Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL

Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Tingkat Kecemasan Hospitalisasi Pada Anak Usia Prasekolah (3-6 Tahun) vivinfitriyafebrianti etikpurwanti; Lilla Maria; Rahmawati Maulidia
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v1i2.100

Abstract

Pain and hospitalization create a crisis for the lives of children, because in hospitals children have to face a strange environment and meet caregivers they do not know. In this process the child can experience various events or experiences of hospitalization that are traumatic and full of anxiety. Professional nurses can play a role in reducing feelings of fear, anxiety and pain that are felt by children through service using therapeutic communication. The purpose of this study was to determine the relationship between therapeutic communication of nurses and anxiety levels of preschoolers age. The study design used correlational analysis with a cross-sectional approach. The population is parents with children who experienced hospitalization 67 respondents with a sampling technique using purposive sampling. The results of this study were nearly half the nurses had deficient therapeutic communication (44.8%) and almost half of the patients had severe anxiety levels (44.8%). The results of the Spearman test were obtained (r count) amounting to -0,904 and p value 0,000 so it can be concluded that there is a significant relationship between therapeutic communication nurses with anxiety levels of hospitalization in children. This study is expected so that nurses can improve therapeutic communication skills in providing nursing services through therapeutic communication training programs.
Hubungan Perilaku Orang Tua Dalam Pemilihan Makanan Bergizi Dengan Status Gizi anak Pada Anak Usia Pra Sekolah Al syafarinoo; Lilla Maria; Rahmawati Maulidia
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v1i2.101

Abstract

Parents act has an important role in fulfilling the children’s food needs to support the process of their growth and nutritional status. This research objective is to find out the correlation between the Parents capability in selecting nutritious food and nutritional status of Pre-School age children in ABA 06 Kindergarten Mergosono Kedungkandang, Malan. The design of this research is correlation with cross sectional approach. The research populations were 70 people. The determination of a purposive sampling in this research used 60 respondents. The technique of collecting the data used the questionnaires. The data were analyzed by using spearmen rank test and SPSS. The research results prove that most of the 39 (65.0%) parents have enough capability in selecting nutritious foods on the pre-school age children and almost entirely 52 (86.7%) pre school age children have good nutritional status. Test result of spearmen rank obtained; p-value = (0.000) < (0.05). It can be concluded that there is a correlation between parents’capability in selecting nutritious food and nutritional status in pre-school age children in aba 06 kindergarten Mergosono Kedungkandang, Malang. From the result of the research, it is stated that imroving the nutritional status of pre-school aged children needs a good capability of the parents in selecting nutritious food
Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kualitas Tidur Pada Lansia Yang Mengalami Insomnia Nirwana Latief; Susilaningsih Susilaningsih; Rahmawati Maulidia
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v2i1.136

Abstract

Peningkatan jumlah lanjut usia akibat peningkatan usia harapan hidup akan menyebabkan berbagai masalah di bidang kesehatan seperti mudah sedih, merasa tidak berguna, stress, depresi, kecemasan dan mengalami gangguan tidur seperti insomnia yang di akibatkan oleh berbagai factor. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada lansia yang mengalami insomnia di Raal Griya Asih Lawang Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasional dengan pendekatan croos-sectional. Populasi adalah semua lansia yang mengalami insomnia sebanyak 40 responden teknik sampling menggunakan total sampling jadi besar sampel 40 responden. Instrument penelitian menggunakan koesioner. Dari penelitian ini sebagian besar responden yang mengalami kualitas tidur buruk dan memiliki tingkat kecemasan yang berat yaitu 27 responden (67.5%). Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Spearman yang menunjukan bahwa Nilai korelasi 0.819 yang artinya kedua variable memiliki hubungan yang kuat dan nilai p 0,000. Yang bererti H0 di tolak dan H1 diterima artinya ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada lansia yang mengalami insomnia. Saran: diharapkan lansia dapat mengurangi kecemasan yang berdampak pada kualitas tidur dengan cara aktif melakukan kegiatan-kegiatan positif misalnya berolahraga, yang dapat menghilangkan rasa cemas dan mendapatkan kualitas tidur yang baik
Literature Review: Penggunaan Media Kartun dalam Meningkatkan Minat Makan Sayur pada Anak Usia Sekolah Winy Liveline Suryani; Rahmawati Maulidia; Achmad Dafir Firdaus
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 4 No 2sp (2023): Special Issue June
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i2sp.286

