M. Nuh, Safaruddin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN PROGRAM K3 PADA PEMBANGUNAN GEDUNG TINGGI DI KOTA PONTIANAK Ira, Nurmaya Putri; Mulyani, Endang; M. Nuh, Safaruddin
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.843 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.14717

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lemahnya tingkat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Pembangunan Gedung Tinggi di Kota Pontianak berdasarkan hasil observasi yang peneliti yang lakukan, para pekerja cenderung melupakan Alat Pelindung Diri (APD) pada saat melakukan pekerjaan konstruksi. Peneliti memfokuskan masalah penelitian ini pada tingkat keselamatan kerja pada pembangunan gedung tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah The Hazard and Operability Study (HAZOP) melalui perangkingan OHS Risk Assessment and Control  dan Peraturan Mentri Pekerjaan Umum (PERMENPU) NOMOR:05/PRT/M/2014. Sumber data penelitian ini adalah Tim Manajemen Safety. Metode yang digunakan peneliti dalam mengumpulkan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penilian ini ditemukan 26 temuan potensi bahaya, dengan 1 resiko ekstrim, 1 resiko tinggi, 2 resiko sedang dan 3 resiko rendah dengan metode HAZOP. Sedangkan dengan metode PERMENPU terdapat 3 tingkatan resiko dengan resiko tinggi dan sedang (orang) sedangkan resiko rendah (orang, harta benda, lingkungan dan keselamatan umum). Kata kunci: Hazard and Operability, manajemen keselamatan, kesehatan dan kecelakaan kerja.
IDENTIFIKASI RISIKO MENGGUNAKAN SUBKONTRAKTOR PADA PENYELESAIAN PEKERJAAN PROYEK KONSTRUKSI Istiqomah, Istiqomah; Lusiana, Lusiana; M. Nuh, Safaruddin
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i2.82754

Abstract

Dalam dunia konstruksi, biaya, kualitas, dan waktu adalah aspek yang sangat penting. Setiap kontraktor konstruksi diharapkan dapat menyelesaikan proyek dengan efisiensi biaya, mutu yang optimal, dan waktu pengerjaan yang sesuai berdasarkan kontrak. Pada proyek Pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar, kontraktor utama tidak mengerjakan sendiri seluruh rangkaian pekerjaan proyek namun dibantu oleh beberapa subkontraktor. Penyerahan sebagian pekerjaan kepada subkontraktor dapat menimbulkan risiko-risiko proyek yang mempengaruhi kualitas apabila tidak diatur dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengenali potensi risiko yang muncul dari pekerjaan yang dialihkan kepada subkontraktor, pada Pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar. Terdapat 32 faktor risiko yang teridentifikasi yang mempengaruhi aspek biaya, kualitas, dan waktu pada proyek Pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar. Faktor-faktor risiko tersebut terdiri dari enam kategori, meliputi tenaga kerja, material, peralatan, metode, keamanan, eksternal. Berdasarkan analisis menggunakan matriks probabilitas dan dampak risiko yang memiliki probabilitas tinggi serta berdampak tinggi yaitu terjadinya kecelakaan kerja konstruksi karena pekerja subkontraktor tidak menggunakan alat keselamatan pada saat bekerja, volume pekerjaan tidak sesuai target karena keterlambatan pasokan material oleh subkontraktor, volume pekerjaan tidak sesuai target karena kurangnya kapasitas peralatan yang disediakan oleh subkontraktor, volume pekerjaan tidak sesuai target karena peralatan subkontraktor yang rusak terlambat diperbaiki.