Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK PARTAI GOLKAR DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT TERHADAP CALON KEPALA DAERAH PADA PILKADA KOTA SIBOLGA Z, Jamiluddin; Priadi, Ribut; Thariq, Muhammad
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.453-460

Abstract

AbstrakTujuan dalam penelitian ini merupakan buat mengenali data serta memperoleh informasi tentang strategi komunikasi politik yang digunakan Partai Golkar dalam tingkatkan partisipasi politik warga terhadap Calon Kepala Wilayah pada Pilkada Kota Sibolga. Dalam penelitian ini memakai pendekatan kualitatif langsung kelapangan ialah dengan melaksanakan wawancara, observasi serta riset dokumentasi guna mendapatkan informasi yang diperlukan. Sebaliknya pendekatan teori yang dipergunakan merupakan teori komunikasi politik. Peneliti berupaya buat menggambarkan serta mendeskripsikan kenyataan, sehingga bisa ditafsirkan gimana strategi komunikasi politik yang digunakan Partai Golkar dalam tingkatkan partisipasi poitik warga terhadap Calon Kepala Wilayah pada Pikada Kota Sibolga. Hasil penelitian menampilkan kalau Partai Golkar sudah banyak membuat strategi-strategi yang digunakan buat tingkatkan partisipasi politik warga dalam memenangkan Pilkada Kota Sibolga, dimana strategi– strategi tersebut sangat bervariatif, salah satunya lewat kegiatan- kegiatan sosial politik kemasyarakatan. Strategi ini ialah strategi yang sangat universal digunakan oleh Paslon Kepala Derah ataupun Partai Politik yang lain. Dengan tujuan supaya khalayak/ pemilih bisa mengidentifikasi siapa Paslon Kepala Wilayah yang hendak diseleksi dalam Pilkada Kota Sibolga 2020. Sehingga periset merumuskan kalau terdapat strategi yang digunakan oleh Partai Golkar dalam memenangkan Pilkada Kota Sibolga. Strategi yang digunakan mulai dari melaksanakan aktivitas sosial politik kemasyarakatan, pemasangan baliho, spanduk, mempublikasikan lewat media sosial serta media cetak.Kata Kunci: Strategi, Komunikasi Politik, Partisipasi Warga pada Pilkada Kota Sibolga.
POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL PEGAWAI BANK BTN (PERSERO) CABANG MEDAN DALAM MENINGKATKAN KELANCARAN PEMBAYARAN ANGSURAN KPR BTN BERSUBSIDI Maulana, Muhammad Andi; Thariq, Muhammad
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 1 (2023): Pebruari, 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i1.2023.184-193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi dan mendapatkan data tentang pola komunikasi interpersonal pegawai Bank BTN (Persero) cabang Medan dalam meningkatkan kelancaran pembayaran angsuran KPR BTN bersubsidi. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif langsung kelapangan yakni dengan melakukan wawancara, observasi dan studi dokumentasi guna memperoleh data yang dibutuhkan. Sedangkan pendekatan teori yang dipergunakan adalah teori pola komunikasi dan akomodasi komunikasi. Peneliti berusaha untuk menggambarkan dan mendeskripsikan fakta, sehingga dapat digambarkan bagaimana pola komunikasi yang dilakukan oleh pegawai Bank BTN (Persero) Cabang Medan terkait dengan pembayaran angsuran KPR Bersubsidi. Hasi penelitian ini menunjukkan bahwa pola komunikasi interpersonal pegawai Bank BTN (Persero) cabang Medan terkait pembayaran angsuran KPR BTN bersubsidi sudah bagus sesuai dengan SOP dimulai dari melakukan pengecekan dengan melihat data base dan mengecek ID yang telah terdaftar di bagian administrasi dan dokumentasi untuk melihat keberadaan para debitur tersebut,  lalu menghubungi melaui via telephon/ sms setelah itu tim lapangan pergi menuju ke lokasi tempat debitur berada sesuai data yang diterima tentang alamat para debitur tersebut dengan menggunakan sistem zonasi/ mapping wilayah setelah sampai di lokasi tim lapangan bertugas mendata ulang dan memberikan pembinaan langsung terkait dengan KPR BTN Bersubsidi. Dari kegiatan tersebut terjadi komunikasi secara langsung dengan baik dan sangat efektif sehingga terjalin komunikasi yang baik dan terus berjalan setiap bulannya antara pihak pegawai PT. Bank Tabungan Negara (BTN) Persero Tbk Cabang Medan dengan debitur sehingga pegawai bisa melakukan pendekatan lebih intens dengan debiturnya. Namun kelancaran pembayaran angsuran KPR Bersubsidi belum begitu meningkat secara signifikan, karena ada beberapa debitur yang tidak dapat melunasi pinjaman sesuai dengan waktu yang di sepakati. Padahal pihak Bank Tabungan Negara (BTN) Persero Tbk Cabang Medan telah memberikan margin ringan seperti cicilan bunga KPR yang reatif rendah dan juga memberikan jangka waktu pembayaran lebih lama yakni selama 30 tahun sehingga dengan kebijakan itu, dapat mengurangi sedikit beban debitur, dan mempermudah para pegawai bank untuk melakukan penagihan dengan adanya jangka waktu tersebut.
Strategi Komunikasi Pimpinan Dalam Membangun Iklim Kerja Yang Kondusif (Studi Analisis Di Balai Besar Pengembangan Penjamin Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Bangunan Dan Listrik Medan) Sya’im, Sya’im; Priadi, Ribut; Thariq, Muhammad
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.479-485

