Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Efisiensi Pengiriman Benih Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Dengan Kepadatan Yang Berbeda Dalam Packing Tukka-Kota Pinang Situmorang, Benri
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v5i2.8644

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik yang dilaksanakan di Balai Riset Budidaya Air Tawar Sekolah Tinggi Perikanan Sibolga. Mengingat tingginya permintaan Benih Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus)  dari berbagai daerah salah satunya yaitu dari Kota Pinang ke Balai Riset Budidaya Air Tawar Sekolah Tinggi Perikanan Sibolga. Sehingga peneliti ingin mengetahui berapa kapasitas Packing yang ideal sesuai dengan tujuan tersebut.          Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui kepadatan packing yang ideal sesuai destinasi pemasaran benih ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) serta untuk mengetahui apakah dengan menggunakan packing kantong plastic merupakan metode yang efisien sehingga dapat diaplikasikan bagi para pebudidaya ikan lele dumbo (Clarias gariepinus). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode experiment dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan yaitu Perlakuan 1: PI (P1.1, P1.2, P1.3) dengan jumlah 1.000 ekor dan Perlakuan 2: PII (P1.1, P1.2, P1.3) dengan jumlah 1.250 ekor sedangkan Perlakuan 3: PIII (P1.1, P1.2, P1.3) dengan jumlah 1.500 ekor.          Hasil penelitian ini diperoleh bahwa bahwa presentase nilai tingkat persentasi hidup benih ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) (SR) terdapat pada perlakuan pertama (PI) dengan nilai persentase 98.83% dan mortalitas (M0) atau tingkat kematian tertinggi yaitu 1.17%.                          Kesimpulan Packing yang ideal terdapa pada perlakuan pertama (P1) dimana kepadatan packing yaitu 1.000 ekor, dengan kelulusan hidup benih ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) mencapai 98.83%. Packing yang efesien terdapat di (P3) dengan kepadatan 1.500 bila dibandingkan dengan (P1) 1.000 dan (P2) 1.250 ekor benih ikan lele dumbo (Clarias gariepinus). Karena setelah dilakukan perhitungan keuntungan lebih baik bila di bandingkan dengan (P1)  1.000 dan (P2) 1.250.             Kata kunci : Ikan lele dumbo (Clarias gariepinus), Packing dan Efisiensi.
Efisiensi Pengiriman Benih Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Dengan Kepadatan Yang Berbeda Dalam Packing Tukka-Kota Pinang Benri Situmorang
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v5i2.8644

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik yang dilaksanakan di Balai Riset Budidaya Air Tawar Sekolah Tinggi Perikanan Sibolga. Mengingat tingginya permintaan Benih Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus)  dari berbagai daerah salah satunya yaitu dari Kota Pinang ke Balai Riset Budidaya Air Tawar Sekolah Tinggi Perikanan Sibolga. Sehingga peneliti ingin mengetahui berapa kapasitas Packing yang ideal sesuai dengan tujuan tersebut.          Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui kepadatan packing yang ideal sesuai destinasi pemasaran benih ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) serta untuk mengetahui apakah dengan menggunakan packing kantong plastic merupakan metode yang efisien sehingga dapat diaplikasikan bagi para pebudidaya ikan lele dumbo (Clarias gariepinus). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode experiment dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan yaitu Perlakuan 1: PI (P1.1, P1.2, P1.3) dengan jumlah 1.000 ekor dan Perlakuan 2: PII (P1.1, P1.2, P1.3) dengan jumlah 1.250 ekor sedangkan Perlakuan 3: PIII (P1.1, P1.2, P1.3) dengan jumlah 1.500 ekor.          Hasil penelitian ini diperoleh bahwa bahwa presentase nilai tingkat persentasi hidup benih ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) (SR) terdapat pada perlakuan pertama (PI) dengan nilai persentase 98.83% dan mortalitas (M0) atau tingkat kematian tertinggi yaitu 1.17%.                          Kesimpulan Packing yang ideal terdapa pada perlakuan pertama (P1) dimana kepadatan packing yaitu 1.000 ekor, dengan kelulusan hidup benih ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) mencapai 98.83%. Packing yang efesien terdapat di (P3) dengan kepadatan 1.500 bila dibandingkan dengan (P1) 1.000 dan (P2) 1.250 ekor benih ikan lele dumbo (Clarias gariepinus). Karena setelah dilakukan perhitungan keuntungan lebih baik bila di bandingkan dengan (P1)  1.000 dan (P2) 1.250.             Kata kunci : Ikan lele dumbo (Clarias gariepinus), Packing dan Efisiensi.
ANALISIS KESIAPAN RUMAH SAKIT UMUM TARUTUNG TAPANULI UTARA DALAM PELAKSANAAN KEBIJAKAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL TAHUN 2018 BENRI SITUMORANG
JURNAL ILMIAH KOHESI Vol 3 No 2 (2019): JURNAL ILMIAH KOHESI
Publisher : LP2MTBM MAKARIOZ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.741 KB)