Abstract

Pendahuluan: Di Indonesia, hanya 1 dari 10 anak yang cukup mengkonsumsi sayuran. Padahal, kurangnya asupan sayur dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media kartun dalam meningkatkan minat makan sayur pada anak usia sekolah dengan menggunakan literature review. Metode: literature review ini menggunakan 2 database pencarian yaitu PubMed NCBI dan Google Scholar. Kriteria inklusi jurnal 5 tahun terakhir dengan penilaian kualitas menggunakan diagram alir literature review berbasis PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-analyses). Hasil: terdapat 12 jurnal yang menunjukkan pengaruh atau perbedaan yang signifikan dari penggunaan media kartun dalam meningkatkan minat makan sayur pada anak usia sekolah dan 3 jurnal yang menunjukkan tidak ada pengaruh atau perbedaan yang signifikan dari penggunaan media kartun dalam meningkatkan minat makan sayur. Analisis: penggunaan media kartun memiliki pengaruh dalam meningkatkan minat makan sayur pada anak usia sekolah, dan juga memiliki perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan intervensi lain seperti ceramah, powerpoint, poster, dan lain-lain. Diskusi: Anak-anak cenderung menyukai kartun animasi karena kontennya yang edukatif, imajinatif, dan inovatif. Kesimpulan: Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kartun sangat efektif dalam meningkatkan konsumsi sayur pada anak usia sekolah.
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA PRASEKOLAH DI MASA PANDEMI COVID-19 DI TK MIFTAHUL HUDA KENDALSARI MALANG mutmainnah; Rahmawati Maulidia; Andi Surya Kurniawan
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 5 No 1sp (2023): Special Issue Outcome PDP
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i1sp.651

Abstract

Pola makan merupakan kebiasaan penting yang akan mempengaruhi status gizi dan pemenuhan kebutuhan gizi seimbang. Kebiasaan makan yang buruk akan berpengaruh pada status gizi, yang dapat menyebabkan tumbuh kembang anak tidak optimal. Di Indonesia, status gizi masih menjadi masalah utama, khususnya bagi anak-anak. Pola makan yang sehat juga sangat dianjurkan di masa pandemi ini, terutama bagi anak-anak yang masih rentan terhadap masalah kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah status gizi anak prasekolah dipengaruhi secara signifikan oleh pola makannya. Desain penelitian ini komparatif non-eksperimental atau bisa disebut dengan desain retrospektif kuantitatif. Tehnik yang digunakan purposive sampling yang mana tehnik tersebut digunakan untuk menentukan sampel yaitu 34 anak dari populasi 50 anak prasekolah. Kriteria penelitian adalah anak-anak berusia antara 4 dan 6 tahun dan anak-anak dari orang tua yang bisa membaca dan menulis. Formula Z-score dan kuesioner pola makan digunakan dalam penelitian ini untuk mengumpulkan informasi. Uji Spearman Rho digunakan untuk menganalisis data. Hal ini menunjukkan bahwa hasil dari nilai p sebesar 0,000 yang berarti ada hubungan yang bermakna antara status gizi anak dengan pola makan, dengan tingkat keeratan 0,666. Status gizi anak meningkat dan membaik sebanding dengan jumlah makanan yang baik yang diberikan.
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU PICKY EATERS PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (USIA 4-6 TAHUN) Nurul Fitriani; Rahmawati Maulidia; Reny Tri Febriani
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 5 No 2 (2024): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i2.764

Abstract

Pola Asuh Orang Tua merupakan faktor yang mempengaruhi perilaku picky eaters. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku picky eaters pada anak. Desain penelitian kuantitatif korelasional dengan pendeketan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini 55 pola asuh orang tua dengan teknik sampling menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner pola asuh orang tua dan kuesioner kebiasaan memilih-milih makanan. Analisa data menggunakan Uji Spearman Rank, dari hasil analisa data menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku picky eaters pada anak usia prasekolah (usia 4-6 tahun) di tk nada selorejo kota malang dengan nilai signifikan (p = 0,000) dimana lebih kecil dari α (<0,05), dan nilai koefisien korelasi (r = 0,516), artinya Ho ditolak terdapat hubungan pola asuh orang tua terhadap kejadian picky eater pada anak usia prasekolah. Simpulan picky eaters pada anak dipengaruhi oleh pola asuh orang tua. Saran penelitian ini perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan instrumen dan kategori yang lebih baik.
RELATIONSHIP BETWEEN DURATION OF USE SOCIAL MEDIA WITH QUALITY SLEEP FOR STUDY PROGRAM STUDENTS BACHELOR OF NURSING MAHARANI STICKS POOR Rama Putra Reynaldy; Rahmawati Maulidia; Risna Yekti Mumpuni
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 6 No 2 (2025): In Progress issue
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v6i2.794

