Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

COMBINING SDLC METHOD AND ITIL FRAMEWORK BY INVOLVING AUDITORS Rahmani, Hani Fitria; Hikmawati, Erna
Jurnal AKSI (Akuntansi dan Sistem Informasi) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.327 KB) | DOI: 10.32486/aksi.v5i1.431

Abstract

The framework that provides best practice in IT service management is called IT Infrastructure Library (ITIL). The IT service management leads to the management of a service, this service is generated through the system development process. Each system has a different scale, characteristics, requirements, types, and properties but has the same stage in its development, that is by implementing the System Development Life Cycle (SDLC)Software developers on IT projects must implement SDLC by selecting a particular model process. But many IT development teams do not pay attention to software management frameworks or standards so that they will experience difficulties in planning, reporting work results, monitoring, controlling, etc., especially when all personnel in the team don?t have sufficient experience. It would be better if every software house company and IT Consultant applies the general framework and standardization so that the software development process will be more directed and produced high quality services.In conducting the SDLC process, an accountant is needed, in this case the auditor who has a role as an information provider in describing business processes in a company activity, the auditor also plays a role as controller that ensuring the system is in accordance with accounting regulations, and accountants also act as checker of the system so that the auditors must involved in the initial design of a system. The application of ITIL in the SDLC process will have an impact on the ease of the auditor in carrying out the duties.
Incorporation of Real Experiences and Artifacts As an Online Learning Intervention Perdana, Erda Guslinar; Hikmawati, Erna; Akhmadi
TEMATIK Vol. 11 No. 2 (2024): Tematik : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi (e-Journal) - Desember 2024
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I BANDUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/tematik.v11i2.2072

Abstract

Online learning has become a significant trend in recent years, but the lack of direct interaction between students and lecturers can reduce its effectiveness. This study addresses this challenge by incorporating real-world experiences—specifically two case studies, one real-world project, and simulations—alongside concrete artifacts such as software documentation, research reports, and test results. This research aims to improve the effectiveness of online learning in software verification and validation courses by incorporating real-world experiences and artifacts. A case study approach was used to test the effectiveness of this intervention by involving students from related courses. Data were collected through interviews, observations, and surveys, and analyzed qualitatively and quantitatively to understand the impact of the intervention on improving the learning experience and understanding of software verification and validation concepts. Qualitative analysis highlighted that the integration of these elements improved students' conceptual understanding and practical application skills. Quantitative results indicated a 30% increase in student engagement and a 25% improvement in understanding course material compared to prior cohorts. The findings underscore the importance of integrating real-world experiences and artifacts into online learning to promote deeper engagement, better comprehension, and more authentic learning experiences.
Kajian Saintifik Fenomena Adiksi Gadget dan Media Sosial di Indonesia Nursikuwagus, Agus; Hikmawati, Erna; Wisesty, Untari Novia; Munggana, Wira; Mahayana, Dimitri
Jurnal Teknologi dan Informasi (JATI) Vol 10 No 1 (2020): Jurnal Teknologi dan Informasi (JATI)
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.889 KB) | DOI: 10.34010/jati.v10i1.2589

Abstract

The use of Gadgets and Social Media at this time can not be separated from everyday life. This can lead to gadget and social media addiction. This study aims to answer whether the phenomenon of gadget addiction and social media is a scientific reality or not in Indonesia. Data was collected by a survei of 1601 respondents. Before the questionnaire was distributed, pearson product moment validity and reliability tests were performed with Cronbach’s alpha and the results showed that all questions on the questionnaire were valid and reliable. Based on the survei results, 42.45% of respondents experienced mild addiction, 10.82% of respondents experienced moderate level of addiction, and 0.38% of respondents experienced a very strong addiction to gadget. While the results for social media addiction, 37.50% of respondents experienced mild addiction, 7.85% of respondents experienced moderate level of addiction, and 0.38% of respondents experienced a very strong addiction to social media. In terms of the philosophy of science, Gadgets and Social Media Addiction is said to be science and not pseudo science because it has fulfilled the characteristics of science that is logical, empirical, and falsifiable. So it needs special attention from the community on the existence of gadget and media sosial addiction, so that this addiction can be anticipated and the symptoms can be minimized.
Pembangunan Aplikasi Money Tracker untuk Meningkatkan Literasi Keuangan dan Pengelolaan Keuangan Pribadi Saputra, Achmad Dani; Oktavia, Ananda Hawa; Putra, Davi Pramudya; Wijaya, Rahmadi; Hikmawati, Erna
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2023.v15i2.010

