Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : INOVTEK POLBENG

Peningkatan Performa 4 Stroke SI Engine menggunakan Voltage Stabilizer untuk Kontrol AFR George Endri Kusuma; Sryang Tera Sarena; Mardi Santoso; Emie Santoso; Ekky Nur Budianto; Himawan Candra Buana
INOVTEK POLBENG Vol 11, No 1 (2021): INOVTEK VOL.11 NO1, 2021
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v11i1.1715

Abstract

The manufacturer's rules apply Euro 3 and Euro 4 as an effort to reduce emissions in the air. The standard input voltage for the Engine Control Unit (ECU) is 12V to produce an ideal Air to Fuel Ratio (AFR) at a value of 14.7. However, in machine operation in the field, the voltage supplied by the battery cannot be constant at that number and causes the AFR to change too, especially in open-loop ECU systems. The input voltage that is too low can affect the AFR to be too high. The condition might cause the engine temperature to be too high and decreases engine performance. As a solution to this problem, this research develops a voltage stabilization mechanism (VC) to facilitate the setting of air and fuel for the engine to be constant at the desired value. To get the best AFR value, engine performance is tested with dyno tests including power, torque, fuel oil consumption, and AFR. The test results show that the best engine performance value reaches 16.7 HP at 10000 RPM and 13.35 Nm of torque at 8000 RPM, and a voltage of 12.5 V and AFR 14.11. The AFR value is used as input to the VC system, and the equipment can adjust the voltage automatically to stabilize the AFR at a predetermined value.
ANALISA PERHITUNGAN ANODA KORBAN PADA TIANG JETTY DI DERMAGA Ekky Nur Budiyanto
INOVTEK POLBENG Vol 10, No 1 (2020): INOVTEK VOL. 10 N0 1
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.961 KB) | DOI: 10.35314/ip.v10i1.1332

Abstract

Jetty di dermaga akan dipasang sistem proteksi katodik dengan menggunakan metode anoda korban. Proteksi katodik merupakan salah satu cara untuk mencegah terjadinya korosi pada logam dengan desain proteksi lebih dari 20 tahun. Metode yang dilakukan yaitu melakukan perhitungan kebutuhan arus proteksi pada tiang jetty dengan anoda korban. Penggantian proteksi katodik memerlukan kecermatan yang tinggi. Sehingga dilakukan perhitungan kebutuhan arus pada bagian jetty. Anoda Korban yang diletakkan pada Jetty yaitu menggunkan Anoda Korban Jenis Aluminium. Ukuran diameter dari Tiang penyangga Jetty yaitu 50 inch dengan rincian panjang 1,5 m bagian permukaan laut, 21 m bagian dalam air laut dan dasar laut serta 10 m bagian yang terpendam. Luas proteksi yang didapat berdasarkan dari ukuran tersebut yaitu 5,98 m2 pada bagian permukaan laut, 83,74 m2 bagian dalam air laut dan dasar laut serta 39,88 m2 pada bagian yang terpendam. Kebutuhan proteksi yang diperlukan pada tiang jetty yaitu 0,18 A pada bagian permukaan laut, 5,02 A pada bagian dalam air laut dan 1,20 A pada bagian tiang yang terpendam dasar tanah. Dengan demikian total dari kebutuhan arus proteksi yaitu sebesar 6,40 A. Setelah dilakukan perhitungan dari berat total tersebut maka di dapatkan estimasi berat aluminium yang dijadikan anoda korban yaitu sebesar 456,39 Kg.