Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Perbandingan Efektivitas Transmisi Moneter Kredit Perbankan Konvensional dan Syariah di Indonesia serta Hubungannya dengan Pergerakan Suku Bunga Cupian, Cupian; Ahmadsyah, Ibnu; Noven, Sarah Annisa
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 11 No. 05 (2025): JIEI : Vol. 11, No. 05, 2025
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Monetary transmission is aimed to stabilize prices and to increase output in the long run. This study compares the effectiveness of transmission of conventional and Islamic banking loans in Indonesia to the consumer price index (CPI) and industrial production index (IPI), to find out which transmission is more effective and the direction of its influence, and to see the role of credit interest rates or its equivalent to the amount of credit or financing as the most important variable in transmission, to test the authenticity of Islamic banks in relation to interest rates. Secondary data used is sourced from Bank Indonesia, Federal Reserve Economic Data, OJK, BPS, and BIS, by using the quantitative Vector Error Correction Model (VECM) method with the period of January 2009 – December 2017. The results of the study show that the transmission of conventional bank credit is more effective in influencing the monetary end target. Meanwhile, Islamic banks are actually more responsive than conventional banks towards increasing interest rates or their equivalent in the decision to grant financing, so it can be concluded that Islamic banking faces a higher risk of fluctuations in interest rates.
Economic Growth in Muslim and Non-Muslim Countries During the COVID-19 Pandemic: A Comparative Analysis Hastuti, Fitri; Noven, Sarah Annisa; Abadi, Rayfana Kuntum
Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/share.v12i2.15966

Abstract

The COVID-19 pandemic has led to an economic downturn, compelling numerous businesses to curtail their production and consumption. In response, countries worldwide have initiated various incentive policies to promote economic recovery. This research delves into the ramifications of the COVID-19 pandemic on the economic growth of selected Muslim and non-Muslim nations. The study employs panel data from 15 member nations of the Organization of Islamic Cooperation (OIC) and 15 members of the Group of Twenty (G20) spanning from 2019 to 2021. Utilizing the Least Square Panel Method approach, it was found that the pandemic has significantly and negatively impacted economic growth across all sampled countries during the testing period, with a confidence level of 95%. Interestingly, non-Muslim countries experienced a more profound impact compared to their Muslim counterparts. Moreover, mobility restriction policies implemented during 2020-2021 negatively affected economic growth, while the COVID-19 mortality rate showed no significant impact. Specifically, these mobility restrictions significantly impeded economic growth in non-Muslim countries at a 99% confidence level but did not significantly affect Muslim countries. The study also revealed that imports had a negative impact on economic growth in Muslim countries at a 95% confidence level. Conversely, inflation positively influenced economic growth in non-Muslim countries with a similar confidence level.==============================================================================================================ABSTRAK –Pertumbuhan Ekonomi di Negara Muslim dan non-Muslim pada Masa Pandemi COVID-19: Suatu Analisis Komparatif. COVID-19 telah menyebabkan penurunan ekonomi yang memaksa banyak bisnis mengurangi proses produksi dan tingkat konsumsinya. Sebagai respons, negara-negara yang terdampak kemudian melakukan inisiasi kebijakan insentif untuk mendorong perbaikan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pandemi COVID-19 terhadap pertumbuhan ekonomi di sejumlah negara-negara Muslim dan Non-Muslim. Studi ini menggunakan data panel dari 15 negara anggota OKI dan 15 negara anggota G20 dari tahun 2019 hingga 2021. Dengan menggunakan pendekatan Least Square Panel Method, kajian ini menunjukkan bahwa secara umum pandemi COVID-19 berdampak negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi pada tingkat kepercayaan 95% di seluruh negara sampel selama periode pengujian. Ketika diuji secara terpisah, pandemi berdampak lebih besar terhadap negara-negara non-Muslim berbanding dengan negara-negara Muslim. Selanjutnya, kebijakan pembatasan mobilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dalam periode 2020-2021, sedangkan tingkat kematian akibat COVID-19 tidak berpengaruh secara signifikan. Secara khusus, kebijakan pembatasan mobilitas mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di negara-negara non-Muslim secara signifikan pada tingkat kepercayaan 99% tetapi tidak berpengaruh signifikan di negara-negara Muslim. Selain itu, ditemukan pula bahwa impor secara khusus berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di negara-negara muslim sebesar 95%. Selain itu, ditemukan juga bahwa impor secara khusus berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di negara-negara muslim pada tingkat kepercayaan 95%, sedangkan inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di negara-negara non-muslim pada tingkat kepercayaan 95%.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN SYARIAH TERHADAP PERKEMBANGAN KEGIATAN UMKM DESA PANGALENGAN Cupian; Noven, Sarah Annisa; Nabela Hapsari
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Z-COVIS) Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Z-COVIS)
Publisher : Penerbit Az-Zahra Media Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris pengaruh dari literasi keuangan terhadap perkembangan UMKM Desa Pangalengan. Kegiatan Usaha Mikro Kecil Menengah menjadi target dalam pengembangan literasi keuangan syariah mengingat mayoritas masyarakat beragama Islam dan menjalankan kegiatan usaha untuk mendukung ekonomi desa. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dan penyebaran kuisioner kepada masyarakat khususnya pelaku UMKM untuk mengetahui sejauh mana pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah.   Hasil dari kuisioner ditemukan bahwa masyarakat masih banyak yang belum faham terkait keuangan syariah baik produknya, konsep, prinsip hingga akad-akad dalam kegiatannya. Mengingat pentingnya literasi keuangan syariah dan dukungan dari aparatur desa diharapkan dalam jangka panjang akan memberikan dampak positif dari literasi keuangan syariah dengan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan kegiatan UMKM dan meningkatkan penjualan produk UMKM. Secara general dalam pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan penjualan kegiatan UMKM Desa Pangalengan.