Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

STRATEGI PEMASARAN DIGITAL PT JULO TEKNOLOGI FINANSIAL DALAM PERSPEKTIF SYARIAH Hafifi, Aif; Urpiah, Vipi; Ulpah, Mariya
Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syariah Vol 7 No 1 (2024): Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syari'ah
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/madanisyariah.v7i1.617

Abstract

Penelitian ini menjelaskan strategi pemasaran dalam meningkatkan jumlah nasabah. Pada saat era digital yang ada di Indonesia mengakibatkan penurunan ekonomi di masyarakat yang berdampak, salah satunya lembaga keuangan yang berdampak penurunan atau kenaikan dalam meningkatkan jumlah nasabah. Hal ini bisa menjadi peluang besar bagi PT. Julo Teknologi Finansial dalam melakukan strategi pemasarannya, yang di mana banyaknya pesaing di era digital mengakibatkan adanya penurunan jumlah nasabah yang menggunakan limit. Penelitian ini menggunakan pendekatan, yaitu penelitian lapangan yang datanya dinyatakan dalam bentuk kata atau kalimat, adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Dan metode penelitian ini bersifat deskriptif analisis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adanya peningkatan jumlah nasabah karena beberapa faktor seperti menemukan strategi baru, memanfaatkan media sosial dan mengunakan strategi lama. Strategi pemasaran yang dilakukan PT. Julo Teknologi Finansial dalam menambah jumlah nasabah cenderung lebih banyak menggunakan dan memanfaatkan digitalisasi media sosial, seperti Tiktok, Instagram, Facebook, Twibbon dan Web. Selain strategi media sosial, strategi biasa yang dilakukan dari tahun ke tahun seperti penyebaran iklan di televisi, layar layar di stasiun, dan berbagai media seperti youtube dan lain lain. Strategi pemasaran PT. Julo Teknologi Finansial jika dilhat dari perspektif pemasaran syariah masih masuk ke dalam karakteristik realistis, tidak ada unsur penipuan dan devisi pemasarannya menggunakan etika yang sesuai dengan ketentuan norma dan nilai yang berlaku di masyarakat. Akan tetapi karena PT. Julo Teknologi Finansial menggunakan sistim bunga dalam pengembalian dana kredit digitalnya maka pengelolaan dananya tidak sesuai dengan karakteristik pemasaran syariah.
MANAJEMEN RISIKO AKAD MURABAHAH PRODUK PEMBIAYAAN BNI OTO IB HASANAH DI BSI TANGERANG 2 PADA MASA PANDEMI COVID-19 Ulpah, Mariya; Rahman, Abdul
Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syariah Vol 5 No 2 (2022): Madani Syari'ah
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/madanisyariah.v5i2.384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan dalam manajemen risiko akad murabahah dan pengelolaan serta penerapan manajemen risiko akad murabahah pada produk pembiayaan BNI oto Ib Hasanah di Bank Syariah Indonesia KC Tangerang 2. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Data dari penelitian ini dihimpun dari dokumen internal Bank Syariah Indonesia berupa file, wawancara secara langsung dengan pihak bank yang menangani pembiayaan murabahah, serta dari sumber-sumber pendukung seperti buku, website OJK dan sumber lainnya.Yang kemudian dianalisis. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa analisis manajemen risiko akad ini telah diajalankan dengan baik dimana selain adanya perencanaan manajemen risiko yang didukung oleh pemerintah dengan pembuatan aturan OJK yaitu dalam Peraturan OJK No.36/PJOK.02/2020 dan dalam peraturan OJK NO.11/PJOK.03/2020 serta adannya tambahan mitigasi risiko dari pihak Bank Syariah Indonesia sendiri yang lebih efektif diterapkan. Adapun dalam pengelolaan dan penerapannya Bank Syariah Indonesia telah melakukan mitigasi risiko yang baik dibuktikan dengan laporan data nasabah pembiayaan BNI Oto Ib Hasanah bahwa nsabah dari 2018 hingga 2021 ini tidak ada yang mengalami gagal bayar sekalipun adanya pandemic Covid-19. Adapun hingga April 2021 terdapat 3 nasabah baru yang melakukan pembiayaan Oto Iib Hasanah di Bank Syariah Indonesia KC Tangerang 2. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan adanya perencanaan, pengelolaan dan penerapan yang baik dari Bank Syariah Indonesia KC Tangerang 2, nasabah pembiayaan BNI Oto Ib Hasanah tidak ada yang mengalami gagal bayar dimasa Pandemi Covid-19 ini.
PEMBIAYAAN MURABAHAH PRODUK GRIYA IB HASANAH DI BSI TANGERANG PADA MASA COVID-19 Pasya, Cahya Fadilah; Ulpah, Mariya; Mahfud, Imam
Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syariah Vol 6 No 1 (2023): Madani Syari'ah
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/madanisyariah.v6i1.451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pengajuan dan implementasi kenaikan pembiayaan murabahah pada produk Griya iB Hasanah di masa covid-19 di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Tangerang 2. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Data dari penelitian ini dihimpun dari dokumen internal Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Tangerang 2 berupa file, wawancara serta dari sumber-sumber pendukung seperti buku, jurnal dan sumber lainnya. Yang kemudian dianalisis. Hasil penelitian ini adalah bahwa mekanisme pengajuan, calon nasabah diharapkan membawa dan memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan oleh Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Tangerang 2, pemberian pembiayaan di masa covid-19 ini hanya diberikan kepada karyawan tetap pada perusahaan yang tidak terdampak pandemi dan pegawai negeri sipil. Adapun dalam proses analisis data Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Tangerang 2 memangkas waktu analisis dari 14 hari kerja di masa normal menjadi 5 hari kerja di masa covid-19. Adapun implementasi kenaikan pembiayaan murabahah pada produk Griya iB Hasanah di masa covid-19 adalah dengan upaya-upaya untuk meningkatkan nasabah yang dilakukan dengan fokus nasabah pada karyawan tetap, pemberian pembiayaan tanpa Down Payment (DP), pemotongan margin dari 5,99 % menjadi 3,3 % ditahun pertama dan 10,5 % ditahun kedua hingga pelunasan, pendekatan nasabah melalui online. Adapun implementasi akad murabahah pada produk pembiayaan di Griya iB Hasanah di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Tangerang 2 juga telah sesuai dengan Fatwa DSN: 04/DSN-MUI/IV/2000 tentang murabahah. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan adanya mekanisme pengajuan yang diupayakan untuk menarik minat karyawan tetap yang tidak terdampak dan adanya upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan nasabah di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Tangerang 2 ini berhasil meningkatkan pembiayaan pada produk Griya iB Hasanah di masa covid-19. Kata Kunci: BSI Tangerang, Covid-19, Griya IB Hasanah, KPR Rumah, Pembiayaan Murabahah.
PENERAPAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI PADA JASA SEWA FORKLIFT DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Ulpah, Mariya; Mahfud, Imam
Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syariah Vol 6 No 2 (2023): Madani Syari'ah
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/madanisyariah.v6i2.538

