Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

CEO Overconfidence, Audit Fee, and Audit Report Lag Sumunar, Kurnia Indah; Anita, Anita
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 4 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i4.4184

Abstract

A Financial statements must be presented in timely manner because the information will be used by investors for decision making. Audit report lag can be caused by audit fee and the role of CEO in decision making. The purpose of this study is to examine the mediating role of audit fees on the effect of CEO Overconfidence to audit report lag. Many studies only examine the effect of audit fees without paying attention to CEO's psychological condition. This study uses a sample of companies listed on the IDX from 2016 to 2020 that obtained through the official website of IDX and Thomson Reuter Database. The results show that CEO Overconfidence has a negative effect on audit report lag mediated by audit fees. CEO Overconfidence will choose to report financial statements in timely manner by increasing audit fees so that the image as CEO who can make good decisions can be proven.
MEDIA ROLE ON IPO SHARE RETURN DURING THE COVID-19 PANDEMIC Sumunar, Kurnia Indah; Muhammad, Ridho
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 4 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v5i4.2602

Abstract

The Covid-19 pandemic has had an impact on various sectors, particularly in the financial sector. One of the triggers is the limitation of activities from the community so that it affects business activities which have an impact on the economy. The company's solution in seeking funds is to conduct an Initial Public Offering (IPO). Companies that conduct IPO have a high risk. This is because investors tend to choose to save their funds in savings, invest in gold and foreign currencies during the pandemic. Moreover, the role of the media today is closely related to the investor decisions. The purpose of this study is to analyze the role of the media on the considerations of investors in buying IPO shares and to analyze the requirement of company performance to conduct an IPO. This study uses a sample of 52 companies that conduct IPOs from March 2020 to May 2021. Secondary data collection uses company financial statements obtained through the IDX official website and Thomson Reuters. This study finds that the role of the media has a positive effect on investors' considerations in buying IPO shares and company size, profitability and leverage ratios are required for companies to conduct IPO.
The Impact of Religiosity on the Relationship between Corporate Social Responsibility (CSR) and Organizational Commitment Sumunar, Kurnia Indah; Jannah, Lu'lu'ul; Anita, Anita
Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah Vol. 14 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aiq.v14i1.13160

Abstract

Non-financial performance variables such as corporate social responsibility (CSR) receive increased attention from stakeholders. This study examines whether CSR performance affects employees of Sharia financial institutions concerning organizational commitment and whether religiosity as a moderating variable strengthens or weakens that effect. Research on the role of employee performance toward CSR practices and the impact of those performances on employee behaviour is limited, especially in developing countries. In addition, the religiosity factor is still under consideration in terms of whether it affects employee performance. Based on information gathered from questionnaires distributed to employees of Sharia financial institutions in Indonesia, this study shows that CSR performance positively affects organizational commitment, and religiosity weakens the positive influence of CSR performance on organizational commitment. Employees feel CSR practices can affect their work performance because companies with good CSR practices could create a good reputation for their organization.  AbstrakVariabel kinerja non-keuangan seperti tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) mendapat perhatian yang besar dari para pemangku kepentingan. Penelitian ini menguji apakah kinerja CSR mempengaruhi karyawan lembaga keuangan syariah terhadap komitmen organisasi dan apakah religiusitas sebagai variable moderasi memperkuat atau memperlemah efek tersebut. Penelitian tentang peran kinerja karyawan terhadap praktik CSR dan dampak sikap tersebut terhadap perilaku karyawan masih terbatas, terutama dalam konteks negara berkembang. Selain itu, faktor religiositas masih dalam pertimbangan apakah berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan dari kuesioner yang dibagikan kepada karyawan lembaga keuangan syariah di Indonesia, penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja CSR berpengaruh positif terhadap komitmen organisasi, dan religiusitas memperlemah pengaruh positif kinerja CSR terhadap komitmen organisasi. Karyawan merasa praktik CSR dapat mempengaruhi kinerja di tempat kerja karena perusahaan dengan praktik CSR yang baik dapat menciptakan reputasi yang baik bagi organisasi.
Pengaruh Perilaku Konsumen terhadap Keputusan Pembelian melalui Impulsive Buying saat Live Streaming pada Platform Tiktok Sumunar, Kurnia Indah; Chusnul Maulidina Hidayat
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 5 No. 4 (2025): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (2025)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v5i4.4878

