Claim Missing Document
Check
Articles

Penyuluhan Bank Sampah dan Pemilahan Sampah Bahan Baku Biogas Skala Rumah tangga yani prabowo; Swasti Broto; Nazori AZ; Grace Gata; Siswanto; Yuliazmi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TEKNO (JAM-TEKNO) Vol 1 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the implementation of Tridharma Peguruan Tinggi activities, especially in the field of community service, Budi Luhur University collaborates with residents of Pondok Lakah Permai Ciledug housing, to collaborate in household scale waste management to be used as biogas raw material. The problems faced by residents and environmental managers are rubbish that is not transported then decomposed, the effects of rotting garbage in the open are certainly not good for health. If the waste processing is done by burning it will cause air pollution. To overcome these problems, the waste is processed into biogas through a fermentation process. The fermentation process is used to decompose organic waste into methane gas that can be used for cooking. The role of the community is very necessary to collect raw materials for waste and sort organic and inorganic waste. The purpose of this community service activity is to provide training to residents of Pondok Lakah Permai Ciledug to separate waste from household waste to be processed into biogas and form a waste bank to collect garbage from residential residents. The method used is to provide counseling and proceed with making biodigesters to process the waste. The results achieved in this activity are that the community has understood to protect the environment and can operate biodigesters so that the garbage that had piled up is now processed into biogas.
Pemberdayaan Masyarakat Pada Pembuatan Blender Sampah Untuk Bahan Baku Biogas Di Perumahan Pondok Lakah Permai yani prabowo; Suwasti Broto; Nazori AZ; Sujono Sujono; Akhmad Musafa; Peby Wahyu Purnawan; T.W. Wisjnuadji; Siswanto Siswanto
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TEKNO (JAM-TEKNO) Vol 1 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budi Luhur University in collaboration with residents of Pondok Lakah Permai Ciledug housing, collaborates in the field of household scale waste management to be used as biogas raw material. The problem faced by environmental managers is that waste is not transported then rot. To solve this problem, the waste is processed into biogas through a fermentation process. The fermentation process is used to break down organic waste into methane gas which can be used for cooking. The role of the community is needed to collect waste raw materials and sort organic and non-organic waste. The purpose of this community service activity is to empower residents to separate waste from household waste to be processed into biogas. The method used is to provide counseling and continue with the manufacture of a waste chopping blender to process the waste. The results of this service can be concluded that the first one has produced a biogas reactor unit and a waste crusher / blender, then after training to the target community on how to make a biogas reactor, the second conclusion is that the two communities can operate the tools that have been made and can also sort waste. as a raw material for biogas. In this activity, the community understands how to protect the environment and can operate a waste chopping biodigester and blender so that the waste that had been piling up is now processed into biogas.
Pemberdayaan UKM Mie Ayam Wonogiri Dengan SI APIK Siswanto Siswanto; Grace Gata; Yuliazmi Yuliazmi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TEKNO (JAM-TEKNO) Vol 1 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada UMKM Mie Ayam Wonogiri selama ini kesadaran mencatat transaksi keuangan rendah, pencatatan transaksi keuangan dianggap sulit, Skala usaha kecil atau sederhana dan keuangan bercampur, sehingga menyebabkan UMKM tidak mengetahui kondisi finansial usahanya, Bank sulit menganalisa kemampuan UMKM, seringkali analisa kredit tidak akurat, butuh waktu dan biaya. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan pada usaha mikro kecil dan menengah yaitu usaha kecil bakso malang yang terletak di Jl. Aria Santika, Karawaci kota Tangerang Banten. Kegiatan yang dilakukan adalah pelatihan pencatatan informasi keuangan yang merupakan suatu hal yang sulit dilakukan bagi usaha kecil untuk menyusun transaksi yang dilakukan sampai dengan membuat laporan keuangan yang bisa dijadikan acuan untuk mendapatkan kredit dari pemerintah. Dalam hal ini aplikasi berbasis android SI APIK memberikan kemudahan dalam pengelolaan keuangan yang dilakukan usaha kecil dan menengah. Kegiatan ini terbagi dalam 3 (tiga) tahapan pelaksanaan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Adapun puncak dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pada pelatihan yang akan dilaksanakan pada 18 Juli 2020 yang dilakukan secara online mempertimbangkan kondisi keamanan dan kesehatan akibat pandemi Covid-19. Pada pengujian UAT, telah digunakan kuesioner dengan likert scale skala 5. Hasilnya, para responden setuju (di atas 70.9%) bahwa secara keseluruhan pelatihan pencatatan informasi keuangan mempergunakan aplikasi berbasis android SI APIK dapat membantu pemilik dan karyawan UMKM Mie Ayam Wonogiri
Pemberdayaan Guru SMA Pelita Bangsa Pamulang Penggunaan dan Pengelolaan Learning Management System Siswanto; Gunawan Pria Utama; Wahyu Pramusinto; M.Anif; Basuki Hari Prasetyo
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TEKNO (JAM-TEKNO) Vol 2 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama ini permasalahan mitra PKM adalah: guru-guru SMA Pelita Bangsa Pamulang tidak memiliki tenaga pelatih untuk memberikan pengetahuan Learning Management System, SMA Pelita Bangsa Pamulang tidak memiliki fasilitas Learning Management System untuk mengelola dan mengupload modul mengajar secara e-learningdan guru-guru SMA Pelita Bangsa Pamulang tidak memiliki pengetahuan Learning Management System dalam mengelola dan mengupload modul mengajar yang menyenangkan. Tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan pemberdayaan guru SMA Pelita Bangsa Pamulang penggunaan dan pengelolaan Learning Management System pada Yayasan Pendidikan Pelita Bangsa di Kota Tangerang Selatan, sehingga guru-guru dapat menyampaikan modul mengajar yang menyenangkan, menarik, lebih interaktif dan tidak membosankan bagi siswa yang dididik dengan perangkat multimedia, mengelola dan mengupload modul mengajar secara e-learning dengan komputer yang berbasis Learning Management System. Kegiatan ini untuk guru-guru SMA. Adapun puncak dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pengembangan Learning Management System berupa nara sumber teknologi informasi dan instruktur pelatihan komputer penyusunan konten Learning Management System, dan pelatihan pengelolaan Learning Management System yang telah dilaksanakan dari tanggal 18 Agustus 2020 sampai dengan 16 Desember 2020, yang dilakukan secara offline dengan mempertimbangkan kondisi keamanan dan kesehatan akibat pandemi Covid-19. Pada pengujian UAT, telah digunakan kuesioner dengan likert scale skala 5. Hasilnya, para responden setuju (di atas 70.9%) bahwa secara keseluruhan pelatihan pemberdayaan guru SMA Pelita Bangsa Pamulang penggunaan dan pengelolaan Learning Management System (LMS) yang diberikan kepada Ketua Yayasan dan guru-guru SMA Pelita Bangsa Pamulang Kota Tangerang Selatan menarik dan paham.