Abstract

Implementation of Law No. 40 of 2004 concerning the National Social Security System (SJSN) and Law No. 24 of 2011 concerning the Social Security Organizing Body (BPJS) required thorough preparedness by the organizers of the Health Insurance namely Hospital. Tarutung General Hospital is one of the hospitals that organizes National Health Insurance services.This study aims to determine the readiness of Tarutung General Hospital in the Implementation of Implementation of the National Health Insurance Policy in 2018. This study used a qualitative method with ten informants. Informants in this study were people who were considered appropriate and understood about the readiness to implement a health insurance program. Data collection is done by interview, observation, and documentation.The results showed that for the socialization the Tarutung General Hospital and the BPJS of the Tarutung City branch had been conducted, for the aspect of health facilities there was no readiness because medical devices were still lacking, for Human Resources classified as quantity and quality, the disposition of implementing health services at the General Hospital Tarutung is quite good, for the structure of the hospital bureaucracy with BPJS it has coordinated well. The conclusion of this study is the lack of readiness of Tarutung Hospital in terms of the readiness of health facilities in the implementation of the National Health Insurance program. It is recommended that health facilities at Tarutung General Hospital to complement and improve infrastructure facilities, the government pay more attention to the implementation of the JKN program, as well as more optimized socialization to the community.
GAMBARAN KEJADIAN DIABETES MELLITUS DI RSUD PANDAN KABUPATEN TAPANULI TENGAH TAHUN 2019 Benri Situmorang
Jurnal Akrab Juara Vol 5 No 3 (2020)
Publisher : Yayasan Akrab Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional, dan dilakukan kajian kuantitatif. Sampel berjumlah 98 responden, dengan pengambilan sampel total populasi. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian Terdapat Prevalensi jenis kelamin mayoritas adalah pada kelompok jenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 51 orang dari 98 orang (52%), sedangkan prevalensi minoritas yaitu pada kelompok jenis kelamin laki-laki yaitu sebanyak 47 orang dari 98 orang (48%). Prevalensi umur mayoritas adalah pada kelompok umur 35-44 tahun yaitu sebanyak 67 orang dari 98 orang (68,4%) .Prevalensi penghasilan mayoritas adalah pada kelompok penghasilan yang rendah < 2.608.869 yaitu sebanyak 55 orang dari 98 orang (56,1%). Prevalensi obesitas mayoritas adalah pada kelompok gemuk: (IMT ≥ 25 kg/m2) yaitu sebanyak 59 orang dari 98 orang (60,2%), Prevalensi pendidikan mayoritas adalah pada rendah (SD-SMA) yaitu sebanyak 63 orang dari 98 orang (64,3%). Perlu diadakan suatu penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan tentang penyakit diabetes melitus yang meliputi faktor-faktor penyebab diabetes melitus, gejala diabetes melitus, komplikasi diabetes melitus, dan cara pencegahan diabetes melitus dengan cara membagikan leaflet kepada penderita diabetes melitus.
Influence of Out Patient Registration Services on Patient Satisfaction in F.L. Tobing Hospital City of Sibolga In 2021 - A Cross-Sectional Study of Tertiary Hospitals in Sibolga Benri Situmorang
Science Midwifery Vol 10 No 2 (2022): April: Science Midwifery
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper is to examine the quality and satisfaction of walking patients at the Sibolga City Hospital. The outpatient satisfaction was analyzed when the patient was registered at the hospital. This study intends to measure the quality of service on the basis of satisfaction by measuring the level of patient satisfaction when receiving services at the registration stage at the hospital. One of the principles of quality health services is service that can satisfy everyone for the services received in accordance with the standards of the professional code of ethics that have been set by the government. This study aims to determine the effect of outpatient registration services on patient satisfaction at the F.L. General Hospital Tobing City of Sibolga in 2021. This type of research is a quantitative research with a cross sectional approach. The population in this study were all outpatients who came for treatment at the time of the study, the number of patients seeking treatment per day was 450 people at the F.L.Tobing Hospital, Sibolga City in 2021 and a sample of 45 people. Methods of data analysis by means of univariate analysis and bivariate analysis.
Influence Of Outpatient Registration Services On Satisfaction Of Patient In General Hospital Fl. Tobing City Of Sibolga 2020 Benri Situmorang
Science Midwifery Vol 10 No 1, October (2021): Science Midwifery
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Quality health services are health services that can satisfy every service user in accordance with the level of satisfaction of the average population and its implementation in accordance with the standards of the professional code of ethics that have been set. However, enhancing patient satisfaction in low-income settings is very challenging due to the inadequacy of resources as well as low health literacy among patients [1]. This study aims to determine the effect of outpatient registration services on patient satisfaction at the General Hospital F.L Tobing Sibolga City. This type of research is quantitative descriptive research. The population in this study were all outpatients who came for treatment at the time of the study, the number of patients seeking treatment per day was 450 people at the F.L.Tobing Hospital, Sibolga City in 2020 and a sample of 45 people. Methods of data analysis by means of univariate analysis and bivariate analysis.
Utilization of The Mobile Application of National Health Insurance (JKN) To Increase The Effectiveness of Services BPJS Insurance In Sibolga Benri Situmorang
Science Midwifery Vol 10 No 5 (2022): December: Science Midwifery
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v10i5.883