Abstract

AbstrakPenelitian ini mendeskripsikan bagaimana terbentuknya iklim llmu komunikasi yang kondusif yang terbentuk, dilihat dari peristiwa komunikasi yang terjadi di BBPPMPV BBL Medan, sikap dan perilaku pimpinan terhadap pegawai BBPPMPV BBL Medan, harapan, serta kesempatan bagi tumbuh dan berkembangnya kinerja pegawai. Selain itu juga dilihat adakah motivasi yang menjadikan seseorang bersedia menjalankan aktifitas dan tanggungjawab secara menyeluruh untuk mencapai tujuan tertentu yang diinginkan. Studi ini mengunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, selanjutnya dalam teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara Observasi, dan Dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya iklim kerja yang kondusif dari Pimpinan, karena Pimpinan sebagai orang yang bertanggungjawab dalam organisasi dan dapat memberikan kontribusi dalam membangkitkan iklim komunikasi yang baik pada organisasinya. Dengan melakukan hal-hal yang merupakan tanggungjawab pimpinan seperti menetapkan tujuan bagi pegawaipegawainya. melatih pegawainya dan membantu mereka menjadi lebih efektif dalam pekerjaannya, meninjau kemajuan pegawainya, memberikan bimbingan, menggunakan metode baru dalam kelompok dan bidang mereka untuk membuat anggota kelompok terus menerus menjadi lebih aktif, membuat perencanaan untuk masa mendatang, dan menghargai prestasi karyawan dengan menggunakan standar sosial dan financial yang mereka tetapkan untuk karyawan,  berarti pimpinan secara tidak langsung ikut membantu karyawan dalam mencapai kepuasan kerjanya.Kata Kunci: Komunikasi, Peningkatan Semangat Kerja, Iklim Komunikasi                   Organisasi.
Iklim Komunikasi Organisasi Pengawas, Kepala Sekolah, dan Guru dalam Membangun Keterbukaan di Majelis Pendidikan Muhammadiyah Suriana, Suriana; Ginting , Rahmanita; Thariq, Muhammad
PERSPEKTIF Vol. 14 No. 4 (2025): PERSPEKTIF October
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/perspektif.v14i4.13833

Abstract

This article or paper aims to analyze the organizational communication climate between managerial supervisors, school principals, and teachers in building openness and positive behavior in the Muhammadiyah Commerce Education Council and its obstacles. This study uses a qualitative approach with the theory of communication climate, organizational communication, positive attitudes, openness, and communication barriers. The subjects are Managerial Supervisors, Principals, and Teachers in the Basic Education Council and Muhammadiyah Commerce Branch. Data was obtained through interviews, observations, and documentation from 10 informants, with data analysis through reduction, presentation, and conclusions drawn. This study concludes that the organizational communication climate in the Primary and Secondary Education Council of the Muhammadiyah Commerce Branch Executive is effective, with vertical communication between leaders, supervisors, and principals, as well as horizontal communication between teachers. Formal and informal communication processes support the creation of openness and positive behaviors such as discipline, cooperation, and innovation. Communication barriers occur due to individual psychological discomfort in communicating.
Grade Point Average Inflation and Academic Feudalism: A Study of Power Relations in the World of Higher Education Arwansyah, OK; Thariq, Muhammad; Suharyanto, Agung; Sinaga, Roynanda
PERSPEKTIF Vol. 14 No. 4 (2025): PERSPEKTIF October
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/perspektif.v14i4.15723

