Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANATOMICAL CHARACTERS USED FOR DEFINING FIVE SPECIES OF NEPENTHES FROM BANGKA BELITUNG ISLANDS, INDONESIA Rizqiani, Sakina; Ariyanti, Nunik Sri; Sulistijorini, Sulistijorini
Journal of Tropical Life Science Vol 8, No 3 (2018)
Publisher : Journal of Tropical Life Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.836 KB) | DOI: 10.11594/jtls.08.03.14

Abstract

Anatomical structures may vary among the species of Nepenthes. Therefore, the anatomical characters apparently could be used for supporting the morphological characters in identifying species. This study aimed to seek a valuable anatomical character for identifying and defining five species of Nepenthes occur in Bangka Belitung Islands. Samples of leaves, pitchers and its lids of Nepenthes gracilis, Nepenthes mirabilis, Nepenthes ampullaria, Nepenthes rafflesiana, and Nepenthes reinwardtiana were collected and prepared for paradermal and transverse section of microscope slides. The results showed that the anatomical characters of the leaves, pitchers and lids from these five species of Nepenthes could be used for differentiating five species Nepenthes observed. The absence of nectary gland at the abaxial of pitcher lids of N. gracilis and N. ampullaria separate them from others species. The leaf epidermis of these two species have different cell wall. The length of lunate cells at the inner surface of upper half pitchers are comparable for identifying the pitchers of N. mirabilis from those of N. reinwardtiana.  The presence of crystal at the parenchymal tissue of pitcher differentiate N. rafflesiana from the four others.  In this research, the identification key for Nepenthes from Bangka Belitung Islands based on the anatomical character was presented.
IMPLEMENTASI MODEL PLACE-BASED PROJECT LEARNING (PBPL) BERBASIS EKOPEDAGOGI DENGAN BANTUAN APLIKASI IDENTIFIKASI TUMBUHAN BERBASIS AI UNTUK MENINGKATKAN LITERASI EKOLOGIS MAHASISWA Anggraini, Nike; Antony, Muhammad Khoirul; Rizqiani, Sakina; Handayani, Christina Vivid
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan bagian dari tahapan implementasi model Place-Based Project Learning (PBPL) berbasis ekopedagogi yang dikembangkan untuk meningkatkan literasi ekologis mahasiswa Pendidikan Biologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji keterlaksanaan dan efektivitas model PBPL yang diintegrasikan dengan aplikasi identifikasi tumbuhan berbasis kecerdasan buatan, yaitu PlantNet dan Seek by iNaturalist, dalam meningkatkan literasi ekologis mahasiswa pada mata kuliah Ekologi Tumbuhan. Penelitian menggunakan pendekatan research and development (R&D) pada tahap uji coba terbatas dengan desain one-group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri atas 30 mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Sriwijaya semester genap tahun akademik 2024/2025. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi keterlaksanaan model, angket respon mahasiswa, dan tes literasi ekologis dengan reliabilitas α = 0,87. Intervensi pembelajaran berlangsung selama empat minggu dengan tahapan eksplorasi lingkungan, perancangan proyek, implementasi proyek lapangan berbasis aplikasi AI, dan refleksi ekopedagogis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan model mencapai 93% (kategori sangat baik), respon mahasiswa terhadap pembelajaran mencapai 91% (kategori sangat positif), dan terjadi peningkatan signifikan pada literasi ekologis mahasiswa dari skor rata-rata 61,5 menjadi 77,2 (t(29)=10,54, p<0,001, Cohen’s d=2,20). Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi teknologi cerdas dalam model PBPL efektif dalam meningkatkan keterlibatan, kesadaran ekologis, dan kemampuan reflektif mahasiswa terhadap isu-isu lingkungan.
AKTIVITAS ANTIBIOFILM EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP BAKTERI Pseudomonas aeruginosa DAN Staphylococcus aureus Sari, Melia; Yunita, Cut Elza; Rizqiani, Sakina
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit infeksi hingga kini masih merupakan masalah kesehatan global termasuk di negara berkembang seperti Indonesia. Penyakit infeksi di Indonesia masih belum dapat ditanggulangi meskipun berbagai upaya telah dilakukan termasuk memengaruhi faktor eksternal dan internal. Tujuan penelitian untuk menguji optimum ekstrak etanol daun belimbing wuluh yang dapat menghambat pertumbuhan biofilm Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus. Metode penelitian ini meliputi pengambilan sampel, determinasi tumbuhan, pengolahan sampel ekstrak etanol daun belimbing wuluh. danpengujian penghambat pembentukan biofilm pada bakteri P. aeruginosa dan S. aureus. Hasil pemeriksaan karakteristik simplisia daun belimbing wuluh penetapan kadar air 7%, kadar sari larut dalam air 21,3%, kadar sari larut dalam etanol 16%, kadar abu total 5,6%, kadar abu tidak larut asam 0,83%. Simplisia daun belimbing wuluh positif mengandung senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, tanin, saponin, steroid, dan triterpenoid. Konsentrasi dari ekstrak etanol daun belimbing wuluh yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri P.aeruginosa adalah 800 µg/ml dengan nilai persen hambatan sebesar 69,3765 ± 2,189, sedangkan S.aureus absorbansi sebesar 71,4144 ± 1,207. Berdasarkan uji ANOVA didapatkan konsentrasi 800 µg/ml lebih efektif dalam menghambat pembentukan biofilm dengan nilai (sig ,073).