Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

VARIABEL DATA LALU LINTAS ANTARA PERANGKAT DETEKTOR KENDARAAN DARI ATCS DENGAN DATA DARI METODE MANUAL PENCACAHAN LALU LINTAS TERKLASIFIKASI DAN SPOT SPEED (EMPIRIS) Priyambodo, FX. Bowo; Sudriyanto, Eko; Hidayat, Budiharso; Rili, Rianto; Hermawan, Boby
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 7 No 2 (2016): December 2016
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data pencacahan volume lalu lintas merupakan informasi dasar yang diperlukan untuk faseperencanaan, desain, manajemen sampai pengoperasian jalan. Survai volume lalu lintas bertujuan untuk mencatat setiap kendaraan yang lewat (melewati suatu titik atau garis tertentu) sehingga didapatkan informasi mengenai pola arus lalu lintas, volume lalu lintas tiap pergerakan, komposisi kendaraan dalam lalu lintas, faktor untuk memprediksi volume lalu lintas yang akan dating, tingkat okupansi kendaraan dalam lalu lintas dan volume pejalan kaki Adapun perkembangan teknologi dalam bidang transportasi saat ini semakin pesat, dengan perangkat ini, surveyor tidak perlu melakukan kegiatan pengambilan data di lapangan. Dalam peneltian Ofyar Z. Tamin & Rusmadi Suyuti, 2007, tentang meningkatkan akurasi Matriks Asal Tujuan menggunakan data lalu lintas. Ofyar mengkaji dari sisi setelah data volume didapatkan dari ATCS kemudian dilakukan kalibrasi dalam metode estimasi untuk mendapatkan sebaran pergerakan, akan tetapi jika data dari ATCS tersebut belum akurat atau mendekati kondisi lapangan, baik komposisi maupun jumlah kendaraan maka prediksi tersebut menjadi bias dan model yang dihasilkan belum menyerupai kondisi di lapangan.
KAJIAN DAMPAK PENGOPERASIAN KERETA API BANDARA TERHADAP OPERASI KERETA API KOMUTER DI DAOP I - DKI JAKARTA Suraharta, I Made; Istianto, Bambang; Asrizal, Asrizal; Rili, Rianto
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 8 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam wilayah operasi kereta api DAOP I Jabodetabek saat ini beroperasi kereta api komuter (loop line), kereta api jarak menengah dan jauh. Pada tahun 2018 akan direncanakan beroperasinya kereta api Bandara Soekarno Hatta (KA BASOETA). Adapun jalur KA BASOETA dan KA Komuter DAOP I Jabodetabek. Rencana pengoperasin Kereta Api BASOETA akan mengambil relasi Manggarai (MRI) – Dukuh Atas (DK) – Tanah Abang (THB) – Duri (DU) – Batu Ceper (BTC) – Bandara Soekarno Hatta (BASOETA). Sebagian dari relasi perjalanan KA BASOETA akan menggunakan rute KA eksisting, yaitu dari Manggarai sd Batu Ceper yang mana saat ini sudah beroperasi. Beroperasinya KA BASOETA yang diperkirakan membutuhkan kapasitas lintas 80 KA akan membebankan lintas KA Komuter (loop line) yang saat ini sudah mencapai 80 KA.
PENCEGAHAN ANJLOKAN TERKAIT PERUBAHAN TRACK LAY OUT BARU DI STASIUN MANGGARAI Septanto, Joko; Fauzi, Fauzi; Rili, Rianto; Pratama, Uriansyah; Winata, Noval Seda
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 9 No 2 (2018): December 2018
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stasiun Manggarai merupakan persimpangan kereta api dari daerah Bekasi, Bogor, Tanah Abang, Gambir dan Depo Bukit Duri. Terkait dengan bertambahnya pergerakan lalu lintas kereta api yang melintas Stasiun Manggarai seperti adanya kereta bandara dan penambahan frekwensi kereta api perkotaan menuntut adanya pembangunan Stasiun Manggarai baru yang direncanakan akan dibangun secara elevated rail way. Untuk itu diperlukan penambahan fasilitas pelayanan stasiun guna menunjang kegiatan naik turun penumpang dan kegiatan operasi kereta api. Dikarenakan frekwensi kereta api yang akan bertambah, maka emplasemen akan berubah yang berakibat perubahan track layout di Stasiun Manggarai untuk mengurai kepadatan pergerakan lalu lintas kereta api.
Analisis Dampak Undershoot Dan Overshoot Pada Stasiun Bundaran HI Rili, Rianto; Zamroni, Aulia Diah; Aprilia, Nyimas Arnita
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 11 No 1 (2020): June 2020
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55511/jpsttd.v11i1.543

Abstract

MRT Jakarta menghadirkan sistim transportasi yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Jakarta akan moda transportasi yang cepat aman, nyaman dan mengutamakan keselamatan. Salah satu permasalahan yang timbul pada MRT adalah masalah sistim persinyalan yang sering kali membuat MRT tidak berhenti sesuai ditempat perhentian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Dampak Undershoot Dan Overshoot Pada Stasiun Bundaran HI. Penelitian disusun dengan memperhatikan data yang diperlukan berkaitan dengan objek yang akan diteliti. Langkah dalam rencana penelitian ini dengan melakukan pengumpulan data yang bersifat kuantitatif ataupun kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan Faktor yang menyebabkan undershoot dan overshoot antara lain: Letak Stasiun Bundaran HI berada pada end of track, dan jarak antara titik berhenti dengan ujung track hanya 40m; deselerasi pada rolling stock yaitu 7,2 km/jam; Pancaran power wave lebih meluas daripada zona respon yang seharusnya. Dalam menyelesaikan masalah undershoot dan overshoot dapat dilakukan dengan merubah control breaking pattern dan power pattern. Undershoot dan overshoot tidak mengganggu waktu operasi perjalanan kereta api kerena dapat diatasi dengan sistem persinyalan CBTC, pada rolling stock terdapat mode operasi ATO Recovery yang dapat memperbaiki waktu operasi dengan meningkatkan akselerasi rolling stock, dan mengurangi dwell time.
Penyusunan Prosedur Operasional Baku Aspek Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (Smk3) Di Balai Perawatan Perkeretaapian Ngrombo Rili, Rianto; Ose A, Julianus Lanang; Ridwan, Ridwan
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 12 No 1 (2021): June 2021
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55511/jpsttd.v12i1.559

Abstract

Every activity process in a company cannot be separated from everything, the risk of occupational accidents to workers. So, in a company, an Occupational Safety and Health (K3) program is needed to reduce and prevent work accidents. This study aims to determine the safety aspects that have been implemented and to develop Standard Operational Procedures for the K3 aspects at the Balai Perawatan Perkeretaapian Ngrombo. Data collection methods in this study were observation of maintenance activities, survey of safety facilities, and data on the availability of personal protective equipment. Based on the results of the study, it can be seen that the implementation of K3 at the Balai Perawatan Perkeretaapian is quite good and in accordance with applicable regulations, but there are several safety facilities that are not yet available. Based on the results of the study, suggestions that can be given are that the Balai Perawatan Perkeretaapian should improve the quality of safety facilities and need to apply Standard Operational Procedures for occupational safety and health (K3) aspects so that the safety of all employees is guaranteed.