Abstract

The phenomenon of GPA inflation in Indonesian higher education reflects a complex social issue, where academic grades often fail to represent intellectual capacity and instead emerge as products of power relations between lecturers and students. This paper analyzes how symbolic power within academic spaces cultivates a culture of compliance and strategic adaptation among students in pursuit of cum laude honors. Employing a theoretical-critical approach and Michel Foucault’s discourse analysis, the study reveals that academic assessment systems frequently function as instruments of power reproduction, reinforcing academic feudalism and suppressing critical expression. High GPAs, in this context, are often symbolic compromises rather than genuine intellectual achievements. The findings suggest that social structures in universities shape students into submissive, administratively efficient individuals with limited intellectual courage—ultimately undermining the emancipatory function of higher education. This paper calls for academic decolonization to establish egalitarian dialogue, transparent grading systems, and a redefinition of respect (adab) as a foundation for critical and ethical discourse in education.
Career Management Strategy for Position Succession in PT SMPD Production Unit Thariq, Muhammad; Sushandoyo, Dedy
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 1 (2025): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i1.50371

Abstract

In the competitive cement industry landscape, PT SMPD faces significant challenges in ensuring competent successors for key positions. This research proposes a comprehensive career management strategy to address this issue, focusing on leadership development and succession planning, competency management, cultural transformation, and strategic alignment. Using a qualitative methodology, data was collected through interviews, observations, and document analyses over three months at PT SMPD. The findings indicated considerable gaps in recruitment, competency development, and leadership training. The proposed strategy includes a 24-month phased implementation plan starting with succession planning and leadership development, followed by competency assessment, performance management, and HR technology integration. The strategy emphasised strong executive support, dedicated cross-functional teams, effective communication, and prioritising data and analysis. The results show that a structured approach to career management can significantly improve leadership pathways, employee engagement, and organisational performance. By implementing this strategy, PT SMPD can develop a future-ready workforce, achieve strategic goals, and emerge as an industry leader in career management practices.
Eksplorasi Komunikasi Budaya Jawa Dan Mandailing Dalam Pernikahan Desa Bantan Siagian, Mulya; Thariq, Muhammad
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v4i1.725

Abstract

Desa Bantan, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai merupakan desa yang memiliki keberagaman suku, terdiri dari 9 dusun, 85,5% Masyarakat sebagai petani dan memiliki ikatan pernikahan 80% antarsuku terutama Jawa dan Mandailing. Perbedaan etnis memunculkan norma masyarakat yang berbeda dalam berbagai hal, terutama hubungan perkawinan adat, jika keduanya memiliki latar belakang etnis dan pengalaman yang berbeda, keharmonisan diperlukan adanya penyesuaian bentuk komunikasi untuk memenuhi kebutuhan dan harapan pasangan etnis yang berbeda. Tujuan kegiatan ini adalah mengeksplor proses, poladan hambatan komunikasi pada keluarga pernikahan berbeda Suku Jawa dan Mandailing di Desa Bantan Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai. Metode yang digunakan adalah dengan tahapan (a) pendekatan persuasive dengan mitra (b) wawancara langsung dengan mitra (c) observasi dan (d) dokumentasi. Tempat penelitian adalah, Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara narasumber baik secara online ataupun offline dan didokumentasikan. Teknik analisis data dengan menggunakan cara reduksi data, representasi dan penarikan kesimpulan verifikasi. Temuan yang diperoleh dari kegiatan ini diantaranya adalah (a) Proses komunikasi keluarga pada pasangan pernikahan berbeda suku yang terjadi menggunakan media eloktronik sebagai perantara dan dan secara langsung; (b) Pola komunikasi keluaraga pada pasangan pernikahan berbeda suku yang terjadi adalah keterbuakaan terhadap pasangan masing-masing, merasa empati atas apa yang dialami pasangan masing-masing dan (c) hambatan komunikasi keluarga pada pasangan pernikahan berbeda suku perbedaan budaya dalam segi adat yang digunakan pada saat keluarga besar berkumpul. Saran sebaiknya memberikan pendampingan lanjut ke Bhinneka Tunggal Ika dan mempertahankan keberagaman antarbudaya.