AbstractThis study aims to describe the process of implementing an environment-based experimental method and analyze its effectiveness in improving students' conceptual understanding of heat energy material. This research employs a Classroom Action Research (CAR) approach, conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The subjects were 21 fifth-grade students at SDIT Al Bashirah Palopo. Data were collected through tests, observations, and interviews and analyzed using qualitative and quantitative descriptive techniques. The results showed an increase in students' conceptual understanding, with an average score of 47.61 in the pre-cycle, increasing to 64.28 in the first cycle, and significantly improving to 81.42 in the second cycle. Thus, the environment-based experimental method effectively enhances students' understanding of heat energy concepts.Keywords: Environment-Based Experimental Method; Conceptual Understanding; Heat Energy; Sciene learning.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan metode eksperimen berbasis lingkungan dan menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi energi panas. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 21 siswa kelas V SDIT Al Bashirah Palopo. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman konsep siswa dari nilai rata-rata 47,61 pada prasiklus menjadi 64,28 pada siklus I, dan mencapai 81,42 pada siklus II. Dengan demikian, metode eksperimen berbasis lingkungan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep energi panas siswa.Kata Kunci: Metode Eksperimen Berbasis Lingkungan; Pemahaman Konsep; Energi Panas; Pembelajaran IPA.