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah mengubah sudut pandang pemasaran, khususnya dengan munculnya fitur live streaming. Fenomena ini menciptakan dinamika baru dalam perilaku konsumen, di mana keputusan pembelian sering kali terjadi secara impulsif pada live streaming. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku konsumen terhadap keputusan pembelian, dengan perilaku impulsive buying sebagai variabel mediasi pada aktivitas live streaming di platform TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang disebarkan kepada 101 responden pengguna TikTok di Indonesia yang pernah menonton live streaming dan melakukan pembelian. Stata 14 digunakan sebagai software untuk melakukan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumen memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian namun peran impulsive buying sebagai variabel mediasi tidak terbukti terhadap pengaruh positif perilaku konsumen dan keputusan pembelian. Perilaku konsumen memiliki pengaruh positif terhadap impulsive buying dan impulsive buying memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini mengkonfirmasi bahwa live streaming TikTok merupakan saluran pemasaran yang efektif dalam membangkitkan perilaku impulsif yang akhirnya mendorong keputusan pembelian. Implikasi teoritis memperkuat teori Stimulus-Organism-Response dalam konteks digital. Bagi pelaku bisnis, temuan ini menekankan pentingnya memilih streamer yang kredibel, mampu berinteraksi, dan menyajikan konten yang informatif untuk memaksimalkan penjualan.
Pendampingan Diversifikasi Olahan Ikan Gurame untuk Peningkatan Nilai Tambah Hasil Perikanan Desa Tumiyang Banyumas Sumunar, Kurnia Indah; Rahmatika, Alfilia Hilda; Adiyana, Imam
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7589

Abstract

Desa Tumiyang Kabupaten Banyumas merupakan salah satu daerah penghasil ikan gurame yang cukup potensial, sehingga keberadaannya menjadi sumber pendapatan utama bagi mayoritas masyarakat setempat. Peluang untuk pengembangan usaha olahan ikan yang lebih bervariasi masih terbuka lebar. Namun berdasarkan wawancara dengan kepala desa, pemanfaatan hasil panen ikan gurame masih terbatas pada penjualan ikan segar sehingga nilai ekonominya belum optimal. Salah satu permasalahan yang dihadapi masyarakat adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah ikan gurame menjadi produk olahan yang bernilai ekonomi. Selain itu, belum adanya strategi pemasaran yang efektif. Menjawab kebutuhan tersebut, solusi yang ditawarkan adalah berupa pendampingan kepada masyarakat Desa Tumiyang untuk meningkatkan nilai tambah hasil perikanan ikan gurame. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Tumiyang dalam mengolah ikan gurame menjadi produk olahan bernilai tambah, khususnya kerupuk. Metode kegiatan meliputi penyuluhan tentang pentingnya diversifikasi olahan ikan dan metode pemasaran, selanjutnya pelatihan teknis pembuatan kerupuk gurame, praktik langsung, serta pembimbingan untuk pengemasan produk. Hasil pengabdian ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan, keterampilan praktik anggota PKK dan Kelompok Usaha Bersama Desa Tumiyang yaitu dari 63% menjadi 85%. Selain itu, peserta menjadi termotivasi untuk berwirausaha dengan mengembangkan usaha olahan gurame. Dengan demikian, program pendampingan ini membuktikkan inovasi dan diversifikasi olahan ikan dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan nilai tambah hasil perikanan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Desa Tumiyang.
Implementasi Teknologi Tepat Guna pada UMKM Batik Inklusif "Dejarumi" untuk Meningkatkan Kapasitas dan Efisiensi Produksi Purbaya, Muhammad Eka; Sumunar, Kurnia Indah; Marsally, Silvia Van; Elzaryanti, Melva Bherly
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 1 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i1.8755