Abstract

Currently, the government has developed several mobile applications for the National Health Insurance (JKN) to facilitate services for patients. The development of some of these applications aims to help consumers and support patient-centered decisions in choosing which benefits to choose (Bundorf et al., 2019). The digital transformation of the Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) is to provide convenience for BPJS users or the public, such as paying BPJS contributions, changing membership data, knowing family participant data, etc (Kipo-Sunyehzi, 2021). The aims of this study is to determine the use of the national health insurance application (JKN) to increase the effectiveness of BPJS health services in the city of Sibolga. The type of research taken is descriptive research with a qualitative approach. This study took as many as four resource persons. While the data collection technique is using the technique of observation, interviews and documentation. The results showed that through the national health insurance (JKN) mobile application, all administrative services at the Sibolga City BPJS office for patients became more effective and efficient. This shows that the benefits of the JKN mobile application have proven to be very helpful in accessing BPJS health services.
PEMANFAATAN JUS TIMUN UNTUK PENGOBATAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI KELUARAHAN PASIR BIDANG KECAMATAN SARUDIK KABUPATEN TAPANULI TENGAH TAHUN 2022 Benri Situmorang; Dowson Zulveritha
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 3: Maret 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah penyakit utama di masyarakat, salah satunya Hipertensi memiliki bebagi resiko komplikasi, apa lagi terkait dengan masalah degeneratif. Jus mentimun adalah salah satu teknik non-farmakologi untuk menurunkan tekanan darah karena memunyai sifat hipotensif. Mentimun merupakan salah satu jenis buah yang mudah ditemukan dan sering dikonsumsi oleh masyarakat dan dapat menurunkan tekanan darah (Prakorso, 2014). Dengan memanfaatkan pemberian jus timun untuk pengobatan Hipertensi pada lansia dapat menurunkan angka penyakit Hipertensi. jus mentimun mengandung vitamin K, C, magnesium, fosfor, riboflavin, B-6, folat, asam pantotenat, besi, silika, kalsium dan seng. Jus mentimun yang rutin dikonsumsi memberikan banyak manfaat baik untuk kesehatan.
HUBUNGAN KEAKTIFAN IBU DALAM KEGIATAN POSYANDU DENGAN STATUS GIZI BAYI 0-12 BULAN DI PUSKESMAS MANDEREHE KABUPATEN NIAS BARAT TAHUN 2022 Herlina Herlina; Benri Situmorang
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 3: Agustus 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v3i3.6336

