Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penentuan Intensitas Longsor Sebagai Dasar Untuk Meningkatkan Fasilitas Kesehatan Dalam Mengurangi Risiko Bencana Longsor di Desa Lenangguar Retongga, Nofrohu; Hayatuzzahra, Sayidatina; Safitra, Roby Mardiyan; Desiasni, Rita; Nuraga, Welly Handa; Jayatri, Adella Ulyandana
ARembeN Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): ARemBeN Edisi Juni
Publisher : CV. Ro Bema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/aremben.v3i1.115

Abstract

Tujuan dari pengabdian adalah mengetahui Tingkat intensitas longsor di sepanjang jalan Lenangguar – Lunyuk dan mengetahui kelengkapan fasilitas kesehatan serta kesiapan Puskesmas Lenangguar dalam menangani korban akibat bencana longsor sehingga dapat meminimalisir risiko bencana Longsor. Pengabdian ini terdiri dari empat tahap, yaitu: Studi literatur digunakan sebagai acuan dasar untuk memperkuat latar belakang dalam pengabdian ini, penentuan intensitas longsor di sepanjang Jalan Lenangguar – Lunyuk, wawancara Kepala Puskesmas Lenangguar dan salah satu Dokter yang bertugas untuk mengetahui Tingkat fasilitas dan jumlah tenaga medis di Puskesmas Lenangguar, sosialisasi intensitas longsor, kesiapan dan kelengkapan puskesmas lenangguar dalam menghadapi bencana longsor kepada Kepala Desa Lenangguar untuk pemberitahuan kepada Masyarakat. Puskesmas Lenangguar hanya memiliki 2 Dokter, 12 Perawat, 1 Ambulan, Obat-obatan cukup terbatas, dan juga keterbatasan alat-alat medis sehingga hanya bisa menangani luka-luka lecet. Intensitas longsor yang cukup banyak dan sering terjadi saat musim hujan di Jalan Lintas Lenangguar – Lunyuk sehingga Puskesmas Lenangguar direkomendasikan untuk meningkatkan fasilitas sehehatan, tim medis, melakukan pelatihan manajemen bencana dan disaster plan sehingga mengurangi risiko bencana longsor dan meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana.
Implementation Of Zero Waste For Pineapple Farming Groups On Peatlands Alang, Hasria; Jiu, Cau Kim; Syamsuri, Syamsuri; Mukhtar, Wahdaniah; Ira, Nurmaya Putri; Nuraga, Welly Handa; Rozi, Abdul
TRANSFORMASI : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2026): April
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/transformasi.v6i1.38391

Abstract

Pineapples are a key commodity in Sungai Malaya Village. Peat soil is a limiting factor, while partners need fertilizer. However, the high cost and limited availability of fertilizer are problematic. Furthermore, long-term use of chemical fertilizers can further worsen soil conditions. Harvested pineapple waste is often discarded, creating a habitat for various disease vectors. Unsold pineapples are simply piled up until they spoil. Therefore, post-harvest management and agricultural land management on peat soil are essential. The partner in this activity is the Harapan Jaya Farmers Group in Sungai Malaya Village. The purpose of the community service is to educate partners about zero waste and provide training in making pineapple chips and food additives (POC) from pineapple waste. The community service method is Participatory Action Research (PAR), which consists of three stages: preparation, implementation, and evaluation. The results of the community service show that partners have been able to make POC and pineapple chips thanks to a vacuum fryer. Although the initial practice of making chips resulted in poor quality, after several practices, partners were finally able to produce crispy chips that meet standards. The evaluation results also indicate an increase in partners' knowledge and skills. The conclusion of the activity was that POC could be used as a safer alternative fertilizer for partners. Meanwhile, pineapple chips could become a business opportunity for partners in the future