Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

KAWASAN TERMINAL BUS ANTAR-MODA DI KABUPATEN SINTANG Arvin, Farolga; Irwin, Irwin; Pebriano, Valentinus
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur Vol 13, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jmars.v13i1.88765

Abstract

Peningkatan aktivitas ekonomi mengakibatkan mobilitas yang tinggi pada aktivitas manusia dan barang. Meningkatnya kebutuhan transportasi membuat masyarakat lebih memilih kendaraan pribadi ketimbang kendaraan umum, dikarenakan infrastruktur transportasi umum yang kurang memadai. Peningkatan volume kendaraan pribadi di Kabupaten Sintang menyebabkan kemacetan, khususnya pada jam berangkat dan pulang kerja. Pembentukan Provinsi Kapuas Raya diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Sintang sebagai ibu kota provinsi berpotensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan tujuan migrasi, yang akan meningkatkan mobilitas. Untuk mendukung mobilitas tersebut, Sintang memerlukan simpul transportasi yang baik. Pembangunan terminal bus antar-moda bertipe A di Kabupaten Sintang dirancang untuk melayani trayek hingga lintas batas negara. Terminal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan, kenyamanan pengguna, serta konektivitas antar wilayah. Proses perancangan terminal melibatkan tahapan gagasan, pengumpulan data, analisis, sintesis, pra-rancangan, dan pengembangan rancangan. Dengan adanya terminal bus antar-moda diharapkan dapat meningkatkan mobilitas; menyediakan fasilitas transportasi publik yang aman dan nyaman; serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sintang.
KANTOR PUSAT KOMITE OLAHRAGA NASIONAL INDONESIA (KONI) Sutrisno, Eko Wiwit; Irwin, Irwin; Khaliesh, Hamdil
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur Vol 13, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jmars.v13i1.83877

Abstract

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) merupakan lembaga yang bertanggung jawab dalam mengembangkan dan mengkoordinasikan olahraga prestasi di Indonesia. Saat ini, KONI membutuhkan fasilitas yang mendukung operasionalnya untuk meningkatkan dan membina atlet Indonesia agar mencapai prestasi olahraga yang optimal. Perancangan gedung kantor pusat KONI bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ruang yang efisien, nyaman, dan fungsional, serta mengatasi keterbatasan ruang di kantor lama. Proses perancangan melibatkan pengumpulan data primer dan sekunder melalui observasi, wawancara, dan studi kasus, yang dilanjutkan dengan analisis fungsi, pelaku, kebutuhan ruang, serta aspek teknis dan fisika bangunan. Hasilnya adalah desain gedung yang tidak hanya sesuai dengan kebutuhan fungsional KONI, tetapi juga selaras dengan kondisi lingkungan sekitar di Jakarta Pusat, serta menerapkan prinsip bangunan hijau untuk mendukung keberlanjutan dan efisiensi energi. Diharapkan, gedung yang dirancang dapat menyediakan ruang kerja yang nyaman, efisien, dan ramah lingkungan, serta mendukung tugas KONI dalam membina dan mengembangkan prestasi olahraga di Indonesia.
PERAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN PUBLIK Irwin, Irwin
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.46090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Good Corporate Governance (GCG) dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan pada perusahaan publik. Laporan keuangan yang berkualitas sangat penting bagi investor dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengambil keputusan ekonomi yang tepat. Penerapan prinsip-prinsip GCG seperti transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran diyakini dapat memperbaiki kualitas informasi yang disajikan dalam laporan keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber ilmiah terkait GCG dan kualitas laporan keuangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perusahaan yang menerapkan GCG dengan baik cenderung menghasilkan laporan keuangan yang lebih transparan, akurat, dan tepat waktu. Selain itu, faktor pendukung seperti ukuran perusahaan, umur perusahaan, dan sistem informasi akuntansi juga memperkuat hubungan antara GCG dan kualitas laporan keuangan. Penerapan GCG yang efektif juga berkontribusi pada peningkatan kepercayaan investor dan efisiensi investasi perusahaan. Namun, tantangan dalam penerapan GCG di Indonesia masih perlu diatasi agar manfaatnya dapat optimal. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya GCG dalam proses pelaporan keuangan dan mendorong perusahaan publik untuk memperbaiki tata kelola demi meningkatkan kualitas laporan keuangan.
CONFUCIAN CENTER DI KALIMANTAN BARAT Changniaga, Sac Sanayan; Pebriano, Valentinus; Irwin, Irwin
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur Vol 14, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jmars.v14i1.95272

