Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS POLA KOMUNIKASI PADA SISWA TUNARUNGU DI SMALB DHARMA ASIH KOTA PONTIANAK Saputri, Anggi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 6, No 6 (2017): Juni 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.491 KB)

Abstract

Absract Communication is a process whereby a person or multiple persons, groups or organizations, create and use information in order to connect with the environment and others. Communication can take place with anyone and at any time without exception whether it is poor, rich, educated or not, as well as normal or not even a special need like a hearing impaired. A general problem in this study relates to the pattern of communication in students with special needs deaf.  A general problem in this study relates to the pattern of communication in students with special needs deaf. The approach used in this research is qualitative approach with descriptive method. Data collection techniques used are observation techniques, interviews, and documentation. The results showed that, the deaf student communication process consists of 3 communication patterns namely verbal communication, nonverbal communication and total communication. Verbal communication forms of communication that include "oral, written, and two-way communication, through electronic and face-to-face communication". Nonverbal communication involves the communication process with "the use of body language, and the use of touch on the limbs. As for communication total communication process that includes communication process with three method that is method "manual component, oral component, and aural component.               Keyword : Communication, Patterns,  In Deaf Students  
Peran Organisasi Garuda Kali Balau Kencana Dalam Meningkatkan Solidaritas Masyarakat Kota Melalui Kegiatan Sosial Dan Keagamaan (Studi Di Kelurahan Kali Balau Kencana Kecamatan Kedamaian Bandar Lampung) Saputri, Anggi
Socio Religia Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sr.v3i1.13002

Abstract

Organisasi Garuda Kali Balau Kencana adalah organisasi sosial wadah pengembangan generasi muda yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh, dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa/kelurahan yang berkembang di bidang kesejahteraan sosial, dibentuk untuk menumbuhkan dan mengembangkan setiap anggota masyarakat yang berkualitas, terampil, cerdas, agamis, inovatif dan berkarakter khususnya generasi muda. Dan berperan dalam meningkatkan solidaritas sosial setiap anggota dan masyarakat di Kelurahan Kali Balau Kencana secara terpadu, terarah, menyeluruh, serta berkelanjutan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Peran organisasi Garuda Kali Balau Kencana dalam meningkatkan solidaritas masyarakat melalui kegiatan sosial dan keagamaan di Kelurahan Kali Balau Kencana? Apakah faktor pendorong dan penghambat organisasi Garuda KBK dalam meningkatkan solidaritas masyarakat melalui kegiatan sosial dan keagamaan di Kelurahan Kali Balau Kencana? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran organisasi Garuda Kali Balau Kencana dalam meningkatkan solidaritas masyarakat melalui kegiatan sosial dan keagamaan di Kelurahan Kali Balau Kencana dan untuk mengetahui faktor pendorong dan penghambat organisasi Garuda KBK dalam meningkatkan solidaritas masyarakat melalui kegiatan sosial dan keagamaan di Kelurahan Kali Balau Kencana. Peneliti ini menggunakan metode jenis penelitian lapangan atau field research. Peneliti memilih batasan pemilihan informan dan tempat penelitian. Peneliti ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosiologis. Metode pengumpulan data dengan menggunakan 3 metode yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisa data ada 3 yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Metode penarikan kesimpulan dengan menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian ini Peran organisasi Garuda KBK Dalam meningkatakan solidaritas masyarakat kota melalui kegiatan sosial dan keagamaan terhadap masyarakat di Kelurahan Kali Balau Kencana adalah dengan memprogram kegiatan sosial dan keagamaan seperti bergotong-royong, bakti sosial, memperingati hari besar nasional, Bimbingan belajar anak-anak, Senam aerobik. Dan dalam kegiatan keagamaan yaitu yasinan, tadarusan, takziyah, memperingati hari besar Islam. Terciptanya solidaritas antar masyarakat disebabkan mereka terlibat dalam aktifitas yang sama yang tidak hanya melibatkan secara material saja melainkan secara fisik masyarakat terjun langsung ke lapangan berbaur menjadi satu. Faktor pendorong dalam meningkatkan solidaritas  masyarakat yakni dukungan masyarakat dan orang tua. faktor pendukung dari luar seperti membuka donasi kemudian hasil dari donasi tersebut direalisasikan dalam menjalankan kegiatan. Sedangkan faktor penghambat yaitu adanya pandemi covid-19 sehingga kegiatan dibatasi, sulitnya mengajak masyarakat karena memiliki sifat individualistis, kurangnya wawasan karena para anggota masih berpengetahuan minim, kehadiran anggota organisasi yang sedikit karena sibuk dengan kesibukan masing-masing.
Penerapan Metode Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Dalam Pengembangan Jiwa Kewirausahaan Siswa SMK Sabilal Muhtadin Balikpapan Fitriana, Fitriana; Prasetya, Candraditya; Ayubadiah, Fitrahnanda; Saputri, Anggi; Lestari, Ani Linda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.791

Abstract

Tingkat pengangguran terbuka yang tinggi di kalangan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), termasuk SMKS Sabilal Muhtadin Balikpapan, menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara keterampilan yang dimiliki lulusan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri. Masalah ini diperparah oleh kurangnya pengalaman praktik dan kemampuan soft skill yang dibutuhkan di era digital. Oleh karena itu, diperlukan intervensi strategis melalui pendekatan pembelajaran yang inovatif dan aplikatif. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Project Based Learning (PjBL) dalam rangka meningkatkan keterampilan kewirausahaan siswa melalui kegiatan berbasis proyek usaha nyata. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi pendekatan partisipatif-kolaboratif, experiential learning, mentoring, serta evaluasi-reflektif. Tahapan pelaksanaan program terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan proyek, evaluasi, dan keberlanjutan. Pendekatan PjBL memungkinkan siswa untuk terlibat secara aktif dalam mengidentifikasi masalah, merancang ide bisnis, menyusun Business Model Canvas dan Business Plan, serta melaksanakan dan mengevaluasi proyek usaha melalui kegiatan Market Day. Selain itu, integrasi teknologi digital dan bimbingan dari praktisi kewirausahaan turut memperkuat pencapaian hasil pembelajaran. Hasil program menunjukkan bahwa pendekatan PjBL mampu meningkatkan keterampilan praktikal, kolaboratif, dan kepemimpinan siswa, serta membangun ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan di sekolah. Program ini juga membuka peluang integrasi PjBL ke dalam kurikulum formal dan pembentukan komunitas kewirausahaan siswa sebagai wadah pengembangan usaha pasca program. Dengan demikian, PjBL menjadi strategi efektif dalam menjawab tantangan link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri.