Articles
DESKRIPSI PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII C DAN VIII E SMPN 08 KOTA JAMBI
Sukarni, Weni
Jurnal Profesi Keguruan Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.7290/jpk.v6i1.22806
Penelitian ini betujuan untuk mengetahui ada atau tidak perbandingan antara hasil belajar siswa kelas VIII C dan VIII E SMPN 08 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dan kmparatif dengan uji perbandingan menggunakan teknik Mann-Whitney U. Berdasarkan hasil dapat diketahui bahwa hasil belajar siswa tersebut memiliki nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,039. Jadi, data hasil belajar siswa kelas VIII C dan VIII E mengenai konsep IPA Terpadu SMP pada materi Tata Surya .di SMP N 08 Kota Jambi dapat dikatakan ?ada perbedaan?. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa adanya perbedaan hasil belajar siswa antara kelas VIII C dan VIII E SMP N 08 Kota Jambi tentang konsep IPA Terpadu pada materi Tata Surya. Adapun yang tergolong kelas terbaik adalah kelas VIII E, karena nilai Mean dan Standar Deviasi lebih besar dari kelas VIII C.
SCIENTIFIC ATTITUDE IDENTIFICATION AND INTEREST OF PURSUING CAREER IN THE PHYSICS
Sukarni, Weni;
Jannah, Nurdatul;
Qoriyana, Dina;
Zain, Muhammad Sofyan
Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 9, No 1 (2020): January-June
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banajarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (480.059 KB)
|
DOI: 10.18592/tarbiyah.v9i1.3297
The purpose of the research to identification attitudes of students SMAN 08 Batanghari of Physics on two indicators, that is the adoption of scientific attitudes and career interests in Physics. The sample used was 150 students. This type of research is quantitative with survey methods. The instrument used was an attitude questionnaire. Data analysis in this study uses descriptive statistics. The results obtained showed that the Adoption Indicator of scientific attitudes had the highest percentage of 69.3% with a good category and indicators of career interests in Physics had the highest percentage of 55.3% with a quite good category.
Description of Student Responses Toward Implementation Inquiry Learning Model in Physics Learning
Tanti, Tanti;
Kurniawan, Dwi Agus;
Sukarni, Weni;
Erika, Erika;
Hoyi, Roro;
Ikhlas, Muhammad
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) 2021: Articles in Press
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jpfa.v11n1.p%p
The learning model is one of the strategic approaches that must be carried out by the teacher systematically and procedurally in organizing learning activities to achieve optimal learning goals. The learning model is very important in the learning process. This research was conducted at Muaro Jambi 8 Public High School on Grade X IPA 1 students which aimed to determine student responses when given an Inquiry Learning model during the physics learning process. The instrument used was a student questionnaire with a sample of 21 students. This research uses a mixed-method with a sequential explanatory design. Data analysis techniques use descriptive statistics to get the average value, mode, median, minimum, maximum. Based on the results of the study found that the level of student response to the learning model is quite good categorized with a percentage of 47,6%.
Deskripsi Perbandingan Hasil Belajar Siswa kelas VIII C dan VIII E SMPN 08 Kota Jambi
Sukarni, Weni
widiyanto Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpk.v6i1.22806
Penelitian ini betujuan untuk mengetahui ada atau tidak perbandingan antara hasil belajar siswa kelas VIII C dan VIII E SMPN 08 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dan kmparatif dengan uji perbandingan menggunakan teknik Mann-Whitney U. Berdasarkan hasil dapat diketahui bahwa hasil belajar siswa tersebut memiliki nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,039. Jadi, data hasil belajar siswa kelas VIII C dan VIII E mengenai konsep IPA Terpadu SMP pada materi Tata Surya .di SMP N 08 Kota Jambi dapat dikatakan “ada perbedaanâ€. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa adanya perbedaan hasil belajar siswa antara kelas VIII C dan VIII E SMP N 08 Kota Jambi tentang konsep IPA Terpadu pada materi Tata Surya. Adapun yang tergolong kelas terbaik adalah kelas VIII E, karena nilai Mean dan Standar Deviasi lebih besar dari kelas VIII C.
Scientific Attitude Identification and Interest of Pursuing Career in The Physics
Sukarni, Weni;
Jannah, Nurdatul;
Qoriyana, Dina;
Zain, Muhammad Sofyan
Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 9 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18592/tarbiyah.v9i1.3297
The purpose of the research to identification attitudes of students SMAN 08 Batanghari of Physics on two indicators, that is the adoption of scientific attitudes and career interests in Physics. The sample used was 150 students. This type of research is quantitative with survey methods. The instrument used was an attitude questionnaire. Data analysis in this study uses descriptive statistics. The results obtained showed that the Adoption Indicator of scientific attitudes had the highest percentage of 69.3% with a good category and indicators of career interests in Physics had the highest percentage of 55.3% with a quite good category.
Deskripsi Minat Belajar Fisika Siswa Kelas XII Madrasah Aliyah Negeri
Sukarni, Weni;
Sobri, M.
