Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Green Accounting dan Komite Audit Terhadap Pengungkapan Sustainability Report pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di BEI Tahun 2021 – 2024 Fauziah Rahman; Rana Fathinah Ananda; Indah Cahya Sagala; Parassela Pangestu Primadiva
Economics, Business and Management Science Journal Vol 6, No 2 (2026): Economics, Business and Management Science Journal, August
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/ebmsj.v6i2.1111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green accounting dan komite audit terhadap pengungkapan sustainability report pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 11 perusahaan sebagai sampel dengan total 44 unit analisis. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial green accounting dan komite audit berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan sustainability report. Secara simultan, kedua variabel tersebut juga berpengaruh signifikan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,62 menunjukkan bahwa 62% variasi pengungkapan sustainability report dapat dijelaskan oleh green accounting dan komite audit, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa penerapan praktik akuntansi lingkungan dan efektivitas fungsi pengawasan komite audit berperan penting dalam meningkatkan transparansi pelaporan keberlanjutan perusahaan.
Pengaruh Risiko Kredit dan Manajemen Laba terhadap Nilai Perusahaan pada Sektor Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2023 Tiolensa Kristina Situmorang; Indah Cahya Sagala; Sucitra Dewi; Fauziah Rahman
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i2.766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risiko kredit dan manajemen laba terhadap nilai perusahaan pada sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2023. Risiko kredit diukur menggunakan rasio Non Performing Loan (NPL), sedangkan manajemen laba diukur dengan menggunakan metode discretionary accruals model. Nilai perusahaan diproksikan dengan rasio PBV. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 20 perusahaan perbankan selama lima tahun pengamatan, sehingga diperoleh total 100 data observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko kredit berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi risiko kredit, maka persepsi investor terhadap kinerja perusahaan cenderung menurun. Sementara itu, manajemen laba tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan, yang dapat disebabkan oleh ketidakmampuan investor dalam mendeteksi praktik manajemen laba secara langsung atau karena praktik tersebut tidak berdampak material terhadap nilai pasar perusahaan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi manajemen perbankan dan investor dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi nilai perusahaan.   This study aims to analyze the effect of credit risk and earnings management on firm value in the banking sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2019–2023 period. Credit risk is measured using the Non-Performing Loan (NPL) ratio, while earnings management is measured using the discretionary accruals model method. Firm value is proxied by the PBV ratio. The research sample was selected using the purposive sampling method, with a sample size of 20 banking companies over five years of observation, resulting in a total of 100 observation data. The analysis method used is multiple linear regression. The results of the study indicate that credit risk has a significant negative effect on firm value, indicating that the higher the credit risk, the lower the investor's perception of the company's performance. Meanwhile, earnings management does not show a significant effect on firm value, which may be due to investors' inability to detect earnings management practices directly or because the practice does not have a material impact on the company's market value. These findings provide important implications for banking management and investors in understanding the factors that influence firm value.