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penerapan Pajak Pertambahan Nilai pada jasa sewa forklift dan tinjauannya dalam perspektif ekonomi Islam di PT. Chenindo Trans Gemilang, Kav. DPR Blok A No. 178, Kenanga, Cipondoh, Tangerang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan perspektif ekonomi Islam mengenai penerapan Pajak Pertambahan Nilai pada jasa sewa forklift di PT. Chenindo Trans Gemilang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Temuan hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa penerapan Pajak Pertambahan yang dilakukan oleh PT. Chenindo Trans Gemilang pada jasa sewa forklift telah sesuai dengan ketentuan pemerintah. Adapun Pajak Pertambahan Nilai yang dibebankan kepada perusahaan Pengusaha Kena Pajak yang diterapkan telah sesuai dengan prinsip ekonomi Islam, karena perusahaan yang telah menjadi Pengusaha Kena Pajak telah mampu dan wajib membayar pajak sesuai dengan peraturan negara. Sedangkan, Pajak Pertambahan Nilai yang dibebankan kepada perorangan belum sesuai dengan prinsip ekonomi Islam karena belum mencerminkan nilai keadilan. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa dengan adanya penerapan Pajak Pertambahan Nilai dapat membantu perekonomian negara apabila kas negara tidak mencukupi. Namun Pajak Pertambahan Nilai harus diterapkan secara adil dan sesuai dengan prinsip ekonomi Islam. Pajak Pertambahan Nilai yang dibebankan kepada perusahaan Pengusaha Kena Pajak telah sesuai dengan prinsip ekonomi Islam, sedangkan Pajak Pertambahan Nilai yang dibebankan kepada orang pribadi atau perorangan belum sesuai dengan prinsip ekonomi Islam. Kata Kunci: Ekonomi Islam, Pajak PPN, Pajak Pertambahan Nilai, Jasa Sewa Forklit
Pengelolaan Investasi Wakaf Uang Berdasarkan UU No. 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf Dan Aplikasinya Di Dompet Dhuafa, Al Azhar Ulpah, Mariya; Ramadhan, Muhammad Syaki
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 2 No 2 (2019): Syar'ie
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.478 KB)