Abstract

The Confucian Center is a place to support various religious and cultural activities for adherents of the Confucian religion. This facility serves as a platform for the practice and dissemination of Confucian teachings, which are rooted in the philosophy and teachings of Confucius. The center's functions include religious rituals, education, social activities, and recreation. The Confucian Center includes various facilities such as the Litang (living hall) as a place of worship, a learning area for education, a foundation office for administration, and a park for recreation. The design process for this center begins with data collection, analysis, and building design. The design approach used at the Confucian Center in West Kalimantan is Chinese architecture with feng shui principles. Feng shui concepts will be applied to the Litang and its surrounding areas. This Chinese architectural approach is based on building designs that reflect the values, traditions, and cultural identity of Chinese Indonesians, while also maintaining a balance between natural elements and the surrounding environment. An example of this approach is the courtyard within the center, which serves as the main access to the interior. The design results demonstrate that this center can facilitate Confucian followers in carrying out their activities. This center is expected to accommodate Confucian followers in West Kalimantan in their activities.
PERANCANGAN KAWASAN PANTI ASUHAN ISLAMI TERPADU DI KUBU RAYA Fitri, Tama Ratna; Irwin, Irwin; Pebriano, Valentinus
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur Vol 14, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jmars.v14i1.95346

Abstract

Orphanage is a social institution that provides substitute care to fulfill the physical, mental, and social needs of children, particularly those who have lost their parents. Kubu Raya, one of the regencies in West Kalimantan Province, has a relatively large number of orphanages; however, most of them are inadequate in terms of facilities and supporting infrastructure. Moreover, Kubu Raya does not yet have an orphanage integrated eith educational facilities within a single complex that includes dormitories, schools, and a mosque. To address the needs of underprivileged children, especially orphans, it is essential to provide a proper facility that also incorporates religious education for its residents. The design objective of the Islamic Integrated Orphanaged Complex in Kubu Raya is to fulfill the needs of orphanaged residents in the learning process by implementing Islamic education through facilities and educational infrastructure managed by the Kubu Raya Government. This design is expected to serve as a supportive environment for underprivileged and orphaned children, enabling them to participate in educational activities while obtaining proper guidance within a safe, comfortable, and nurturing environment.This design employs the Richard Whitaker method, which consists of data collection, analysis, concept development, and preliminary design. The design outcome produces an area layout that includes dormitory buildings, a school, and a mosque.
Profesi Konsultan Pajak: Jenjang Lanjutan di SMK Kristen Immanuel Pontianak Hernat, Okevanrianus Putra; Leon, Hengky; Haryadi, Dedi; Ricky, Ricky; Irwin, Irwin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.8386

Abstract

Keterbatasan jumlah konsultan pajak di Indonesia berbanding terbalik dengan meningkatnya jumlah wajib pajak dan kompleksitas regulasi perpajakan. Kondisi ini membuka peluang karier yang sangat luas bagi generasi muda, khususnya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Program Studi Akuntansi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lanjutan mengenai profesi konsultan pajak kepada siswa SMK Kristen Immanuel Pontianak, meliputi persyaratan profesi, jenjang sertifikasi, peluang karier, tantangan profesi, serta roadmap pengembangan karier jangka panjang. Kegiatan dilaksanakan secara luring dengan melibatkan 141 siswa kelas X, XI, dan XII. Metode pelaksanaan meliputi pemaparan materi secara sistematis, diskusi interaktif, serta penyampaian data empiris mengenai kebutuhan konsultan pajak di Indonesia dan perbandingan internasional. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap profesi konsultan pajak sebagai karier profesional yang berkelanjutan dan bernilai strategis. Selain itu, siswa menunjukkan minat yang lebih tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi di bidang akuntansi dan perpajakan sebagai tahap awal menuju sertifikasi konsultan pajak. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat literasi karier, menyiapkan sumber daya manusia unggul di bidang perpajakan, serta mendukung peningkatan kepatuhan pajak nasional melalui edukasi sejak dini.