Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Kepuasan Publik Terhadap Angkutan Umum Model Jak Lingko Sebagai Pengintegrasi Antar Moda Transportasi Publik Di DKI Jakarta Wijianto, Wijianto; Istianto, Bambang; Rukman, Rukman
Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN (INDONESIAN JOURNAL OF ROAD SAFETY)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46447/ktj.v9i2.440

Abstract

This study aims to analyze public satisfaction with public transportation in DKI Jakarta. As a metropolitan city as well as the capital city of the country, currently legally, it is no longer the capital of the country, but will be prepared as a global city. Jakarta residents who have reached more than 10 million people but in carrying out their mobility have not been supported by public transportation that satisfies its citizens. Although the destination of the trip has been facilitated by several modes of transportation such as MRT, commuter line and LRT which are rail and steel-based as well as Trans Jakarta and smaller land-based public transportation, it is not yet integrated. The policy of the DKI Jakarta Provincial government is to develop public transportation with a modern system called Jaklingko which functions as an intermodal integration. The operation of Jaklingko has been running for two years but has not been optimal and satisfies its users. This research method uses quantitative methods to measure how much public satisfaction with the Jaklingko. Jaklingko user satisfaction measurement is based on the theory of "service quality" from Parasuraman. The results of the study found that Jakarta residents who used Jaklingko stated that for the dimensions of the responsiveness and empathy variables the level of satisfaction reached above 80, meaning they were very satisfied with Jaklingko.
Analisis Kepuasan Publik Terhadap Angkutan Umum Model Jak Lingko Sebagai Pengintegrasi Antar Moda Transportasi Publik Di DKI Jakarta Wijianto, Wijianto; Istianto, Bambang; Rukman, Rukman
Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN (INDONESIAN JOURNAL OF ROAD SAFETY)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46447/ktj.v9i2.440

Abstract

This study aims to analyze public satisfaction with public transportation in DKI Jakarta. As a metropolitan city as well as the capital city of the country, currently legally, it is no longer the capital of the country, but will be prepared as a global city. Jakarta residents who have reached more than 10 million people but in carrying out their mobility have not been supported by public transportation that satisfies its citizens. Although the destination of the trip has been facilitated by several modes of transportation such as MRT, commuter line and LRT which are rail and steel-based as well as Trans Jakarta and smaller land-based public transportation, it is not yet integrated. The policy of the DKI Jakarta Provincial government is to develop public transportation with a modern system called Jaklingko which functions as an intermodal integration. The operation of Jaklingko has been running for two years but has not been optimal and satisfies its users. This research method uses quantitative methods to measure how much public satisfaction with the Jaklingko. Jaklingko user satisfaction measurement is based on the theory of "service quality" from Parasuraman. The results of the study found that Jakarta residents who used Jaklingko stated that for the dimensions of the responsiveness and empathy variables the level of satisfaction reached above 80, meaning they were very satisfied with Jaklingko.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TRANSPORTASI ON LINE STUDI KASUS DI DKI JAKARTA Istianto, Bambang; Djajadi, Djajadi; Fauzi, Fauzi; Margono, Margono; Aprilianto, Arief
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 7 No 2 (2016): December 2016
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi tanggapan atau respon para operator transportasi on line yaitu; pengemudi transportasi online, pemilik kendaraan, pengguna transportasi online dan pengemudi Taxi konvensional serta pengelola transportasi online, berkaitan dengan kebijakan pemerintah tentang transportasi online melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 32 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek. Motode penelitian ini berdasarkan motode penelitian kualitatif dengan menggunakan strategi studi kasus serta metode analisis diskriptif terhadap setiap kelompok responden melalui instrument questioner tertutup dan dianalisis secara prosentase dari masing masing item pertanyaan yang disajikan secara grafis. Hasil penelitian ini menemukan bahwa para operator transportasi online belum seluruhnya menerima terhadap kebijakan pemerintah tersebut. Beberapa isi kebijakan yang di nilai memberatkan para pemiliki kendaraan yaitu mengenai STNK harus atas nama badan usaha dan pemebrian tanda khusus pada nomor rangka chasis agar dapat dilakukan revisi terhadap kebijakan tentang transportasi online.
KAJIAN DAMPAK PENGOPERASIAN KERETA API BANDARA TERHADAP OPERASI KERETA API KOMUTER DI DAOP I - DKI JAKARTA Suraharta, I Made; Istianto, Bambang; Asrizal, Asrizal; Rili, Rianto
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 8 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam wilayah operasi kereta api DAOP I Jabodetabek saat ini beroperasi kereta api komuter (loop line), kereta api jarak menengah dan jauh. Pada tahun 2018 akan direncanakan beroperasinya kereta api Bandara Soekarno Hatta (KA BASOETA). Adapun jalur KA BASOETA dan KA Komuter DAOP I Jabodetabek. Rencana pengoperasin Kereta Api BASOETA akan mengambil relasi Manggarai (MRI) – Dukuh Atas (DK) – Tanah Abang (THB) – Duri (DU) – Batu Ceper (BTC) – Bandara Soekarno Hatta (BASOETA). Sebagian dari relasi perjalanan KA BASOETA akan menggunakan rute KA eksisting, yaitu dari Manggarai sd Batu Ceper yang mana saat ini sudah beroperasi. Beroperasinya KA BASOETA yang diperkirakan membutuhkan kapasitas lintas 80 KA akan membebankan lintas KA Komuter (loop line) yang saat ini sudah mencapai 80 KA.
Dampak Pertumbuhan Ekonomi, Manfaat Sosial Dan Biaya Sosial Terhadap Pembangunan Infrastruktur Jalan Di Kabupaten Pekalongan Propinsi Jawa Tengah (Khususnya Di Dataran Tinggi Bagian Selatan) Guntur, M.; P, Juliaman; Darwan, Wawan; Istianto, Bambang
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 10 No 2 (2019): December 2019
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55511/jpsttd.v10i2.572

Abstract

Tujuan melakukan penulisan ini adalah untuk mengkaji dan menganalisa sejauh manakah dampak pertrumbuhan ekonomi, manfaat social dan manfaat social terhadap pembangunan insfrastruktur jalan yang diterima dan dinikmati oleh masyarakat Kabupaten Pekalongan Propinsi Jawa Tengah terutama pada daerah dataran tinggi di 5 Kecamatan ( Doro, Talun, Petungkriyono, Paninggaran, Lebakbarang).Dengan menggunakn tehnik purpose sampling, maka sample yang menjadi sasaran dan focus kajian adalah homogenitas masyarakat serta mata pencaharian penduduk. Perolehan data dilakukan dengan melalui pengumpulan data primer dan data skunder serta Forum Group Diskusi (FGD) dengan metode analisis deskriptif dan analisis SPSS.Hasil analisis berkesimpulan terdapat pengaruh positif dan signifikan dari variabel Pertumbuhan ekonomi (X1) manfaat social (X2) serta terhadap biaya social (X3). Disisi lain terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variabel pertumbuhan ekonomi (X1) manfaat social (X2) dan biaya social (x3).