Abstract

Wakaf merupakan pranata keagamaan yang memiliki potensi dan manfaat ekonomi yang perlu dikelola secara efisien untuk kepentingan ibadah dan untuk memajukan kesejahteraan umum. Wakaf merupakan salah satu sumber kekuatan ekonomi umat Islam yang kini cukup mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Gagasan mengenai wakaf terhadap benda bergerak termasuk surat berharga, bahkan wakaf uang baru mengemuka pada tahun 2002. Munculnya wacana mengenai wakaf uang tersebut seiring dengan berkembangnya sistem ekonomi syari’ah yang mulai muncul sejak dekade 1980 dan baru berkembang pada tahun 1992 diawali dengan terbentuknya Bank Muamalat Indonesia (BMI) yang merupakan sebagai pelopor berdirinya Bank Syari’ah di Indonesia. wakaf uang merupakan suatu produk baru dalam sejarah perekonomian Islam. Tampaknya gagasan tersebut secara ekonomi sangat potensial untuk dikembangkan di Indonesia, sebagaimana lahirnya Undang-undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf, menambah deretan ruang lingkup wakaf yang tidak hanya meliputi benda-benda wakaf tidak bergerak saja, melainkan meliputi benda wakaf bergerak baik segi berwujud maupun yang tidak berwujud seperti uang, logam mulia, hak sewa, transportasi dan benda bergerak lainnya. Wakaf produktif daapt didefinisikan sebagai proses pengelolaan benda wakaf untuk menghasilkan barang dan jasa yang maksimum dengan modal yang minimum.Kata Kunci: Wakaf, Produktif, Ekonomi, Syariah, Investasi
PENDISTRIBUSIAN DANA ZAKAT DI BAZNAS KOTA TANGERANG PADA MASA PANDEMI COVID-19 Renaldi, Rizal; Ulpah, Mariya
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 5 No 2 (2022): Syar'ie
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/syarie.v5i2.381

Abstract

Pada masa pandemi covid-19 banyak sekali masyarakat yang terdampak dalam masalah perekonomian, baik itu terkena PHK akibat pengurangan karyawan bagi yang bekerja di sebuah instansi atau wirausahawan yang omsetnya mengalami penurunan bahkan tutup usahanya akibat pandemi covid-19, fenomena tersebut membuat banyak masyarakat yang menjadi mustahik karena penghasilannya tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Baznas sebagai lembaga zakat yang berperan untuk mengurangi kemiskinan harus mendistribukan dana zakat kepada orang yang berhak menerima dana zakat itu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pendistribusian dana zakat pada masa pandemi covid-19 di Baznas Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif lapangan dengan teknik analisis data berdasarkan data primer dan sekunder. Data primer penulis dapatkan dengan instrumen observasi dan wawancara dengan pihak terkait, sedangkan data sekunder penulis dapatkan dari buku, jurnal, data lembaga dan lainnya. Kesimpulan yang penulis dapatkan tentang pola pendistribuan dana zakat di Baznas Kota Tangerang pada masa pandemi adalah dengan pola konsumtif dan produktif. Di masa pandemi Baznas berperan dalam membantu mustahiq yang terkena dampak pandemi covid-19 dan memberikan solusi masalah ekonomi dengan pola pendistribusian zakat produktif, mekanismenya adalah dengan pemberian modal usaha bergulir untuk mustahik yang berpotensi untuk menjalankan sebuah usaha. Dalam pendistribusian dana zakat kepada mustahik telah sesuai dengan keputusan Ketua Badan Amil Zakat nasional Nomor 64 Tahun 2019 tentang Pedoman Pelaksanaan Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat di Lingkungan Badan Amil Zakat Nasional dan Surat Keputusan Dewan Pertimbangan Badan Amil Zakat Nasional No. 001/DP-BAZNAS/XXI/2010 tentang Pedoman Pengumpulan dan Pentasyarufan Zakat, Infak dan Sedekah pada Badan Amil zakat Nasional. Untuk mendapatkan bantuan mustahik bisa mendatangi kantor BAZNAS Kota Tangerang dan petugas amil akan melihat studi kelayakan calon mustahik. Pada masa pandemi covid-19 Baznas lebih memprioritaskan kepada mustahik yang terdampak akibat pandemi.
TRANSAKSI JUAL BELI SISTEM INDEN DI PT GLOBAL MAR INTERINDO DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Finia, Zaennab; Ulpah, Mariya
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 6 No 1 (2023): Syar'ie
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/syarie.v6i1.479