Abstract

Bayi ditinjau dari sudut masalah kesehatan dan gizi termasuk kelompok umur 0-12 bulan yang rawan gizi dan penyakit, kelompok yang jumlahnya paling besar mengalami masalah gizi (Kartika, 2014). Pelayanan kesehatan bayi ini dapat dilakukan di puskesmas, puskesmas pembantu, polindes terutama di posyandu. Efektifitas posyandu erat sekali kaitannya dengan partisipasi ibu. Salah satu penyebab tingginya gizi buruk adalah kurang sadarnya masyarakat dalam pemeliharaan kesehatan terutama anak balitanya. Dari pencatatan bulan penimbangan puskesmas Mandrehe bulan Januari dan Mei 2022 terjadi penurunan jumlah kunjungan ke posyandu yaitu pada bulan Januari sebanyak 66% jumlah bayi yang datang dan pada bulan Mei sebanyak 61%. Tingkat kehadiran posyandu berperan penting terhadap status gizi anak bayi. Menurut Handayani (2017), penting bagi ibu untuk aktif berkunjung ke posyandu untuk memantau kesehatan dan gizi anaknya, sehingga apabila terjadi masalah gizi seperti gizi kurang maka ibu dapat melakukan pencegahan agar keadaan tersebut tidak semakin buruk. Langkah puskesmas dalam menanggulangi masalah gizi yaitu dengan diadakannya penimbangan balita rutin setiap sekali dalam seminggu yang diselenggarakan di puskesmas Ketapang, dan setiap dua minggu sekali di berikan makanan tambahan seperti: susu, bubur, dan biskuit. Untuk itu diperlukan keaktifan ibu dalam melakukan penimbangan rutin di Posyandu.
Registration Application Services for BPJS Patients at Hutabaginda Primary Healthcare Situmorang, Benri; Sansuwito, Tukimin Bin; Dioso, Regidor III; Herlina, Herlina; Nainggolan, Nurcahaya
Journal of Health Science and Medical Therapy Том 2 № 02 (2024): Journal of Health Science and Medical Therapy
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jhsmt.v2i02.805

Abstract

Primary Healthcare is one of the most important health service units in health services that are adapted to local government conditions, needs, requirements and regulations. Recording data at the Primary Healthcare manually takes a long time. When a patient forgets to bring a medical card, it takes a long time to get the file which results in a long time in the registration service process, if the file is not found it is necessary to create a new file. will be automatically created, resulting in duplication of data. Most patients forget to bring their medical card when they want to take it. In addition, when making monthly reports, officials must record data one by one as a monthly report. The use of this application is to increase the effectiveness of the information system for the patient registration Primary Healthcare based on the website and the BPJS application called JKN BPJS.