Abstract

Introduction:The Sleep quality is a state where awareness of something decreases, but brain activity still plays an extraordinary role. Objectives: The purpose of this study was to determine the relationship between the duration of social media use and sleep quality in undergraduate nursing students at STIKes Maharani Malang. Methods: Correlational quantitative research design with a cross sectional approach. The number of research samples is 115 students with simple random sampling technique. Results: The results showed that the value of p = 0.003 which is smaller than α (<0.05). The value of the corelation coefficient (r = 0,272) indicates that there is a relationship between the duration of social media use and the quality of sleep in undergraduate nursing students at STIKes Maharani Malang. Conclusions: The majority or as many as 54 (47.0%) respondents had a moderate duration of social media use among undergraduate nursing study program students at STIKes Maharani Malang. The majority or as many as 98 (85.2%) of respondents experienced poor sleep quality among undergraduate nursing study program students at STIKes Maharani Malang. There is a significant relationship between the duration of social media use and sleep quality in undergraduate nursing study program students at STIKes Maharani Malang with a significance value of p = (0.003) < (0.05) so that the Ha hypothesis decision is accepted, namely that there is a relationship between the duration of social media use with sleep quality in undergraduate nursing study program students at STIKes Maharani Malang.
THE INFLUENCE OF ANTICIPATORY GUIDANCE HEALTH EDUCATION ON THE ROLE OF PARENTS IN PREVENTING INJURIES IN SCHOOL-AGE CHILDREN (6-12 YEARS) IN SUMBER JENON MALANG TOURISM ANA KHUMAIDITA PUTRI; Rahmawati Maulidia; Puguh Raharjo
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 6 No 1 (2024): In Progress issue
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v6i1.810

Abstract

Introduction: Injury is the impact of an external agent that causes physical or mental damage. The purpose of this study was to determine the effect of anticipatory guidance health education on the role of parents in injury prevention. This research is a Pre-experimental quantitative research with the type of One group pretest-s posttest design with a cross sectional approach. The study sample was parents who had school-age children determined by the probability sampling method , namely simple random sampling. The instrument used is a questionnaire on the role of parents in injury prevention. Methods: The data analysis method using the Wilcoxon Rank Sum test showed that the results of the pretest were 87% (42 respondents) obtained moderate results and the posttest was known to 95.8% (46 respondents) obtained high results. Objectives: The results of bivariate statistical tests in this study obtained the results of p = (0.000) < (0.05) which means that there is an influence of anticipatory guidance health education on the role of parents in preventing injuries in school-age children (6-12 years), Results: then for the standard value (Z) is -6.412 where the value is -1.645 It is found that the value of Z calculate > Z table which is -6.412 > -1.645 so that Ha is accepted which means there is also an influence of anticipatory guidance health education. Conclusions: From the results of this study, health education influences parents on the incidence of injury in children. The health education provided has an influence on parents in preventing injuries
THE RELATIONSHIP BETWEEN INTENSITY OF GADGET USE AND SOCIAL INTERACTION DURING THE PANDEMIC PERIOD AT SDN MOJOREJO 02 BATU CITY Yossyana Brilian Setyowati; Rahmawati Maulidia; Achmad Dafir Firdaus
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 6 No 1 (2024): In Progress issue
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v6i1.812

Abstract

Setyowati, Yossyana Brillian. 2022. Hubungan Antara Intensitas Penggunaan Gadget Dengan Interaksi Sosial Selama Masa Pandemi Di Sdn Mojorejo 02 Kota Batu, Skripsi. Program Studi S1 Keperawatan, STIKes Maharani Malang. Pembimbing: (1) Ns. Rahmawati Maulidia., M. Kep, (2) Ns. Achmad Dafir Firdaus., M. Kep Gadget merupakan alat komunikasi yang memiliki banyak sekali manfaat bagi manusia untuk menjalankan segala aktifikas sehari-hari, karena mudah terhubung dengan koneksi internet. Interaksi sosial merupakan hubungan individu satu dengan individu yang lain. Corona Virus Disease atau Covid-19 yang menjadi pandemi di dunia. Namun di masa pandemi ini banyak anak-anak yang mulai bersikap individualisme karena anak lebih sering menggunakan gadgetnya daripada berinteraksi di lingkungan sekitarnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah hubungan intensitas penggunaan gadget dengan interaksi sosial selama masa pandemi siswa kelas 4,5 dan 6 di SDN Mojorejo 02 Kota Batu. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan cross-sectional dengan populasi 97 siswa dan sampel 50 siswa responden yang sesuai dengan kriteria inklusi menggunakan teknik stratified random sampling. Variabel independen intensitas pengguaa gadget dam variabel depeden interaksi sosial. Hasil penelitian menunjukkan dari 50 responden, sebanyak 31 siswa/siswi (62%) menggunakan gadget setiap waktu. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 17 siswa/siswi (34%) tidak pernah bertanya kepada guru jika tidak mengerti atau tidak paham. Analisa data yang di gunakan yaitu Uji Spearman rho dari hasil tersebut menunjukkan bahwa adanya hubungan antara intensitas penggunaan gadget dengan interaksi sosial selama masa pandemi dengan nilai signifikan p=0,004 < 0,001 , diharapkan kepada anak-anak untuk membatasi diri dalam bermain gadget dan lebih meningkatkan interaksi sosial nya. Kata Kunci: Gadget, Interaksi Sosial, Pandemi Covid-19