Abstract

Tulisan ini menjelaskan tentang transaksi jual beli sistem inden dalam perspektif hukum ekonomi Islam studi di PT Global Mar Interindo. Dalam transaksi jual beli sistem inden ini tidak berbeda jauh dengan jual beli biasa, yang membedakan hanyalah pada ketersediaan barangnya saja yang belum ada bentuk wujudnya, yakni dengan sistem pesanan. Jenis penelitian ini, adalah penelitian lapangan. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder, dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumenter. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian, meliputi proses mengumpulkan data, menyeleksi, menganalisis, serta menyimpulkan data. Temuan dalam penelitian ini, bahwa dalam jual beli sistem inden di PT Global Mar Interindo masih ada permasalahan, seperti tidak terlaksananya perjanjian waktu penyerahan, karena pihak marketing belum sepenuhnya jujur dalam memberikan kejelasan waktu penyerahan barang inden kepada pembeli. Selain itu, terkadang terdapat pula ketidaksesuaian pada barang pesanan. Hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis, bahwa transaksi jual beli sistem inden dalam perspektif hukum Islam studi di PT Global Mar Interindo, telah sesuai dengan rukun jual beli salam. Tetapi pada syarat jual beli salam, terdapat salah satu syarat yang belum terpenuhi, yakni estimasi barang inden yang dipesan tidak memiliki kejelasan waktu. Selain itu, jika dianalisis dari segi akad khiyar, telah sesuai dikarenakan pada transaksi jual beli inden ini terdapat barang yang memiliki cacat, maka PT Global Mar Interindo akan menggantikan dengan barang yang baru. Maka, hukum pelaksanaan jual beli inden ini jika dikaitkan dengan akad salam diperbolehkan, selama rukun dan syaratnya terpenuhi. Sebaiknya pihak penjual akan lebih terbuka kepada penjual dalam hal apapun, agar tidak terjadi kesalahpahaman dikemudian hari. Kata Kunci: Jual Beli, Jual Beli Inden, Hukum Islam, PT. Global Mar Interindo.
PELAKSANAAN ARISAN MENURUN KETRIN DI GRUP WHATSAPP DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Nur Jannah, Eka Cipta; Ulpah, Mariya
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 6 No 2 (2023): Syar'ie
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/syarie.v6i2.510

Abstract

Tulisan ini menjelaskan tentang pengelolaan arisan dengan pola arisan menurun. Hukum Islam pada dasarnya membolehkan pelaksanaan arisan seperti kebanyakan arisan pada umumnya, tetapi jika syarat dan ketentuan arisan ada unsur ketidak adilan dan memberatkan para peserta arisan, maka arisan tersebut tidak diperbolehkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pelaksanaan arisan menurun Ketrin di grup WhatsApp. Penelitian ini menggunakan metode deskripstif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji kegiatan arisan ketrin dengan pola menurun. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa arisan menurun ketrin mengandung unsur riba, karena terdapat keuntungan, terdapat pula unsur ketidakadilan dari adanya ketidakseimbangan antara iuran yang berbeda-beda serta pemilik arisan yang memperoleh uang tanpa membayar iuran. Selain itu, arisan ini pun terdapat hal-hal yang diperbolehkan, yakni terkait syarat dan rukun akad qardh dan sistem slot, karena terbebas dari unsur yang diharamkan. Walaupun dalam pandangan hukum Islam, arisan online diperbolehkan, tetapi jika dilihat dari pelaksanaan arisan menurun Ketrin, sebaiknya arisan ini dihindari, karena di dalamnya terdapat unsur riba.
Desain Baru Logo Halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal: Antara Urgensi, Seni, dan Esensi Rachman, Abdul; Maemunah, Maemunah; Ulpah, Mariya
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 4(2), 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.826 KB) | DOI: 10.21093/el-buhuth.v0i0.4700

Abstract

This study aims to analyze the urgency, art, and essence of the new halal logo design issued by the Halal Product Assurance Agency (BPJPH) after the enactment of Law Number 33 of 2014 and Government Regulation Number 39 of 2021 concerning the transfer of authority for administering halal certification from LPPOM of Indonesian Council of Ulama to the Halal Product Guarantee Agency (BPJPH). BPJPH's Halal Logo Design reaps the pros and cons of the Muslim community in Indonesia, both in terms of Arabic writing, the shape of the halal logo that resembles a puppet, and the urgency of a total change from the halal logo of the Indonesian Council of Ulama. This research is interesting to study because the halal logo design is a sign of halal certification of a product and is a halal guarantee for Muslim consumers in Indonesia. This study uses a descriptive qualitative method with a normative juridical approach because it discusses regulations related to guaranteeing halal products in Indonesia both in terms of urgency, art, and essence. This study describes that the total change of the halal logo is not urgent to improve the quality of halal product assurance services in Indonesia. BPJPH's halal logo design puts more emphasis on art than Halal writing in Arabic as a sign that the product is "Halal" so it is difficult to read as a "Halal" sign. The essence of the halal logo is as a sign that the product has been certified halal by BPJPH so that the certainty of halal writing is more considered. Keywords: logo, halal, BPJPH, urgency