Schrödinger: Journal of Physics Education Vol. 3 No. 2 (2022): June
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37251/sjpe.v3i2.489
Tujuan Penelitian: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui minat belajar siswa Madarasah Aliyah Negeri 1 Batanghari, khususnya kelas XII MIA terhadap mata pelajaran fisika. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan metode survei. Teknik pengambilan sampel dari penelitian ini adalah teknik total sampling.Sampel yang digunakan sebanyak 43 peserta didik. Data sampel di ambil dari kelas XII MIA. Instrumen yang digunakan adalah angket tentang sikap minat belajar. Analisis data pada penelitian ini menggunakan statistik deskriptif. Temuan Utama: Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa minat belajar siswa terhadap pelajaran Fisika memiliki persentase tertinggi sebesar 58,1 % sebanyak 25 peserta didik dengan kategori baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa minat belajar siswa IPA di Madarasah Aliyah Negeri 1 Batanghari tergolong baik.Hal ini dibuktikan dengan persentasi minat belajar siswa berkategori baik lebih dari 50 % dari jumlah siswa. Keterbaruan/Keaslian dari Penelitian: Keterbaruan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan mengevaluasi sikap siswa pada mata pelajaran Fisika yang ditinjau dari minat belajar siswa di MAN 01 Batanghari, sehingga meningkatkan motivasi belajar siswa. Urgensi minat belajar siswa mempengaruhi keantusiasan dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Siswa yang memiliki minat belajar tinggi selalu berusaha mengikuti proses pembelajaran dengan sebaik-baiknya untuk memperoleh hasil belajar yang optimal.
Analisis Karakter Bersahabat Peserta Didik Smpn 16 Kota Jambi Di Tinjau Dari Indikator Bekerja Sama Dan Perhatian Terhadap Orang Lain
Monalisa, Prita;
Sukarni, Weni;
Erika, Erika;
Hoyi, Roro;
Firmansyah, Riko
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 1 No 4 (2020): October
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37251/jee.v1i4.147
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter peserta didik, terutama karakter bersahabat pada peserta didik kelas VII dan VIII SMPN 16 Kota Jambi. Metodologi: Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian survei dengan instrumen penelitian berupa angket. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII G, VII H, VII I, VIII I dan VIII J dengan jumlah siswa sebanyak 153 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi ganda menggunakan bantuan komputer dengan menggunakan Program Analisis Regresi SPSS Statistik 20. Pada penelitian ini mendeskripsikan hanya 2 indikator yaitu : dapat bekerja sama dan perhatian terhadap orang lain. Temuan utama: Berdasarkan hasil diperoleh bahwa peserta didik di SMPN 16 Kota Jambi sebanyak 78 dari 153 peserta didik dengan persentasi 51% dapat menerapkan indikator bekerja sama dengan baik dan sebanyak 56 dari 153 peserta didik dengan persentasi 56,9% dapat menerapkan indikator perhatian terhadap orang lain dengan baik. Keterbaruan penelitian: Keterbaharuan penelitian ini mendeskripsikan kerjasama dan perhatian siswa terhadap teman kelas.
Modifikasi Sistem Sosial Model Pembelajaran Problem Solving Untuk Meningkatkan Sikap Sosial Siswa
Sukarni, Weni
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 2 No 2 (2021): April
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37251/jee.v2i2.154
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap sosial siswa melalui sebuah modifikasi sistem sosial model pembelajaran problem solving. Metodologi: Model pengembangan yang digunakan adalah desain model ADDIE yang hanya sampai pada tahapan pengembangan dengan uji validasi oleh ahli. Adapun teknik analisis data pada penelitian ini terbagi dua yang meliputi data kuantitatif berupa hasil angket validasi oleh ahli dan data kualitatif berupa komentar atau saran dari validasi ahli. Analisis data kuantitatif menggunakan uji validitas dan reliabelitas. Sementara analisis data kualitatif menggunakan metode analisis oleh Miles dan Huberman. Temuan utama: Berdasarkan hasil uji validasi oleh ahli dan uji reliabelitas dapat simpulkan bahwa modifikasi sistem sosial model pembelajaran problem solving valid dan layak untuk digunakan. Selain itu, lembar penilaian sikap yang telah dikembangkan dapat digunakan oleh guru untuk mempermudah dalam penilaian sikap terutama sikap sosial siswa dalam proses pembelajaran. Keterbaruan penelitian: Keterbaruan dalam penelitian ini adalah memodifikasi model pembelajran problem solving pada sistem sosial.
Literatur Review: Implementasi Sistem Sosial Model Pembelajaran Problem Solving Terhadap Sikap Siswa
Sukarni, Weni
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 2 No 1 (2021): January
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37251/jee.v2i1.163
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlunya sebuah modifikasi dari sistem sosial model pembelajaran problem solving sebagai bentuk perbaikan sikap sosial siswa. Metodologi: Penelitian ini adalah penelitian studi literatur dengan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui studi pustaka yang mengkaji tentang implementasi sistem sosial model pembelajaran problem solving dalam upaya meningkatkan sikap siswa. Penelitian studi literatur ini bersumber dari artikel ilmiah, jurnal, dan dokumen penelitian relevan yang berkaitan dengan penelitian ini. Temuan utama: Berdasarkan hasil dari studi literatur dapat disimpulkan bahwa sistem sosial dari model pembelajaran problem solving yang telah diterapkan belum sepenuhnya memenuhi tuntutan dalam kurikulum 2013. Hal ini terlihat pada penelitian terdahulu bahwa sistem sosial model pembelajaran problem solving belum mengakomodasi perbaikan sikap sosial siswa. Oleh karena itu, perlu dilakukan sebuah pengembangan terhadap sistem sosial model pembelajaran problem solving untuk meningkatkan sikap sosial siswa. Keterbaruan penelitian: Berdasarkan studi literatur mengenai implemntasi sistem sosial dapat disimpulkan bahwa sistem sosial dalam model pembelajaran problem solving belum sepenuhnya terlaksana dengan optimal, dikarenakan kegiatan pembelajaran terkadang masih bersifat teacher centered. Padahal tuntutan kurikulum 2013 revisi pelaksanaan pembelajaran seharusnya bersifat student centered agar terciptanya komunikasi yang dinamis