Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JURNAL KEPERAWATAN

Hubungan Dukungan Keluarga dengan Depresi pada Pasien Diabetes Mellitus Usia 45-64 Tahun Muslim, Agus; Firdaus, Rickiy Akbaril Okta
Jurnal Keperawatan Vol 23 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan Maret 2025
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v23i1.1462

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit degeneratif yang saat ini masih memiliki prevalensi tinggi. Indonesia merupakan negara dengan peringkat keempat penyandang diabetes mellitus. Seringkali penderita diabetes merasa depresi dengan penyakit yang diderita, sehingga tindakan untuk menekan depresi dibutuhkan yaitu seperti dukungan dari anggota keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan depresi pada pasien diabetes melitus usia 45-64 tahun. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien diabetes mellitus usia 45-64 tahun di Desa Darungan Pare Kediri dengan sebanyak 127 pasien. Penelitian dimulai dari bulan mei sampai dengan bulan juni 2024 dengan jumlah sampel 42 pasien, dengan teknik purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah dukungan keluarga, sedangkan variabel dependen adalah depresi. Pengumpulan data dengan cara kuesioner. Pengolahan data meliputi editing, coding, scoring dan tabulating. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga pada pasien diabetes mellitus dalam kriteria baik (61,9%) dan depresi pada pasien diabetes mellitus berada pada tingkat mild depression (42,9%). Hasil uji spearman rank’s menunjukkan nilai probabilitas 0,000 lebih kecil dari nilai alpha (0,05) dengan correlation coefficient -0,629 yaitu dalam kriteria berhubungan kuat. Tanda negatif berarti jika variabel independen naik maka variabel dependen turun. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu ada hubungan antara dukungan keluarga dengan depresi pada pasien diabetes mellitus usia 45-64 tahun. Dukungan keluarga yang baik maka nantinya dapat menekan depresi pada pasien diabetes mellitus.