membangun Perekonomian Desa Jenawi Karanganyar Sari, Cynthia Permata; Abroor, Debrio Daffa; Praditya, Afnandida Lintang; Fitriani, Annisa Ayu Hanan; Khoiriyah, Fadilah Hasna; Yusianto, Haliffara Naufal; Isnandar, Kharisma Annisa Dyah; Janah, Miftachul; Fawwazzaidan, Muhammad Nadhif; Jiwa, Muhammad Tahrizi Aria; Al-Bahrayn, Parakleyto Majma' Al-Bahrayn; Larasati, Rifa Putria; Yudistira, Viananda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 8 (2024): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i8.1415

Abstract

Pengembangan ekonomi desa merupakan salah satu langkah strategis untuk mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) telah muncul sebagai bentuk kelembagaan ekonomi yang dikelola oleh masyarakat desa dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi lokal. Meskipun berbagai program pemerintah telah dilaksanakan untuk mengembangkan ekonomi desa, hasil yang diperoleh masih belum optimal, terutama disebabkan oleh intervensi pemerintah yang berlebihan dan kurangnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan BUMDes. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran BUMDes dalam meningkatkan ekonomi desa, dengan fokus pada Desa Jenawi di Kabupaten Karanganyar yang memiliki potensi pertanian signifikan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan data primer diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi, serta data sekunder dengan terjun langsung ke lapangan. Setelah melakukan evaluasi mendalam terhadap kegagalan BUMDes sebelumnya dan dengan mempertimbangkan aspirasi warga Desa Jenawi, terdapat dua usulan unit usaha yaitu layanan digital printing dan toko bangunan. Keuntungan yang diperoleh dari berbagai usaha yang dijalankan oleh BUMDes akan menjadi Pendapatan Asli Desa (PADes). Dana ini kemudian dapat digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan desa dan kegiatan sosial lainnya sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Dengan demikian, BUMDes tidak hanya berperan sebagai penggerak ekonomi, tetapi juga sebagai pilar kemandirian desa.
IMPLEMENTASI PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN DALAM PENGELOLAAN DAS BERBASIS EKONOMI SIRKULER Purwanto, Purwanto; Supriyadi, Supriyadi; Nufus, Malihatun; Sari, Cynthia Permata; Rosariastuti, MMA Retno; Hartati, Sri
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2373

Abstract

Ekonomi sirkular di Indonesia tercakup di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024, di bawah Agenda Prioritas Nasional 1, yaitu memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan, dan agenda Prioritas Nasional 6: membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana, dan perubahan iklim. Pada Prioritas Nasional 6, Ekonomi Sirkular berada dibawah payung Pembangunan Rendah Karbon (PRK) yang juga merupakan salah satu upaya untuk mencapai ekonomi hijau dengan menekankan kegiatannya yakni pengelolaan limbah, pembangunan energi berkelanjutan, dan pengembangan industri hijau. Salah satu komponen PRK adalah Pertanian ramah lingkungan, tidak sekedar untuk meningkatkan produksi tanaman, namun juga bertujuan agar lingkungan tetap sehat, baik pada skala lokal, regional, maupun global. Tidak sekedar untuk mempertahankan produksi pangan, pakan, serat, kayu bakar, mengendalikan erosi, hama, penyakit dan gulma, namun juga bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, mempertahankan siklus hidrologi serta keanekaragaman hayati. Daerah Aliran Sungai (DAS) berperan penting sebagai daerah tangkapan air yang memiliki peran penting menyediakan kebutuhan air bagi manusia. Bahaya erosi, longsor, hilangnya sumber daya air, dan kesuburan tanah merupakan bahaya dari tidak dikelolanya DAS. Konservasi tanah pada daerah pegunungan di hulu DAS mutlak dilakukan untuk menjamin keberlanjutan produktivitas lahan. Salah satu upaya pengelolaan DAS adalah dengan praktik pertanian ramah lingkungan dengan sistem agroforestri. Desa Sumberejo, Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri merupakan daerah yang terletak di bagian atas sub DAS Bengawan Solo Hulu. Upaya yang dilakukan adalah penamanam tanaman MPTS (multi purpose tree species) yang sesuai untuk kegiatan rehabilitasi pada lahan hutan rakyat. Selain bermanfaat secara ekologi, penanaman tanaman MPTS juga akan memberikan manfaat secara ekonomi. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pendampingan kegiatan rehabilitasi dengan pola agroforestri menggunakan jenis-jenis tanaman prospektif secara ekologi maupun ekonomi dalam mendukung kelestarian. Metode pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah metode participatory rapid appraisal (PRA). Melalui pendekatan ini, masyarakat berpartisipasi dalam pembangunan desa mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. Dalam bentuk Participatory Planning yang disertai penganggaran, implementasi, serta monitoring. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan pemahaman terkait perencanaan, penganggaran, serta implementasi dari masyarakat terkait konservasi daerah hulu DAS dengan penanaman tanaman MPTS.