Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Metode Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Dalam Pengembangan Jiwa Kewirausahaan Siswa SMK Sabilal Muhtadin Balikpapan Fitriana, Fitriana; Prasetya, Candraditya; Ayubadiah, Fitrahnanda; Saputri, Anggi; Lestari, Ani Linda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.791

Abstract

Tingkat pengangguran terbuka yang tinggi di kalangan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), termasuk SMKS Sabilal Muhtadin Balikpapan, menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara keterampilan yang dimiliki lulusan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri. Masalah ini diperparah oleh kurangnya pengalaman praktik dan kemampuan soft skill yang dibutuhkan di era digital. Oleh karena itu, diperlukan intervensi strategis melalui pendekatan pembelajaran yang inovatif dan aplikatif. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Project Based Learning (PjBL) dalam rangka meningkatkan keterampilan kewirausahaan siswa melalui kegiatan berbasis proyek usaha nyata. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi pendekatan partisipatif-kolaboratif, experiential learning, mentoring, serta evaluasi-reflektif. Tahapan pelaksanaan program terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan proyek, evaluasi, dan keberlanjutan. Pendekatan PjBL memungkinkan siswa untuk terlibat secara aktif dalam mengidentifikasi masalah, merancang ide bisnis, menyusun Business Model Canvas dan Business Plan, serta melaksanakan dan mengevaluasi proyek usaha melalui kegiatan Market Day. Selain itu, integrasi teknologi digital dan bimbingan dari praktisi kewirausahaan turut memperkuat pencapaian hasil pembelajaran. Hasil program menunjukkan bahwa pendekatan PjBL mampu meningkatkan keterampilan praktikal, kolaboratif, dan kepemimpinan siswa, serta membangun ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan di sekolah. Program ini juga membuka peluang integrasi PjBL ke dalam kurikulum formal dan pembentukan komunitas kewirausahaan siswa sebagai wadah pengembangan usaha pasca program. Dengan demikian, PjBL menjadi strategi efektif dalam menjawab tantangan link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri.
PENGUATAN UMKM MELALUI DIGITALISASI KEUANGAN: IMPLEMENTASI APLIKASI SI APIK KEPADA PELAKU UMKM DI KOTA BALIKPAPAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Harianto, Rudy Pudjut; Asriandi, Asriandi; Saputra, Bambang; Lestari, Ani Linda
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i11.3277

Abstract

MSMEs play a vital role in the regional economy, but still face challenges in financial recording, digital literacy, and access to financing. This community service program aims to improve MSME capacity through the implementation of the SI APIK application. Activities include outreach, training, mentoring, and evaluation, involving MSMEs in Balikpapan City. The implementation method consists of five stages: outreach, training, mentoring, evaluation, and the development of a sustainability plan. A total of 10 MSMEs in Balikpapan City participated in this program, with a focus on improving digital financial literacy and consistent business transaction recording. Evaluation was conducted through direct observation, questionnaires, and analysis of application usage consistency. The questionnaire results showed that 90% of participants understood the training material, while after the mentoring phase, there was a 70% increase in application-based financial recording practices. This demonstrates that the use of technology can overcome the limited understanding of accounting in MSMEs while encouraging regularity in financial recording. Furthermore, the established success indicators, such as recording financial transactions at a minimum of 80%, participants' ability to operate the application independently up to 90%, preparation of monthly financial reports, and the formation of internal trainers, are starting to be achieved. Thus, the implementation of SI APIK not only provides practical benefits for MSMEs but also supports sustainable development goals by continuously increasing the capacity of small businesses.