Abstract

UMKM Dejarumi merupakan usaha batik inklusif yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas dan berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal. Namun, UMKM Dejarumi menghadapi kendala berupa keterbatasan produksi. Kapasitas produksi Dejarumi rata-rata 10 potong pakaian per minggu akibat penggunaan mesin jahit lama yang kurang efisien, sehingga diperlukan intervensi berbasis teknologi tepat guna. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi melalui pengadaan mesin jahit high-speed serta pelatihan penggunaan bagi tenaga kerja. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, implementasi teknologi, pelatihan berbasis praktik langsung, dan evaluasi dampak. Hasil menunjukkan peningkatan kapasitas produksi sebesar 50% dan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan praktik UMKM Dejarumi, yaitu dari 61% menjadi 84%. Selain itu, kepercayaan diri dan keterampilan tenaga kerja disabilitas meningkat secara signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan teknologi tepat guna dapat memperkuat kinerja UMKM inklusif dan mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.
ANALISIS PENDEKATAN FULL COSTING SEBAGAI DASAR STRATEGI PENETAPAN HARGA DI UMKM KANTIN QTA Sumunar, Kurnia Indah; Syahdan Dwi Zakaria; Gaitsa Zahira Sofa; Kizzyta Yosanda Sihite; Kaisah Hani'ah Masruroh; Andre Haryanto; Chesta Azzami Resmawan
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 6 No. 1 (2026): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (2026)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v6i1.5202

Abstract

Penetapan Harga Pokok Produksi (HPP) menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan oleh pelaku UMKM, terutama dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat untuk menghasilkan produk berkualitas dengan harga bersaing. Penelitian ini dilakukan pada UMKM QTA Cafedengan tujuan untuk membandingkan hasil perhitungan HPP menggunakan metode Full costing dengan metode yang umum diterapkan oleh pelaku UMKM. Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan kualitatif melalui teknik wawancara, observasi, dan studi pustaka sebagai sumber data. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa metode Full costing menghasilkan HPP sebesar Rp800.278 dengan asumsi margin keuntungan 50%, sehingga harga jual produk ditetapkan sebesar Rp24.000. Sementara itu, metode yang biasa digunakan pelaku UMKM hanya menghasilkan HPP sebesar Rp541.000, dengan proyeksi margin keuntungan serupa yang menetapkan harga jual sebesar Rp16.000. Selisih hasil ini disebabkan oleh kurangnya pemisahan komponen biaya variabel dan Overhead tetap dalam metode perhitungan tradisional UMKM. Oleh karena itu, penggunaan metode Full costing direkomendasikan untuk memberikan gambaran biaya yang lebih akurat dan mendukung penetapan harga yang tepat.
The Effect of Financial Reporting Digitalization and Digital Financial Literacy on MSME Profitability in the Digital Transformation Era Sumunar, Kurnia Indah; Rusydie, Muhammad Hilman; Hidayat, Chusnul Maulidina
MDP Student Conference Vol 5 No 1 (2026): The 5th MDP Student Conference 2026
Publisher : Universitas Multi Data Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35957/mdp-sc.v5i1.15452

Abstract

Digital transformation becoming more popular in financial management for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), especially in the process of recording and reporting. The financial reporting digitalization enables faster, more accurate, and integrated output, which can enhance decision making in MSMEs. This research examines the effect of digital financial reporting and financial literacy to MSMEs profitability. Using a quantitative survey of 100 MSMEs owners and analyzed with multiple linear regression, this study found that digital financial reporting does not significantly effect on profitability, and financial literacy positively and significantly effect in profitability. This results recommend that adopting digital financial technology can improve business performance and the efficiency of financial reporting. MSME owners and policymakers should apply digital transformation.
Dampak Penggunaan Teknologi Keuangan dan Literasi Keuangan Digital terhadap Kinerja Keuangan UMKM dengan Kompetensi Digital sebagai Variabel Moderasi HIDAYAT, CHUSNUL MAULIDINA; Tirta, Alexandro Damar; Sumunar, Kurnia Indah
MDP Student Conference Vol 5 No 1 (2026): The 5th MDP Student Conference 2026
Publisher : Universitas Multi Data Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35957/mdp-sc.v5i1.15504

Abstract

The development of digital technology encourages the use of Financial Technology (FinTech) as a strategy to improve the financial performance of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). This study aims to analyze the effect of the use of Financial Technology and digital financial literacy on the financial performance of MSMEs with digital competence as a moderating variable. This study uses a quantitative approach with a survey method on MSMEs that have used FinTech services. Data were collected through a structured questionnaire using a Likert scale and analyzed using multiple linear regression analysis. The results show that the use of Financial Technology has a positive and significant influence on the financial performance of MSMEs. Conversely, digital financial literacy does not significantly influence the financial performance of MSMEs. Digital competence is not proven to moderate the influence of the use of Financial Technology or digital financial literacy on the financial performance of MSMEs, but has a positive and significant direct influence on the financial performance of MSMEs. This study emphasizes the importance of utilizing FinTech and strengthening practical digital competence in improving the financial performance of MSMEs in the digital economy era.