Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Skrining Neonatal Pada Bayi Baru Lahir Untuk Masyarakat Desa Betung Barat, PALI Sari, Bunga Anggreini; Septiani, Tety; Muslimin, Muslimin; Kurnianingsih, Susi; Juniarti, Ariska
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 2 (2025): Abdira, April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i2.589

Abstract

The infant mortality rate (IMR) serves as a crucial indicator in assessing public health. Congenital abnormalities are one of the leading causes of infant mortality in Indonesia. Neonatal screening aims to detect congenital abnormalities early to improve infants’ quality of life. This community service activity aimed to enhance the knowledge of the residents of Betung Barat Village, Penukal Abab Lematang Ilir, regarding the importance of neonatal screening. The event took place on February 20, 2025, using lectures and discussion methods, attended by 30 participants. Evaluation through pre-test and post-test questionnaires showed a significant increase in knowledge, with the average score rising from 55.3 to 78.7 (p = 0.005). These results indicate that education is effective in improving community understanding of neonatal screening. It is recommended to conduct regular educational programs, involve families in supporting neonatal screening, and enhance access to information through local media and village health volunteers to improve infant health from an early stage.
Pencegahan Emesis Gravidarum pada ibu Hamil di PMB Dwi Rahmawati Septiani, Tety; Rahmawati, Eka
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3828

Abstract

Emesis gravidarum merupakan keluhan yang sering dialami ibu hamil, terutama pada trimester awal kehamilan, dan dapat berdampak terhadap status gizi serta kesehatan ibu dan janin apabila tidak ditangani dengan baik. Kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai emesis gravidarum berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kondisi yang lebih berat, yaitu hiperemesis gravidarum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang emesis gravidarum sebagai upaya pencegahan dan penanganan dini selama kehamilan. Kegiatan dilaksanakan di PMB Dwi Rahmawati Kota Palembang pada bulan November 2025 dengan sasaran 30 ibu hamil. Metode yang digunakan adalah penyuluhan melalui ceramah dan diskusi menggunakan media leaflet dan mikrofon. Evaluasi dilakukan secara lisan dengan memberikan pertanyaan terkait materi yang telah disampaikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ibu hamil mengikuti penyuluhan dengan antusias, aktif bertanya, serta mampu menjawab pertanyaan evaluasi dengan baik. Setelah kegiatan penyuluhan, ibu hamil menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pengertian, penyebab, tanda dan gejala, dampak, serta cara penanganan emesis gravidarum. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang emesis gravidarum dan diharapkan dapat menjadi salah satu upaya preventif dalam mencegah terjadinya komplikasi kehamilan.
Hubungan usia ibu hamil dan hipertensi dengan kejadian abortus Septiani, Tety; Rahmawati, Eka; Rosadi, Erik
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/7t4eqb35

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan WHO penyebab langsung kematian ibu terjadi saat dan pascamelahirkan. Sekitar 75% kasus kematian ibu diakibatkan oleh perdarahan, infeksi, dan hipertensi saat kehamilan dan Adapun faktor-faktor yang dapat menyebabkan abortus adalah umur ibu, usia kehamilan, hipertensi, jumlah paritas, jarak kehamilan, tingkat pendidikan status ekonomi, dan riwayat abortus sebelumnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan usia dan hipertensi dengan kejadian abortus.Metode: penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional dengan populasi 1.134 teknik simple random sampling dengan sampel 94 dengan uji chi-square.Hasil: hasil penelitian tentang usia ibu hamil dengan kejadian abortus menunjukan bahwa p value 0,005 dan hubungan hipertensi dengan kejadian abortus menunjukan bahwa p value 0,315.Kesimpulan: Adanya hubungan antara usia ibu hamil dengan kejadian abortus dan tidak adanya hubungan antara ibu hamil yang mengalami hipertensi dengan kejadian abortus.