Pemberdayaan Guru SMP Pelita Bangsa Pamulang Penggunaan dan Pengelolaan Learning Management System Siswanto; Gunawan Pria Utama; Wahyu Pramusinto; M. Anif; Ari Saputro; Yuliazmi; Basuki Hari Prasetyo
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TEKNO (JAM-TEKNO) Vol 2 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Pelita Bangsa Education Foundation carries out activities in the religious, social and humanitarian fields. In the social sector established formal and non-formal educational institutions from early childhood education to higher education, including Junior High School. So far the problems with PKM partners are: Pelita Bangsa Pamulang Junior High School teachers do not have trainers to provide Learning Management System knowledge (LMS), and does not have LMS facilities to manage and upload e-learning teaching modules, and does not have the knowledge of LMS in managing and uploading fun teaching modules. The purpose of this training is to empower the Junior High School teachers to use and manage the LMS, so that teachers can deliver teaching modules that are fun, interesting, more interactive and not boring for students who are educated. With multimedia devices, manage and upload e-learning teaching modules with computers based on the LMS. The culmination of this community service activity is the development of the LMS in the form of information technology resource persons and computer training instructors for the preparation of LMS content, and the LMS training which has been carried out from January 8, 2021 to June 19, 2021, which was conducted offline taking into account the security and health conditions due to the Covid-19 pandemic. In the UAT test, a questionnaire with a Likert scale scale of 5. was used. As a result, the respondents agreed (above 86.1%) that the overall teacher empowerment training to use and management of the LMS is interesting and understanding.
Pemberdayaan Guru SD Pelita Bangsa Pamulang Penggunaan dan Pengelolaan Learning Management System Siswanto; Gunawan Pria Utama; M. Anif; Ari Saputro; Basuki Hari Prasetyo
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TEKNO (JAM-TEKNO) Vol 3 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yayasan Pendidikan Pelita Bangsa (YPPB) menjalankan kegiatan di bidang keagamaan, bidang sosial, bidang kemanusiaan. YPPB di bidang sosial mendirikan lembaga pendidikan formal dan non formal dari pendidikan anak usia dini hingga perguruan Tinggi termasuk Sekolah Dasar (SD). Selama ini permasalahan mitra PKM adalah: guru-guru SD Pelita Bangsa Pamulang tidak memiliki tenaga pelatih untuk memberikan pengetahuan Learning Management System (LMS), SD Pelita Bangsa Pamulang tidak memiliki fasilitas LMS untuk mengelola dan mengupload modul mengajar secara e-learning dan guru-guru SD Pelita Bangsa Pamulang tidak memiliki pengetahuan LMS dalam mengelola dan mengupload modul mengajar yang menyenangkan. Tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan pemberdayaan guru SD Pelita Bangsa Pamulang penggunaan dan pengelolaan LMS pada YPPB di Kota Tangerang Selatan, sehingga guru-guru dapat menyampaikan modul mengajar yang menyenangkan, menarik, lebih interaktif dan tidak membosankan. Dengan perangkat multimedia, mengelola dan mengupload modul mengajar secara e-learning dengan komputer yang berbasis LMS. Kegiatan ini untuk guru-guru SD, adapun puncak dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pengembangan LMS berupa nara sumber teknologi informasi dan instruktur pelatihan komputer penyusunan konten LMS, dan pelatihan pengelolaan LMS yang telah dilaksanakan dari tanggal 21 Agustus 2021 sampai 18 Desember 2021, yang dilakukan secara offline dengan mempertimbangkan kondisi keamanan dan kesehatan akibat pandemi Covid-19. Pada pengujian UAT, telah digunakan kuesioner dengan likert scale skala 5. Hasilnya, para responden setuju (di atas 70.9%) bahwa secara keseluruhan pelatihan pemberdayaan guru SD Pelita Bangsa Pamulang penggunaan dan pengelolaan LMS yang diberikan kepada Ketua Yayasan dan guru-guru SD Pelita Bangsa Pamulang Kota Tangerang Selatan menarik dan paham.