Abstract

Literasi keuangan adalah kemampuan mengenai keuangan, baik dalam pengelolaan keuangan pribadi hingga perencanaan yang bijak tentang keuangan di masa depan. Di kalangan masyarakat sendiri, tingkat literasi keuangan masih terbilang cukup rendah, di mana itu memengaruhi bagaimana cara masyarakat mengelola keuangan pribadi dengan cara yang tidak efektif dan efisien. Demi memberikan solusi atas permasalahan tersebut, Money Tracker diciptakan untuk mempermudah masyarakat mengelola keuangan pribadi yang juga akan mampu meningkatkan kemampuan literasi keuangan masyarakat. Metodologi pengembangan aplikasi yang digunakan adalah dengan menggunakan model air terjun, pendekatan secara sistematik serta sekuensial dalam pengembangan perangkat lunak berbasis web. Money Tracker dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP, HTML, dan CSS pada perangkat lunak Visual Studio Code. Hasil dari penelitian yang dilakukan adalah aplikasi web Money Tracker sebagai media untuk mendukung masyarakat dalam mengelola keuangan dan meningkatkan literasi keuangan dengan fitur utamanya yaitu input data keuangan dan rekam jejak keuangan. Berdasarkan hasil pengujian, aplikasi web Money Tracker membantu masyarakat mengelola keuangan dengan cara yang efektif dan efisien, meningkatkan literasi keuangan masyarakat, serta membantu masyarakat untuk mengambil keputusan yang tepat terkait keuangan pribadi mereka
Pengembangan Sistem Informasi JaBol Sebagai Sarana Pelaporan dan Edukasi Jalan Rusak Iqbal, Ihsan Muhammad; Rafid, Muhammad Faishal; Pradipa, Anugrah Panji; Wijaya, Rahmadi; Hikmawati, Erna
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2023.v15i2.005

Abstract

Jalan merupakan aspek penting dalam sarana transportasi dan kehidupan modern. Oleh karena itu, menjaga  kualitas jalan juga merupakan langkah penting dalam menunjang keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Kondisi jalan yang buruk dapat menimbulkan kemacetan, kecelakaan, turunnya produktivitas, dan kelelahan pengemudi. Dari persoalan tersebut, maka perlu dibuat sarana berupa sistem informasi berbasis website yang akan membantu menuntaskan masalah tersebut. Dalam penelitian ini, website dibangun menggunakan System Development Life Cycle (SDLC) dengan model Agile, bertujuan agar pengembangan dapat dilakukan secara berulang dan menghasilkan aplikasi yang berkualitas baik. Model agile terdiri atas perencanaan, implementasi, tes perangkat lunak, dokumentasi, deployment, dan pemeliharaan. Perancangan sistem informasi menggunakan desain sistem model UML (Unified Modelling Language), yaitu Use Case Diagram dan Entity Relationship Diagram. Sistem informasi berbasis website ini dikembangkan memakai bahasa pemrograman PHP, framework Bootstrap, dan database MySQL. Hasil pada penelitian ini adalah sebuah website bernama JaBol  sebagai sarana pelaporan dan edukasi jalan rusak bertujuan untuk memudahkan masyarakat ikut andil dalam menjaga kualitas jalan, dengan fitur utamanya yaitu pelaporan dan edukasi. Hasil pengujian terhadap masyarakat menunjukkan bahwa sistem informasi yang dibangun efektif, berguna, dan menarik dalam mendukung proses pelaporan kerusakan jalan. Sistem informasi yang dibangun diharapkan dapat menjadi solusi untuk menjawab permasalahan jalan rusak yang ada.
Optimalisasi Pengelolaan Data menggunakan Google Spreadsheet untuk Kader Posyandu di Desa Cibiru Wetan Hikmawati, Erna; Fauzi, Amir Hasanudin; Asfriyanto, Teguh
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v9i1.4051

Abstract

Dalam menjalankan tugasnya, Ibu-Ibu PKK dan Kader Posyandu masih menggunakan proses yang manual yaitu menulis pada kertas/buku yang sebetulnya banyak mengandung resiko. Pada era digital seperti yang saat ini terjadi, seharusnya proses pengelolaan data menjadi hal yang mudah. Hal ini dikarenakan telah muncul banyaknya teknologi yang dapat digunakan untuk pengelolaan data. Tetapi dengan banyaknya teknologi yang muncul menimbulkan masalah baru yaitu dibutuhkan kemampuan dan pengetahuan untuk menggunakan teknologi tersebut. Saat ini google sebagai salah satu pemegang kendali dalam bidang teknologi menyediakan aplikasi gratis yang dapat dimanfaatkan oleh semua orang yaitu google workspace. Salah satu aplikasi pada google workspace adalah google spreadsheet. Google spreadsheet ini dapat dimanfaatkan oleh Ibu-Ibu PKK dan Kader Posyandu dalam proses pengelolaan data. Kendalanya saat ini adalah Ibu-Ibu PKK dan Kader Posyandu belum memiliki kemampuan untuk mengoperasikan google spreadsheet ini. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan penggunaan google spreadsheet untuk mendukung proses pengelolaan data yang dilakukan oleh Ibu-Ibu PKK dan Kader Posyandu di sebuah desa. Pelatihan ini diikuti oleh 30 orang Ibu-ibu PKK dan Kader Posyandu. Evaluasi dari kegiatan pelatihan terdapat peningkatan pemahaman para peserta yang dapat dilihat dari rata-rata nilai pretest yang awalnya sebesar 48% menjadi rata-rata nilai postest 60%. Kata Kunci: Pengelolaan Data, Google Drive, Google Spreadsheet, Kader Posyandu