Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaplikasian Adaptive Grey Model dalam Prediksi Pendapatan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta : Pengaplikasian Adaptive Grey Model dalam Prediksi Pendapatan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Qonita, Rosyada Laili; Kartikasari, Mujiati Dwi
Emerging Statistics and Data Science Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Emerging Statistics and Data Science Journal
Publisher : Statistics Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/esds.vol4.iss.1.art08

Abstract

Pendapatan daerah merupakan hak pemerintah daerah yang diakui sebagai penambah nilai kekayaan bersih. Pendapatan daerah terdiri dari pendapatan asli daerah, pendapatan transfer, dan lain-lain pendapatan yang sah. Pendapatan daerah dapat sewaktu-waktu mengalami fluktuasi, fluktuasi tersebut disebabkan oleh berbagai hal, seperti penyalahgunaan anggaran, kendala administratif, dan kondisi ekonomi yang tidak stabil. Untuk mengatasi tantangan ini, prediksi pendapatan daerah dapat dilakukan agar pemerintah dapat membuat perencanaan anggaran yang lebih tepat. Penelitian ini menggunakan metode adaptive grey model AGM (1,1) untuk memprediksi pendapatan daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dari tahun 2010 hingga 2024. AGM (1,1) dipilih karena kemampuannya bekerja dengan data terbatas serta efektif dalam menangkap pola tren pada data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa AGM (1,1) mampu menghasilkan prediksi yang cukup akurat, dengan nilai Mean Absolute Error (MAE) sebesar 384,227.98 dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 7.45%. Berdasarkan evaluasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa model memiliki tingkat akurasi yang tinggi, sehingga dapat digunakan untuk memprediksi pendapatan daerah di masa mendatang. Penelitian ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam merencanakan anggaran dengan lebih tepat dan akurat.
Comparative Analysis of Grey GM(1,1) and Grey Verhulst Models for Forecasting Electricity Consumption in Indonesia Khoeriyah, Indri Noer; Kartikasari, Mujiati Dwi
Euler : Jurnal Ilmiah Matematika, Sains dan Teknologi Volume 14 Issue 1 April 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/euler.v14i1.37710

Abstract

Electricity energy demand in Indonesia continues to increase in line with economic development, technological advancement, and population growth. This condition necessitates appropriate energy planning to ensure a stable electricity supply. Electricity consumption forecasting is required to predict future demand and to serve as a basis for formulating sustainable energy policies. However, studies comparing different grey forecasting models for Indonesia’s electricity consumption remain limited, particularly in identifying the most suitable model for its growth characteristics. This study aims to compare the performance of two models within Grey System Theory, namely the Grey Model GM(1,1) and the Grey Verhulst model, in forecasting electricity consumption in Indonesia. The data used consist of annual electricity consumption data for the period 2000–2024, obtained from the official websites of Statistics Indonesia (BPS) and the Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM). The analysis stages include model construction, parameter estimation, forecasting, and accuracy evaluation using the Root Mean Square Error (RMSE), Mean Absolute Error (MAE), and Mean Absolute Percentage Error (MAPE). The results indicate that the Grey Verhulst model outperforms the GM(1,1) model, with an RMSE of 10,955.97, an MAE of 9,233.64, and a MAPE of 5%, whereas the GM(1,1) model yields an RMSE of 23,562.39, an MAE of 15,151.57, and a MAPE of 9%. These results suggest that the Grey Verhulst model provides a better fit for the observed data, which exhibits nonlinear growth behavior with a tendency toward saturation. The best-performing model, namely the Grey Verhulst model, produces a forecast of electricity consumption for the year 2025 of 388,025 GWh. This result is expected to serve as a reference for national electricity policy planning.
Pengaruh PDRB dan Pajak Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/Kota DIY Tahun 2017-2024 Menggunakan Regresi Data Panel: Pengaruh PDRB dan Pajak Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/Kota DIY Tahun 2017-2024 Menggunakan Regresi Data Panel Safira, Aulia; Kartikasari, Mujiati Dwi
Emerging Statistics and Data Science Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Emerging Statistics and Data Science Journal
Publisher : Statistics Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/esds.vol4.iss.2.art01

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan asli daerah pada kabupaten/kota di Provinsi DIY pada tahun 2017-2024. Data yang digunakan berbentuk data panel dengan total 40 data, yang terdiri dari variabel pendapatan asli daerah, jumlah penduduk, produk domestik regional bruto, serta pajak daerah. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan model random effect, di mana pengaruh individu dipilih berdasarkan hasil pengujian model estimasi terbaik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa produk domestik regional bruto dan pajak daerah memiliki pengaruh positif terhadap pendapatan asli daerah. Model yang dihasilkan mampu menjelaskan variasi pendapatan asli daerah dengan koefisien determinasi sebesar 83.03%. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pada sektor ekonomi daerah dan optimalisasi penerimaan pajak daerah merupakan faktor yang dapat meningkatkan pendapatan asli daerah, yang pada akhirnya dapat mendorong kemandirian fiskal daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah Provinsi DIY dapat memprioritaskan sektor ekonomi dan pengelolaan pajak daerah untuk meningkatkan kemandirian fiskal Provinsi DIY.