Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL PEGAWAI BANK BTN (PERSERO) CABANG MEDAN DALAM MENINGKATKAN KELANCARAN PEMBAYARAN ANGSURAN KPR BTN BERSUBSIDI Maulana, Muhammad Andi; Thariq, Muhammad
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 1 (2023): Pebruari, 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i1.2023.184-193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi dan mendapatkan data tentang pola komunikasi interpersonal pegawai Bank BTN (Persero) cabang Medan dalam meningkatkan kelancaran pembayaran angsuran KPR BTN bersubsidi. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif langsung kelapangan yakni dengan melakukan wawancara, observasi dan studi dokumentasi guna memperoleh data yang dibutuhkan. Sedangkan pendekatan teori yang dipergunakan adalah teori pola komunikasi dan akomodasi komunikasi. Peneliti berusaha untuk menggambarkan dan mendeskripsikan fakta, sehingga dapat digambarkan bagaimana pola komunikasi yang dilakukan oleh pegawai Bank BTN (Persero) Cabang Medan terkait dengan pembayaran angsuran KPR Bersubsidi. Hasi penelitian ini menunjukkan bahwa pola komunikasi interpersonal pegawai Bank BTN (Persero) cabang Medan terkait pembayaran angsuran KPR BTN bersubsidi sudah bagus sesuai dengan SOP dimulai dari melakukan pengecekan dengan melihat data base dan mengecek ID yang telah terdaftar di bagian administrasi dan dokumentasi untuk melihat keberadaan para debitur tersebut,  lalu menghubungi melaui via telephon/ sms setelah itu tim lapangan pergi menuju ke lokasi tempat debitur berada sesuai data yang diterima tentang alamat para debitur tersebut dengan menggunakan sistem zonasi/ mapping wilayah setelah sampai di lokasi tim lapangan bertugas mendata ulang dan memberikan pembinaan langsung terkait dengan KPR BTN Bersubsidi. Dari kegiatan tersebut terjadi komunikasi secara langsung dengan baik dan sangat efektif sehingga terjalin komunikasi yang baik dan terus berjalan setiap bulannya antara pihak pegawai PT. Bank Tabungan Negara (BTN) Persero Tbk Cabang Medan dengan debitur sehingga pegawai bisa melakukan pendekatan lebih intens dengan debiturnya. Namun kelancaran pembayaran angsuran KPR Bersubsidi belum begitu meningkat secara signifikan, karena ada beberapa debitur yang tidak dapat melunasi pinjaman sesuai dengan waktu yang di sepakati. Padahal pihak Bank Tabungan Negara (BTN) Persero Tbk Cabang Medan telah memberikan margin ringan seperti cicilan bunga KPR yang reatif rendah dan juga memberikan jangka waktu pembayaran lebih lama yakni selama 30 tahun sehingga dengan kebijakan itu, dapat mengurangi sedikit beban debitur, dan mempermudah para pegawai bank untuk melakukan penagihan dengan adanya jangka waktu tersebut.
Strategi Komunikasi Pimpinan Dalam Membangun Iklim Kerja Yang Kondusif (Studi Analisis Di Balai Besar Pengembangan Penjamin Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Bangunan Dan Listrik Medan) Sya’im, Sya’im; Priadi, Ribut; Thariq, Muhammad
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.479-485

Abstract

AbstrakPenelitian ini mendeskripsikan bagaimana terbentuknya iklim llmu komunikasi yang kondusif yang terbentuk, dilihat dari peristiwa komunikasi yang terjadi di BBPPMPV BBL Medan, sikap dan perilaku pimpinan terhadap pegawai BBPPMPV BBL Medan, harapan, serta kesempatan bagi tumbuh dan berkembangnya kinerja pegawai. Selain itu juga dilihat adakah motivasi yang menjadikan seseorang bersedia menjalankan aktifitas dan tanggungjawab secara menyeluruh untuk mencapai tujuan tertentu yang diinginkan. Studi ini mengunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, selanjutnya dalam teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara Observasi, dan Dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya iklim kerja yang kondusif dari Pimpinan, karena Pimpinan sebagai orang yang bertanggungjawab dalam organisasi dan dapat memberikan kontribusi dalam membangkitkan iklim komunikasi yang baik pada organisasinya. Dengan melakukan hal-hal yang merupakan tanggungjawab pimpinan seperti menetapkan tujuan bagi pegawaipegawainya. melatih pegawainya dan membantu mereka menjadi lebih efektif dalam pekerjaannya, meninjau kemajuan pegawainya, memberikan bimbingan, menggunakan metode baru dalam kelompok dan bidang mereka untuk membuat anggota kelompok terus menerus menjadi lebih aktif, membuat perencanaan untuk masa mendatang, dan menghargai prestasi karyawan dengan menggunakan standar sosial dan financial yang mereka tetapkan untuk karyawan,  berarti pimpinan secara tidak langsung ikut membantu karyawan dalam mencapai kepuasan kerjanya.Kata Kunci: Komunikasi, Peningkatan Semangat Kerja, Iklim Komunikasi                   Organisasi.
Eksplorasi Komunikasi Budaya Jawa Dan Mandailing Dalam Pernikahan Desa Bantan Siagian, Mulya; Thariq, Muhammad
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v4i1.725

Abstract

Desa Bantan, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai merupakan desa yang memiliki keberagaman suku, terdiri dari 9 dusun, 85,5% Masyarakat sebagai petani dan memiliki ikatan pernikahan 80% antarsuku terutama Jawa dan Mandailing. Perbedaan etnis memunculkan norma masyarakat yang berbeda dalam berbagai hal, terutama hubungan perkawinan adat, jika keduanya memiliki latar belakang etnis dan pengalaman yang berbeda, keharmonisan diperlukan adanya penyesuaian bentuk komunikasi untuk memenuhi kebutuhan dan harapan pasangan etnis yang berbeda. Tujuan kegiatan ini adalah mengeksplor proses, poladan hambatan komunikasi pada keluarga pernikahan berbeda Suku Jawa dan Mandailing di Desa Bantan Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai. Metode yang digunakan adalah dengan tahapan (a) pendekatan persuasive dengan mitra (b) wawancara langsung dengan mitra (c) observasi dan (d) dokumentasi. Tempat penelitian adalah, Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara narasumber baik secara online ataupun offline dan didokumentasikan. Teknik analisis data dengan menggunakan cara reduksi data, representasi dan penarikan kesimpulan verifikasi. Temuan yang diperoleh dari kegiatan ini diantaranya adalah (a) Proses komunikasi keluarga pada pasangan pernikahan berbeda suku yang terjadi menggunakan media eloktronik sebagai perantara dan dan secara langsung; (b) Pola komunikasi keluaraga pada pasangan pernikahan berbeda suku yang terjadi adalah keterbuakaan terhadap pasangan masing-masing, merasa empati atas apa yang dialami pasangan masing-masing dan (c) hambatan komunikasi keluarga pada pasangan pernikahan berbeda suku perbedaan budaya dalam segi adat yang digunakan pada saat keluarga besar berkumpul. Saran sebaiknya memberikan pendampingan lanjut ke Bhinneka Tunggal Ika dan mempertahankan keberagaman antarbudaya.